• Tidak ada hasil yang ditemukan

MAKALAH 11 Penyusunan Hasil Laporan Pene

N/A
N/A
Celine Jessica

Academic year: 2024

Membagikan "MAKALAH 11 Penyusunan Hasil Laporan Pene"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

MAKALAH METODOLOGI PENELITIAN

“ Penyusunan Hasil Penelitian, Pembahasan, Kesimpulan dan Saran “ Mata Kuliah : Metodologi Penelitian

Dosen Pengampu : Dr. Wirmie Eka Putra, S.E., M.Si., CIQnR.

Disusun Oleh:

SRI ANDINI ( C1C020066 )

PRODI AKUNTANSI

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS JAMBI

(2)

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI ... 2

BAB I ... 3

PENDAHULUAN... 3

1.1 Latar Belakang Masalah ... 3

1.2 Rumusan Masalah ... 3

1.3 Tujuan ... 3

BAB II ... 4

PEMBAHASAN ... 4

2. 1 Laporan Penelitian ... 4

2. 2 Aturan Penulisan ... 5

2. 3 Hasil Penelitian ... 6

2. 4 Diskusi dan Pembahasan ... 6

2. 5 Simpulan dan Saran ... 7

BAB III... 8

PENUTUP ... 8

3.1 Kesimpulan ... 8

DAFTAR PUSTAKA ... 9

(3)

BAB I PENDAHULUAN 1.1Latar Belakang Masalah

Laporan penelitian merupakan suatu media atau dokumen komunikasi antara peneliti dengan masyarakat umum terutama pembaca yang ditargetkan atau yang berkepentingan dengan penelitian yang telah dilakukan tersebut. Beberapa penulis mengemukan bahwa unsur-unsur dari laporan penelitian adalah: Judul tulisan, Abstrak, Pendahuluan, Bahan dan metode penelitian, Hasil, Pembahasan, Simpulan dan saran, dan Daftar Pustaka. Terdapat prosedur yang harus dilakukan dalam penyusunan laporan penelitian yang harus dilakukan seorang peneliti selain itu Penyusunan laporan penelitian harus mencerminkan nilai-nilai ilmiah sehingga sebeluum melakukan penelitian terdapat hal-hal yang perlu diperhatikan. Oleh sebab itu dalam makalah ini akan dijelaskan secara rinci mengenai penyusunan hasil laporan penelitian, pembahasan serta kesimpulan dan saran yang memenuhi laporan penelitian.

1.2Rumusan Masalah

Adapun rumusan masalah dari pembahasan ini yaitu : 1. Bagaimana penyusunan laporan hasil penelitian ? 2. Bagaimana pembahasan dari laporan hasil penelitian ?

3. Bagaimana kesimpulan dan saran dari laporan hasil penelitian ? 1.3Tujuan

Tujuan dari makalah ini yaitu :

1. Untuk mengetahui bagaimana prosedur serta aturan dalam penyusunan laporan hasil penelitian

2. Untuk mengetahui bagaimana isi pembahasan dari laporan penelitian

3. Selanjutnya untuk mengetahui kesimpulan dan saran yang harus dibuat dalam laporan hasil penelitian

(4)

BAB II PEMBAHASAN 2. 1 Laporan Penelitian

Laporan penelitian merupakan suatu media atau dokumen komunikasi antara peneliti dengan masyarakat umum terutama pembaca yang ditargetkan atau yang berkepentingan dengan penelitian yang telah dilakukan tersebut. Beberapa penulis mengemukan bahwa unsur-unsur dari laporan penelitian adalah: Judul tulisan, Abstrak, Pendahuluan, Bahan dan metode penelitian, Hasil, Pembahasan, Simpulan dan saran, dan Daftar Pustaka.

Unsur pokok dalam laporan penelitian terdiri dari 3 bagian pokok, yaitu:

1. Bagian pembuka sebuah laporan penelitian lebih lengkap harus mengandung komponen-komponen berikut ini: Judul, Halaman judul, Halaman pengesahan, Halaman penerimaan, Kata pengantar, Abstrak, Daftar isi, Daftar tabel, Daftar grafik, bagan, atau skema, dan Daftar singkatan dan lambang.

2. Pada bagian inti seluruh komponen pendahuluan, kajian pusstaka dan kerangka teori, metodologi penelitian, hasil dan pembahasan, serta simpulan dan saran disajikan secara lengkap.

3. Bagian penutup tidak kalah penting dalam penulisan sebuah laporan penelitian lengkap adalah bagian penutup. Bagian penutup pada umumnya, terdiri dari:

Daftar pustaka, Lampiran-lampiran, dan Daftar indeks atau glosarium.

Setelah garis besar laporan terbentuk, selanjutnya tinggal menyusun laporan penelitian. Bahan-bahan laporan penelitian adalah data-data dan keterangan- keterangan yang disusun dalam catatan-catatan tentang apa yang dipikirkan sebelum mengadakan penelitian, catatan-catatan yang dibuat selama penelitian hingga catatan-catatan setelah penelitian itu berlangsung.

Pada saat peneliti mempersiapkan rancangan penelitiannya, ia menyusun bagian masalah penelitian seperti latar belakang, rumusan masalah, tujuan dan manfaat, tinjauan kepustakaan, dan batasan konsep. Peneliti pun menyusun objek dan subjek penelitian, teknik pengumpulan data, instrumen, dan teknik pengolahan dan analisis data.

Tahap berikutnya adalah penulisan hasil penelitian dan pembahasan hasil penelitian.

Perlu dikemukakan adanya perbedaan antara penyusunan laporan penelitian kualitatif dan kuantitatif. Pada penelitian kualitatif laporan dapat disusun secara simultan dan interaktif di dalam kesatuan siklus penelitian yang dilakukan. Pada penelitian kuantitatif, di mana bagian laporan mengenai hasil penelitian beserta kesimpulan atas hasil penelitian, baru dapat disusun setelah tahap pengolahan dan analisis data selesai, sebab yang dilaporkan adalah hasil pengolahan dan analisis data itu sendiri.

(5)

2. 2 Aturan Penulisan

Sebagai pegangan dalam penulisan laporan, agar pembaca lebih mudah untuk mendalami dan menerima hasil penelitian, berikut ini disampaikan beberapa pokok penting.

1. Penulis sebaiknya menghindari penggunaan kata-kata serupa secara berulang ulang.

2. Arah dan tujuan penulisan harus sesuai dengan maksud penelitian.

3. Ada pemisahan antara teori dengan hasil penelitian lapangan.

4. Penulis sebaiknya menghindari penggunaan bahasa klise yang kurang bermakna.

5. Penulis menggunakan bahasa yang sederhana dan tata bahasa yang baku.

6. Penulis sebaiknya tidak berbelit-belit.

Penyusunan laporan penelitian harus mencerminkan nilai-nilai ilmiah. Berikut ini diuraikan aturan-aturan penulisan ilmiah sebagai pegangan bagi peneliti.

1. Penulis laporan harus mengetahui kepada siapa laporan itu ditujukan. Pembaca laporan dapat dikelompokkan antara lain: kalangan cendekiawan, masyarakat umum, pelajar, dan kalangan pembaca yang lain. Kalangan-kalangan ini menjadi konsumen hasil penelitian.

2. Laporan penelitan bagi kalangan cendekiawan atau akademisi harus lebih ilmiah, mendalam, dan tata penulisannya sesuai dengan aturan yang berlaku di perguruan tinggi yang bersangkutan serta dilengkapi dengan diagram maupun bentuk statistik yang menunjang.

3. Bila penelitian itu dipesan lembaga sponsor, tentu konsumennya telah ditentukan oleh sponsor yang bersangkutan. Bagi kalangan umum, laporan dapat diuraikan secara ringkas dan dalam bahasa yang mudah di mengerti.

4. Penulis laporan harus menyadari bahwa pembaca laporan tidak mengikuti kegiatan proses penelitian. Dengan demikian penulis harus dapat mengajak orang lain untuk mencoba mengikuti apa yang telah ia lakukan. Oleh karena itu, langkah demi langkah harus dikemukakan secara jelas termasuk alasan-alasan mengapa hal itu dilakukan.

5. Penulis laporan harus menyadari bahwa tingkat pengetahuan, pengalaman, dan minat pembaca tidak sama. Oleh karena itu, hasil penelitian harus dikemukakan dengan jelas sesuai konteks pengetahuan secara umum.

6. Penulis harus menyusun laporan penelitian dengan jelas dan meyakinkan karena laporan penelitian adalah unsur pokok dalam proses kemajuan ilmu pengetahuan.

(6)

Dalam menyusun hasil penelitian harus mempersoalkan hal-hal sebagai berikut.

1. Merumuskan suatu masalah secara tepat dalam penelitian. Merumuskan suatu masalah teoretis dengan sendirinya juga memberi perspektif pada pengetahuan teoretis yang telah ada. Usaha peneliti untuk memperluas pengetahuan teoretis sesuai dengan tuntutan ilmiah, yaitu menambah pengetahuan secara kumulatif.

2. Suatu rumusan yang menjelaskan kepada para pembaca bagi siapa hasil penelitian berlaku. Hal ini akan memberi pembatasan kedua (di samping pengoperasionalan masalah) pada simpulan yang ditarik.

3. Suatu uraian yang luas mengenai metode dan teknik yang dipakai. Dalam penelitian, uraian mengenai metode dan teknik sangat diperlukan sebab keduanya mempengaruhi simpulan yang telah ditarik.

4. Data yang telah dikumpulkan dan mempunyai relevansi terhadap masalah yang telah diteliti harus dipersoalkan dalam laporan ilmiah

2. 3 Hasil Penelitian

Bagian hasil harus meringkas data yang diperoleh dari temuan penelitian tanpa mendiskusikan atau menginterpretasikan arti dan implikasinya. Bagian ini harus disajikan secara singkat, jelas, sederhana, dapat dilengkapi tabel maupun gambar atau grafik menarik dan mudah dipahami. Selain itu juga harus dapat menjelaskan diri sendiri (self-explanatory), artinya pembaca dapat memahami tanpa harus membaca penjelasan naratifnya.

2. 4 Diskusi dan Pembahasan

Bagian ini harus memuat interpretasi atas temuan penelitian yang dikaitkan dengan teori dan pemahaman yang ada hingga saat penelitian dilakukan. Oleh karena itu diskusi dan pembagasan merupakan bagian yang paling sulit disusun karena sebelumnya mahasiswa harus memperoleh informasi mengenai semua hasil dan analisis statistik serta informasi hasil penelitian-penelitian terdahulu sebagai bahan pembanding. Pembahasan harus banyak membandingkan persamaan maupun perbedaan antara penelitian tersebut dengan penelitian-penelitian terdahulu yang mempunyai topik relevan. Secara keseluruhan, sebanyak kurang lebih 50% referensi tercantum dalam bagian diskusi/pembahasan. Bagian ini juga memuat penjelasan tentangketerbatasan penelitian yang mungkin berimplikasi pada simpulan dan generalisasi hasil penelitian. Berdasarkan keterbatasan ini, rekomendasi untuk penelitian selanjutnya juga dapat diungkapkan, namunjangan merekomendasikan sesuatu yang sebenarnya dapat dijawab sendiri dalam penelitian tersebut.

Pembahasan/diskusi sangat mengutamakan kreativitas berpikir, kemampuan berpikir secara logis dan terfokus, serta pengembangan interpretasi. Bagian ini mencerminkan

(7)

kemampuan mahasiswa dalam melakukan penelusuran literatur yang relevan dan meramunya menjadi sebuah tulisan yang sistematis dan sesuai dengan alur logika ilmiah.

2. 5 Simpulan dan Saran

Bagian simpulan harus ringkas dan penuh makna sehingga harus dapat menjawab pertanyaan tentang apa hasil paling penting dari penelitian ini dan tentunya harus menjawab tujuan penelitian. Simpulan harus mengandung informasi bahwa penulis telah membuktikan hipotesis penelitiannya. Simpulan biasanya juga disertai dengan saran/rekomendasi operasional yang berkembang dari temuan penelitian. Jangan membuat saran yang terkesan tiba-tiba muncul tanpa berdasarkan temuan penelitian.

Jangan pula membuat saran yang seolah-olah tanpa melakukan penelitian tersebut, orang sudah mengetahuinya. Misalnya “saran bagi pemerintah daerah yaitu perlu memperhatikan pentingnya peran posyandu untuk mencegah dan menanggulangi masalah gizi”. Penting juga menghindari saran yang kurang operasional, sehingga tidak jelas tindakan apa yang harus dilakukan dari saran tersebut. Misalnya:

”disarankan agar instalasi gizi meningkatkan mutu pelayanannya”. Dapat pula disarankan penelitian selanjutnya berdasarkan kelemahan penelitian dan identifikasi variabel yang belum diamati sehingga dapat dikembangkan penelitian yang menghasilkan simpulan yang lebih baik.

(8)

BAB III PENUTUP

3.1Kesimpulan

Berdasarkan penjelassan diatas maka dapat kita simpulkan bahwa terdapat beberapa unsur laporan penelitian : Judul tulisan, Abstrak, Pendahuluan, Bahan dan metode penelitian, Hasil, Pembahasan, Simpulan dan saran, dan Daftar Pustaka.

Dimana dalam bagian hasil harus meringkas data yang diperoleh dari temuan penelitian tanpa mendiskusikan atau menginterpretasikan arti dan implikasinya.

Bagian ini harus disajikan secara singkat, jelas, sederhana, dapat dilengkapi tabel maupun gambar atau grafik menarik dan mudah dipahami. Lalu untuk bagian prmbahasan harus memuat interpretasi atas temuan penelitian yang dikaitkan dengan teori dan pemahaman yang ada hingga saat penelitian dilakukan dan terakhir untuk bagian simpulan harus ringkas dan penuh makna sehingga harus dapat menjawab pertanyaan tentang apa hasil paling penting dari penelitian ini dan tentunya harus menjawab tujuan penelitian juga disertai dengan saran/rekomendasi operasional yang berkembang dari temuan penelitian.

(9)

DAFTAR PUSTAKA

Sumber dari artikel yang di akses dari laman berikut :

https://123dok.com/article/panduan-penyusunan-artikel-ilmiah-hasil- pembahasan-a-hasil.y4w6xwrv

Sumber dari artikel yang di akses dari laman berikut :

https://www.mikirbae.com/2016/11/penyusunan-laporan-hasil-penelitian.html

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil penelitian yang dikaitkan dengan temuan dan teori di atas, dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang menyatakan diduga dengan menerapkan model pembelajaran

Abstrak merupakan bagian pembukaan dari laporan penelitian yang memuat informasi mengenai alasan peneliti melakukan penelitian, aspek-aspek masalah yang diteliti,

Bab V pembahasan, pada bagian ini memuat uraian temuan dari hasil penelitian untuk menjawab rumusan masalah: (a) pengaruh kecerdasan logis matematis terhadap hasil belajar

Berdasarkan kerangka teori di atas maka hipotesis tindakan penelitian ini adalah dengan diberikan pola belajar dengan kajian teori peraturan dan praktek simulasi perwasitan

Sebagaimana dikemukakan dalam fokus penelitian ini, maka paparan data yang merupakan temuan dari penelitian ini peneliti kelompokan menjadi dua bagian yaitu : (1)

Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dikaitkan dengan temuan dan teori di atas, dapat disimpulkan bahwa hipotesis yang menyatakan diduga dengan menerapkan

Daftar lampiran memuat daftar informasi data pendukung laporan tugas akhir, seperti Kuesioner (wajib untuk penelitian yang menggunakan data primer), daftar populasi, daftar

Sedangkan bagian terakhir dari sub bab ini ditutup dengan teori persepsi diri yang memuat beberapa penelitian mengenai persepsi diri individu yang dapat