• Tidak ada hasil yang ditemukan

Materi-RPOJK-TKS-BPR-BPRS.pdf

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Materi-RPOJK-TKS-BPR-BPRS.pdf"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

DEPARTEMEN PENELITIAN DAN PENGATURAN PERBANKAN Jakarta, September 2021

Materi Dengar Pendapat

RPOJK TENTANG PENILAIAN TINGKAT KESEHATAN BPR/S

(2)

Ringkasan Eksekutif

Penilaian TKS BPR/S perlu disempurnakan untuk meningkatkanefektivitas penerapan manajemen risiko dan tata kelola sehingga permasalahan BPR/S dapat diidentifikasi lebih dini dan tindak lanjut yang lebih sesuai dan tepat…

Pokok Pengaturan

Ketentuan TKS BPR: SK DIR 30/12 tahun 1997 dan BPRS: POJK 20/2019, perlu direview dan diintegrasikan sejalan dengan kondisi BPR/S

Penilaian TKS BPR/S menitikberatkan past performance, indikator penilaian terbatas dengan metode mekanistis dan rigid, belum forward looking, cenderung hanya melihat hasil akhir tanpa mempertimbangkan kondisi BPR/S (tidak memasukkan unsur penilaian kualitatif

Perubahan paradigma pengaturan dan pengawasan BPR/S yang mengacu pada pendekatan principle-based

Latar Belakang

1

Perkembangan digitalisasi dan inovasi produk BPR/S

Perkembangan landscape dan ecosystem perbankan selama dan pasca pandemi telah mengubah bisnis proses bank ke arah digital yg juga merambah BPR/S disertai pergeseran eksposur risikonya

Perkembangan produk dan layanan berbasis digital yg semakin marak, serta profil risiko yg semakin kompleks menuntut penilaian kondisi BPR/S lebih komprehensif dgn memperhatikan aspek risiko dan governance

Penerbitan Ketentuan Tata Kelola dan Profil Risiko

OJK telah menerbitkan POJK penerapan profil risiko dan tata kelola bagi BPR/S yang merupakan bagian dari faktor yang digunakan dalam penilaian tingkat kesehatan berdasarkan risiko namun belum terintegrasi dalam penilaian CAMEL saat ini

Sejalan dengan MPSJKI 2015-2019

Penerapan pengawasan berbasis risiko bagi BPR/S berdasarkan kelasnya termasuk penilaian TKS

Telah dikembangkan pola pengawasan BPR/S berdasarkan risiko yang berpengaruh terhadap penyesuaian siklus pengawasan dan memerlukan penyempurnaan metode penilaian tingkat

2

1) Perubahan Faktor Penilaian TKS

Profil Risiko Tata Kelola Rentabilitas Permodalan 2) Periode Penilaian TKS

BPR Bulanan

Semesteran

BPRS Triwulanan

3) Pelaporan

Self Assessment Rencana Tindak

4) Pemberlakuan

Parallel Run: Des 2022 Implementasi Penuh: Des 2023

(3)

Pokok Pengaturan RPOJK

Bab 1

Ketentuan Umum

Bab 2

Penilaian TKS

Bab 3

Mekanisme Penilaian TKS

Bab 4

Profil Risiko

Bab 5

Tata Kelola

Bab 6

Rentabilitas

Bab 7

Permodalan

Bab 8

Peringkat TKS

Bab 9

Tindak Lanjut Hasil TKS

Bab 10

Ketentuan Peralihan

Bab 11

Ketentuan Penutup

Kewajiban Memelihara TKS BPR dan BPRS

Pengaturan Existing RPOJK Keterangan

Belum diatur(BPR)

BPRS wajib melaksanakan kegiatan usaha berdasarkan prinsip kehati-hatian dan Prinsip Syariah untuk menjaga atau meningkatkan TKS BPRS

Direksi dan Dewan Komisaris BPRS wajib memantau dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan agar TKS terjaga atau meningkat

BPR/S wajib memelihara dan/atau meningkatkan Tingkat Kesehatan BPR/S dengan menerapkan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko dalam melaksanakan kegiatan usaha.

Tingkat Kesehatan BPR dan BPRS digunakan sebagai salah satu sarana dalam melakukan evaluasi terhadap kondisi dan permasalahan yang dihadapi BPR dan BPRS serta menentukan tindak lanjut untuk mengatasi kelemahan atau permasalahan BPR dan BPRS, baik berupa tindakan perbaikan oleh BPR dan BPRS maupun tindakan pengawasan oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Direksi dan Dewan Komisaris bertanggung jawab untuk memelihara dan memantau TKS serta mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memelihara dan/atau meningkatkan Tingkat Kesehatan BPR dan BPRS

(4)

Pokok Pengaturan RPOJK

Bab 1

Ketentuan Umum

Bab 2

Penilaian TKS

Bab 3

Mekanisme Penilaian TKS

Bab 4

Profil Risiko

Bab 5

Tata Kelola

Bab 7

Permodalan

Bab 8

Peringkat TKS

Bab 9

Tindak Lanjut Hasil TKS

Bab 10

Ketentuan Peralihan

Bab 11

Ketentuan Penutup

Kewajiban Penilaian Sendiri TKS oleh BPR

Pengaturan Existing RPOJK Keterangan

Periode penilaian TKS:

BPR, dilakukan bulanan BPRS, dilakukan triwulanan

• BPR/S wajib melakukan penilaian sendiri (self- assessment) TKS paling sedikit secara semesteran.

• Sejalan dengan kewajiban self assessment BPR/S dalam menilai profil risiko dan tata kelola.

• Kondisi tertentu dimaksud antara lain dalam hal:

• kondisi keuangan BPR dan BPRS memburuk;

• BPR dan BPRS menghadapi

permasalahan antara lain risiko likuiditas dan permodalan; atau

• kondisi lain yang menurut Otoritas Jasa Keuangan perlu dilakukan pengkinian penilaian tingkat kesehatan.

• Laporan self assessment TKS disampaikan paling lambat:

Laporan semester 1: 31 Juli

Laporan semester 2: 31 Januari

• Laporan self assessment sewaktu- waktu, disampaikan kepada OJK paling lambat 14 hari kerja sejak ditemukan Belum diatur • Dalam kondisi tertentu, BPR dan BPRS wajib

melakukan pengkinian penilaian sendiri Tingkat Kesehatan BPR dan BPRSsewaktu-waktu.

• BPR/S wajib menyampaikan laporan hasil penilaian sendiri TKS melalui APOLO.

(5)

Pokok Pengaturan RPOJK

Bab 1

Ketentuan Umum

Bab 2

Penilaian TKS

Bab 3

Mekanisme Penilaian TKS

Bab 4

Profil Risiko

Bab 5

Tata Kelola

Bab 6

Rentabilitas

Bab 7

Permodalan

Bab 8

Peringkat TKS

Bab 9

Tindak Lanjut Hasil TKS

Bab 10

Ketentuan Peralihan

Bab 11

Ketentuan Penutup

Kewajiban Penilaian Sendiri TKS oleh OJK

Pengaturan Existing RPOJK Keterangan

Periode penilaian TKS • OJK melakukan penilaian TKS paling sedikit secarasemesteran.

• Informasi lain dapat berupa:

a. informasi dari pihak atau lembaga lain yang berwenang yang berdampak pada penilaian TKS BPR dan BPRS; dan/atau b. informasi yang diketahui secara umum

antara lain informasi dari media massa.

• OJK dapat melakukan pengkinian penilaian Tingkat Kesehatan BPR dan BPRS sewaktu- waktu berdasarkan hasil pemeriksaan, laporan berkala yang disampaikan BPR dan BPRS, dan/atau informasi lain.

• Dalam rangka pengawasan BPR dan BPRS, dalam hal terdapat perbedaan hasil penilaian antara OJK dan BPR/S, yang berlaku adalah hasil penilaian TKS BPR dan BPRS yang dilakukan oleh OJK.

BPR/S Periode

BPR Bulanan

BPRS Triwulanan

(6)

Pokok Pengaturan RPOJK

Bab 1

Ketentuan Umum

Bab 2

Penilaian TKS

Bab 3

Mekanisme Penilaian TKS

Bab 4

Profil Risiko

Bab 5

Tata Kelola

Bab 7

Permodalan

Bab 8

Peringkat TKS

Bab 9

Tindak Lanjut Hasil TKS

Bab 10

Ketentuan Peralihan

Bab 11

Ketentuan

Mekanisme Penilaian TKS

Pengaturan Existing RPOJK Keterangan

Faktor penilaian TKS:

a. Capital b. Asset Quality c. Management d. Earnings e. Liquidity

Faktor penilaian TKS:

a. Profil Risiko b. Tata Kelola c. Rentabilitas d. Permodalan

• Pengaturan lebih detail akan dituangkan dalam SEOJK TKS BPR dan BPRS.

• Metodologi Penilaian

• Pra Kondisi (Tools & Infrastruktur) Penilaian TKS dilakukan melalui analisis yang

komprehensif dan terstruktur.

(7)

Pokok Pengaturan RPOJK

Bab 1

Ketentuan Umum

Bab 2

Penilaian TKS

Bab 3

Mekanisme Penilaian TKS

Bab 4

Profil Risiko

Bab 5

Tata Kelola

Bab 6

Rentabilitas

Bab 7

Permodalan

Bab 8

Peringkat TKS

Bab 9

Tindak Lanjut Hasil TKS

Bab 10

Ketentuan Peralihan

Bab 11

Ketentuan Penutup

Penilaian Faktor Profil Risiko BPR dan BPRS

RPOJK Keterangan

Penilaian Risiko bagi BPR • Penilaian Profil Risiko:

a. BPR, mengacu POJK Profil Risiko BPR b. BPRS, mengacu POJK Profil Risiko BPRS

• BPR dengan modal inti kurang dari Rp15 M, wajib melakukan penilaian terhadap risiko likuiditas pada saat berlakunya TKS baru

• Penyesuaian jangka waktu pemberlakuan penerapan Manajemen Risiko sejalan dengan pemberlakuan TKS BPR/S

BPRS menyelesaikan rencana tindak penerapan Manajemen Risiko paling lambat:

a. 30 Juni 2022,untuk modal inti≥Rp50 M b. 31 Desember 2022, untuk modal inti

<Rp50M Penilaian Risiko bagi BPRS

Kategori BPR Jenis Risiko

Modal Inti <Rp50 M 4 Risiko(Kredit, Operasional, Kepatuhan, Likuiditas)

Modal Inti ≥50 M 6 Risiko(Kredit, Operasional, Kepatuhan, Likuiditas, Reputasi, Stratejik)

Modal Inti <50 M namun memenuhi Total Aset tertentu dan produk dengan risiko lebih tinggi

Kategori BPRS Jenis Risiko Pemberlakuan

Modal Inti <Rp50 M 2 Risiko(Kredit, Operasional) Semester 1 Tahun 2023 4 Risiko(Kredit, Operasional,

Kepatuhan, Likuiditas)

Semester 2 Tahun 2023

Modal Inti ≥50 M 3 Risiko(Kredit, Operasional, Kepatuhan)

Semester 2 Tahun 2022

6 Risiko(Kredit, Operasional, Kepatuhan, Likuiditas,

Reputasi, Stratejik)

Semester 1 Tahun 2023

(8)

Pokok Pengaturan RPOJK

Bab 1

Ketentuan Umum

Bab 2

Penilaian TKS

Bab 3

Mekanisme Penilaian TKS

Bab 4

Profil Risiko

Bab 5

Tata Kelola

Bab 7

Permodalan

Bab 8

Peringkat TKS

Bab 9

Tindak Lanjut Hasil TKS

Bab 10

Ketentuan Peralihan

Bab 11

Ketentuan

Penilaian Faktor Tata Kelola BPR dan BPRS

RPOJK Keterangan

Penilaian Tata Kelola:

a. BPR, mengacu POJK Tata Kelola BPR b. BPRS, mengacu POJK Tata Kelola BPRS

• Mengubah jangka waktu penyampaian laporan Tata Kelola semula 4 bulan (BPR) dan 3 bulan (BPRS) menjadi 1 bulan mempertimbangkan penilaian sendiri TKS disampaikan kepada OJK paling lambat 1 bulan dari posisi laporan (Juni dan Desember).

BPR dan BPRS menyampaikan dan mempublikasikan laporan tata Kelola paling lambat 1 bulansetelah tgl 31 Desember

Penilaian Faktor Rentabilitas dan Permodalan BPR dan BPRS

RPOJK Keterangan

Faktor Rentabilitas merupakan penilaian terhadap kinerja rentabilitas dan dan tingkat efisiensi operasional BPR dan BPRS

Parameter: ROA, BOPO, NIM (BPR)/Net Imbalan (BPRS)

Faktor Permodalan merupakan penilaian terhadap tingkat kecukupan permodalan BPR dan BPRS

Parameter: KPMM, Rasio Modal Inti/Aset Produktif Bermasalah

(9)

Pokok Pengaturan RPOJK

Bab 1

Ketentuan Umum

Bab 2

Penilaian TKS

Bab 3

Mekanisme Penilaian TKS

Bab 4

Profil Risiko

Bab 5

Tata Kelola

Bab 6

Rentabilitas

Bab 7

Permodalan

Bab 8

Peringkat TKS

Bab 9

Tindak Lanjut Hasil TKS

Bab 10

Ketentuan Peralihan

Bab 11

Ketentuan Penutup

Peringkat Komposit Penilaian TKS

Pengaturan Existing RPOJK

Peringkat di BPR:

1. Sehat

2. Cukup Sehat 3. Kurang Sehat 4. Tidak Sehat

Dalam hal berdasarkan hasil identifikasi dan penilaian OJK ditemukan permasalahan atau pelanggaran yang secara signifikan mempengaruhi atau akan mempengaruhi operasional dan/atau kelangsungan usaha BPR dan BPRS,OJK berwenang menurunkan Peringkat Komposit TKS BPR dan BPRS.

Peringkat di BPRS:

1. PK–1 2. PK–2 3. PK–3 4. PK–4 5. PK–5

(10)

Pokok Pengaturan RPOJK

Bab 1

Ketentuan Umum

Bab 2

Penilaian TKS

Bab 3

Mekanisme Penilaian TKS

Bab 4

Profil Risiko

Bab 5

Tata Kelola

Bab 7

Permodalan

Bab 8

Peringkat TKS

Bab 9

Tindak Lanjut Hasil TKS

Bab 10

Ketentuan Peralihan

Bab 11

Ketentuan Penutup

Rencana Tindak dan Realisasi Rencana Tindak

Pengaturan Existing RPOJK Keterangan

Tidak diatur (BPR)

BPRS wajib menyampaikan rencana tindak dalam hal:

a. paling sedikit 1 faktor memiliki peringkat 4 atau 5;

b. faktor manajemen memiliki peringkat C atau D; dan/atau

c. memiliki Peringkat Komposit 4 atau 5.

Laporan rencana tindakdalam hal terdapat:

a. faktor tata kelola dan/atau profil risiko BPR/S yang ditetapkan denganperingkat 4 dan/atau 5;

b. memilikiPeringkat Komposit 4 atau 5; dan/atau c. Peringkat Komposit TKS BPR/S yang ditetapkan

selain peringkat komposit 4 dan 5 namun berpotensi ditetapkan dalam pengawasan intensif atau memiliki permasalahan signifikan yang berpotensi mengganggu keberlangsungan usaha BPR/S

• Memindahkan pengaturan dari POJK expol terkait BPR/S dalam pengawasan normal yang memiliki permasalahan signifikan ke dalam RPOJK TKS BPR/S

• Laporan rencana tindak disampaikan 14 hari kerja setelah permintaan OJK, atau setiap tgl 15 Agustus dan 15 Februari berdasarkan self assessmentBPR/S.

• Laporan realisasi rencana tindak disampaikan paling lambat 10 (sepuluh) hari kerja setelah pelaksanaan rencana tindak.

(11)

Pokok Pengaturan RPOJK

Bab 1

Ketentuan Umum

Bab 2

Penilaian TKS

Bab 3

Mekanisme Penilaian TKS

Bab 4

Profil Risiko

Bab 5

Tata Kelola

Bab 6

Rentabilitas

Bab 7

Permodalan

Bab 8

Peringkat TKS

Bab 9

Tindak Lanjut Hasil TKS

Bab 10

Ketentuan Peralihan

Bab 11

Ketentuan Penutup

Ketentuan Peralihan dan Penutup

RPOJK Keterangan

• Pemberlakuan POJK TKS BPR dan BPRS

• Pengenaan sanksi sesuai POJK ini mulai berlaku untuk posisi Laporan bulan Desember 2023.

• Ketentuan TKS BPR (SKDIR 30/12 th 97) dan TKS BPRS (POJK 20/2019) tetap berlaku sampai dengan posisi November 2023.

• Ketentuan TKS BPR (SKDIR 30/12 th 97) dan TKS BPRS (POJK 20/2019) tetap berlaku, dalam hal OJK perlu melakukan penyesuaian TKS BPR dan BPRS berdasarkan penelitian dan/atau pemeriksaan yang dilakukan sejak POJK ini berlaku.

• Penyampaian Laporan Tata Kelola BPR tetap berlaku sampai dengan laporan posisi Desember 2021.

• Pemberlakuan sanksi Laporan MR BPRS:

a. BPRS modal inti <Rp50 M, berlaku semester 2 tahun 2023

b. BPRS modal inti >Rp50 M, berlaku semester 1 tahun 2023

• Tools dan Infrstruktur Pengawasan

Des 2022 Jun 2023 Des 2023

Parallel Run Parallel Run Efektif

berlaku

(12)

Penyampaian Tanggapan Tertulis

Lampiran

https://www.ojk.go.id/id/regulasi/otoritas-jasa-keuangan/rancangan- regulasi/Default.aspx

Rancangan POJK Penyelenggaraan Produk BPR dan BPRS selengkapnya:

Sdri. Anahari Budi Septania ([email protected]) Sdri. Karina Rahayu ([email protected])

Penyampaian tanggapan tertulis melalui email kepada:

14 September 2021

Batas waktu penyampaian tanggapan tertulis

(13)

Terima Kasih

Risk comes from not knowing what you’re doing – Warren Buffet

(14)

Kerangka TKS BPR/S Berbasis Risiko

Profil Risiko

Tata Kelola Rentabilitas Permodalan

Risiko Inheren KPMR Net Risk

Risiko Kredit • Pengawasan Direksi dan Komisaris, serta DPS (BPRS)

• Kecukupan Kebijakan, Prosedur, dan Limit

• Kecukupan Proses dan Sistem

• Sistem Pengendalian Intern yang

menyeluruh

Risiko Kredit

• Struktur

• Proses

• Hasil

• Kinerja (ROA, BOPO, NIM (BPR)/Net Imbalan (BPRS))

• Kecukupan Permodalan (KPMM, Modal Inti/Aset

Produktif Bermasalah)

Risiko Operasional Risiko Operasional

Risiko Kepatuhan Risiko Kepatuhan

Risiko Likuiditas Risiko Likuiditas

Risiko Reputasi* Risiko Reputasi*

Risiko Stratejik* Risiko Stratejik*

Know Your BPR/S

Peri ngkat Kom posit TKS

(15)

Perubahan Framework Penilaian TKS

No. Topik SKDIR BI 97 RPOJK

1 Faktor Penilaian Capital, Aset Quality, Management, Earnings, Liquidity Profil Risiko, Tata Kelola, Rentabilitas, Permodalan

2 Peringkat TKS 4 Peringkat 5 Peringkat

3 Periode Penilaian Bulanan Semesteran

4 Self assessment TKS Tidak ada kewajiban self assessment oleh BPR Self assessment wajib diilakukan oleh BPR

5 Laporan self assessment TKS Tidak ada Dilaporkan kepada OJK melalui APOLO modul Lap Profil Risiko

TKS BPR saat ini TKS BPR ke depan

Capital (30%)

Asset Quality (30%) Management (20%)

ROA dan BOPO

Earning (10%)

Cash ratio dan LDR

Liquidity (10%)

KAP dan PPAP KPMM

Manajemen umum & risiko

Profil Risiko (25%)

Tata Kelola (30%) Rentabilitas (15%)

Permodalan (30%)

Rasio KPMM dan Modal Inti/AP Bermasalah

• Risiko Kredit

• Risiko Operasional

• Risiko Kepatuhan

POJK No.13/POJK.03/2015 tentang Penerapan Manajemen Risiko Bagi BPR (penerapan sesuai modal inti)

• Risiko Likuditas

• Risiko Reputasi*

• Risiko Stratejik*

POJK No.4/POJK.03/2015 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi BPR ROA, BOPO, NIM

*hanya berlaku untuk BPR dgn modal inti >50M

Penilaian Komposit TKS akhir merupakan hasilalignmentantar 4 faktor

Pendukung: rasionalisasi penetapan bobot

(16)

Perubahan Framework Penilaian TKS BPRS

T TKS BPRS saat ini

1, 2, 3, 4, 5 1, 2, 3, 4, 5

1, 2, 3, 4, 5 1, 2, 3, 4, 5 1, 2, 3, 4, 5

A, B, C, D 1, 2, 3, 4, 5 1, 2, 3, 4, 5 1, 2, 3, 4, 5 1, 2, 3, 4, 5

Rasio Modal

KPMM (U), ΔKPMM (P), lainnya (O)

Rasio Kualitas Aset

KAP (U), NPF Gross (P), lainnya (O)

Rasio Rentabilitas

REO (U), IGA (P), NSOM (P), lainnya (O)

Rasio Likuiditas

CR (U), STM (P)

Komponen Manajemen

Umum (35%), Risiko (40%), Kepatuhan Syariah (25%)

Capital (25%)

Asset Quality (45%)

Earning (15%)

Liquidity (15%)

Faktor Keuangan

Faktor Manajemen

Peringkat Komposit P

P

1, 2, 3, 4, 5

A, B, C, D

P

P

J

J

J

J

J

J B B

J

No. Topik POJK No.20/POJK.03/2019 RPOJK

TKS BPRS ke depan

Profil Risiko (25%)

Tata Kelola (30%) Rentabilitas (15%)

Permodalan (30%)

KPMM dan Modal Inti/AP Bermasalah

Risiko Kredit

Risiko Operasional

Risiko Kepatuhan

POJK No.23/POJK.03/2018 Penerapan Manajemen Risiko Bagi BPRS

Risiko Likuditas

Risiko Reputasi*

Risiko Stratejik*

POJK No.24/POJK.03/2018 Penerapan Tata Kelola Bagi BPRS (implementasi penuh tahun 2022) ROA, BOPO, Net Imbalan

*hanya untuk BPRS modal inti >50M

Penilaian Komposit TKS akhir merupakan hasilalignmentantar 4 faktor

(17)

Konsep Penilaian TKS

Modal/ATMR (25%)

Modal inti/asset produktif

bermasalah (5%) Penilaian Tata Kelola

ROA (10%)

BOPO (2.5%)

NIM/Net Imbalan (2.5%)

Penilaian Profil Risiko

Permodalan

Tata Kelola Rentabilitas

Profil Risiko

M (30%)

+ T (30%) R (15%)

P (25%) + +

Peringkat Komposit Tingkat Kesehatan BPR/S*)

ThresholduntukParamater Rentabilitas dan Permodalan Peringkat

Permodalan Rentabilitas

Modal/ATMR Modal inti/APB ROA BOPO NIM/Net

Imbalan

1 >15% >100% >2.5% <85% >10%

2

>13.5% - 14.99%

>90% - 99.99% >2% - 2.49% 84.99% - <90% >8%-9.99%

3 >12% - 13.49% >80% - 89.99% >1.5%-1.99% 89.99% - <95% >6%-7.99%

4 >8% - 11.99% >70% - 79.99% >1%-1.49% 94.99% - <100% >4%-5.99%

5 <8% <70% <1% >100% <4%

*)Setelah memperhitungkanadditional judgement di akhir penilaian TKS

ThresholdPeringkat TKS

Peringkat Range PK

1 (Sangat Sehat) 1 – 1.5

2 (Sehat) 1.51 – 2.6

3 (Cukup Sehat) 2.61 – 3.4

4 (Kurang Sehat) 3.41 – 4.2

5 (Tidak Sehat) 4.21– 5

(18)

Tata Cara Penilaian TKS

Paramater

Penilaian Rasio

(%)

Skala 1 –5 (a)

Bobot (b)

Nilai Faktor (c)=(a)*(b) 1. Capital

(1) Modal/ATMR 15 1 25% 0,2

(2) Modal inti/aset prod. bermasalah 100 1 5% 0,05

2. Earnings

(3) ROA 2,51 1 10% 0,1

(4) BOPO 78 1 2.5% 0,025

(5) NIM/Net Imbalan 17 1 2.5% 0,025

3. Tata Kelola 2 30% 0,6

4. Profil Risiko 2 25% 0,6

Total Nilai (Sum of nilai faktor 1 s.d. 4) 1,6

Peringkat TKS PK 2

Kesimpulan akhir

Skala 1- 5

Masing-masing parameter terdapat threshold dan kategori skala yang nantinya akan di- generateotomatis

Misal parameter Rasio Modal/ATMR:

Skala 1: > 15%

Skala 2: > 13.5% s.d. <15%

Skala 3: >12% s.d. <13,5%

Skala 4: >8% s.d. <12%

Skala 5: <8%

Nilai rasio dari parameter Rentabilitas dan Modal akandi-generateotomatis oleh SIP

Peringkat 1: 1 s.d. 1.5 (Sangat Sehat) Peringkat 2: >1.51 s.d. 2.6 (Sehat) Peringkat 3: >2.61 s.d. 3.4 (Cukup Sehat) Peringkat 4: >3.41 s.d. 4.2 (Kurang Sehat) Peringkat 5: >4.21 s.d. 5 (Tidak Sehat)

(19)

Definisi Parameter

Parameter Rentabilitas Definisi

ROA=

𝐿𝑎𝑏𝑎 𝑠𝑒𝑏𝑒𝑙𝑢𝑚 𝑝𝑎𝑗𝑎𝑘 𝑅𝑎𝑡𝑎−𝑟𝑎𝑡𝑎 𝑇𝑎𝑡𝑎𝑙 𝐴𝑠𝑒𝑡

Laba sebelum pajak dalam 12 bulan terakhir terhadap rata-rata total asset dalam periode yang sama.

BOPO=

𝐵𝑒𝑏𝑎𝑛 𝑜𝑝𝑒𝑟𝑎𝑠𝑖𝑜𝑛𝑎𝑙 𝑃𝑒𝑛𝑑𝑎𝑝𝑎𝑡𝑎𝑛 𝑜𝑝𝑒𝑟𝑎𝑠𝑖𝑜𝑛𝑎𝑙

Biaya operasional dalam 12 bulan terakhir terhadap pendapatan operasional dalam periode yang sama.

NIM (BPR)=

𝑃𝑒𝑛𝑑𝑎𝑝𝑎𝑡𝑎𝑛 𝑏𝑢𝑛𝑔𝑎 𝑏𝑒𝑟𝑠𝑖ℎ 𝑅𝑎𝑡𝑎−𝑟𝑎𝑡𝑎 𝑇𝑎𝑡𝑎𝑙 𝐴𝑠𝑒𝑡 𝑃𝑟𝑜𝑑𝑢𝑘𝑡𝑖𝑓

• Pendapatan bunga dikurangi beban bunga dalam 12 bulan terakhir terhadap rata-rata total asset produktif.

• Aset produktif tediri dari penempatan pada bank lain dan kredit.

Net Imbalan (BPRS) =

𝑃𝑒𝑛𝑑𝑎𝑝𝑎𝑡𝑎𝑛 𝑝𝑒𝑛𝑦𝑎𝑙𝑢𝑟𝑎𝑛 𝑑𝑎𝑛𝑎 𝑠𝑒𝑡𝑒𝑙𝑎ℎ 𝑏𝑎𝑔𝑖 ℎ𝑎𝑠𝑖𝑙,𝑖𝑚𝑏𝑎𝑙𝑎𝑛,𝑑𝑎𝑛 𝑏𝑜𝑛𝑢𝑠 𝑅𝑎𝑡𝑎−𝑟𝑎𝑡𝑎 𝑇𝑎𝑡𝑎𝑙 𝐴𝑠𝑒𝑡 𝑃𝑟𝑜𝑑𝑢𝑘𝑡𝑖𝑓

• Pendapatan penyaluran dana dikurangi beban bagi hasil, imbalan, dan bonus dalam 12 bulan terakhir terhadap rata-rata total aset produktif.

• Aset produktif tediri dari penempatan pada bank lain dan kredit.

Parameter Rentabilitas Definisi

CAR=

𝑀𝑜𝑑𝑎𝑙 𝑖𝑛𝑡𝑖+𝑚𝑜𝑑𝑎𝑙 𝑝𝑒𝑙𝑒𝑛𝑔𝑘𝑎𝑝

𝐴𝑇𝑀𝑅 Modal inti, modal pelengkap, dan ATMR sebagaimana POJK dan SEOJK KPMM.

APB=

𝐴𝑠𝑒𝑡 𝑃𝑟𝑜𝑑𝑢𝑘𝑡𝑖𝑓 𝐵𝑒𝑟𝑚𝑎𝑠𝑎𝑙𝑎ℎ𝑀𝑜𝑑𝑎𝑙 𝑖𝑛𝑡𝑖

Modal inti sebagaimana POJK dan SEOJK KPMM.

Aset produktif bermasalah adalah penempatan pada bank lain dan kredit dengan kualitas kurang lancar, diragukan, dan macet gross.

(20)

Tools & Infrastruktur Pengawasan

Capacity Building

Pengawasan On-site Internal &

External

Sistem Informasi Perbankan

PDK No.1/PDK.03/2016 tentang Pengawasan BPR dan BPRS Berdasarkan Risiko

Laporan Bulanan BPR

dan BPRS

(21)

KYB KYB

Mekanisme Penilaian dan Pengawasan TKS: Uji Coba

KYB

Penilaian TKS semester 2 2022

- Profil risiko Des 2022 - Tata kelola Des 2022 - Rentabilitas Des 2022 - Modal Des 2022

Des 2022* Jun 2023

Penilaian TKS semester 1 2023 - Profil risiko Jun 2023

- Tata kelola Des 2022*

- Rentabilitas Jun 2023 - Modal Jun 2023

*dilakukan review kembali oleh pengawas

Jan Feb Mar Apr Mei Jul Aug Sep Okt Nov

Monitoring Bulanan

• Pengawas melakukan monitoring bulanan atas parameter kuantitatif :

1. berdasarkan rasio BPER dan rasio utama TKS yang ditarik dari laporan bulanan BPR/S.

2. pengawas dapat mengkinikan TKS sewaktu-waktu apabila diperlukan berdasarkan:

adjustment penilaian TKS pada posisi ditemukan antara lain dalam hal terdapat penurunan signifikan kinerja keuangan melalui monitoring bulanan.

• Informasi lain atau temuan pemeriksaan onsite berupa permasalahan atau pelanggaran yang secara signifikan mempengaruhi atau akan mempengaruhi operasional dan/atau kelangsungan usaha BPR/S (koreksi yang berdampak pada penurunan kecukupan permodalan, fraud, dsb).

KYB

Dalam rangka pengawasan kinerja BPR/S diperlukanmonitoring bulananterhadap kinerja BPR termasuk approval terhadap penilaian kinerja bulanan…

Referensi

Dokumen terkait