• Tidak ada hasil yang ditemukan

MENEMUKAN PENGALAMAN MUSIK DENGAN ENSAMBEL

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "MENEMUKAN PENGALAMAN MUSIK DENGAN ENSAMBEL"

Copied!
104
0
0

Teks penuh

Buku ini akan menjadi sumber materi mengenai wawasan ansambel di departemen Sendratasik FBS UNP pada khususnya. Kemudian buku ini juga dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan tambahan (supplementary knowledge) tentang permasalahan seputar ansambel musik dari aspek teoritisnya. Penulis mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu secara moril sehingga buku ini akhirnya dapat hadir di kalangan pembaca.

Kami berharap buku ini dapat bermanfaat bagi kita semua yang tertarik dan tertarik dengan ilmu dan praktik ansambel dimanapun musik dapat dimainkan bersama.

PENDAHULUAN

Dalam perkembangan bidang ilmu musik di Indonesia, pembahasan tentang makna pengalaman bermusik mulai dibahas secara lebih serius dan luas melalui referensi-referensi dalam buku-buku yang membahas tentang musik (pendidikan musik), yaitu sejak Jamalus (1989) menulis buku tersebut. buku Pengajaran Musik Melalui Pengalaman Musik, dalam Proyek Pengembangan Lembaga Pendidikan Tenaga Pendidikan Tinggi (P2LPTK), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Agar pembahasan pengalaman bermusik tidak dipersulit dengan dua pilihan kata yang mempunyai arti hampir sama yaitu “musik” dan. Mendalami pengertian pengalaman bermusik yang disampaikan oleh Jamalus, pengertian pengalaman bermusik secara sederhana berarti “apresiasi terhadap musik”, atau penghayatan terhadap suatu aktivitas yang berkaitan dengan musik.

Untuk itu, mari kita coba mendalami ketiga definisi istilah pengalaman bermusik di atas.

MENGEKSPRESIKAN MUSIK DENGAN ENSAMBEL

Namun dalam perkembangannya, karya seni musik yang diciptakan dan diekspresikan dalam pengalaman bermusik tidak selalu bertujuan untuk memuaskan perasaan manusia. Penulis berpendapat bahwa pengalaman bermusik yang timbul dari aktivitas musik yang dimainkan disebut pengalaman bermusik aktif. Sedangkan pengalaman musikal yang berasal dari aktivitas bermusik yang tidak dimainkan disebut pengalaman musikal pasif.

23 Memainkan biola, piano, dan gitar, baik secara resitatif (pertunjukan musik individu) maupun dalam ansambel (pertunjukan musik kelompok), merupakan bentuk aktivitas musik yang akan menimbulkan pengalaman musik aktif.

BERMAIN MUSIK UNTUK PENIKMATAN MUSIK

Memainkan musik untuk merasakan keindahan musik Sebelum melangkah lebih jauh, penulis harus membatasi pembahasan ini pada apa yang tersirat saja. Karena ia mempunyai kemampuan bermain musik (vokal dan instrumental), ia dapat bermain musik untuk mencari pengalaman bermusik. Bermain musik merupakan sebuah istilah yang tidak asing lagi dalam dunia musik, termasuk masyarakat.

Kenapa tidak yang lain saja, misalnya 'mengerjakan musik', 'berlatih musik, dan sebagainya'. Jadi istilah populernya masih ‘bermain musik’. Apakah ungkapan bermain musik digunakan oleh para ahli musik untuk membedakan konsep musik serius dan musik non-serius?" Jika ungkapan bermain musik lebih seragam bila digunakan untuk musik yang tidak serius, apakah definisi ini masih cocok digunakan saat "bermain" orkestra simfoni".

Penulis mungkin menduga bahwa ungkapan “bermain musik” pertama kali dipopulerkan oleh para pemusik, pemusik atau pemain musik (yang lebih mementingkan aktivitas bermain musik yang sebenarnya) dibandingkan oleh para ahli musik (ahli musik) dan kritikus musik (yang sebagian besar adalah penulis). , meneliti dan mengamati musik, namun terkadang tidak benar-benar memainkan musik tersebut). Lebih dari itu, yang benar-benar bisa merasakan sensasi asyik, antusias, gembira, dan terkadang spontan dalam aktivitas “bermain musik” adalah masyarakat. Berekspresi dengan bermain musik dalam dunia musik merupakan suatu kegiatan yang cenderung membangkitkan emosi yang natural (real emosi).

Karena para psikolog pendidikan yakin mereka dapat menemukan landasan teori untuk menjelaskan urgensi “bermain musik” dari teori “belajar sambil bermain” misalnya. Sementara itu, guru musik secara umum memahami konsep bermain musik sebagai salah satu bentuk pengalaman bermusik yang menjadi landasan konsep pendidikan musik di sekolah.

BERMAIN MUSIK BERSAMA

Jadi kata ansambel dalam musik, yang berasal dari kata ansambel, sebaiknya tetap digunakan seperti itu. Dari penjelasan di atas maka bentuk pertunjukan ansambel musik pada mulanya merupakan demonstrasi eksistensi musik yang menyatu dalam pola kehidupan komunal masyarakat. Dari makna tersebut, penulis berpendapat bahwa itu merupakan bentuk makna yang dikembangkan atau diperluas dari makna ansambel musik.

Kesatuan jiwa juga diperlukan dalam hidup berdampingan dalam suatu ansambel musik, agar tercipta suatu ansambel musik yang selaras dengan tercapainya tujuan bersama. Karena semangat bermusik yang sama, orang bisa bermain musik bersama-sama tanpa mengenal satu sama lain. Masih berkaitan dengan aspek spiritual musik dalam kaitan ini adalah makna ketiga dari band.

62 Dengan adanya ansambel musik, bermain musik bukanlah satu-satunya dan tujuan terpenting dari ansambel musik. Perkembangan terkini dari pengertian ansambel musik merupakan turunan dari seluruh definisi sebelumnya, yaitu menyangkut permainan musik yang tidak memperdulikan sedikit atau banyak jumlah pemainnya. Oleh karena itu, karena terbiasa menggunakan istilah ansambel musik, yang dapat mewakili segala bentuk pertunjukan musik bersama (termasuk orkestra simfoni dan paduan suara), Stravinsky juga disebut sebagai komposer dengan gaya dinamisme.

74 terbilang kecil, asalkan tetap mengedepankan bermain musik secara bersama-sama (walaupun dalam formasi kuartet, kwintet, dan trio piano), kenikmatan bermusiknya tidak jauh berbeda dengan bermain musik dalam skala besar. Yang dimaksud dengan jumlah ansambel musik selanjutnya adalah jumlah pemusik (pemain) atau jumlah alat musik (instrumen) yang lebih dari satu. Misalnya pertunjukan musik yang bersifat resitatif (dimainkan oleh satu orang), dalam resital piano, atau resital gitar, dimainkan dengan gitar.

80 tentang penggolongan jumlah, jenis dan bentuk alat musik (musical instrument) yang dimainkan sendiri-sendiri secara bersama-sama, namun semua (jika ada) bentuk kegiatan musik (baik vokal maupun instrumental) yang dimainkan bersama-sama dapat digolongkan sebagai kegiatan ansambel musik. Dalam beberapa tulisan musik yang pernah penulis baca, komposisinya diyakini merupakan karya para penyanyi dalam paduan suara tersebut. Dalam ansambel instrumental, hal ini dilakukan dengan cara memainkan berbagai alat musik secara bersama-sama (seperti piano, alat musik gesek, alat musik tiup), baik dalam arti seragam (ansambel serupa) maupun beragam (ansambel campuran).

RAGAM BENTUK PENYAJIAN MUSIK

MUSIK DAN BAHASA

ARTI ENSAMBEL DALAM PEMAKNAAN TERBATAS DAN LUAS 57

ENSAMBEL ORKES

Namun jika diartikan hanya sebagai orkestra, Muttaqim (2008) menjelaskan bahwa orkestra adalah suatu bentukan kelompok musik besar yang mempunyai komposisi alat musik terlengkap di antara kelompok musik lainnya. Klasik dalam pengertian suatu alat musik dapat diartikan sebagai segala jenis alat musik yang dibuat dengan tingkat ketelitian yang tinggi (high Precision), juga memerlukan teknik permainan tingkat tinggi (high instrumentation) dan bersifat non elektrik (tanpa bantuan alat musik). listrik) atau bersifat akustik. Oleh karena itu, pengertian klasik juga mengacu pada komposisi musik yang menggunakan listrik, seperti musik klasik pada komposisi musik elektronik, seperti yang pertama kali ditunjukkan oleh Schonberg pada tahun 50an dan 60an, terutama sejak penggunaan synthesizer mulai berkembang di dunia. musik.

Selanjutnya pada era musik Renaisans dan Barok, istilah sonata sebagai suatu bentuk musik kadang-kadang disamakan dengan bentuk musik partita, learning, suite, dan orde. Namun, karena bentuk musik tunggal ini terdiri dari bagian-bagian, maka timbullah terminologi sonata yang terkadang membingungkan. Dalam Muttaqim (2008) dijelaskan bahwa pengertian sonata sebenarnya adalah suatu bentuk musik multi bagian untuk musik instrumental yang biasanya terdiri dari tiga atau empat sub bagian; bahkan kadang sampai lima bagian.

Untuk mempermudah pengertian sonata sebagai bentuk musik utama dalam orkestra simfoni, sebenarnya sonata dapat dipecah menjadi tiga bagian utama, yang disebut bagian eksposisi, pengembangan, dan rekapitulasi. Kembali ke pengertian simfoni di atas, yaitu bentuk musik yang dimainkan dengan ansambel orkestra, dan bentuk musik yang dimainkan berupa Sonata. Lalu ada lagi pengertian orkestra simfoni dalam musik, dibedakan sebagai ungkapan yang mempunyai makna ganda (bukan makna tunggal).

Karena suatu komposisi dapat terdiri dari berbagai kombinasi bentuk musik (terutama sonata). Pada era Neoklasik, komposer kembali ke prinsip keseimbangan dan disiplin formal, termasuk penggunaan teknik baru untuk mencapai harmoni musik yang lebih dinamis.

PEMBAGIAN KELOMPOK INSTRUMENT ENSAMBEL

Kembali pada pengertian orkestra sebagai suatu ansambel besar yang melibatkan banyak alat musik, maka seluruh alat musik pendukung orkestra dapat dibedakan menjadi berbagai bagian instrumen, misalnya bagian. Namun formasi instrumen dalam sebuah orkestra tidak ada yang benar-benar standar, karena semuanya menyesuaikan dengan bentuk komposisi (simfoni) yang diinginkan. Pembentukan instrumen dalam orkestra berkembang pesat pada abad ke-18 dan ke-19, meskipun modelnya berubah-ubah, tergantung keinginan penciptanya.

Namun sejak awal abad ke-20 hingga saat ini, komposisi orkestra sudah mulai menyesuaikan dengan kebutuhan komposisi yang terbilang lebih seragam dan disepakati oleh para musisi era klasik dan neoklasik. Pembentukan orkestra kamar (chamber orkestra) atau orkestra kamar, didukung oleh sedikitnya 40 orang pemusik; Dan. Meskipun jumlah pemain menjadi pembeda utama antara orkestra kamar dan orkestra simfoni, namun perbedaan besar kecilnya jumlah pemain tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil suara masing-masing bagian instrumen atau aturan dalam orkestra itu sendiri.

Selama peraturan dan tata tertib permainan orkestra ditetapkan dan dilaksanakan dengan baik oleh para pemain dan konduktor, sejumlah besar pemain orkestra tidak lebih dari sekedar menambah musisi dalam jumlah yang lebih banyak. Selain itu, pertimbangan penentuan jumlah pemusik dalam orkestra juga dipengaruhi oleh keadaan biaya pertunjukan dan juga mencakup kapasitas panggung yang akan digunakan. Dengan demikian, dalam keadaan tertentu, sebuah pertunjukan orkestra boleh dibawakan oleh 50 pemusik atau bahkan kurang dari jumlah tersebut.

Bagian perkusi (sesi perkusi); terdiri dari timpani, snare drum, bass drum, simbal, segitiga, balok kayu, rebana, marimba, gambang dan glockenspiel. Dalam penggunaan istilah ini dalam khasanah ilmu musik, kata “ensemble” tidak perlu lagi ditambah dengan kata “musik” menjadi “musical ansambel”, karena sebenarnya menurut kamus musik kata “ensemble” adalah " sudah mengandung arti "bermain musik bersama" .

PENUTUP

Untuk setiap jenis ansambel yang dimainkan, cenderung berkembang aturan mengenai bentuk dan komposisi ansambel yang mungkin berbeda dan lebih fleksibel dalam penampilan ansambel itu sendiri. Dalam musik vokal, kegiatan ansambel musik umumnya dilakukan dengan menggabungkan suara-suara dari berbagai jenis atau kelompok suara manusia.

Referensi

Dokumen terkait

0.48 I was asking for help from my caregivers during pain 0.46 Labor pain becomes more intense 0.46 The severity of my labor pain was less than I had heard 0.45 I had enough