• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bagaimana mengembangkan sistem pakar diagnosis kerusakan sepeda motor berbasis web menggunakan metode Certainty Factor

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Bagaimana mengembangkan sistem pakar diagnosis kerusakan sepeda motor berbasis web menggunakan metode Certainty Factor"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang

Sepeda motor Yamaha Fino adalah salah satu jenis sepeda motor matik yang diproduksi oleh perusahaan Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM). Keunggulan Yamaha Fino memliki tipe mesin 4 langkah, SOHC, 2 Valve, berpendingin tunggal dan berpendingin kipas, serta kapasistas mesin 115

cc sehingga mampu melontarkan tenaga kuda secara maksimal sebesar 8.35 PS perputaran sebesar 8.000 rpm, memudahkan pengendara dapat bermanuver di jalanan kota besar maupun pedesaan. Yamaha Fino mempuanyai tampilan bodi dengan gaya retro klasik sehingga terlihat cantik dan sporty. Selain itu, Yamaha Fino memiliki sistem pengereman yang dapat diandalkan karena menggunakan tipe rem disc cakram pada ban depan dan tipe rem drum tromol di bagian ban belakang sehingga sistem pengereman mampu memberikan kenyamanan dan keamanan kepada para penggunanya. Tahun 2014, perusahaanYamaha Indonesia Motor Manufacturing mengeluarkan motor matik kelas baru yaitu Yamaha Fino FI. Yamaha Fino FI dilengkapi dengan teknologi YMJET-FI, yaitu teknologi yang memungkinkan motor matik untuk bisa menghemat bbm sebanyak mungkin, selain itu dilengkapi dengan smart lock system, smart side stand witch, dan integrated key shutter.

Permasalahan yang sering terjadi adalah pengendara sepeda motor Fino FI tidak mengetahui gejala-gejala yag timbul terkait kerusakan pada mesin sepeda motor Fino FI. Penelitian ini mengusulkan untuk membangun aplikasi sistem

(2)

2

pakar pendeteksi kerusakan sepeda motor Yamaha Fino FI menggunakan metode Certainty Factor, yang diharapkan dapat membantu khususnya pemilik kendaraan yang masih awam tentang kerusakan sepeda motor.

1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan diatas, maka rumusan masalah dalam penelitian ini, yaitu:

1. Bagaimana mengembangkan sistem pakar diagnosis kerusakan sepeda motor berbasis web menggunakan metode Certainty Factor?

2. Bagaimana akurasi metode Certainty Factor untuk diagnosis kerusakan sepeda motor yang menggunakan pengujian Expert Judgment?

1.3 Batasan Masalah

Batasan masalah penelitian menjelaskan tentang ruang lingkup penelitian yang dibuat. Ruang lingkup ini menentukan kompleksitas/ kedalaman penelitian.

Batasan masalah dalam penelitian ini yaitu sebagai berikut:

1. Pengetahuan Pakar bersumber pada seorang Kepala Mekanik Bengkel Mekanik Yamaha yang bernama Sartiman.

2. Metode yang digunakan adalah Certainty Factor.

3. Tempat Penelitian dilakukan di Yamaha PT Lautan Teduh Interniaga Kabupaten Tulang Bawang.

1.4 Tujuan Penelitian

Penelitian yang sifatnya ilmiah mempunyai suatu tujuan dalam pembuatannya. Tujuan yang dimaksud dari penelitian ini adalah sebagai berikut :

(3)

3

1. Menghasilkan aplikasi sistem pakar pendeteksi kerusakan mesin sepeda motor dengan menggunakan metode Certainty Factor.

2. Menerapkan metode Certainty Facktor dalam diagnosa kerusakan mesin sepeda motor Yamaha.

1.5 Manfaat Penelitian

Manfaat dari penelitian ini adalah :

1. Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk membantu pengendara sepeda motor Yamaha Fino FI dalam mengidentifikasikan kerusakan mesin.

2. Pengguna diharapakan dapat menjadi lebih mudah dalam menangani kerusakan motor, dengan sistem pakar ini sehingga pengguna dapat mengefisiensikan waktunya untuk pergi kebengkel sepeda motor terdekat.

3. Hasil penelitian ini juga dapat menjadi rujukan untuk pengembangan sistem pakar selanjutnya dengan menggunakan metode Certainty Factor.

1.6 Keaslian Penelitian

Penelitian tentang sistem pakar pendeteksi kerusakan mesin sepeda motor Yamaha Fino FI belum pernah dilakukan sebelumnya. Penelitian ini menggunakan metode Certainty Factor dalam menghasilkan diagnosa kerusakan mesin yang berdasarkan bobot dari gejala-gejala yang sering timbul yang bersumber dari seorang pakar. Objek Tempat penelitian dilakuan di PT Lautan Teduh Interniaga Unit 2 Tulang bawang.

Referensi

Dokumen terkait

Pada sistem pakar diagnosa kerusakan hardware laptop ini, Nilai CF diberikan pada tiap gejala yang menyertai suatu kerusakan, sehingga didapat banyak nilai CF

Berdasarkan penelitian yang penulis lakukan tentang sistem pakar kerusakan sepeda motor 4T (Stroke) dengan metode Certainty Factor dapat kami simpulkan sistem

KERUSAKAN KAMERA DIGITAL SINGLE LENS REFLEX (DSLR) MENGGUNAKAN METODE CERTAINTY FACTOR BERBASIS WEB ” telah dilaksanakan dengan tujuan sistem yang dirancang adalah untuk

Metode Certainty Factor (CF) dengan penelusuran maju dapat diterapkan pada sistem pakar untuk memberikan solusi yang sesuai dengan gejala penyakit yang diderita oleh

Adapun kesimpulan yang didapat dari hasil pembuatan program system pakar kerusakan mesin jahit dengan menggunakan metode certainty factor, maka dapat diperoleh

Penerapan sistem pakar diagnosa masalah mesin sepeda motor dapat dijadikan salah satu alternatif bagi masyarakat untuk melakukan diagnosa dini gejala kerusakan mesin sepeda motor

Perhitungan certainty factor yang digunakan untuk mengukur tingkat kepastian dalam menganalisa gejala-gejala yang terdapat pada penyakit covid-19 dengan rumus berikut ini : 2.4.3

Basis Pengetahuan Gejala Kerusakan Simbol Gejala Kerusakan G01 Benang pada sepul dalam sekoci kurang rapat G02 Jarum tidak sesuai G03 Benang yang lepas dan menyangkut pada mesin