• Tidak ada hasil yang ditemukan

Memorandum Informasi Savings Bond Ritel Seri SBR011

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Memorandum Informasi Savings Bond Ritel Seri SBR011"

Copied!
33
0
0

Teks penuh

Central Registry: Bank Indonesia yang menyelenggarakan fungsi penatausahaan surat utang negara untuk kepentingan Bank, sub-registry, dan pihak lain yang disetujui oleh Bank Indonesia. Mitra Distribusi: Bank, perusahaan sekuritas, perusahaan teknologi keuangan dan/atau dealer melalui Sistem Elektronik yang ditunjuk oleh Pemerintah untuk membantu pemasaran, penawaran dan/atau penjualan eceran surat utang negara kepada calon investor. Dalam Negeri : Kegiatan penawaran dan/atau penjualan eceran surat utang negara yang pertama kali dilakukan di wilayah Indonesia.

Pasar Sekunder: Kegiatan perdagangan surat utang pemerintah kepada investor ritel yang sebelumnya telah dijual di pasar perdana. Pembelian: penyampaian pesanan pembelian obligasi tabungan rumah tangga oleh calon investor kepada mitra distribusi di pasar perdana dalam negeri. Registry: pihak yang melakukan kegiatan pengelolaan surat utang negara, yang terdiri atas central registry dan sub-registry.

Rekening dana: Rekening investor utang negara ritel di bank yang digunakan untuk menyimpan kupon dan pokok surat utang negara ritel pada saat jatuh tempo. -Registrasi : Bank dan lembaga yang melakukan kegiatan penitipan yang disetujui oleh Bank Indonesia untuk menjalankan fungsi pengelolaan surat utang pemerintah untuk kepentingan nasabah.

OBLIGASI NEGARA

  • Dasar Hukum
  • Seri dan Bentuk SBR yang Diterbitkan
  • Mekanisme Transaksi Pembelian SBR011
  • Nominal SBR011
  • Batasan Transaksi Pembelian SBR011 untuk Setiap Investor
  • Mitra Distribusi
  • Biaya
  • Perpajakan

Penyesuaian tingkat kupon dilakukan dengan menjumlahkan suku bunga referensi yang berlaku pada tanggal penyesuaian kupon dengan spread tetap sebesar 200 bps (2,00%) hingga Tanggal Kedaluwarsa. Pembayaran Voucher SBR011 berlaku untuk jangka waktu setiap 3 (tiga) bulan dan dibayarkan pada tanggal 10 setiap bulannya sampai habis masa berlakunya. Setiap investor SBR011 hanya dapat mengajukan early redemption melalui sistem elektronik mitra distribusi tempat investor SBR011 melakukan transaksi pembelian.

Opsi early redemption hanya dapat dilakukan jika yang bersangkutan memiliki minimal Rp dua juta (Rp 2 juta) atau 2 (dua) unit untuk setiap transaksi pembelian yang dilakukan. Setiap investor SBR011 dapat memanfaatkan kemungkinan early redemption sebanyak-banyaknya 50% (lima puluh persen) dari setiap transaksi pembelian yang telah diselesaikan. Permohonan early redemption untuk satu kali transaksi pembelian dilakukan dengan ketentuan minimal 1 (satu) unit atau nilai Rp satu juta rupee) dan kelipatan 1 (satu) unit atau nilai Rp satu juta rupee).

Pada tanggal penebusan yang akan dilaksanakan pada tanggal 10 Juli 2023, investor SBR011 akan menerima pokok SBR sesuai dengan jumlah nominal yang diserahkan pada periode Early Redemption beserta Kupon selama 1 (satu) bulan penuh, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. dan kondisi. Ketersediaan fasilitas Early Redemption tidak dikenakan biaya redemption Pemerintah.

KEUNTUNGAN DAN RISIKO INVESTASI

PENGGUNAAN DANA

KETENTUAN DAN TATA CARA TRANSAKSI PEMBELIAN

Ketentuan dan Prosedur Registrasi pada Mitra Distribusi

Pembukaan Rekening Dana pada bank umum dimaksudkan untuk menampung dana tunai untuk pembayaran kupon dan pokok SBR011 pada saat jatuh tempo dan pada saat Early Redemption.

Ketentuan dan Prosedur Pemesanan Pembelian

Ketentuan dan Prosedur Pembayaran atas Pemesanan Pembelian

Transaksi pembelian yang telah selesai dan selesai (complete order) akan diberitahukan kepada calon investor melalui sistem elektronik pada mitra distribusi dan/atau melalui surat elektronik (e-mail) kepada calon investor yang terdaftar. Pemerintah memastikan setiap transaksi pembelian yang telah diselesaikan dan diselesaikan (order yang telah selesai) akan mendapat alokasi sebesar SBR011 pada tanggal penyelesaian. Calon investor yang tidak melakukan pembayaran atas pesanan pembelian SBR011 sampai batas waktu sebagaimana dijelaskan pada poin b, maka transaksi pembelian tersebut dianggap batal (pesanan belum dibayar).

Jumlah nominal transaksi pembelian yang dianggap batal akan dikembalikan dan menambah jumlah maksimal kuota pembelian SBR011 per individu yang bersangkutan paling lambat 2 (dua) hari kerja berikutnya. Calon investor dapat mengajukan kembali pesanan pembelian SBR011 selama masih dalam masa penawaran dan mematuhi ketentuan mengenai batasan transaksi pembelian bagi investor individu. Apabila setelah berhasil melakukan pembayaran berdasarkan kode billing, calon pemohon belum memperoleh NTPN, maka pemesanan SBR011 tidak dianggap batal dalam hal calon pemohon telah memperoleh NTB/NTP (Nomor Transaksi Bank/Nomor Transaksi Kode Pos ) tercatat di BPN, diterbitkan oleh bank/kantor pos/lembaga deteksi lainnya.

Selanjutnya, transaksi Pembelian akan dianggap selesai dan lengkap (order selesai) paling lambat 2 (dua) hari kerja berikutnya, yaitu setelah NTPN berhasil diterbitkan melalui proses rekonsiliasi dalam Sistem Elektronik Kementerian Keuangan. Apabila kondisi sebagaimana dimaksud pada huruf h di atas terjadi, maka Investor wajib memberitahukan kepada Mitra Distribusi mengenai situasi dimana investor melakukan transaksi pembelian. Dana pembayaran Pesanan Pembelian SBR011 yang telah diselesaikan dan diselesaikan (complete order) oleh investor dimasukkan ke rekening kas umum negara dengan perhitungan kupon SBR011 terhitung sejak tanggal penyelesaian yaitu tanggal 22 Juni 2022.

Setiap transaksi Pembelian SBR011 yang telah selesai dan selesai (completed order) bersifat mengikat, tidak dapat dibatalkan dan tidak dapat ditarik kembali. Seluruh transaksi pembelian SBR011 yang telah diselesaikan dan diselesaikan (complete order) akan mendapat alokasi SBR011 pada tanggal penyelesaian. Pemerintah akan menerbitkan SBR011 secara global (jumbo) dan menyerahkannya ke Bank Indonesia untuk didistribusikan ke sub-register pada 22 Juni 2022.

Pada tanggal yang sama, subregistrasi juga akan mencatatkan SBR011 pada rekening efek masing-masing investor. Bukti konfirmasi kepemilikan SUN ritel akan tersedia bagi mitra distribusi atau diserahkan oleh mitra distribusi, disub-register melalui surat elektronik (email) tercatat atau media komunikasi lainnya paling lambat tanggal 22 Juli 2022. Tanggal setelmen SBR011 akan menjadi Hari Kerja ke-2 (dua) setelah tanggal penetapan hasil penjualan SBR011 yaitu tanggal 22 Juni 2022.

TATA CARA PENGGUNAAN FASILITAS PELUNASAN SEBELUM JATUH TEMPO (EARLY

Kemampuan investor dalam memantau kepemilikan SBR011 akan bergantung pada kebijakan masing-masing sub-registry yang ditunjuk. Sebelum membuka rekening efek pada sub-registrasi tertentu, sebaiknya investor memastikan kemudahan yang diberikan sub-registrasi kepada investor untuk memantau kepemilikan SBR. Ketentuan mengenai pengelolaan Rekening Efek antara lain meliputi pembukaan dan pemeliharaan Rekening Efek, penutupan, pengubahan, pemblokiran, dan pemblokiran rekening tidak aktif (dormant account) dengan mengacu pada ketentuan yang berlaku pada masing-masing sub-register.

Investor pada SBR011 tidak dapat menjual/mencairkan investasinya pada SBR011 hingga jatuh tempo, kecuali pada periode early redemption. Dalam hal pemodal meninggal dunia, maka kepemilikan SBR011 tidak dapat dialihkan dengan cara pengalihan kepemilikan kepada ahli waris yang sah. Namun penggunaan kupon dan hak pokok SBR011 dapat dialihkan kepada ahli waris yang sah sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang berlaku pada masing-masing mitra distribusi atau subregistrasi.

Bank Indonesia sebagai agen pembayaran bunga dan pokok SUN melakukan pembayaran kupon SBR011 pada tanggal pembayaran kupon dan pokok SBR011 pada tanggal jatuh tempo atau tanggal penyelesaian early redemption. Pemindahan pembayaran bunga dan pokok oleh sub-registrar dilakukan pada tanggal yang sama dengan tanggal pembayaran oleh Bank Indonesia sesuai ketentuan Bank Indonesia yang berlaku.

LAINNYA

LAYANAN INFORMASI

Gambar

Tabel Mitra Distribusi
Tabel Instansi

Referensi

Dokumen terkait

Metode dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian ini yaitu lebih menekankan pada metode Iqra’ dan Imla’ (Baca dan Tulis) dengan lebih mengutamakan kemauan anak-anak untuk