MENCARI PERMASALAHAN PENELITIAN AGRIBISNIS DAN MENENTUKAN DATA PARAMETRIK DAN NON-PARAMETRIK SERTA JUDUL PENELITIAN AGRIBISNIS On Farm dan Off Farm
Dosen Pengampu : Ir. Gustami Harahap.M.P
DISUSUN OLEH :
NAMA: FRANS ARDIANSA SITORUS NPM: 218220006
PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS MEDAN AREA
MEDAN
2023
Permasalahan di sektor agribisnis lalu tentukan di parametrik atau non parametrik!
Jawab : 1.
Bagaimana cara menghitung luas lahan pada lahan petani cabai merah ? Rasio
2.
Apa yang menjadi keahlian petani bayam dalam membudidayakan komoditas tanaman bayam tersebut ?
Nominal 3.
Faktor apa yang mempengaruhi pendapatan petani beras ? Rasio
4.
Mengapa pembagian pupuk subsidi tidak merata di bagikan ke petani kecil ? Nominal
5.
Bagaimana Sistem Bagi Hasil Perkebunan Kopi di Desa Bantunan Kecamatan Pajar Bulan
Rasio 6.
Bagaimana Sistem Bagi Hasil Perkebunan Kopi di Desa Bantunan Kecamatan Pajar Bulan Dalam Akuntansi Syariah.
Rasio 7.
Apakah sektor pertanian berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lampung Selatan ?
Nominal 8.
Apakah sektor pertanian berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Lampung Selatan ditinjau dalam perspektif ekonomi Islam ? Nominal
9.
Bagaimana Pengaruh Minat Pemuda Usia 15-30 Tahun Terhadap Pekerjaan Bertani di Desa Sosor Siamporik Kecamatan Sipahutar?
Nominal 10.
Bagaimana program pertanian perkotaan yang diterapkan di daerah RW 09 Karang Anyar Bandung?
Nominal 11.
Bagaimana partisipasi masyarakat di lingkungan RW 09 Karang Anyar pada bidang pertanian perkotaan (urban farming)?
Nominal 12.
Seberapa besar respon masyarakat terhadap program pertanian perkotaan upaya meningkatkan partisipasi masyarakat di bidang pertanian perkotaan di RW09 Karang Anyar?
Nominal 13.
Bagaimana pengaruh luas lahan, modal dan jumlah produksi secara parsial terhadap pendapatan usaha tani sayur di Kecamatan Baturiti ?
Rasio 14.
Bagaimana pengaruh luas lahan, modal dan jumlah produksi secara simultan terhadap pendapatan usaha tani sayur di Kecamatan Baturiti ?
Rasio 15.
Bagaimana pengaruh komunikasi keluarga terhadap sikap mahasiswa Polbangtan pada sektor pertanian?
Nominal 16.
Bagaimana pengaruh teman sejawat terhadap siikap mahasiswa Polbangtan pada sektor pertanian?
Nominal 17.
Bagaimana pengaruh Program Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian terhadap sikap mahasiswa Polbangtan pada Sektor Pertanian?
Nominal
18.
Bagaimana potensi peningkatan produksi jagung di Kecamatan Bolo Kabupaten Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat ?
Rasio 19.
Bagaimana strategi peningkatan produksi jagung di Kecamatan Bolo Kabupaten Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat ?
Rasio 20.
Bagaimana karakteristik pengolahan lahan pertanian oleh Keluarga TKI di Kecamatan Arahan Kabupaten Indramayu?
Rasio 21.
Bagaimana Tingkat perekonomian Keluarga TKI yang mengolah lahan pertanian di Kecamatan Arahan Kabupaten Indramayu?
Rasio 22.
Bagaimana pengaruh TKI terhadap pengolahan lahan pertanian di Kecamatan Arahan Kabupaten Indramayu?
Rasio 23.
Bagaimana penerapan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Tulungagung?
Rasio
24.
Bagaimana Menganalisis peran kelembagaan kelompok tani terhadap kemajuan usaha tani ?
Nominal 25.
Mengapa MTS penting dilaksanakan di desa Besur ? Nominal
26.
Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi petani terhadap penerapan MTS padi?
Nominal 27.
Bagaimanakah strategi dalam pengembangan MTS padi ke depan ? Nominal
28.
Apakah modal berpengaruh terhadap pendapatan petani ikan mas di Desa Mancuk Kecamatan Huta Bayu Raja Kabupaten Simalungun ?
Rasio 29.
Apakah pengalaman berpengaruh terhadap pendapatan petani ikan mas Desa Mancuk Kecamatan Huta Bayu Raja Kabupaten Simalungun ?
Rasio 30.
Apakah luas lahan berpengaruh terhadap pendapatan petani ikan mas Desa Mancuk Kecamatan Huta Bayu Raja Kabupaten Simalungun ?
Rasio 31.
Apakah modal, pengalaman, dan luas lahan berpengaruh terhadap pendapatan petani ikan mas Desa Mancuk Kecamatan Huta Bayu Raja Kabupaten Simalungun ?
Rasio 32.
Bagaimanakah kondisi sosial ekonomi petani kopi di Desa Sepang Kelod, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng ditinjau dari tingkat pendapatan?
Rasio 33.
Bagaimanakah kondisi sosial ekonomi petani kopi di Desa Sepang Kelod, Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng ditinjau dari tingkat pendidikan?
Nominal 34.
Bagaimanakah kondisi sosial ekonomi petani kopi di Desa Sepang Kelod,Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng ditinjau dari kondisi rumah tinggal?
Nominal 35.
Bagaimanakah kondisi sosial ekonomi petani kopi di Desa Sepang Kelod,Kecamatan Busungbiu, Kabupaten Buleleng ditinjau dari kedudukan di dalam masyarakat?
Rasio 36.
Seberapa besar biaya, penerimaan, pendapatan usaha tani tanaman yang memanfaatan lahan tidur (Sosial, ekonomi dan teknis).
Rasio 37.
Permasalahan apa saja yang dihadapi oleh petani dalam memanfaatkan lahan tidur
? Rasio 38.
Apa saja program pemberdayaan petani yang dilakukan oleh pemerintah daerah Di Desa Selomartani, Kecamatan Kalasan Kabupaten Sleman?
Nominal 39.
Bagaimana sikap generasi muda terhadap pekerjaan sektor pertanian di Kota Tasikmalaya?
Nominal 40.
Bagaimana persepsi generasi muda terhadap pekerjaan sektor pertanian di Kota Tasikmalaya?
Nominal 41.
Apa pilihan pekerjaan pada generasi muda di Kota Tasikmalaya?
Nominal 42.
Seberapa besar kontribusi pendapatan pekerja wanita pada pendapatan keluarga di home industri kripik pisang di Kecamatan Tempursari Kabupaten Lumajang ? Rasio
43.
Bagaimana pengaruh umur, jumlah produksi dan lama kerja terhadap
pendapatan tenaga kerja wanita pada home industri kripik pisang di Kecamatan Tempursari Kabupaten Lumajang ?
Rasio 44.
Bagaimana persepsi pemuda di desa Maritengngae kecamatan Suppa terhadap pekerjaan di sektor pertanian?
Nominal 45.
Faktor apa yang mempengaruhi minat pemuda desa Maritengngae dalam memilih suatu pekerjaan ?
Nominal 46.
Bagaimana Persepsi pemuda desa Maritengngae kecamatan Suppa Kabupaten Pinrang terhadap pekerjaan di sektor pertanian dilihat dari perspektif ekonomi Islam?
Nominal 47.
Apa saja yang menjadi deskripsi Jagung ? Nominal
48.
Bagaimana Syarat Tumbuh pada komoditi jagung?
Nominal 49.
Bagaimana pengelolaan Benih pada komoditi jagung?
Nominal 50.
Mengapa harus dilakukan Pengolahan Lahan tanaman jagung?
Rasio 51.
Berapa Jarak Tanam yg diperlukan dalam budidaya tanaman jagung?
Rasio 52.
Bagaimana Pelaksanaan Penanaman pada tanaman jagung ? Nominal
53.
Bagaimana Teknik Penanaman untuk budidaya tanaman jagung?
Nominal 54.
Bagaimana Pengelolaan Tanaman jagung?
Nominal 55.
Dampak apa yg ditimbulkan dari Hama dan Penyakit dalam budidaya tanaman jagung?
Nominal 56.
Bagaimana Pelaksanaan Pemupukan Dan Pemeliharaan budidaya jagung?
Nominal 57.
Apa yg menjadi penyebab Penyakit dalam membudidaya tanaman jagung?
Nominal 58.
Berapa kali Panen dan Pasca Panen dalam budidaya tanaman jagung?
Rasio 59.
Apa hambatan utama yang dihadapi oleh petani dalam mengakses pembiayaan dan modal usaha untuk kegiatan pertanian mereka?
Nominal 60.
Bagaimana tingkat pendidikan dan pengetahuan petani mempengaruhi keberhasilan dan keberlanjutan usaha pertanian mereka?
Nominal 61.
Apa dampak perubahan iklim terhadap keberlanjutan pertanian dan bagaimana petani dapat beradaptasi dengan perubahan ini?
Nominal 62.
Bagaimana praktik pertanian konvensional berkontribusi pada kerusakan lingkungan dan apa alternatif praktik pertanian yang berkelanjutan dapat diterapkan?
Nominal 63.
Apa tantangan dan peluang yang dihadapi petani dalam memasarkan produk pertanian mereka di pasar lokal dan internasional?
Nominal 64.
Bagaimana akses terhadap teknologi pertanian modern dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja para petani?
Nominal 65.
Bagaimana kebijakan pertanian dapat ditingkatkan untuk melindungi kepentingan petani dan mendorong pertumbuhan sektor pertanian yang berkelanjutan?
Nominal 66.
Apa faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan usaha pertanian petani kecil di wilayah pedesaan?
Nominal
67.
Bagaimana petani dapat berpartisipasi aktif dalam pengembangan dan implementasi kebijakan pertanian yang berdampak pada kehidupan mereka?
Nominal 68.
Apa peran teknologi digital dalam meningkatkan efisiensi produksi dan manajemen usaha pertanian petani?
Nominal 69.
Bagaimana tingkat efisiensi usahatani padi sawah dan usahatani kelapa sawit di Kecamatan Hutabayu Raja Kabupaten Simalungun.
Nominal 70.
Berapa besar kontribusi pendapatan usahatani padi sawah dan kelapa sawit terhadap pendapatan petani di Kecamatan Hutabayu Raja Kabupaten Simalungun, Rasio
71.
Suplemen organik manakah yang optimal untuk induksi kalus dan regenerasi tunas dari kalus biji padi (Oryza sativa L.) cv. Ciherang?
Nominal 72.
Bagaimana pengaruh suplemen organik terhadap morfologi kalus biji padi (Oryza sativa L.) cv. Ciherang?
Nominal
73.
Bagaimana pengaruh suplemen organik terhadap morfologi hasil regenerasi tunas dari kalus biji padi (Oryza sativa L.) cv. Ciherang?
Nominal 74.
Bagaimana pengaruh pemberian pupuk kandang sapi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah (Arachis hypogeae L.)?
Nominal 75.
Bagaimana pengaruh beberapa varietas kacang tanah terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah (Arachis hypogeae L.)?
Nominal 76.
Bagaimana interaksi pemberian pupuk kandang sapi pada beberapa varietas terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah (Arachis hypogeae L.)?
Nominal 77.
Bagaimana pengaruh interval waktu pemberian air terhadap pertumbuhandan hasil tanaman kangkung darat?
Nominal 78.
Interval waktu pemberian air manakah yang memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kangkung darat?
Nominal
79.
Bagaimana pengaruh penambahan kinetin terhadap kualitas cabai merah (Capsicum annuum L.) segar yang dihasilkan pada penyimpanan suhu ruang dan suhu dingin (30 hari)?
Nominal 80.
Bagaimana pengaruh jenis bahan kemasan terhadap kualitas cabai merah
(Capsicum annuum L.) segar yang dihasilkan pada penyimpanan suhu ruang dan suhu dingin (30 hari) ?
Nominal 81.
Bagaimana pengaruh penambahan kinetin dan jenis bahan kemasan terhadap kualitas cabai merah (Capsicum annuum L.) segar yang dihasilkan pada penyimpanan
Nominal 82.
Berapa takaran kompos batang pisang yang optimal bagi pertumbuhan dan hasil tomat ? suhu ruang dan suhu dingin (30 hari)?
Nominal 83
Bagaimana potensi peningkatan produksi jagung di Kecamatan Bolo Kabupaten Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat ?
Ordinal 84
Bagaimana strategi peningkatan produksi jagung di Kecamatan Bolo Kabupaten Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat ?
Ordinal 85
Bagaimana mengetahui tingkat pendapatan usahatani jagung kuning di Desa Betteng Kecematan Lembang Kabupaten Pinrang?
Rasio 86
Bagaimana mengetahui tingkat penerimaan, R/Cdan B/C rasio usahatani jagung kuning di Desa Betteng Kecamatan Lembang Kabupaten Pinrang ?
Rasio 87
Bagaimana rasio pertumbuhan produksi komoditi padi di Kabupaten Barru?
Rasio 88
Bagaimana faktor keberhasilan petani kulit kayu manis di Desa Lempur Kecamatan Gunung Raya Kabupaten Kerinci?
Interval 89
Bagaimana tingkat kesejahteraan petani Kulit Kayu Manis di Desa Lempur Kecamatan Gunung Raya Kabupaten Kerinci
Interval 90
Bagaimana hubungan keberhasilan dengan kesejahteraan petani Kulit Kayu Manis Di Desa Lempur Kecamatan Gunung Raya Kabupaten Kerinci
Interval 91
Bagaimana status ketahanan pangan pada tingkat kecamatan di Kota Pekanbaru dari aspek akses pangan?
Interval 92
Bagaimana status ketahanan pangan pada tingkat kecamatan di Kota Pekanbaru dari aspek pemanfaatan pangan?
Interval 93
Bagaimana ketahanan pangan komposit pada tingkat kecamatan di Kota Pekanbaru?
Interval 94
Bagaimana produktivitas komoditi padi di Kabupaten Barru ? Rasio
95
Bagaimana analisis rasio output-input pada usahatani sawi sistem organik dan konvensional di Kelurahan Pantai Amal Kota Tarakan ?
Rasio 96
Bagaimana titik impas pada usahatani sawi sistem organik dan konvensional di Kelurahan Pantai Amal Kota Tarakan ?
Rasio 97
Bagaimana analisis perbandingan ratio dan titik impas pada usahatani sawi sistem organik dan konvensional di Kelurahan Pantai Amal Kota Tarakan?
Rasio 98
Bagaimana perbandingan struktur biaya usahatani padi organik pada Kelompok Tani Sumber Urip dan usahatani padi anorganik Kelompok Tani Harta Jaya yang ada di desa Watukebo Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur ?
Rasio 99
Bagaimana perbandingan pendapatan usahatani padi organik pada Kelompok Tani Sumber Urip dan usahatani padi anorganik kelompok tani Harta Jaya di Desa Watukebo, Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur ?
Rasio 100
Berapakah pendapatan usahatani padi sawah di Kecamatan Balige Kabupaten Toba Samosir?
Rasio
A. Judul Penelitian Agribisnis On-farm (Hulu)
1. ANALISIS SISTEM AGRIBISNIS PERKEBUNAN KELAPA SAWIT (Elaesis gueensis J.) RAKYAT (STUDI KASUS: PERKEBUNAN KELAPA SAWIT RAKYAT KOPERASI ANUGRAH TANI, DESA SEKATAK BUJI).
2. Sikap petani cabai merah terhadap keberadaan sub terminal agribisnis (sta) (kasus : desa abc, kec. Def, kab. Ghi)
3. Sikap dan Tingkat Adopsi Petani Kopi Terhadap Teknologi Budidaya Kopi Arabika Menggunakan Naungan (Kasus : Di Kecamatan ABC, Kabupaten DEF).
4. Evaluasi Program Pertanian Organik Kota Wisata Batu (Studi Kasus Petani Sawi Putih, Wortel, Kentang, Brokoli, Lobak dan Jamur di Desa Sumber Brantas dan Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu)
5. Evaluasi Program Jalin Matra Penanggulangan Kerentanan Kemiskinan (PK2) (Studi Kasus Di Desa Ketawang, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang)
6. Hubungan antara Peran Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dengan Efektivitas Program dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Berkah Mandiri di Dusun Jurang Kuali, Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu
7. Dampak Program Jalin Matra Bantuan Rumah Tangga Sangat Miskin Terhadap Peningkatan Kondisi Sosial Ekonomi Rumah Tangga Miskin (Studi Kasus Desa Sukonolo, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang) 8. Adaptasi Petani Bawang Merah Terhadap Perubahan Iklim Di Dusun
Klerek, Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu.
9. Hubungan Kepuasan Petani dengan Loyalitas Pembelian Benih Jagung Pakan di Desa Tongaswetan, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo.
10. Pengaruh Berbagai Konsentrasi ZPT Atonik pada Pertumbuhan Berbagai Asal Batang Stek Sirih Merah (Piper crocatum Ruiz and Pav).
11. Peranan Kelompok Tani Dalam Peningkatan Status Sosial Ekonomi Petani Padi Sawah (Studi Kasus Desa Rumah Pilpil, Keca. Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang
12. Monitoring dan Evaluasi Penempatan dan Pelaksanaan Tugas Tenaga PPL di Kabupaten Humbang Hasundutan.
13. Evaluasi Anggota Kelompok Tani Terhadap Peran Pengurus Kelompok Tani dalam Pelaksanaan Musyawarah Kelompok Tani di Kabupaten Langkat
14. Monitoring Dan Evaluasi Penempatan Dan Pelaksanaan Tugas Tenaga Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Di Kabupaten Langkat.
15. Pengaruh Premi Panen Terhadap Kinerja dan Kepuasan Kerja Karyawan Panen Kelapa Sawit (Studi Kasus: PTP. Nusantara IV, Unit Kebun Pabatu dan Unit Kebun Bah Jambi)
16. Sikap Petani Di Lokalitas Percontohan Terhadap Program Agropolitan Sumatera Utara (Kasus : Desa Nagalingga, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo)
17. Strategi Peningkatan Produktivitas Kopi Arabika Desa Sitinjo Induk Kecamatan Sitinjo Kabupaten Dairi.
18. Pengaruh Kegiatan Penunjang Agribisnis Terhadap Produksi Padi (Studi Kasus: Desa Kota Datar Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang)
19. Analisis Komparasi Pendapatan Antara Perkebunan Bersertifikat Dengan Perkebunan Tidak Bersertifikat Roundtable On Sustainable Palm Oil (RSPO) (Studi Kasus: PT Perkebunan Nusantara Di Sumatera Utara) 20. Evaluasi Terhadap Petani Peserta Program Penyuluhan Pertanian SLPHT
(Sekolah Lapangan Pengendalian Hama Terpadu)(Kasus : Desa Hutagaol Peatalun, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba Samosir)
21. Evaluasi dan Monitoring Pelaksanaan Program KUD Terhadap Anggota ( studi kasus Desa Tengah, kecamatan Pancur batu, kabupaten Deli Serdang)
22. Dampak Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) Terhadap Pendapatan Petani (Studi kasus: Desa Kota Datar, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang)
23. Hubungan Antara Faktor Yang Mempengaruhi Pengambilan Keputusan Petani Padi Sawah Dengan Pelaksanaan Pengaturan Pola Tanam Dan
Tertib Tanam (P2T3) (Studi Kasus : Desa Jambur Pulau, Kec. Perbaungan, Kab. Serdang Bedagai)
24. Pengaruh Penjualan Kopi Arabika Dalam Bentuk Buah Panen (Cherry Red) Terhadap Ekonomi Petani Kopi Arabika Desa Tanjung Beringin Di Kabupaten Dairi
25. Dampak Program Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan Terhadap Produktivitas Jagung (Studi Kasus : Kelurahan Tigabinanga, Kecamatan Tigabinanga Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara).
26. Evaluasi Penerapan Teknologi Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT ) Pada Budidaya Padi Sawah ( Studi Kasus : Desa Sambirejo Kecamatan Binjai kabupaten Langkat )
27. Sikap Petani Terhadap Rantai Tataniaga Kemenyan dengan Studi Kasus : Desa Matiti II Kecamatan Dolok Sanggul Kabupaten Humbang Hasundutan
28. Monitoring dan Evaluasi Pola Kemitraan PT. Sumatra Tobacconesia Trader Company (PT. STTC) Dengan Petani Tembakau Di Kabupaten Humbang Hasundutan.
29. Pengaruh Pupuk Terhadap Optimasi Produksi Padi Sawah Di Kabupaten Deli Serdang (Studi Kasus : Kelurahan Paluh Kemiri, Kecamatan Lubuk Pakam).
30. Prospek Pengembangan Usahatani Bunga Melati Putih (Studi Kasus : Kota Medan Propinsi Sumatera Utara)
31. Analisis Usaha Tani Tanaman Hias (Studi Kasus : Desa Bangun Sari Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang)
32. Pelaksanaan Manajemen Sistem Agribisnis di kebun Tambunan A (Studi Kasus:Desa Tambunan A Kecamatan Salapian Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara)
33. Analisis Optimasi Penggunaan Input Produksi Kakao Rakyat Di Kabupaten Deli Serdang (Studi Kasus: Desa Suka Dame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Propinsi Sumatera Utara)
34. Analisis Usahatani Pola Tumpang Sari di Lahan Kering Berdasarkan Skala Usaha(Studi Kasus: Desa Deram Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Karo)
35. Prospek Pengembangan Usahatani Kopi Di Kabupaten Simalungun (Studi Kasus ; Nagori Silimakuta Barat, Kecamatan Silimakuta, Kabupaten Simalungun)
36. Analisis Ekonomi dan Pemanfaatan Asset Kebun Tambunan A Kabupaten Langkat Propinsi Surnatera Utara.
37. Dampak Status Penguasaan Lahan Terhadap Sosial Ekonomi Petani Sayur-Mayur di Kelurahan Tanah Enam Ratus Kecamatan Medan Marelan Kotamadya Medan.
38. Prospek Pengembangan Usaha Keripik Ubi (Studi Kasus : Desa Pegajahan dan Desa Suka Sari, Kecamatan Pegajahan, Kabupaten Serdang Bedagai) 39. Beberapa Faktor Sosial Ekonomi Yang Mempengaruhi Proporsi Bagi
Hasil Nelayan Toke – Nelayan Abk (Studi Kasus: Masyarakat Nelayan Kota Sibolga)
40. Pengaruh Modal Kerja, Luas Lahan, Dan Tenaga Kerja Terhadap Pendapatan Usahatani Nenas (Studi Kasus : Desa Purba Tua Baru, Kec.
Silimakuta, Kab. Simalungun)
41. Analisis Perkembangan Koperasi Di Kabupaten Dairi ,Studi Kasus Koperasi Unit Desa dan Koperasi Pertanian Kecamatan Sidikalang, Kecamatan Siempat Nempu dan Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara
42. Sistem Usahatani Dan Pemasaran Bayam Jepang (Peleng) Di Kabupaten Karo (Studi kasus Desa Rumah Berastagi Kecamatan Berastagi Kabupaten Karo )
43. Uji Efektifitas Pupuk Organik Padat Dan Npk Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Jagung (Zea mays L.)
44. Perkembangan Land Man Ratio Di Sumatera Utara (Studi Kasus :Kabupaten Deli Serdang, Provisi Sumatera Utara)
45. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen Terhadap Permintaan Telur Ayam Kampung (Studi Kasus : Kota Medan, Propinsi Sumatera Utara)
46. Strategi Pemasaran Keripik Singkong Industri Rumah Tangga Cap Kelinci Di Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang
47. Evaluasi Terhadap Kinerja Kemitraan PT. Perkebunan Nusantara III Dengan Usaha Kecil (Kasus: Kota Medan)
48. Evaluasi Perkembangan Usahatani Kakao Di Kabupaten Tapanuli Utara (Studi Kasus : Desa Pagaran Pisang Kecamatan Adian Koting Kabupaten Tapanuli Utara)
49. Evaluasi Distribusi Pupuk Bersubsidi Dengan Konsep Rencana Defenitif Kebutuhan Kelompok Pada Petani Padi Sawah Di Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang
50. Hubungan Karakteristik Keluarga Pengolah Ikan Rebus Dengan Garis Kemiskinan (Studi Kasus:Pulo Brayan Kota, Kec.Medan Barat, Kota Medan)
.
B. Judul Penelitian Agribisnis Off-farm (Hilir)
1. Analisis Pekerjaan Alternatif Nelayan Kecamatan Talawi Kabupaten Batu Bara (Studi Kasus: Desa Mesjid Lama Kecamatan Talawi Kabupaten Batu Bara).
2. Analisis Komparasi Usahatani Pisang Barangan Antara Sistem Konvensional Dengan Sistem Double Raw (Studi Kasus :Kecamatan STM Hilir dan Kecamatan Biru-Biru, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara).
3. Perkembangan Land Man Ratio Di Sumatera Utara (Studi Kasus :Kabupaten Deli Serdang, Provisi Sumatera Utara)
4. Analisis Usahatani Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Petani Wortel Di Desa Gajah, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo
5. Analisis Sikap Konsumen Terhadap Buah Jeruk Lokal dan Jeruk Impor, Studi Kasus Kota Medan
6. Analisis Curahan Tenaga Kerja Pada Usaha Tani Multiple Cropping Dan Faktor-Faktor Yang Mempengruhinya Di Kabupaten Karo
7. Analisis Ekonomi Pengolahan Coklat Di Sumatera Utara (Studi Kasus;
PT. Perkebunan Nusantara IV Kebun Adolina dan PT. Sari Makmur Tunggal Mandiri).
8. Sistem Administrasi dan Pelaporan di Kebun Tambunan A (Studi Kasus:Desa Tambunan A Kecamatan Saiapian Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara)
9. Analisis Dampak Sistem Mekanisasi Panen Terhadap Pendapatan Unit Kebun Sidamanik PTPN IV Butar-Butar
10. Analisis Pengangguran Tersembunyi (Disquised Unemployment) Pada Keluarga Petani Padi Sawah dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya di Kabupaten Deli Serdang (Studi kasus: Desa Pasar Miring Kecamatan Pagar Merbau)
11. Analisis Usaha Tani Dan Harga Pokok ( Cost Price) Padi Sawah Sistem Legovvo 4:1 Dan Tegel Di Kabupaten Deli Serdang ( Studi Kasus : Desa Wonosari, Kecamatan Tanjung Morawa)
12. Analisis Optimasi Penggunaan Input Produksi Pada Perkebunan Kelapa Sawit
13. Analisis pendapatan nelayan toke dan nelayan buruh serta faktor-faktor yang mempengaruhinya di Kota Tanjung Balai (studi kasus: Kelurahan Perjuangan Kecamatan Teluk Nibung Kota Tanjung Balai)
14. Analisis Peluang Pemasaran Online Produk Informasi Digital Tanaman Anggrek
15. Analisis Ekonomi Dan Kesempatan Kerja Pada Usahatani Bayam (Studi Kasus : Desa Sudi Rejo Kecamatan Namo Rambe Kabupaten Deli Serdang)
16. Analisis Efektivitas Dan Efisiensi Distribusi Raskin (Studi Kasus : Desa Securai Utara, Kecamatan Balaban, Kabupaten Langkat
17. Pemasaran Komoditi Sawi Di Kelurahan Tanah Enam Ratus Kecamatan Medan Marelan Kota Medan
18. Hubungan Faktor Sosial Ekonomi Petani Padi Sawah Dengan Pelaksanaan Program Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT)
19. Hubungan Karakteristik Sosial Ekonomi Penyuluh Dengan Tingkat Keberhasilan Pelaksanaan Tugas Pokok Penyuluh Pertanian (Kasus:
Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai)
20. Analisis Komparatif Tingkat Pendapatan Dan Produksi Petani Tri (Tebu Rakyat Intensifikasi) Sistem Tanam Awal Dan Sistem Keprasan Di Desa Kwala Begumit Dengan Desa Kwala Bingei Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat
21. Analisis Tata Niaga Bawang Merah di Kabupaten Samosir.
22. Analisis Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Pengeluaran Untuk Konsumsi Pangan Rumah Tangga Miskin Di Kecamatan Medan Belawan.
23. Analisis Optimasi Penggunaan Input Produksi Pada Usahatani Bayam (Studi Kasus: Desa Kolam, Kec. Percut. Sei Tuan, Kab. Deli Serdang, Prov. Sumatera Utara)
24. Analisis Tingkat Kepuasan Buruh Di Perkebunan Terhadap Sistem Pengupahan (Studi Kasus: PT.SOCFINDO Kebun Matapao Kecamatan Teluk Mengkudu Kabupaten Serdang Bedagai)
25. Dampak Pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan (PUAP) Terhadap Pendapatan Petani (Studi kasus: Desa Kota Datar, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang)
26. Pola Distribusi Dan Stabilitas Harga Pangan ( Cabai Merah, Daging Sapi, Daging Ayam, Telur dan Beras ) Di Kota Medan
27. Analisis Nilai Tambah Tebu Di Pabrik Gula Sei Semayang PT.
Perkebunan Nusantara II
28. Analisis Usahatani Bawang Prei dan Kontribusinya Terhadap Pendapatan Keluarga (Studi Kasus : Desa Jaranguda, Kecamatan Merdeka, Kabupaten Karo)
29. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Dan Penawaran Telur Ayam Ras Di Kota Binjai Provinsi Sumatera Utara
30. Analisis Komparasi Pendapatan Antara Perkebunan Bersertifikat Dengan Perkebunan Tidak Bersertifikat Roundtable On Sustainable Palm Oil (RSPO) (Studi Kasus: PT Perkebunan Nusantara Di Sumatera Utara) 31. Analisis Tingkat Konsumsi Pangan dan Elastisitas Pendapatan Terhadap
Pengeluaran Konsumsi Pangan Karyawan di PTP Nusantar IV Kebun Air Batu Kabupaten Asahan.
32. Analisis Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Pengeluaran Pangan Rumah Tangga Miskin di Kecamatan Medan Tuntungan.
33. Analisa Harga Pembelian TBS Kelapa Sawit Produksi Petani Rakyat Kabupaten Labuhan Batu
34. Analisis Finansial Industri Pengolahan Dodol Salak Dan Prospek Pengembangannya Di Kabupaten Tapanuli Selatan (Studi Kasus : Desa Parsalakan, Kec. Angkola Barat, Kab. Tapsel)
35. Sikap Petani Di Lokalitas Percontohan Terhadap Program Agropolitan Sumatera Utara (Kasus : Desa Nagalingga, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo)
36. Perbandingan Karakteristik Sosial Ekonomi Anggota P3A Berbadan Hukum dan P3A yang Tidak Berbadan Hukum di Kabupaten Serdang Bedagai. Studi kasus Desa Makmur dan Desa Sentang Kecamatan Teluk Mengkudu
37. Hubungan Faktor Sosial Ekonomi Peternak Sapi Potong dengan Kemampuan Manajerial Usaha Ternak
38. Faktor-Faktor Sosial Ekonomi Yang Berpengaruh Terhadap Motivasi Anak Nelayan Untuk Sekolah (Kasus : Kampung Nelayan Lingkungan XII, Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan)
39. Analisis Usahatani Bunga Rosella Di Kabupaten Deli Serdang
40. Analisis Finansial Industri Pembuatan Sagu Basah Di Kabupaten Langkat 41. Komparasi Karakteristik Konsumen Yang Berbelanja Di Pasar Tradisional
Dan Di Pasar Modern Di Kota Medan
42. Pengaruh Tata Kelola Perusahaan Yang Baik (Good Coorporate Governance) Terhadap Peningkatan Pendapatan Karyawan Di PT.
Perkebunan Nusantara IV Kebun Bah Jambi
43. Peningkatan Cita Rasa Dan Tekstur Yoghurt Dari Susu Kambing Dengan Penambahan Sari Buah Markisa Dan Terung Belanda.
44. Analisis Komparasi Sosial Ekonomi Pada Usaha Tani Tanaman Karet Rakyat Di Kabupaten Deli Serdang.
45. Analisis Penetapan Komoditas Unggulan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) di Kabupaten Humbang Hasundutan.
46. Analisis Efisiensi Pemasaran Kopi Arabika (Coffea arabica) Di Desa Beranun Teleden Kecamatan Bandar Kabupaten Bener Meriah
47. Analisis Implementasi Prosedur Pembiayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) pada Bank Syariah (Studi Kasus Pembiayaan Mudharabah Muqayyadah pada Bank Muamalat Indonesia Cabang Tanjung Balai)
48. Analisis Perbedaan Pendapatan Pada Berbagai Jenis Pengelolaan Usahatani Cabai Merah (Capsicum annum L.) Studi Kasus: Desa Kaban, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo
49. Analisis Perilaku Konsumen Buah Naga (Hylocereus undatus dan Hylocereus costaricensis) Di Kota Medan (Studi Kasus: Hypermart Sun Plaza)
50. Karakteristik Sosial Ekonomi Petani Padi dan Hubungannya dengan Pendapatan di desa Pasar Miring, Kecamatan Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang