PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
Dalam wawancara tersebut, salah satu dari sepuluh pelaku usaha mikro yang memenuhi kriteria berada di Desa Tulus Rejo, Sdri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui lebih jauh penerapan model strategi pemasaran digital pada usaha mikro sebagai upaya meningkatkan minat pelanggan yang diterapkan pada pelaku agribisnis di Desa Tulus Rejo Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur.
Pertanyaan Penelitian
Tujuan dan Manfaat Penelitian
Bagi pelaku usaha mikro, hal ini merupakan landasan obyektif dalam pengambilan keputusan dan sebagai pedoman dalam menentukan langkah-langkah yang akan diambil oleh pelaku usaha mikro di masa yang akan datang.
Penelitian Relevan
Perusahaan UD Jaya Mandiri dimiliki oleh Ibu Eva Hidayati dari segi indikator pendistribusian/distribusi yaitu penyaluran produknya kepada petani dan pedagang (pihak sekunder). Namun pada perusahaan Breeding UD Jaya Mandiri tidak menggunakan strategi digital marketing pada variabel strategi promosi.
LANDASAN TEORI
Strategi Pemasaran
- Pengertian Strategi Pemsaran
- Tujuan dan Manfaat Strategi Pemasaran
- Strategi Acuan / Bauran Pemasaran (Marketing Mix)
Bauran pemasaran yaitu variabel-variabel pemasaran yang dapat dikendalikan dan akan dipadukan oleh perusahaan untuk memperoleh hasil yang maksimal. Untuk membangun strategi pemasaran yang efektif, suatu perusahaan menggunakan variabel bauran pemasaran yang terdiri dari: Strategi Produk (Product), Strategi Penetapan Harga (Price), Strategi Distribusi (Placement), Strategi Promosi (Promotion) dan Strategi Pemasaran Tenaga Kerja (People).
Digital Marketing
- Pengertian Digital Marketing
- Strategi Digital Marketing
Digital marketing merupakan sebuah media promosi yang bertujuan untuk menyampaikan, menyebarluaskan atau memasarkan sesuatu. 13 Fitri Rachmawati, Memanfaatkan Pemasaran Digital Sebagai Strategi Komunikasi Pemasaran Terpadu Produk Usaha Kecil Menengah (UKM) Pahlawan Ekonomi Surabaya (Surabaya: Tesis Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Ampel, 2018), 39.
Minat Beli Konsumen
- Pengertian Minat Beli Konsumen
- Motif-Motif Pembeli (Buying Motives)
- Indikator Minat Beli
Oleh karena itu jelas sekali bahwa minat beli diartikan sebagai suatu sikap suka yang diarahkan pada kecenderungan untuk selalu membeli sesuai dengan kesenangan dan minat kita. Dari kedua pendapat ahli di atas dapat kita simpulkan bahwa minat beli konsumen adalah kecenderungan responden untuk melakukan tindakan sebelum memutuskan membeli suatu barang. 19 Basrah Saidani, Samsul Arifin, Dampak Kualitas Produk dan Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Konsumen dan Niat Beli di Ranch Market, Jurnal Riset Sains Manajemen Indonesia (JRMSI), Vol.
20 Resti Meldarianda, Henky Lisan, The Influence of Store Atmosphere on Consumer Purchase Interest at Resort Café Atmosphere Bandung, Journal of Business and Economics (JBE), Vol.17, No. 21 Mhd Sukri Helmi Nst, Factors that Influen Consumer Buying Interest at CV Master Pasir Pengairan, Rokan Hulu Regency, (Pasir Pengairan: Scientific Article, Faculty of Economics, Pasir Pengairan University, 2015). 23 Basrah Saidani, Samsul Arifin, Indflydelsen af produktkvalitet og servicekvalitet på forbrugertilfredshed og købsintention på Ranch Market, Indonesian Science Management Research Journal (JRMSI), Vol.
Usaha Mikro
- Pengertian Usaha Mikro
- Karakteristik Usaha Mikro
Keunggulan lain yang dimiliki bisnis Breeding UD Jaya Mandiri adalah tenaga kerja dan pelayanannya. Promosi yang digunakan UD Jaya Mandiri untuk memasarkan produknya adalah dengan menggunakan aplikasi WhatsApp. Tujuan dari slogan tersebut adalah untuk menarik minat dan menginformasikan kepada konsumen bahwa usaha UD Jaya Mandiri Flora adalah milik Ny. Ulan.
Mereka mengatakan bahwa layanan yang diberikan oleh bisnis Flora Ibu UD Jaya Mandiri. Ulan selalu menyenangkan dan ramah. , Bisnis UD Jaya Mandiri, Bisnis UD Jaya Mandiri dan bisnis Flora H. Dalam bisnis UD Jaya Mandiri milik Ny. Eva Hidayati, beliau berhasil menerapkan tiga variabel dari strategi bauran pemasaran yaitu variabel strategi produk, variabel harga dan variabel.
METODE PENELITIAN
Jenis dan Sifat Penelitian
- Jenis Penelitian
- Sifat Penelitian
Penelitian kualitatif merupakan suatu metode penelitian yang berlandaskan filsafat postpositivisme, yang digunakan untuk menyelidiki benda-benda alam, dimana peneliti merupakan instrumen kuncinya. 1 Metode kualitatif digunakan untuk memperoleh data mendalam yang mengandung makna. Peneliti melakukan penelitian dengan mendatangi langsung lokasi usaha mikro sektor pertanian (agribisnis) di Desa Tulus Rejo Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur untuk memperoleh data yang sesuai dengan kenyataan di lapangan. 2 Yang dimaksud peneliti adalah penelitian yang menggambarkan peristiwa yang terjadi di lokasi usaha mikro sektor pertanian (agribisnis) di Desa Tulus Rejo Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur.
Adapun penelitian ini memberikan gambaran mengenai strategi pemasaran digital sebagai upaya meningkatkan minat beli pada usaha mikro dengan menerapkan strategi pemasaran digital, salah satunya adalah penggunaan media sosial.
Sumber Data
- Sumber Data Primer
- Sumber Data Sekunder
Sumber informasi atau responden adalah pemilik usaha mikro sektor pertanian (agribisnis) di Desa Tulus Rejo Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur yang memenuhi standar sebagai pengusaha mikro. Salah satu syarat untuk menjadi pengusaha mikro, yaitu usaha mikro adalah usaha yang mempunyai harta kekayaan paling banyak Rp. tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha itu berada dengan hasil penjualan tahunan paling banyak Rp. sebagai berikut : Pemilik dari UD Jaya Mandiri Breeding, seorang pemilik UD Jaya Mandiri, seorang pemilik UD Jaya Mandiri Flora, dan seorang pemilik usaha H. Responden kedua adalah konsumen itu sendiri, dimana dalam kurun waktu satu bulan terdapat 50 orang konsumen yang membeli produk yang dipasarkan. . Dari pemilik usaha mikro, peneliti akan mengambil maksimal 5 konsumen dari masing-masing negara usaha mikro sebagai responden dengan kriteria sebagai berikut: konsumen lama, konsumen yang mempunyai minat di bidang agribisnis, dan konsumen baru.
4 Data sekunder pada umumnya berupa bukti, catatan atau laporan sejarah yang disusun dalam arsip terbitan dan tidak terbitan, dan dalam penelitian ini data diperoleh dari data yang dimiliki oleh pemilik usaha mikro.
Teknik Pengumpulan Data
- Wawancara (Interview)
- Observasi
- Dokumentasi
Berdiri sejak tahun 1993, UD Jaya Mandiri Flora terletak di jalan utama setelah melewati simpang pertama di sisi kanan jalan. Berdasarkan hasil wawancara peneliti dengan empat orang pemilik usaha mikro sektor pertanian (agrobisnis) di Desa Tulus Rejo Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur yaitu : Ibu Lilis Maulita Wati pemilik UD Jaya Mandiri Breeding, Ibu. Eva Hidayati selaku pemilik UD Jaya Mandiri, Ibu Trisna Wulandari pemilik UD Jaya Mandiri Flora dan Ibu Ngatiman selaku pemilik H. UD Jaya Mandiri Flora tidak hanya menyediakan produk tanaman hias namun juga menerima jasa berkebun.
Sedangkan UD Jaya Mandiri dan UD Jaya Mandiri Flora tidak hanya memproduksi produknya sendiri tetapi juga mengambil sumber dari pihak lain. Berdasarkan temuan penelitian ini, peneliti menilai penerapan strategi promosi penjualan sudah banyak dilakukan oleh pemilik usaha pertanian yaitu perusahaan Peternakan UD Jaya Mandiri, perusahaan UD Jaya Mandiri Flora, UD Jaya Mandiri dan perusahaan H. Perusahaan Peternakan UD Jaya Mandiri milik Ny. ketiga variabel strategi bauran pemasaran yaitu variabel strategi produk, variabel strategi distribusi (lokasi) dan variabel tenaga kerja (orang) sudah baik dan mampu mengalami peningkatan minat beli konsumen.
Teknik Analisa Data
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Gambaran Umum Lokasi Penelitian
- Profil Desa Tulus Rejo Kecamatan Pekalongan
- Gambaran Umum tempat Usaha Mikro bidang pertanian
Hal ini berdampak langsung pada pola tanam yang ada di Desa Tulus Rejo, Kecamatan Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur. Desa Tulus Rejo merupakan desa yang cukup sibuk karena sangat dekat dengan pusat pemerintahan dan pertumbuhan ekonomi di kabupaten Pekalongan.1. Kemudian, Desa Tulus Rejo berpenduduk 3.546 jiwa dan terdiri dari 1.004 kepala keluarga (KK).
Berdasarkan tabel tersebut, data penduduk menurut mata pencaharian masyarakat Desa Tulus Rejo mayoritas berprofesi sebagai petani/pekebun yaitu sebanyak 533 jiwa. Gambaran Umum Usaha Mikro Bidang Pertanian (Agrobisnis) di Desa Tulus Rejo Kecamatan Pekalongan Kabupaten Lampung Timur. Didirikan pada tahun 1993 dan terletak di gang keempat Jalan Pelita Dusun II Desa Tulus Rejo.
Penerapan Model Strategi Digital Marketing dalam Upaya
Setelah mengetahui penerapan produk yang akan dipasarkan oleh usaha Breeding UD Jaya Mandiri, langkah selanjutnya adalah menerapkan indikator harga. Usaha pertanian Breeding UD Jaya Mandiri mempunyai keunggulan dalam pendistribusian/penyalurannya yaitu distribusinya sudah sampai pada tingkat provinsi dan terkenal dengan manajemen distribusi yang baik. Dalam hal ini Ibu Eva pemilik UD Jaya Mandiri menyediakan produk bibit yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen, sehingga mudah menarik konsumen baru untuk membeli.
15 Dengan harga tersebut Anda bisa mendapatkan produk yang berkualitas, tidak dapat dipungkiri bahwa UD Jaya Mandiri kerap mendapat pesanan dalam jumlah banyak. Mereka mengaku terbantu dengan adanya media sosial Instagram Ny. Usaha Ulan UD Jaya Mandiri Flora, namun kurangnya informasi juga membuat mereka kesulitan mengetahui produk apa yang akan dibeli dan harus datang langsung ke usaha tersebut.24 . Produk yang diperdagangkan oleh usaha UD Jaya Mandiri Flora merupakan produksi sendiri, oleh karena itu Ny. Ulan pegawai/buruh untuk memperlancar produksi dalam jumlah yang sangat banyak.
Analisis Data Penerapan Model Strategi Digital Marketing
Berdasarkan hasil penelitian tersebut, peneliti berpendapat bahwa implementasi strategi produk telah dilakukan oleh pemilik usaha yaitu bisnis UD Jaya Mandiri Breeding dan bisnis UD Jaya Mandiri Flora yang menjalankan ketiga divisi strategi produk. . Namun hal tersebut hanya sebagai dasar penerapan strategi penetapan harga yang dapat menguntungkan penjual namun juga merugikan pembeli/konsumen. Hal ini juga yang menyebabkan pemilik usaha Breeding UD Jaya Mandiri dan pemilik usaha UD Jaya Mandiri Flora dalam penerapan strategi harga gagal meningkatkan minat beli konsumen. Namun berdasarkan fakta di lapangan, peneliti menemukan bahwa dari keempat perusahaan tersebut, keduanya tidak hanya menerapkan personal sales saja, namun juga memadukan indikator bauran pemasaran strategi promosi dengan digital marketing, yaitu bisnis UD Jaya Mandiri dan UD Jaya Mandiri. Perusahaan Flora.
Hal serupa juga dilakukan pemilik UD Jaya Mandiri dengan memanfaatkan media WhatsApp (WA) untuk memasarkan produknya dan berhasil menarik minat konsumen untuk membeli. Sedangkan bisnis UD Jaya Mandiri Flora memadukan bauran pemasaran promosi dengan pemasaran digital pada aspek strategi media sosial yang memasarkan produknya melalui media sosial Instagram. Berdasarkan fakta yang terjadi di lapangan, peneliti menemukan bahwa usaha Peternakan UD Jaya Mandiri dan usaha UD Jaya Mandiri Flora berhasil menerapkan strategi tenaga kerja sesuai dengan teori, dimana karyawan dari kedua usaha pertanian tersebut berhasil memberikan dan meningkatkan minat beli konsumen dengan memberikan pelayanan yang ramah.
Di perusahaan UD Jaya Mandiri Flora milik Ibu Trisna Wulandari, beliau berhasil menerapkan empat variabel dari strategi bauran pemasaran, yaitu variabel strategi produk, variabel strategi distribusi/pendistribusian (penempatan), variabel strategi promosi yang dipadukan dengan strategi digital. pemasaran yaitu aspek strategi media sosial (social media strategy) dan variabel tenaga kerja (people) cukup baik, namun terdapat kekurangan yaitu kurangnya pemberian informasi mengenai produk yang dipasarkan, namun hal ini tidak mempengaruhi tingkat persentase dari minat beli konsumen. Alangkah baiknya jika bisnis Breeding UD Jaya Mandiri dan bisnis UD Jaya Mandiri Flora meninjau ulang strategi penetapan harga terkait harga yang dipatok agar bisa menarik lebih banyak konsumen.