Jenis-Jenis Metode
Penelitian (Penelitian
Eksperimen)
KELOMPOK 1
TEAM :
Zahara Nadinda Viola
Aulia Jannatun Nisa
Aidil Fitra Hadi Wilda Turrahma
A. Pengertian
Metode penelitian eksperimen adalah desain penelitian yang
digunakan untuk menguji hubungan sebab-akibat antara dua atau lebih variabel dalam kondisi yang terkontrol. Pada penelitian
informatika, metode ini sering digunakan untuk menguji dan membandingkan kinerja sistem atau algoritma.
Metode penelitian eksperimen terbagi menjadi empat macam yakni pre-experimental, true experimental, factorial dan quasi
eksperimental.
1. Pre-Eksperimental
Metode pre-experimental terbagi menjadi tiga bentuk yaitu :
Studi Kasus
Peneliti mengamati dan menggambarkan fenomena tertentu secara mendalam.
Rancangan Satu Kelompok
Peneliti mengukur satu kelompok sebelum dan setelah perlakuan.
Perbandingan Kelompok Statis
Peneliti membandingkan kelompok yang diberi perlakuan dengan kelompok yang tidak.
2. Tru-Eksperimental
Metode true experimental merupakan metode dengan variabel yang dikendalikan penuh oleh peneliti sehingga menjadikan metode true experimental sebagai metode eksperimen yang sebenarnya.
1 Kelompok Kontrol
Kelompok yang tidak menerima perlakuan eksperimen.
2 Randomisasi
Partisipan secara acak ditempatkan dalam kelompok kontrol atau perlakuan.
3 Manipulasi Variabel
Peneliti secara sengaja memanipulasi variabel independen.
3. Factorial
Metode penelitian factorial memiliki variabel moderator yang ditambahkan pada semua kelompok eksperimen daan kontrol sehingga dapat disimpulkan bahwa metode penelitian factorial merupakan pengembangan dari metode true eksperimental.
1 Rancangan Faktorial
Peneliti menguji dua atau lebih variabel independen secara bersamaan.
2 Rancangan Latin Square
Mengendalikan dua sumber varians untuk meningkatkan validitas internal.
3 Rancangan Cross-Over
Setiap partisipan mendapatkan semua perlakuan dalam urutan yang berbeda.
4 Rancangan Replikasi
Eksperimen diulangi beberapa kali untuk meningkatkan generalisasi.
4. Eksperimental Semu (Quasi)
quasi eksperimental juga merupakan pengembangan dari metode true eksperimental.
Kelompok Kontrol Tidak Ekuivalen
Kelompok kontrol dan
perlakuan tidak ditempatkan secara acak.
Rancangan Seri Waktu
Pengukuran dilakukan berulang-ulang pada kelompok yang sama.
Rancangan Terputus
Pengukuran dilakukan pada kelompok yang berbeda dalam waktu yang berbeda.
B. Metode Penelitian Eksperimen
Metode penelitian eksperimen terbagi menjadi dua jenis, yaitu metode penelitian eksperimen dengan dan tanpa kelompok pembanding.
1. Metode penelitian eksperimen dengan kelompok pembanding
Metode penelitian eksperimen ini melibatkan kelompok pembanding atau kelompok kontrol untuk mendapatkan hasilnya. Pada metode eksperimen dengan kelompok pembanding ini, ada dua variabel yang diteliti dan diberikan perlakuan berbeda. Setelah mendapatkan perlakuan berbeda, peneliti harus melakukan penelitian terhadap hasil yang diperoleh dari dua eksperimen berbeda.
2. Metode penelitian eksperimen tanpa kelompok pembanding
Metode penelitian eksperimen ini tidak melibatkan kelompok pembanding atau
kelompok kontrol. Dalam metode penelitian eksperimen ini, peneliti hanya menggunakan satu variabel yang diberikan suatu tindakan atau
perlakuan. Karena penelitian ini tidak melibatkan kelompok pembanding, maka metode penelitian ini lebih bias.
C. Karakteristik penelitian eksperimen
1. Memanipulasi/merubah secara sistematis keadaan tertentu.
2. Mengontrol variabel yaitu mengendalikan
kondisi-kondisi penelitian ketika berlangsungnya manipulasi
3. Melakukan observasi yaitu mengukur dan mengamati hasil
manipulasi.
D. Variabel dalam Penelitian Eksperimen
Penelitian eksperimen memiliki beberapa variabel, yakni variabel terikat, bebas dan perancu. Variabel adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan kondisi, keadaan, faktor tindakan atau tindakan yang diperkirakan bisa mempengaruhi hasil eksperimen.
Dalam hal ini, variabel terikat merupakan variabel yang diberi perlakuan atau tindakan sebagai subjek penelitian. Variabel bebas adalah variabel terikat yang diberikan tindakan atau perlakuan yang
dimanipulasi. Sedangkan, variabel perancu adalah faktor lain yang bisa mempengaruhi eksperimen dan berkontribusi pada perubahan yang ada.
E. Contoh Penelitian Eksperimen Informatika
Algoritma
Membandingkan kinerja algoritma sorting atau algoritma pencarian.
Antarmuka Pengguna
Menguji desain antarmuka untuk meningkatkan pengalaman pengguna.
Perangkat Keras
Menganalisis
performa perangkat keras komputer atau perangkat IoT.
Keamanan
Mengevaluasi efektivitas teknik keamanan siber atau sistem autentikasi.
F. Tahapan Penelitian Eksperimen
Identifikasi Masalah
Menentukan tujuan dan pertanyaan penelitian yang akan dijawab.
Hipotesis
Merumuskan dugaan sementara yang akan
dibuktikan.
Desain
Eksperimen
Menetapkan
variabel, partisipan, dan prosedur
pengumpulan data.
Analisis dan Interpretasi
Mengolah data, menguji hipotesis, dan menarik
kesimpulan.
G. Kelebihan Metode Eksperimen
Validitas Internal
Dapat memastikan bahwa perubahan yang diamati disebabkan oleh perlakuan.
Generalisasi
Hasil penelitian dapat digeneralisasikan pada populasi yang lebih luas.
Pemahaman Kausalitas
Memungkinkan peneliti menarik kesimpulan sebab- akibat.
H. Keterbatasan Metode Eksperimen
1 Kontrol Lingkungan
Sulit menciptakan lingkungan penelitian yang benar-benar terkontrol.
2 Etika dan Privasi
Penelitian eksperimen dapat memiliki implikasi etis terkait keselamatan
partisipan.
3 Generalisasi Terbatas
Hasil penelitian mungkin tidak dapat digeneralisasikan dalam konteks dunia nyata.
Kesimpulan
Penelitian Eksperimen
Metode yang tepat untuk menguji
hubungan sebab- akibat dalam penelitian informatika.
Berbagai Jenis Rancangan
Terdapat beragam jenis rancangan eksperimen yang dapat dipilih sesuai kebutuhan.
Pertimbangkan Kelebihan dan Keterbatasan
Peneliti harus cermat dalam merancang dan menerapkan metode eksperimen.