• Tidak ada hasil yang ditemukan

MARKETING DAN BRANDING

N/A
N/A
Yuli Tri Setiyorini

Academic year: 2023

Membagikan "MARKETING DAN BRANDING"

Copied!
50
0
0

Teks penuh

(1)

Dr.Ir. SUMARYO, M.Si Departemen Teknik Geodesi Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

MARKETING DAN BRANDING

6

Bahan kuliah Kewirausahaan

(2)

PEMASARAN

Ruh dari bisnis adalah kepuasan pelanggan.

Saat ini persaingan sangatlah ketat dimana

pesaing Anda sangatlah mungkin untuk merebut pasar yang telah Anda kuasai selama ini. Hal ini adalah masalah besar yang harus difahami.

Pemasaran pada dasarnya telah merumuskan secara mendalam bagaimana mensinergikan kedua tujuan di atas yaitu : memuaskan

pelanggan dan memenangkan persaingan bisnis.

(3)

DEFINISI PEMASARAN

Pemasaran adalah aliran produk secara fisis dan

ekonomik dari produsen melalui pedagang perantara ke konsumen.

Definisi lain menyatakan bahwa pemasaran adalah suatu proses sosial dan manajerial yang membuat individu/kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan,

menawarkan dan mempertukarkan produk yang bernilai kepada pihak lain.

Pemasaran melibatkan banyak kegiatan yang berbeda yang menambah nilai produk pada saat produk

bergerak melalui sistem tersebut.

(4)

• Manusia harus menemukan kebutuhannya

terlebih dahulu, sebelum ia memenuhinya. Usaha untuk memenuhi kebutuhan tersebut dapat

dilakukan dengan cara mengadakan suatu hubungan.

• Dengan demikian pemasaran bisa juga diartikan suatu usaha untuk memuaskan kebutuhan

pembeli dan penjual (Swastha, 1996).

• Pemasaran memiliki konsep inti yang meliputi kebutuhan (needs), keinginan (wants), dan

permintaan (demands).

DEFINISI PEMASARAN

(5)

• Pemenuhan kebutuhan dan keinginan konsumen sebagai faktor kunci dalam pemasaran sangatlah tepat karena saat ini pemasaran sebuah produk akan diperhadapkan pada tingkat persaingan yang sangat ketat.

• Gitisudarmo (2000) mengemukakan bahwa

konsep pemasaran terbaru saat ini adalah konsep yang berorientasi pada persaingan, dimana

pengusaha berpikir untuk memperoleh

persaingan yang lebih unggul dibandingkan

dengan pesaingnya dalam melayani konsumen.

PEMASARAN

(6)

Konsep ini tidak hanya menekankan untuk melayani konsumen sebaik-baiknya, namun harus pula

berusaha untuk tampil meyakinkan dan memuaskan di mata konsumen dibandingkan dengan pesaing.

Berangkat dari apa yang telah diuraikan, dapat

dikatakan bahwa pada dasarnya proses pemasaran dimulai dari menemukan apa yang diinginkan oleh konsumen. Atau dengan kata lain mengetahui apa yang diinginkan oleh konsumen yang berkenaan dengan produk, kinerja serta kualitas adalah tahap pertama yang sangat penting dari kegiatan

pemasaran.

PEMASARAN

(7)

KEBUTUHAN KEINGINAN

PASAR

PERMINTAAN

HUBUNGAN PRODUK

TRANSAKSI NILAI &

KEPUASAN

PERTUKARAN

KONSEP INTI PEMASARAN

PEMASARAN

(8)

FUNGSI PEMASARAN

1. Fungsi perdagangan (merchandising) Perencanaan yang berkenaan dengan pemasaran produk (barang dan/atau jasa) yang tepat, dalam jumlah yang tepat, harga yang selaras, termasuk di dalamnya faktor-

faktor lain seperti bentuk, ukuran, kemasan dan sebagainya.

2. Fungsi Pembelian (buying) Peranan perusahaan dalam pengadaan bahan sesuai dengan kebutuhannya.

Fungsi Penjualan (selling) Meyakinkan orang untuk

membeli suatu produk (barang dan/atau jasa) yang

mempunyai arti komersial baginya.

(9)

FUNGSI PEMASARAN

3. Fungsi Transportasi (transportation)

Perencanaan, seleksi dan pengerahan semua alat pengangkutan untuk memudahkan produk (barang dan/atau jasa) dalam proses pemasaran.

4. Fungsi Pergudangan (storage)

Menyimpan barang selama waktu produk tersebut dihasilkan dan dijual.

5. Fungsi Standarisasi (standardization)

Penetapan batas-batas elementer berupa perincian-perincian yang harus dipenuhi oleh produk, termasuk di dalamnya grading, yakni memilih kesatuan dari suatu produk yang dimasukkan ke dalam kelas-kelas dan derajat-derajat yang sudah ditetapkan dengan standarisasi.

(10)

FUNGSI PEMASARAN

6. Fungsi Keuangan (financing) Merupakan usaha untuk mencari dan mengurus modal dan kredit yang

langsung bersangkutan dengan transaksi dalam mengalirkan produk (barang dan/atau jasa) dari produsen ke konsumen.

7. Fungsi Komunikasi (communication) Segala sesuatu yang dapat memperlancar hubungan di dalam

perusahaan dan di luar perusahaan.

8. Fungsi Resiko (risk) Fungsi untuk menangani atau

menghadapi resiko kerugian karena kerusakan,

kehilangan atau anjloknya harga di pasaran.

(11)

TUGAS PEMASARAN

1. Mengubah orang yang tidak suka terhadap suatu produk menjadi suka (conversional marketing).

2. Mendorong kebutuhan orang yang tidak berminat atau mengetahui (stimulational marketing).

3. Mengembangkan pemenuhan kebutuhan yang belum terpenuhi (developmental marketing).

4. Mengaktifkan keinginan atas produk yang stabil atau permintaan terhadap produk yang menurun

(remarketing).

5. Menyelaraskan pola permintaan agar sesuai dengan

pola penawaran (synchromarketing).

(12)

6. Memelihara tingkat penjualan yang sudah ada terhadap suatu produk (maintnence marketing).

7. Mengurangi tingkat penjualan yang sudah ada terhadap suatu produk tertentu

(demarketing).

8. Merintangi permintaan atau keinginan terhadap suatu produk tertentu (counter marketing

TUGAS PEMASARAN

(13)

STRTEGI PEMASARAN

• Strategi pemasaran adalah serangkaian tujuan dan sasaran, kebijakan serta aturan yang memberi arah kepada usaha-usaha pemasaran dari waktu ke waktu pada masingmasing tingkatan serta lokasinya.

• Strategi pemasaran modern secara umum terdiri dari tiga tahap yaitu (Kotler, 2001).

segmentasi pasar (segmenting),

penetapan pasar sasaran (targeting), dan penetapan posisi pasar (positioning)

Setelah mengetahui segmen pasar, target pasar, dan posisi pasar maka dapat disusun strategi bauran pemasaran (marketing mix) yang terdiri dari strategi produk, harga, penyaluran/ distribusi dan promosi (Assauri, 1999).

(14)

Membuat Segmentasi Pasar Konsumen

1. Segmentasi Geografik

Segmentasi geografik membagi pasar menjadi beberapa unit secara geografik seperti negara, regional, propinsi, kota, wilayah kecamatan, wilayah kelurahan dan kompleks perumahan.

Sebuah perusahaan mungkin memutuskan untuk beroperasi dalam satu atau beberapa wilayah

geografik ini atau beroperasi di semua wilayah

tetapi tidak memperhatikan kebutuhan dan

keinginan psikologis konsumen.

(15)

2. Segmentasi Demografi Segmentasi pasar demografik membagi pasar menjadi

kelompok berdasarkan pada variabel seperti jenis kelamin, umur, status perkawinan,

jumlah keluarga, umur anak, pendapatan, jabatan, lokasi geografi, mobilitas,

kepemilikan rumah, pendidikan, agama,ras atau kebangsaan. Faktor-faktor demografik ini merupakan dasar paling populer untuk membuat segmen kelompok konsumen.

Membuat Segmentasi Pasar

Konsumen

(16)

3. Segmentasi Psikografik

Segmentasi psikografik membagi pembeli menjadi kelompok berbeda berdasarkan pada karakteristik kelas sosial, gaya hidup atau kepribadian. Dalam kelompok

domografik, orang yang berbeda dapat mempunyai ciri psikografik yang berbeda

Membuat Segmentasi Pasar

Konsumen

(17)

Segmentasi Tingkah Laku

• Segmentasi tingkah laku mengelompokkan pembeli berdasarkan pada pengetahuan, sikap, penggunaan atau reaksi mereka

terhadap suatu produk.

• Banyak pemasar meyakini bahwa variabel

tingkah laku merupakan awal paling baik

untuk membentuk segmen pasar

(18)

Proses Segmentasi

• Pasar Proses segmentasi mempunyai beberapa langkah yaitu:

– (1) identifikasi basis segmentasi pasar, – (2) mengumpulkan informasi pasar,

– (3) mengembangkan komposisi profil segmen, – (4) penetapan konsekuensi pemasaran,

– (5) estimasi masing-masing potensi segmen pasar, – (6) analisis peluang pasar, dan

– (7) penetapan penguasaan pasar.

(19)

Persyaratan Segmentasi Yang Efektif

1. Dapat diukur (Measurability), yaitu informasi mengenai sifatsifat pembeli yang mencakup ukuran, daya beli dan segmen yang dapat diukur. Misalnya, jumlah segmen masyarakat kaya sebagai calon pembeli mobil yang dijadikan segmen penjualan mobil Toyota Kijang.

2. Dapat dijangkau (Accessibility), yaitu segmen pasar dapat dijangkau dan dilayani secara efektif.

3. Besarnya cakupan (Substantiality), yaitu tingkat keluasan segmen pasar dan menjanjikan keuntungan bila dilayani.

Suatu segmen sebaiknya merupakan kelompok yang homogen dengan jumlah yang cukup besar, sehingga cukup bernilai jika dilayani dengan program pemasaran yang disesuaikan.

(20)

4. Dapat dilaksanakan, yakni program yang efektif dapat dirancang untuk menarik dan melayani segmen tersebut. Sebagai misal, walaupun sebuah perusahaan angkutan

antar kota mengidentifikasi sepuluh segmen pasar, namun stafnya terlalu sedikit untuk mengembangkan pemasaran terpisah bagi tiap segmen.

5. Memberikan keuntungan (profitable)

Persyaratan Segmentasi Yang Efektif

(21)

MARKETING PLAN

• DIDALAM MELAKUKAN USAHA SANGAT DIPERLUKAN PEMASARAN (MARKETING). MARKETING

MERUPAKAN SALAH SATU KUNCI KEBERHASILAN USAHA

• UNTUK ITU PERLU DIBUAT MARKETING PLAN, MELIPUTI:

– PRODUCT PEMASARAN

– PRICE (HARGA PEMASARAN) – PLACE (TEMPAT PEMASARAN)

– CARA PEMASARAN (PROMOTION)

Materi kuliah Kewirausahaan 21

(22)

SELUK BELUK KONSEP PEMASARAN .

• UNTUK MENYUSUN MARKETING PLAN HARUS BISA MENJAWAB PERTANYAAN BERIKUT:

WHERE HAVE WE BEEN (DARI MANA KITA BERANGKAT ?)

WHERE DO WE WANT TO GO ? (KEMANA ARAH YANG DITUJU?)

HOW DO WE GET THERE? (BAGAIMANA MENCAPAI SASARAN ITU?)

Materi kuliah Kewirausahaan 22

(23)

MARKETING PLAN MEMUAT

• ANALISIS SITUASI

• TUJUAN PEMASARAN

• STRATEGI INTI

• JADWAL PELAKSANAAN

• ANGGARAN PEMASARAN

• KONTROL

Materi kuliah Kewirausahaan 23

(24)

MARKETING

• MARKETING SEKARANG MERUPAKAN PROFESI

– SENI : KEPANDAIAN DALAM MENJUAL – MENGUASAI PRODUK

– MENGETAHUI KEADAAN PEMBELI

• METODE MENJUAL : TELEMARKETING, MLM, DIRECT POS

Materi kuliah Kewirausahaan 24

(25)

PROMOSI

• PROMOSI (CARA MARKETING) DAPAT DILAKUKAN DENGAN :

– ADVERTISING

– PERSONAL SELLING – SALES PROMOTION – PUBLIC RELATION

Materi kuliah Kewirausahaan 25

(26)

BENTUK-BENTUK ADVERTISING

• PAPAN REKLAME

• POSTER

• KATALOG

• FOLDER

• SPANDUK

• SLIDE

• IKLAN

• PAPAN NAMA PERUSAHAAN

• PERMEN, BALLPOIN, NOTE BOOK

Materi kuliah Kewirausahaan 26

(27)

PERIKLANAN

• IKLAN MENARIK PELANGGAN

• TUJUAN IKLAN : MENDAPAT PELANGGAN

BARU DAN MEMPERTAHANKAN PELANGGAN LAMA

Materi kuliah Kewirausahaan 27

(28)

IKLAN HARUS MEMILIKI CIRI

• HARUS UNIK & PUNYA CIRI KHAS

• HARUS SEDERHANA & MUDAH DIMENGERTI

• MENGANDUNG INFORMASI FAKTUAL, YG MENYOROT SATU CIRI UTAMA

• HARUS MENCERMINKAN CITRA YANG SANGAT POSITIF DARI PERUSAHAAN

Materi kuliah Kewirausahaan 28

(29)

PROMOSI SEDERHANA

• MEMASANG PAPAN NAMA PERUSAHAAN

• MEMASANG SPANDUK “ SUDAH DIBUKA…………”DAN KEUNGGULAN PRODUKNYA

• MENYEBARKAN BROSUR2

• MEMBERITAHU KAWAN

• MENYEBAR KARTU NAMA

Materi kuliah Kewirausahaan 29

(30)

STRATEGI PROMOSI

• ORANG MEMBELI KARENA MEMPUNYAI KEBUTUHAN DASAR

• MENGINGINKAN STATUS(PAKAIAN MENURUT MODE TERAKHIR)

• INGIN BARANG MEWAH ATAU YANG TIDAK MENDASAR(TV, KOSMETIK)

• INGIN MENGGUNAKAN PRODUK UNTUK TUJUAN BISNIS (MESIN TULIS, MEJA TULIS, PENGANGKUT DLL.)

Materi kuliah Kewirausahaan 30

(31)

JENIS PROMOSI APA, DITENTUKAN ATAS PERTANYAAN BERIKUT

• APA KEBIJAKAN PEMASARAN ANDA

• DIMANAKAH PASAR POTENSIAL ANDA

• SIAPA KELOPOK TARGET PENJUALAN

• MEDIA IKLAN APA SEBAIKNYA

• APAKAH TERSEDIA CUKUP UANG UNTUK PROMOSI

• KAPAN PROMOSI DIMULAI

• BAGAIMAN A MENGEVALUASI PROMOSI

• BAGAIMAN A PROMOSI YG BERBEDA DARI YG RUTIN

• APAKAH PROMOSI JUGA MENJUAL PRODUK SAMPING

• BAGAIMANA MENGUKUR EFEKTIFITAS PROMOSI

Materi kuliah Kewirausahaan 31

(32)

BRANDING

1) What is brand and branding?

2) Fungsi, Tujuan, Unsur, Jenis

Branding

(33)

BRANDING

Apa yang terlintas dalam benak anda

ketika mendengar kata brand?

(34)

Branding is more than this:

(35)

Product/

services

Consumer

What is a brand ?

In traditional market scenario, the company is catering to the consumer The number of competitors are small

In these markets the companies can come with advanced technologies and other strtegies to capture more market share The size and power of the players is important.

(36)

Product/

services

Consumer

What is a brand ?

In complex markets, the defferencees between companies are not much

the companies can not defferentiate much themselves from others on the basis of quality and technologiy etc. Factors as all the

companies are competent enough.

The scenario explains the need for the defferentiation for the companies

(37)

It is a form of marketing

What is a brand ?

Branding is an effort to give a unique identity to the company’s products and create emotional association with consumers

A brand is a set of associations that are linked to a product range, a division, or company.

The associations reside in the memory of custumer.

The associations help custumers understand : what the brand or copmany is

why it is potentially relevant to them

how it is different or similar to other products made the company

and how it is similar or different from competittor’s products

(38)

B R A N D

Consumer

What is a brand ?

Branding is a combined effort of the company

which is projected to the consumer

(39)

Kotler Dan Amstrong (1997)

Pengertian Brand adalah janji penjual untuk menyampaikan kumpulan sifat,

manfaat, dan jasa spesifik secara konsisten kepada pembeli.

PENGERTIAN DAN DEFINISI BRAND

(40)

Bilson Simamora (2001)

Pengertian Brand menurut Bilson Simamora adalah nama, tanda, istilah, simbol, desain atau kombinasinya yang

ditunjukan untuk mengidentifikasi dan mendiferensiasi

(membedakan) barang atau layanan suatu penjual dari barang atau layanan penjual lain.

PENGERTIAN DAN DEFINISI BRAND

Lamb, Hair, dan Mc. Daniel (2001)

Pengertian Brand menurut Lamb, Hair, Mc. Daniel adalah istilah, simbol, desain, atau gabungan keempatnya, yang

mengidentifikasi produk para penjual dan membedakannya dari produk pesaing

(41)

Janita (2005)

Pengertian Brand menurut Janita adalah ide, kata, desain grafis dan suara/bunyi yang mensimbolisasikan produk, jasa, dan

perusahaan yang memproduksi produk dan jasa tersebut.

Kotler (2009)

Pengertian Brand menurut Kotler adalah nama, istilah, tanda, simbol, atau rancangan, atau kombinasi dari semuanya, yang dimaksudkan untuk mengidentifikasikan barang atau jasa atau kelompok penjual dan untuk mendiferensiasikannya

(membedakan) dari barang atau jasa pesaing.

PENGERTIAN DAN DEFINISI BRAND

(42)

Keller (2008)

Pengertian Brand Image menurut Keller adalah brand image is

perception about brand, as reflected by the brand association held in consumer memory

Setiadi (2003)

Pengertian Brand Image menurut Setiadi adalah keseluruhan

persepsi terhadap suatu merek yang dibentuk dengan memproses informsi dari berbagai sumber setiap waktu

PENGERTIAN DAN DEFINISI BRAND

Landa (2006: 4)

Pengertian Branding menurut Landa telah berkembang dari sekedar merk atau nama dagang dari produk, jasa atau perusahaan yang berkaitan dengan hal kasat mata dari merek seperti nama dagang, logo, atau ciri visual lainnya, kini juga

berarti citra, kredibilitas, karekter, kesan, persepsi, dan anggapan di benak konsumen.

(43)

Rangkuti (2004)

Pengertian Brand Image menurut Rangkuti adalah sekumpulan asosiasi merek yang terbentuk dan melekat di benak konsumen Neumeier (2003)

Pengertian Brand menurut Neumeier adalah reputasi, merek

yang memiliki reputasi adalah merek yang menjanjikan sehingga publik mempercayai dan memilih merek tersebut

Pengertian Branding Menurut Para Ahli Wikipedia

Pengertian Branding menurut Wikipedia adalah proses

penciptaan atau peninggalan tanda jejak tertentu di benak dan hati konsumen melalui berbagai cara khusus yang memberikan dampak bagi kehidupan konsumen.

PENGERTIAN DAN DEFINISI BRAND

(44)

1) Pembeda

Suatu produk atau barang akan mempunyai perbedaan

dengan pesaingnya jika memiliki brand yang kuat, sehingga sebuah brand bisa dengan mudah dibedakan dari brand merk lain.

2) Promosi Dan Daya Tarik

Produk yang mempunyai brand akan lebih mudah untuk dipromosikan dan menjadi daya tarik konsumen. Promosi sebuah brand akan membuat mudah mempromosikan produk dengan menampilkan logo brand tersebut

FUNGSI DARI BRAND

(45)

3) Pembangunan Citra, Pemberi Keyakinan, Jaminan Kualitas, Dan Prestise

Fungsi brand adalah membentuk citra dengan memberi alat pengenalan pertama kepada konsumen.Keyakinan, kualitas dan prestise sebuah produk akan melekat dalam sebuah brand berdasarkan pengalaman dan informasi dari produk tersebut.

4) Pengendali Pasar

Pasar bisa dengan mudah dikendalikan oleh suatu brand yang kuat. Brang tersebut akan menjadi peringatan bagi para

pesaingnya untuk mengambil setiap langkah yang diambilnya, selain itu masyarakat akan mudah diberi informasi tambahan dengan adanya brand yang di ingat olehnya

FUNGSI DARI BRAND

(46)

1) MEMBENTUK PERSEPSI

2) MEMBANGUN KEPERCAYAAN

TUJUAN DARI BRANDING

3) MEMBANGUN KECINTAAN KEPADA BRAND

(47)

Unsur yang paling penting dari suatu brand adalah nama dagang atau merek. Tetapi brand tidak cukup bilan hanya dengan logo atau simbol visual yang secara konsistem dan sistematis

diterapkan pada berbagai media pendukung komunikasi promosi suatu brand. Untuk itu unsur-unsur branding adalah sebagai

berikut:

1) Nama Merek

2) Logo: logo, logotype, monogram, bendera

3) Penampilan visual: desain kemasan, desain produk, desain seragam, desain bangunan, desain kendaraan

4) Juru Bicara: pesohor, tokoh pendiri, tokoh dalam perusahaan, tokoh pencipta, maskot

5) Kata-kata: akronim, slogan, tag line, jingle 6) Suara: lagu, icon bunyi/nada, lagu tematik

UNSUR-UNSUR BRANDING

(48)

1) Product Branding

Produk branding atau branding produk yaitu suatu yang umum dalam branding. Merek atau produk yang sukses adalah produk yang bisa mendorong konsumen untuk memilih produk miliknya diantara produk pesaing.

2) Personal Branding

Personal branding merupakan sistem pemasaran yang paling terkenal pada kalangan publik figur seperti selebriti, politisi, musisi, pengusaha dan lain sebagainya, sehingga mereka mempunyai pandangan sendiri di mata masyarakat

JENIS-JENIS BRANDING

(49)

3) Geographic Branding

Geographic branding atau regional branding yaitu branding dengan tujuan untuk memunculkan gambaran dari produk/jasa saat nama lokasi tersebut disebutkan oleh orang lain.

4) Cultural Branding

Cultural branding merupakan branding yang memunculkan reputasi tentang lingkungan dan orang dari lokasi tertentu atau kebangsaan.

JENIS-JENIS BRANDING

5) Corporate Branding

Corporate branding sangat penting dalam mengembangkan reputasi sebuah perusahaan di pasar, yang berkaitan dengan semua aspek perusahaan tersebut dari produk/jasa yang

ditawarkan sampai kontribusi karyawan mereka terhadap masyarkat.

(50)

TERIMA KASIH

Referensi

Dokumen terkait

marketing,corporate image, dan brand attractiveness terhadap consumer purchase decision produk The Body Shop di Jakarta Barat Teknik sampling yang digunakan pada

Dari tabel 2 dapat diambil kesimpulan bahwa variabel purchasing intention memiliki nilai rata-rata yang paling tinggi yaitu 3,89, consumer perception dengan 3,81, brand image

Beberapa hal dijelaskan oleh pemateri tentang pengertian dan tujuan dari digital branding dan digital marketing, serta dijelaskan materi tentang pembuatan brand menggunakan media

It shows that the Soto Banjar Yana- Yani can increase consumer repurchase interest by creating a good brand image in consumers' memory, emphasizing the restaurant's location as a

Dari tabel 2 dapat diambil kesimpulan bahwa variabel purchasing intention memiliki nilai rata-rata yang paling tinggi yaitu 3,89, consumer perception dengan 3,81, brand image

Conclusion This research was conducted to analyze the customer perception of the brand image and perceived price of Mac Cosmetics Powder Kiss Lipstick in influencing the consumer

Pengaruh Consumer Knowledge, Brand Image dan Green Marketing Mix Pada Keputusan Pembelian Produk Kosmetik Wardah di Bandar Lampung.. Pengaruh Kualitas Pelayanan Dan Keunggulan Produk IB

Therefore, this project illustrates how companies are capable of influencing consumer behavior in order to promote a company’s image and create brand loyalty with consumers despite the