• Tidak ada hasil yang ditemukan

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI "

Copied!
136
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Rumusan masalah

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

KAJIAN PUSTAKA

Tinjauan Hasil Belajar IPS

  • Hasil penelitian Relevan
  • Hasil Belajar IPS
  • Faktor yang Mempengaruhi Hasil Belajar IPS
  • Pengertian Media
  • Manfaat Media
  • Syarat Media
  • Kajian karakteritik Siswa kelas V

Hasil belajar merupakan proses dalam diri individu yang berinteraksi dengan lingkungan untuk mencapai perubahan perilakunya. Perilaku hasil belajar dalam arti luas mencakup tiga bidang: kognitif, afektif, dan psikomotorik. Winkel mengatakan, hasil belajar adalah perubahan-perubahan akibat belajar yang terjadi pada diri individu, meliputi kemampuan kognitif, sensorimotor, dan afektif-dinamis.

Hasil belajar IPS pada penelitian ini lebih fokus pada ranah kognitif yaitu C1 (pengetahuan), C2 (pemahaman), dan C3 (menerapkan). Baik atau buruknya hasil belajar siswa dipengaruhi oleh faktor internal berupa faktor psikologis dan faktor eksternal. Slameto mengatakan, faktor-faktor yang mempengaruhi hasil belajar dapat digolongkan menjadi dua kelompok, yaitu faktor internal dan faktor eksternal.

Hal ini juga berdampak besar terhadap hasil belajar IPS sehingga faktor-faktor tersebut harus diperhatikan. Salah satu faktor eksternal yang digunakan untuk meningkatkan hasil belajar IPS adalah penggunaan media pembelajaran.

2) Gambar  dapat  mengatasi  batasan  ruang  waktu  dan  waktu.  Tidak  semua  benda,  objek  atau  oensua  dapat  dibawa  ke  kelas,  dan  tidak  selalu  bisa  anak-anak  uitawa  ke  objek/  peristiwa  tersebut
2) Gambar dapat mengatasi batasan ruang waktu dan waktu. Tidak semua benda, objek atau oensua dapat dibawa ke kelas, dan tidak selalu bisa anak-anak uitawa ke objek/ peristiwa tersebut

Kerangka Pikir

Hipotesis Tindakan

METODE PENELITIAN

  • Jenis Penelitian
  • Lokasi dan Subjek Penelitian
  • Fokus Penelitian
  • Prosedur Penelitian
  • Teknik Pengumpulan Data
  • Teknik Analisis Data
  • Indikator Keberhasilan

Pada indikator “Memahami materi yang disampaikan guru” siswa berkategori baik, persentasenya mencapai 49% karena siswa dapat memahami materi yang disampaikan guru. Pada aspek kesederhanaan kegiatan, guru memperoleh nilai 3 pada indikator pertama yang berarti baik, karena guru menyajikan media visual dengan kualitas warna dan grafis yang baik. Pada indikator keempat guru memperoleh skor 3 yang berarti baik, karena guru menggunakan media visual secara efektif dan efisien dalam proses pembelajaran.

Untuk indikator ketiga guru memperoleh nilai 4 yang berarti sangat baik, karena guru melibatkan seluruh siswa dalam penggunaan media visual dalam proses pembelajaran. Pada indikator Serius mendengarkan penjelasan guru dengan bantuan media visual siswa dikategorikan sedang dengan persentase ketercapaian sebesar 61%, 1 siswa memperoleh nilai 1 dan 12 siswa memperoleh nilai 2. indikator “Menghargai pendapat teman”, siswa berkategori baik, persentase ketercapaian 71% karena siswa kurang mampu menghargai pendapat temannya, terbukti 6 siswa mendapat nilai 2.

Perbaikan pada Siklus II dengan media pencitraan memberikan hasil yang memuaskan sesuai rencana. Penggunaan media visual selama 2 siklus menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar IPS siswa kelas V SDN Bongkilemba.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBEHASAN

Hasil Penelitian

  • Deskripsi Lokasi Penelitian
  • Deskripsi Subjek Penelitian
  • Deskripsi Data Awal Siswa Pra Siklus
  • Deskripsi Hasil Penelitian

Media gambar yang disajikan oleh guru berukuran cukup besar sehingga terlihat jelas “Guru..mendapat nilai 2 yang berarti sedang, hal ini dikarenakan gambar yang disajikan kurang besar dan tidak jelas tidak dapat dilihat dari belakang. Pada indikator kedua “Guru memperlihatkan gambar sesuai materi pelajaran” guru mendapat nilai 3 yang berarti baik, karena guru memperlihatkan gambar sesuai materi pelajaran. Kegiatan selanjutnya adalah penekanan, pada indikator pertama guru mendapat nilai 3 yang berarti baik, karena guru menekankan.”

Kegiatan terakhir adalah keseimbangan, pada indikator pertama “Guru menunjukkan gambar benda materi sesuai aslinya.” Guru mendapat nilai 3 yang berarti baik, karena guru menggambarkan gambar benda materi sesuai dengan aslinya atau kenyataan. Guru mendapat nilai 3 yang berarti baik, karena guru menyajikan gambar secara seimbang tanpa mencampurkannya dengan gambar lain yang tidak relevan. Pada indikator “Gambar yang disajikan dalam media visual mudah dipahami” siswa berkategori baik dengan persentase 55%, terdapat 3 siswa yang memperoleh nilai 1 dan 13 siswa yang memperoleh nilai 2. Hal ini dikarenakan siswa kurang memahami maksud dari gambar yang disajikan oleh guru dan saat guru menjelaskan materi menggunakan media. Gambar menunjukkan bahwa siswa bermain tidak fokus.

Pada indikator “Aktif melakukan kegiatan tanya jawab” siswa berkategori sedang, persentasenya mencapai 44% karena sebagian besar siswa dalam kegiatan tanya jawab tidak aktif bertanya, terbukti terdapat 9 siswa yang mempunyai nilai mendapat nilai 1 dan 13 siswa mendapat nilai 2, hal ini dikarenakan siswa masih belum berani berbicara. Pada indikator kedua guru memperoleh nilai 3 yang berarti baik, hal ini dikarenakan gambar yang disajikan cukup besar dan siswa dapat melihatnya dengan jelas. Untuk indikator ketiga guru mendapat nilai 3 yang berarti baik karena guru menampilkan gambar dengan rapi dan tidak terlalu rumit namun tetap menarik.

Kegiatan selanjutnya adalah integrasi, pada indikator pertama guru mendapat skor 3 yang berarti baik, karena guru menyajikan gambar secara terpadu dan saling berhubungan. Untuk indikator kedua guru memperoleh skor 3 yang berarti baik, karena guru menampilkan gambar sesuai materi pelajaran. Kegiatan selanjutnya adalah penekanan, pada indikator pertama guru mendapat nilai 3 yang berarti baik, karena guru sudah menekankan gambar-gambar yang dianggap penting.

Untuk indikator ketiga, guru mendapat nilai 3 yang berarti baik, karena guru sebagai penekan materi memberikan kesempatan dan dorongan kepada siswa untuk mengemukakan pendapatnya. Kegiatan terakhir adalah keseimbangan, untuk indikator pertama guru mendapat skor 3 yang berarti baik, karena guru memperlihatkan gambar benda materi sesuai dengan aslinya atau kenyataan. Untuk indikator kedua, guru memperoleh skor 3 yang berarti baik, karena guru menyajikan gambar secara seimbang tanpa mencampurkannya dengan materi visual lain yang tidak relevan.

Pada indikator “Gambar yang disajikan dalam media visual mudah dipahami” siswa berkategori baik persentasenya mencapai 68%, terdapat 4 siswa yang memperoleh nilai 2, hal ini dikarenakan siswa kurang memahami maksud dari gambar yang disajikan. kurang dipahami oleh guru dan pada saat guru menjelaskan materi dengan bantuan media gambar, ada siswa yang bermain-main. tidak fokus. Pada indikator “Aktif melakukan kegiatan tanya jawab” siswa berkategori baik, persentasenya mencapai 65% karena siswa aktif dalam mengemukakan pendapat, hal ini ditunjukkan oleh 10 siswa yang memperoleh nilai 2, karena siswa tidak terbiasa adalah untuk tidak berbicara. dan masih tidak nyaman berbicara.

Tabel 4.2  Data Awal Pra Siklus
Tabel 4.2 Data Awal Pra Siklus

Pembahasan

Siswa dapat menjelaskan dengan tepat kelebihan, kekurangan, dan peran teknologi komunikasi masa lalu dan masa kini. Siswa diminta bergiliran memasang/menyortir gambar tentang jenis-jenis teknologi komunikasi masa lalu dan masa kini. Setiap kelompok menganalisis gambar tentang kelebihan dan kekurangan teknologi komunikasi masa lalu dan masa kini serta cara menggunakan teknologi tersebut.

Bersama siswa, mereka memecahkan soal latihan di buku teks tentang perubahan peralatan transportasi modern dan. Siswa diminta bergiliran menempatkan/menyortir gambar jenis teknologi komunikasi masa lalu dan masa kini. Siswa dapat menjelaskan dengan benar kelebihan, kekurangan dan peran teknologi transportasi masa lalu dan masa kini.

Setiap kelompok menganalisis gambaran tentang kelebihan dan kelemahan teknologi transportasi masa lalu dan masa kini serta cara memanfaatkan teknologi tersebut. Cocokkan alat komunikasi masa lalu dan bandingkan teknologi komunikasi masa lalu dan masa kini dengan melengkapi bagan berikut. Jenis angkutan udara masa kini berupa capung yang dapat bergerak maju, mundur, dan terbang di tempat.

SIMPULAN DAN SARAN

Simpulan

Saran

Gambar

2) Gambar  dapat  mengatasi  batasan  ruang  waktu  dan  waktu.  Tidak  semua  benda,  objek  atau  oensua  dapat  dibawa  ke  kelas,  dan  tidak  selalu  bisa  anak-anak  uitawa  ke  objek/  peristiwa  tersebut
Gambar  tersebut  harus  secara  jujur  melukiskan  situsai  seperti  kalau orang melihat benda sebenarnya
Gambar 2.1  Kerangka Pikir
Tabel 4.2  Data Awal Pra Siklus
+2

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil dari wawancara dengan guru wali kelas V dan kepala sekolah yang mengajar di MIS Babussalam Pemurus Dalam, dapat diketahui bahwa dalam