• Tidak ada hasil yang ditemukan

MAKALAH MICRO TEACHING MENGIDENTIFIKASI MATERI AJAR YANG AKAN DIAMPU

N/A
N/A
Yuswan Yudistira01

Academic year: 2023

Membagikan "MAKALAH MICRO TEACHING MENGIDENTIFIKASI MATERI AJAR YANG AKAN DIAMPU"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

MAKALAH MICRO TEACHING

MENGIDENTIFIKASI MATERI AJAR YANG AKAN DIAMPU Dosen pengampu : Rina Nuryani, M.Pd.

Disusun oleh : Kelompok 4 Ujang Ramanda (0142S1B021044) Dyah Aristi Sazada (0142S1B020026)

Ika Putri (0142S1B020019) Siti Kholilah (0142S1B020014)

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN PRODI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BOGOR RAYA 2023

(2)

DAFTAR ISI

Daftar isi ………ii

BAB I PENDAHULUAN ………1

BAB II PEMBAHASAN ……….2

A. Pengertian Micro Teaching ………..2

B. Pengertian Materi Ajar ……….2

C. Materi Ajar ………...3

1. Materi ajar tingkat SMP ………..3

2. Materi ajar tingkat SMA ……….6

D. Contoh RPP ……….8

BAB III KESIMPULAN ………..11

DAFTAR PUSTAKA ………12

(3)

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur kita persembahkan hanya kepada Allah SWT yang telah memberikan kenikmatan beserta karunia-Nya kepada penulis dan kepada kita semua, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini.

Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW pembawa Risalah Nubuwah yang terakhir.

Makalah ini disusun untuk memenuhi mata kuliah Micro Teaching yaitu untuk mengetahui wawasan tentang mengidentifikasi materi ajar yang didalamnya membahas tentang pengertian micro teaching, pengertian materi ajar, dan contoh materi ajar di tingkat SMP dan SMA.

Dalam penyusunan makalah ini, penulis mendapat banyak tantangan dan hambatan akan tetapi dengan bantuan dari berbagai pihak tantangan itu bisa teratasi. Oleh karena itu, penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan makalah ini, semoga bantuannya mendapat balasan yang setimpal dari Allah SWT.

Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaaan baik dari bentuk penyusunan maupun materinya. Kritik konstruktif dari pembaca sangat penulis harapkan untuk penyempurnaan makalah selanjutnya. Semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi para pembaca.

Bogor, 05 Mei 2023 Penyusun

Penulis

BAB I

(4)

PENDAHULUAN A. Latar Belakang

Pembelajaran merupakan suatu proses yang dilakukan dengan memberikan pendidikan dan pelatihan kepada peserta didik untuk mencapai hasil belajar.

Perubahan sebagai hasil proses belajar dapat diajukan dalam berbagai bentuk seperti berubahnya pengetahuan, pemahaman, sikap dan tingkah laku, keterampilan, kecakapan dan kemampuan, daya reaksi, daya penerimaan dan lain lain aspek yang ada pada individu yang belajar.

Micro teaching atau pembelajaran mikro adalah salah satu teknik atau metode latihan yang dirancang untuk pengembangan keterampilan mengajar guru atau calon guru. Pembelajaran mikro tentu sangat berguna dalam praktik keguruan. Praktik keguruan tidak hanya dalam program pre service tetapi juga dalam program in service, praktik ini di selenggarakan dalam rangka memacu profesionalistas guru atau calon guru.

Materi ajar merupakan seperangkat materi atau substansi pelajaran yang disusun secara sistematis, menampilkan sosok utuh dari kompetensi yang akan dikuasai siswa dalam kegiatan pembelajaran. Materi ajar adalah segala bentuk bahan yang digunakan untuk membantu guru atau instruktur dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar.

B. Rumusan Masalah

1. Apa yang dimaksud dengan Micro Teaching?

2. Apa yang dimaksud dengan materi ajar?

3. Bagaimana materi ajar di SMP ? 4. Bagaimana materi ajar di SMA?

C. TUJUAN

1. Mengetahui apa yang dimaksud dengan Micro Teaching 2. Mengetahui Definisi dari Materi Ajar

3. Mengetahui contoh materi ajar di SMP 4. Mengetahui contoh materi ajar di SMA

(5)

BAB II PEMBAHASAN A. Pengertian Micro teaching

Micro teaching adalah suatu metode latihan yang dirancang sedemikian rupa untuk memperbaiki keterampilan mengajar calon guru dan mengembangkan pengalaman profesional guru khususnya keterampilan mengajar dengan cara menyederhanakan atau memperkecil aspek pembelajaran seperti jumlah murid, waktu, fokus bahan ajar dan membatasi penerapan keterampilan mengajar tertentu, sehingga guru dapat diketahui keunggulan dan kelemahan pada diri guru secara akurat.

Berikut definisi dan pengertian micro teaching dari beberapa sumber buku:

1. Menurut Sukirman (2012), micro teaching adalah sebuah pembelajaran dengan salah satu pendekatan atau cara untuk melatih penampilan mengajar yang dilakukan secara micro atau disederhanakan. Penyederhanaan disini terkait dengan setiap komponen pembelajaran, misalnya dari segi waktu, materi, jumlah siswa, jenis keterampilan dasar mengajar yang dilatihkan, penggunaan metode dan media pembelajaran, dan unsur-unsur pembelajaran lainnya.

2. Menurut Barnawi dan Arifin (2016), micro teaching adalah metode yang digunakan di lingkungan pendidikan guru dan lingkungan belajar mengajar lainnya. Dalam micro teaching sekelompok calon guru berlatih untuk menguasai keterampilan-keterampilan dasar mengajar, mempraktikan kegiatan mengajar, dan berdiskusi untuk membahas tentang masalah-masalah yang ditemukan. Proses belajar mengajar direkam dalam sebuah video dengan pantauan dosen pembimbing. Calon guru saling bertukar peran, ada suatu saat menjadi guru dan ada pula yang suatu saat menjadi siswa. Cara seperti ini telah digunakan di banyak lembaga pendidikan guru.

3. Menurut Asril (2011), micro teaching adalah sebuah model pengajaran yang dikecilkan atau disebut juga dengan real teaching. Jumlah pesertanya berkisar antara 5 - 10 orang, ruang kelasnya terbatas, waktu pelaksanaannya berkisar antara 10 dan 15 menit, terfokus kepada keterampilan mengajar tertentu, dan pokok bahasannya disederhanakan.

Tujuan micro teaching adalah untuk membekali dan/atau meningkatkan performance calon guru atau guru dalam mengadakan kegiatan belajar mengajar melalui pelatihan keterampilan mengajar. Micro teaching digunakan untuk mempertemukan antara teori dan praktik pengajaran pada mahasiswa calon guru.

Selain itu, micro teaching digunakan untuk menyiapkan calon guru sebelum praktik mengajar di sekolah.

B. Pengertian Materi Ajar

Materi ajar adalah segala bentuk materi yang digunakan untuk membantu guru/instruktor dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Materi yang dimaksud bisa berupa materi tertulis, maupun materi tidak tertulis.Dengan materi ajar memungkinkan siswa dapat mempelajari suatu kompetensi atau kompetensi dasar secara runtut dan sistematis, sehingga secara akumulatif mampu menguasai semua kompetensi secara utuh dan terpadu.

(6)

Materi ajar adalah seperangkat materi yang disusun secara sistematis sehingga tercipta lingkungan atau suasana yang memungkinkan siswa untuk belajar (Prastowo,2014). Dapat disimpulkan bahwa materi ajar adalah suatu pembelajaran yang disusun oleh guru dalam membantu peserta didik dalam kegiatan pembelajaran di sekolah (Abied, 2009).

Materi ajar bertujuan untuk membantu siswa dalam mempelajari sesuatu, menyediakan berbagai jenis pilihan materi ajar, memudahkan guru dalam melaksanakan pembelajaran, serta agar kegiatan pembelajaran menjadi lebih menarik.

Manfaat materi ajar adalah membantu pelaksanaan belajar mengajar, dapat diajukan sebagai karya yang dinilai untuk menambah angka kredit guru untuk keperluan kenaikan pangkat, selanjutnya akan menambah penghasilan guru apabila hasil karangannya diterbitkan.

Jenis materi ajar, antara lain:

1. Materi ajar cetak: ialah materi yang dapat ditampilkan dalam berbagai bentuk, diantaranya handout, buku, modul, evaluasi, lembar kegiatan siswa, brusur, leaflet, wallchart, foto/gambar, model/market.

2. Materi Ajar dengar: di antaranya, kaset, radio.

3. Materi ajar pandang dengar: diantaranya, video, orang/narasumber.

4. Materi ajar interaktif: berupa kombinasi dari dua buah meteri ajar, yaitu, audio dan visual. Contonya dapat berupa, teks, grafik, dan sebagainya.

C. MATERI AJAR

1. Materi Ajar Tingkat SMP

Materi Pembelajaran B. Indonesia SMP Kelas 7 Tahun Ajaran 2019/2020 Materi Pembelajaran B. Indonesia Kelas 7 SMP Semester 1:

1. Teks deskripsi

 Pengertian teks deskripsi

 Isi teks deskripsi

 Ciri umum teks deskripsi

 Struktur teks deskripsi

 Kaidah kebahasaan

 Struktur teks deskripsidan contoh-contoh telaahannya.

 Kaidah-kaidah kebahasaan teks eksposisi dan contoh-contoh telaahannya.

 Prosedur/ langkah menulis teks deskripsi.

 Teknik penyuntingan teks deskripsi.

(7)

2. Teks Narasi

 Pengertian dan contoh-contoh teks narasi (cerita fantasi)

 Unsur-unsur teks cerita narasi.

 Struktur teks narasi.

 Kaidah kebahasaan teks narasi.

 Kalimat langsung dan kalimat tidak langsung

 Penceritaan kembali isi teks narasi 3. Teks prosedur

 Ciri umum teks prosedur

 Struktur teks: Tujuan, bahan, alat langkah,

 Ciri kebahasaan: kalimat perintah, kalimat saran, kata benda, kata kerja, kalimat majemuk (dengan, hingga, sampai), konjungsi urutan (kemudian, selanjutnya, dll)

 Simpulan isi teks prosedur

 Variasi pola penyajian tujuan, bahan/ alat langkah

 Variasi kalimat perintah/ saran/ larangan

 Prinsip penyusunan kalimat perintah

 Pilihan kata dalam penyusunan teks prosedur

 Prinsip penggunaan kata/ kalimat/ tanda baca dan ejaan 4. Teks laporan hasil observasi

 Daftar informasi isi teks laporan hasil observasi (LHO)

 Penggunaan bahasa dalam laporan hasil observasi

 Ciri umum laporan

 Struktur teks LHO

 Variasi pola penyajian teks LHO

 Variasi kalimat definisi, variasi pola penyajian teks LHO Materi Pembelajaran B. Indonesia Kelas 7 SMP Semester 2:

1. Puisi rakyat

 Ciri puisi rakyat (pantun, gurindam, syair)

(8)

 Cara menyimpulkan isi pada pantun, gurindam, dan syair

 Pola pengembangan isi pantun, gurindam, dan syair

 Variasi kalimat perintah, saran, ajakan, larangan dalam pantun 2. Fabel/ legenda

 Ciri cerita fabel/ legenda

 Langkah memahami isi cerita fable

 Langkah menceritakan kembali isi fabel/ legenda

 Struktur teks fabel/legenda: orientasi, komplikasiresolusidankoda

 Teknik penggambaran tokoh

 Pemeranan isi fabel/legenda daerah setempat 3. Surat pribadi dan surat dinas

 Informasi isi surat pribadi, surat dinas

 Isi surat pribadi dan dinas

 Simpulan isi surat pribadi dan dinas

 Unsur-unsur surat pribadi dan dinas

 Kebahasaan surat priadi dan dinas

 Cara menulis surat pribadi dan dinas 4. Literasi buku fiksi dan nonfiksi

 Unsur-unsur buku

 Cara membaca buku dengan SQ3R, yaitu 1) Survey atau meninjau,

2) Question atau bertanya, 3) Read atau membaca, 4) Recite atau menuturkan, 5) Review atau mengulang

 Cara membuat rangkuman

 Hubungan antarunsur buku

 Langkah menyusun tanggapan terhadap buku yang dibaca

(9)

2. Materi ajar tingkat SMA

Rangkuman Materi Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMA 1. Kelas 1/ Kelas X

1) Laporan Hasil Observasi

 Pengertian Laporan Hasil Observasi

 Struktur Laporan Hasil Observasi

 Kaidah Laporan Hasil Observasi 2) Teks Eksposisi

 Pengertian

 Struktur

 Kaidah 3) Teks Anekdot

 Pengertian

 Struktur

 Ciri kebahasaan 4) Hikayat

 Pengertian

 Karakteristik

 Kaidah kebahasaan 5) Teks Negosiasi

 Pengertian

 Kaidah kebahasaan

 Unsur pembangun

 Struktur 6) Debat

 Pengertian

 Unsur

 Ragam 7) Biografi

(10)

 Pengertian

 Struktur teks

 Cara penggambaran karakter atau tokoh 8) Puisi

 Istilah-istilah penting puisi 2. Kelas 2/ Kelas XI

Ketika sudah duduk di kelas 2 SMA atau kelas 11 materi pelajaran Bahasa Indonesia yang diberikan meliputi :

 Teks prosedur

 Teks eksplanasi

 Teks ceramah

 Teks cerita pendek

 Proposal

 Karya ilmiah

 Resensi

 Drama 3. Kelas 3/ Kelas XII

Sedangkan untuk para siswa yang telah duduk di jenjang terakhir bangku SMA yaitu kelas 3 atau kelas 12 materi Bahasa Indonesia yang diberikan yaitu :

 Membuat surat lamaran kerja

 Menikmati cerita sejarah negara Indonesia

 Memahami isu teknis pada level editorial

 Menikmati novel

 Menyampaikan gagasan melalui artikel

 Menilai karya lewat kritik dan esai

Jika dilihat materi Bahasa Indonesia untuk peserta didik yang duduk di kelas 3 SMA sifatnya lebih umum sekaligus memberikan bekal pada siswa setelah lulus sekolah nanti. Contohnya materi membuat lamaran pekerjaan diberikan supaya nantinya siswa yang setelah lulus SMA ingin langsung bekerja bisa membuat surat lamaran kerja yang bagus.

(11)

D. CONTOH RPP TEKS DESKRIPSI

Nama Sekolah : SMP Alokasi Waktu : 2x40 Menit Pertemuan ke- : 1 (satu)

Elemen : Menyimak

Capaian Pembelajaran:

Peserta didik mampu menganalisis dan mengevaluasi informasi berupa gagasan, pikiran, perasaan, pandangan, arahan atau pesan yang akurat dari berbagai tipe teks (nonfiksi dan fiksi) audiovisual dan aural dalam bentuk monolog, dialog, dan gelar, wicara. Peserta didik mampu mengeksplorasi dan mengevaluasi berbagai informasi dari dari topik actual yang didengar.

A. Tujuan pembelajaran

Peserta didik menganalisis dan mengevaluasi ide pokok, ide penjelas, kalimat fakta, dan kalimat opini, unsur intrinsik dan ekstrinsik pada sebuah objek teks deskripsi baik yang didengar dan dibaca secara lisan, tulis, dan visual.

B. Profil pelajar Pancasila

1. Kreatif, yang ditunjukkan melalui menghubungkan makna-makna, membangun atau merekontruksikan imaji-imaji visual dengan baik, menyesuaikan atau mengadaptasikan imaji dengan pikiran imajinatif untuk menciptakan karya baru dalam tulisan, lukisan, dan pementasan.

2. Mandiri, ditunjukkan dengan self regulator untuk bisa fokus terhadap apa yang disimak.

3. Bernalar kritis, peserta didik dapat memberikan pendapatnya mengenai materi teks deskripsi.

4. Kreatif dengan menghubungkan makna-makna yang membangun dan dengan merekontruksikan imaji visual yang membangun.

C. Sarana dan prasarana : internet OHP untuk menayangkan video materi, alat tulis, buku bacaan.

D. Target peserta didik : peserta didik reguler E. Jumlah peserta didik : 32 orang

F. Moda pembelajaran : blended learning G. Materi ajar, alat dan bahan :

1. Materi teks deskripsi diperoleh dari buku panduan siswa yang diterbitkan oleh kepentrian Pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi republic Indonesia.

(12)

2. Alat dan bahan

 Kertas

 Pena/pensil/pulpen

 Sumber literasi (buku, majalah, koran, sumber internet) H. Kegiatan pembelajaran

Individu Berpasangan

Berkelompok (2 orang) Catatan:

Grup fleksibel

Metode:

diskusi I. Asesmen

1. Asesmen diagnosis 2. Asesmen formatif 3. Asesmen sumatif J. Persiapan pembelajaran

PENDAHULUAN

 Guru membuka pembelajaran, peserta didik bersama guru melakukan doa bersama

 Guru mengabsen kehadiran peserta didik

 Guru menyampaikan tujuan pembelajaran

 Peserta didik bertanya jawab dengan guru mengenai keterkaitan materi yang akan dipelajari dengan pengalaman peserta didik saat mempelajari materi sebelumnya.

 Dengan merujuk dimensi profil pelajar Pancasila, guru menyampaikan butir karakter yang hendak dikembangkan selain yang terkait dengan materi.

(13)

KEGIATAN INTI

 Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk membaca teks deskripsi tentang “taman mini Indonesia indah” dan “rumahku” dengan waktu yang telah ditentukan (literasi)

 Peserta didik membaca teks deskripsi “taman mini Indonesia indah” dan

“rumahku” secara berkelompok

 Peserta didik berdiskusi menjawab pertanyaan mengenai teks deskripsi yang disajikan oleh guru

 Guru memberikan menguatan materi mengenai teks deskripsi yang berasal dari buku siswa serta sumber lainnya.

PENUTUP

 Peserta didik bersama guru merefleksikan hasil pembelajaran

 Peserta didik bersama-sama dengan guru menyimpulkan materi yang telah dibahas

 Guru menyampaikan materi pembelajaran yang akan dibahas untuk pertemuan selanjutnya

 Guru dan peserta didik melakukan doa bersama

(14)

BAB III PENUTUP A. Kesimpulan

Micro teaching adalah salah satu cara latihan praktek mengajar di depan kelas bagi mahasiswa/calon guru dalam skala mikro sebelum mereka melakukan praktek mengajar di kelas sebenarnya (real class room teaching) sebagai upaya untuk pengembangan dan peningkatan profesi guru.

Materi ajar adalah segala bentuk materi yang digunakan untuk membantu guru/instruktor dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Materi ajar bertujuan untuk membantu siswa dalam mempelajari sesuatu, menyediakan berbagai jenis pilihan materi ajar, memudahkan guru dalam melaksanakan pembelajaran, serta agar kegiatan pembelajaran menjadi lebih menarik.

(15)

DAFTAR PUSTAKA

Link: https://www.kajianpustaka.com/2020/04/micro-teaching-pengertian-fungsi-tujuan- aspek-dan-tahapan.html?m=1. Di akses pada Minggu, 30 April 2023.

Link: https://rumahradhen.wordpress.com/materi-ajar/. Di akses pada Minggu, 30 April 2023.

Arozatulo, & Arozatulo, B. (2019). PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MEMFRASEKAN PUISI "AKU"

BERDASARKAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL). Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran , 2 (2).

Referensi

Dokumen terkait