Alhamdulillah, skripsi ini berjudul, “Metode Dakwah Generasi Milenial (Eksistensi Dakwah Tradisional di Kalangan Remaja Islam di Masjid Nurul Iman Desa Sidomulyo Kecamatan Seluma Selatan Kabupaten Seluma)”. Nama Rahmat Illahi NIM Judul Metode Dakwah Kepada Generasi Milenial (Eksistensi Dakwah Tradisional di Kalangan Remaja Islam di Masjid Nurul Iman Desa Sidomulyo Kecamatan Seluma Selatan Kabupaten Seluma). Permasalahan dalam penelitian ini adalah mengenai metode dakwah yang digunakan oleh para dai di RISMA Nurul Iman, permasalahan yang dikaji dalam skripsi ini adalah penerapan metode dakwah yang digunakan generasi milenial pada RISMA Nurul Iman, faktor pendukung dakwah 'wah metode yang digunakan generasi milenial vs RISMA Nurul Iman.
Hal serupa juga dilakukan oleh para dakwah generasi muda Islam milenial di Masjid Nurul Iman yang mempunyai agenda dakwah rutin yang dilakukan di Masjid Nurul Iman. Dakwah dilakukan oleh para da’i milenial dengan caranya masing-masing agar materi yang diberikan oleh para da’i dapat tersampaikan dengan baik kepada para mad’u karena da’i tersebut juga berasal dari mad’u. Dua orang khatib alumni pesantren menjadi khatib dan para pemuda masjid menjadi mad'u.
Hal ini berbeda dengan tesis yang pernah penulis tulis yaitu tentang metode dakwah generasi milenial di kalangan pemuda Masjid Nurul Iman mengandalkan khatib milenial dengan metode diskusi antar sesama milenial yang memberikan motivasi bagi para pemuda masjid. untuk aktif dalam kegiatan dakwah. Hal ini berbeda dengan tesis yang penulis tulis yaitu tentang metode dakwah generasi milenial dikalangan pemuda Masjid Nurul Iman mengandalkan para khatib milenial dengan metode diskusi antar sesama milenial yang memberikan motivasi bagi para remaja generasi milenial. masjid yang aktif dalam kegiatan dakwah.
PENDAHULUAN
- Rumusan Masalah
- Batasan Masalah
- Tujuan dan Manfaat Penelitian
- Kajan Penelitian Terdahulu…
- Sistematika Penulisan
Penulisan sistematis adalah suatu metode yang digunakan seorang penulis sebagai sarana untuk menyusun penelitian yang dilakukannya secara runtut, tepat, dan sistematis.
KAJIAN TEORI
Fungsi Dan Tujuan Dakwah
Unsur-unsur Dakwah
Metode Dakwah
- Macam-macam Metode Dakwah
- Dakwah Tradisonal
- Pengertian Kaum Milenial
- Karakteristik Kaum Milenial
- Era Milenial
Remaja Masjid
- Sejarah Berdirinya Organisasi Remaja Masjid
METODE PENELITIAN
Lokasi Penelitian
Informan Penelitian
Sumber Data
Teknik Pengumpulan Data
Teknik Analisis Data
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Sejarah berdirinya Organisasi Remaja Islam Masjid Nurul Iman
Visi dan Misi Organisasi Remaja Masjid Nurul Iman
Struktur Organisasi Remaja Masjid Nurul Iman
Temuan Hasil Penelitian
Pembahasan
Kegiatan dakwah berkembang secara berkala sesuai dengan perjalanan waktu dan ruang, Dakwah berusaha menjadi bagian dari kegiatan yang melibatkan berbagai unsur dalam perwujudan tujuannya. Ada beberapa unsur yang harus ada dalam dakwah, unsur-unsur tersebut merupakan komponen dalam setiap kegiatan dakwah. Unsur-unsur tersebut antara lain da’i (penyebar dakwah), mad’u (mitra dakwah), maddah (materi), wasilah (media), tariqah (metode) dan atsar (pengaruh dakwah). 104.
Pertama, da’i (pelaku dakwah) adalah orang yang melaksanakan ajakan baik secara lisan, tertulis, maupun melalui tindakan yang dapat dilakukan secara perseorangan, kelompok, atau melalui organisasi/lembaga. Kedua, Mad’u (penerima dakwah), yaitu mitra yang menjadi sasaran dakwah Islam, baik perorangan maupun kelompok, baik beragama. Metode dakwah yang digunakan menggunakan metode bi al-hikmah, al-mau'idza al-hasanah dan Wa Jadilhum bi al-lati hiya ahsan.
Dakwah bil hikmah artinya dakwah yang dilakukan secara bijaksana dengan menyadari situasi, suasana dan kondisi mad'u (muqtadha-al-hal). Menggunakan metode yang relevan dengan kenyataan seperti eksistensi intelektual, suasana psikologis dan situasi budaya di Mad'u 108. 108 Prianto Agung Teguh, Peran Komunikasi Dakwah Dalam Meluruskan Metode Dakwah Islam Radikal di Indonesia, ( Jurnal : Askopis 2017 ), hal.34.
Atsar (Efek) Dakwah Keenam, Kegiatan dakwah yang dilaksanakan dari segi materi, metode dan media tentu akan memberikan pengaruh terhadap mad’u. 109 Syahputra Afrizal El Adzim, Metode Dakwah Analisis Perspektif Quraish Shihab terhadap QS. dimana khatib memposisikan dirinya sebagai rekan Mad'u, sehingga terjalin kedekatan antara satu sama lain, sehingga membuka hati dan perasaan Mad'u untuk berdebat ringan atau berbagi permasalahan yang ada khususnya masalah agama. Beragamnya kegiatan dakwah yang dilakukan para khatib menambah semangat masyarakat setempat, khususnya anggota RISMA Nurul Imandalam yang mengikuti kegiatan tersebut karena kegiatan dakwah yang diadakan sangat bervariasi dan tidak seragam.
Dari pemaparan di atas dapat disimpulkan bahwa metode dakwah yang dilakukan oleh dakwah milenial ini sangat efektif, terbukti dengan adanya beberapa efek feedback antara para da’i, mad’u dan masyarakat sekitar Masjid Nurul Iman. yang sangat menunjang kegiatan dakwah yang dilakukan. Metode yang digunakan para da’i milenial dalam berdakwah adalah metode Mujjadi, dimana para da’i memposisikan dirinya sebagai rekan mad’u, sehingga terjalin keakraban satu sama lain sehingga membuka hati dan perasaan mad’u. kamu terbuka. melakukan perdebatan ringan atau sharing permasalahan yang ada khususnya permasalahan agama. Metode dakwah yang dilakukan para da’i milenial ini sangat efektif, terbukti dari banyaknya faktor pendukung yang terdiri dari faktor internal dan eksternal, serta berbagai feedback effect antara da’i, mad’u dan masyarakat sekitar. Masjid Nurul Iman yang sangat mendukung dan penuh dengan kegiatan dakwah yang dilakukan.
Saran
Untuk kedepannya Pemuda Masjid Nurul Iman khususnya para pengurus jangan pernah bosan, tetap sabar dan semangat dalam menjalankan kegiatan dakwahnya kepada para anggotanya yang masih remaja dan masih mempunyai sifat labil, sehingga dapat menghasilkan sebuah karya yang baik. generasi remaja milenial yang beriman dan akhlak yang baik karena remaja merupakan penerus agama kita. Koordinasi dan komunikasi merupakan hal penting dalam menjalankan kegiatan yang menjadi tujuan utama dakwah, oleh karena itu koordinasi antara khatib dan med'ui harus lebih aktif dan intensif dalam menjalankan kegiatan dakwahnya. Deal et al, 2010, “Millennials at work: Apa yang kita ketahui dan apa yang harus kita lakukan (jika ada)”, Jurnal Bisnis dan Psikologi, Juni 2010.
Munir dan Wahyu Ilahi, 2006, Manajemen Dakwah (Jakarta: Rahmat Semesta) Ramayulis, 2001, Metodologi Pengajaran Islam, (Jakarta: Kalam Mulya) Roshadsholeh, 2005, Manajemen Dakwah Islam, (Bulantang: ) Rosyad Shaleh, 1977 , Pengurus Dakwah Islam, (Jakarta: Bulan Bintang) Rosyid, 2004, Dakwah Sufi Kang Jalal Mendefinisikan Jiwa, Menerangi.