• Tidak ada hasil yang ditemukan

Makna Ngrowot bagi Santri Milenial - Digilib UIN SUKA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Makna Ngrowot bagi Santri Milenial - Digilib UIN SUKA"

Copied!
38
0
0

Teks penuh

Anda dapat mengajukannya ke Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta untuk memenuhi beberapa persyaratan untuk mendapatkan gelar di bidang Ilmu Sosial. Segenap dosen Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang senantiasa bersedia membagi ilmu dan keahliannya kepada penulis. Tak lupa pula seluruh pegawai Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang telah memberikan pelayanan administrasi dengan baik.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Luqmaniyyah Yogyakarta yang bersedia memberikan izin kepada peneliti untuk melakukan penelitian tentang ngrowot. Seluruh pengurus Pondok Pesantren Al-Luqmaniyyah Yogyakarta yang membantu dalam pengumpulan data terkait dokumentasi. Kedua orang tua (alm. Bapak Arsyad dan Ibu Masturoh), A Indra, Teh Ros, Teh Nung serta seluruh keluarga besar yang telah memberikan kasih sayang tanpa pamrih, tanpa batas, doa yang selalu dipanjatkan untuk anak-anaknya, motivasi dan semangat kepada peneliti dalam menuntut ilmu.

Seluruh anggota ruang 11, Tangin, Adibul, Piul, Hasan, Mas Iqbal, Kaji Syukron dan seluruh sahabat lainnya yang telah memberikan dukungan dan semangatnya. Sahabat Sosiologi Angkatan 2013, khususnya saudara seperjuangan (Dwiedha Mahera, Frianda Hekmatiar, Edi M. Roni, Anang Abdulrahman, Umar Chamdan, Chamdan Abdullah) yang memberikan dukungan dan membimbing berbagai pendapat dan pemikiran untuk memperluas wawasan ilmu. yang bermanfaat bagi penulis. Penelitian ini mengenai fenomena berkerumun yang dilakukan santri milenial di Pondok Pesantren Al-Luqmaniyyah.

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna sosial tradisi ngrowot bagi santri milenial di Pondok Pesantren Al-Luqmaniyyah.

Tabel I. Daftar Pengajar Pondok Pesantren Al-Luqmaniyyah ............................29  Tabel II
Tabel I. Daftar Pengajar Pondok Pesantren Al-Luqmaniyyah ............................29 Tabel II

PENDAHULUAN

Rumusan Masalah

Tujuan dan Manfaat Penelitian

Adapun penelitian mengenai puasa ngrowot yang dilakukan oleh para pelajar masih dapat ditemukan dalam berbagai karya, namun penelitian ini masih terus berlangsung, walaupun cakupan penelitian tentang puasa ngrowot cukup luas, sehingga dapat dipersempit dan dipersempit menjadi sebuah beberapa ruang lingkup yang berbeda. Penelitian yang diteliti oleh Choiriyah mempunyai sedikit perbedaan dimana skripsi ini mengkaji tentang ngrowot puasa yang dilakukan terutama oleh mahasiswi, sedangkan penelitian yang akan kita kaji akan melihat makna dari ngrowot puasa yang dilakukan oleh mahasiswi dan mahasiswi yang sebagian besar dari mahasiswa Ti adalah pelajar. dan kita bisa menyebut mereka sebagai kelompok mahasiswa milenial. Penelitian di atas tidak jauh berbeda dengan apa yang akan digali yaitu pentingnya puasa ngrowot yang dilakukan oleh mahasiswa milenial.

Puasa sunnah dan puasa ngrowot juga ada dikalangan pelajar, namun yang membedakan pada penelitian ini adalah para pelajarnya adalah kaum milenial dan sebagian besar pelajar yang akan melakukan penelitian adalah mahasiswa, sehingga peneliti sangat tertarik untuk melakukan penelitian ini. Penelitian ini membahas tentang pentingnya ibadah sunnah yang meliputi landasan hukum puasa sunnah, macam-macam puasa sunnah, hikmah puasa sunnah, dan keutamaan puasa sunnah serta aspek-aspek puasanya. Pentingnya puasa sunnah bagi santri As-Salafiyah Mlangi adalah agar santri dapat lebih mampu mengendalikan diri dalam setiap pikiran dan tindakan.

Penelitian yang dilakukan Nuraeni lebih fokus pada tasawuf yang artinya tujuan seseorang dalam menjalankan puasa sunnah adalah agar mampu mengendalikan diri, sedangkan peneliti lebih fokus pada bidang sosial. Karena pelaku puasa sunnah yang dilakukan generasi milenial sebagian besar adalah pelajar, maka akan dijelaskan pengertian puasa ngrowot. Hasil penelitian ini membahas tentang sejarah awal mula puasa ngrowot yang dilakukan oleh pelajar Tegalre mengenai bentuk pelaksanaan bagi santri yang melaksanakan puasa ngrowot dengan tidak makan makanan nasi dan lama pelaksanaannya sekitar tiga tahun dibawah. syaratnya telah mendapat gelar (izin) kiaija.

Selain itu, manfaat puasa ngrowot bagi pelajar juga berdampak besar terhadap kesehatan fisik, karena mereka belajar untuk merasa cemas dan cemas. Walaupun ajaran yang dianutnya adalah Salafi namun tetap mengikuti era modern, dan sebagian besar santri di Pondok Pesantren Al-Luqmaniyyah masih mengenyam pendidikan formal, namun para santri tersebut tetap mempelajari agama lebih dalam seperti mengamalkan Sunnah. dan observasi cepat ngrowot.. Penelitian diatas merupakan temuan skripsi dan juga terdapat buku yang membahas tentang puasa ngrowot yang merupakan buku karangan Bambang Pranowo yang berjudul “Pengertian Islam Jawa”.

Namun buku ini sedikit membahas tentang puasa ngrowot dan terdapat beberapa amalan dalam menjalankan puasa ngrowot. Dalam buku tersebut dijelaskan bahwa puasa ngrowot yang dilakukan di Pondok Pesantren Tegalrejo merupakan amalan berpantang segala makanan yang berasal dari nasi selama tiga tahun. Beberapa penelitian terdahulu telah dilakukan, sehingga peneliti menyadari bahwa masih banyak penelitian mengenai tradisi puasa payudara yang dilakukan oleh santri pesantren yang perlu dimutakhirkan.

Kerangka Teori

Tingkatan-tingkatan tersebut tidak dapat dipisahkan satu sama lain, sehingga tingkat interaksionisme simbolik ini dapat melihat makna dari tindakan santri puasa ngrowot di Pondok Pesantren Al-Luqmaniyyah Yogyakarta. Penelitian ini akan dilakukan di Pondok Pesantren Salaf Putra Putri Al-Luqmaniyyah yang berlokasi di Jl. Peneliti memilih lokasi ini karena pesantren ini berada di tengah kota dan sebagian besar santri di pesantren ini adalah mahasiswa.

Sasaran penelitian ini adalah sebagian santri dan santri yang melaksanakan tradisi membesarkan, diantaranya para wali dan ustazi yang ada di Pondok Pesantren Al-Luqmaniyyah, selain itu ada sebagian santri yang tidak melaksanakan tradisi tersebut. membesarkan. Teknik observasi merupakan salah satu teknik pengumpulan data yang digunakan untuk mengumpulkan, data penelitian dapat diamati oleh peneliti 17 Peneliti melakukan pengamatan langsung terhadap siswa laki-laki dan perempuan yang menjalankan jalan berlubang yang terletak di Jl. Alasan peneliti menggunakan metode observasi adalah karena di era milenial ini, seorang pelajar yang sedang berlatih ngrowot harus sangat berhati-hati dalam mengatur pola makannya atau mengontrol nafsu makannya karena semuanya.

Jika makanan yang terbuat dari tepung beras dan sejenisnya dimakan oleh siswa yang berlatih pit. Selain itu ada bacaan yang sering diamalkan oleh penulis atau santri yang melakukan pit, bacaan tersebut biasanya dibaca setelah menunaikan shalat lima waktu. Maka dengan observasi dan seluruh kegiatan yang ada di Asrama Islam Al-Luqmaniyyah dapat dilihat, didengar, dirasakan secara langsung sehingga data yang dihasilkan adalah nyata atau nyata.

Wawancara adalah proses memperoleh informasi untuk keperluan penelitian dengan cara bertanya dan menjawab serta bertemu langsung dengan pewawancara dan informan atau narasumber, dengan atau tanpa pedoman.18 Peneliti melakukan wawancara terhadap santri yang melakukan praktik ngrohot, ustaz, dan petugas kesehatan. Wawancara ini dilakukan terhadap informan berjumlah 9 orang yang terdiri dari pengasuh, tiga santri laki-laki, dua santri perempuan lari ngrowot, ustaz lari ngrowot dan tiga santri laki-laki tidak lari ngrowot. Dokumentasi merupakan suatu cara pengumpulan data dan merupakan alat untuk memperkuat data yang diperoleh di lapangan sebagai informasi.19 Dokumen dalam penelitian ini berupa foto lapangan dan rekaman wawancara.

Dokumentasi yang akan dibuat akan berisi foto-foto kondisi lingkungan Asrama Islam Al-Luqmaniyyah, aktivitas santri dan kebiasaan santri dalam mengonsumsi makanan yang bukan berbahan dasar nasi atau bisa dibilang oyek. Wawancara juga akan dilakukan kepada siswi laki-laki, siswi, ustaz dan wali di Asrama Islam Al-Luqmaniyyah. Dokumentasi ini dibuat guna memudahkan pembaca mengetahui kondisi dan kebiasaan para santri pada saat pertunjukan qurb yang berlangsung di Asrama Islam Al-Luqmaniyyah.

Penelitian ini lebih memilih pendekatan sosiologi karena berfokus pada perilaku siswa yang melakukan praktik ngrowot dilihat dari sudut pandang sosiologi. Tujuan dari pendekatan yang dibahas adalah untuk melihat pendapat orang lain tentang perilaku sosial siswa yang melakukan latihan ngrowot.

PENUTUP

Peneliti merasa bahwa penelitian ini dapat digunakan dalam penelitian selanjutnya di bidang pendidikan dan bidang kesehatan. Ketua Hana Rosita, 2008. Puasa dan Pengendalian Diri Dalam Perspektif Kesehatan Jiwa, Skripsi, Yoyakarta: Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri Yogyakarta. Puasa Ngrowod (Studi Kasus di Pesantren Miftachurrasyidin Cekelan Temanggung, Skripsi, Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga Yogyajarta.

Tegesipun pasa sunat tiga santri pondok pesantren Istighfar Perbalan Purwosari, Skripsi, Yogyakarta: Fakultas Dakwah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Johan Saputra, 2018 Ngrowot dan Tazkiyatun Nafs (Penelitian Manfaat Ngrowot untuk Membersihkan Jiwa Pada Mahasiswa Asrama Islam (API) Slaf Tegalrejo Magelang Jawa Tengah), Skripsi, Yogyakarta: Fakultas Ushuluddin dan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta. . Pengertian Puasa Sunnah Bagi Mahasiswa As-Salafiyah Mlangi Nogotirto Sleman Yogyakarta, Skripsi, Yogyakarta: Fakultas Dakwah Negeri Universitas Islam Kalijaga Yogyakarta.

Gambar

Tabel I. Daftar Pengajar Pondok Pesantren Al-Luqmaniyyah ............................29  Tabel II

Referensi

Dokumen terkait

STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK RUDY CHUA DALAM PEMILIHAN UMUM ANGGOTA DPRD PROVINSI KEPULAUAN RIAU TAHUN 2019 SKRIPSI Diajukan Untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Guna Memperoleh Gelar