Komputer Dosen Pengampu:
Guntur Nurcahyanto, S.T., M.Pd.
Kelompok:
1. Lailia Zubaidah A420140085 2. Dyah Dwisa A420140087
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN BIOLOGI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
2014
i
Kata Pengantar Bismillahirrohmanirohim,
Puja dan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Esa, Allah SWT karena Nya kita hidup di dunia ini dengan segala kenikmatan dunia yang indah nan maya.
Hingga kami bisa menulis sebuah makalah tentang ilmu tumbuhan.
Shalawat serta salam tak lupa kepada junjungan kita nabi agung, Muhammad SAW yang karenanya kita hidup di zaman yang terang benderang seperti sekarang ini.
Dapat di tulisnya makalah ini merupakan sebuah rahmat yang tak terhingga bagi kami khususnya. Makalah ini merupakan pembahasan tentang ilmu tumbuhan, yaitu morfologi tumbuhan spermatophyta pada buahnya.
Untuk mempermudah pemahaman dan menambah wawasan dalam membacanya, kami melengkapinya dengan gambar, bagan, dan tabel. Tanpa bermaksud melakukan plagarisme. Makalah ini kami buat untuk memudahkan pembaca dalam memahami morfologi buah pada tumbuhan spermatophyta, tanpa ada niat yang salah di belakangnya.
Akhir kata, semoga makalah ini dapat berguna adanya, dapat menambah serta memperluas wawasan saudara yang membacanya. Menyibak dunia bentuk buah pada tumbuhan spermatophyta yang luar biasa, hingga bertambah syukur kita ke hadirat Nya.
Salam kami,
ii Daftar Isi
Kata Pengantar ... i
Daftar Isi... ii
Bab I PENDAHULUAN ... 1
A. Latar Belakang ... 2
B. Rumusan Masalah ... 2
C. Tujuan Penulisan ... 2
Bab II PEMBAHASAN ... 3
1.1 Tumbuhan spermatopytha ... 4
1.a.Gymnospermae ... 4
1.b.Angiospermae ... 5
1.2 Morfologi Buah pada Spermatophyta ... 8
Bab III PENUTUP ... 15
Daftar Pustaka ... 16
Lampiran ... 17
1 BAB I PENDAHULUAN
Tumbuhan merrupakan organisme multiseluler yang bersifat autotrof.
Tumbuhan mempunyai peran penting di dunia ini sebagai produsen. Pengolah makanan bagi konsumen satu, dua ataupun tiga. Tumbuhan terbagi menjadi beberapa golongan karena susunan tubuhnya, menjadi lima yaitu pteridophyta, spermatophyta, schizophyta, thallophyta, brophyta.
Ilmu yang mempelajari tumbuhan pada saat ini telah bercabang banyak, bahkan menjadi ilmu sendiri-sendiri. Ilmu botani adalah ilmu yang mempelajari tentang tumbuhan, yang di dalamnya terdapat anatomi tumbuhan yang mempelajari tentang sturktur penyusun tumbuhan, taksonomi yang mempelajari kekerabatan dari tumbuhan, fisiologis yang mempelajari tentang fungsi faal organ tumbuhan, ekologi yang membahas tentang tumbuhan dan lingkungannya. Namun dari semua ilmu tersebut, disini kami akan membahas tentang morfologi tumbuhan itu sendiri.
Morfologi tumbuhan, adalah cabang ilmu tmbuhan yang telah berdiri sendiri, yang mempelajari bentuk tumbuhan. Mempelajari morfologi tumbuhan adalah dasar dalam mempelajari keseluruhan stuktur tumbuhan. Yang darinya terbagi menjadi morfologi luar, morfologi saja dan morfologi dalam.
Morfologi luar mempelajari bentuk luar akar, batang, daun, bunga, serta buah. Disini kami akan mengupas tentang morfologi luar yaitu pada buah tumbuhan spermatophyta atau tumbuahan berbiji. Tumbuhan spermatophyta terbagi menjadi angiospermae dan gymnospermae. Mengenai jenis tumbuhan lainnya, seperti schizophyta, atau thallophyta, brophyta adalah jenis tumbuhan yang belum terdiferensiasikan strukturnya, jadi morfologi tumbuhan hanya membahas tumbuhan yang berkormus, seperti pteridophyta, dan spermatophyta.
Apakah tumbuhan spermatophyta itu?, bagaimana fructus pada tumbuhan ini?, hal tersebut akan dikupas dalam makalah ini.
A. Latar belakang
Keanekaragaman dunia dengan makhluknya mengundang manusia untuk mempelajarinya, tumbuhan, hewan bahkan manusia juga turut jadi korban penelitian. Ilmu pengetahuan yang telah berkembang pesat memunculkan spesifikassi ilmu botani yang baru, yaitu morfologi. Morfologi merupakan ilmu yang mempelajari bentuk dari suatu makhluk hidup. Morfologi tumbuhan merupakan ilmu morfologi yang mempelajari bentuk dunia tumbuhan yang luar biasa. Menyimpan berjuta kejutan, serta anggukan kepala yang menyatakan persetujuan semata. Tentang bentuk makhluk hidup yang bergerak pasif ini. Kali ini kami akan membahas tentang tumbuhan spermatophyta. Bentuk buah pada tumbuhan ini yang bermacam variasinya.
B. Rumusan Masalah
1. Apakah tumbuhan spermatophyta itu?
2. Bagaimanakah bentuk buahnya?
C. Tujuan Penulisan
1. Mengetahui definisi dan penjelasan dari tumbuhan spermatophyta 2. Mengetahui bentuk buah pada tumbuhan spermatophyta
3 BAB II PEMBAHASAN
spermatophyta
angiospermae
monokotil
dikotil
gymnospermae
pinophyta
cycadophyta
ginkgophyta
gnetophyta
Bagan 1: Tumbuhan Spermatophyta
1.1TUMBUHAN SPERMATOPHYTA
Spermatophyta (tumbuhan berbiji) memiliki ciri-ciri antara lain: makroskopis dengan ketinggian bervariasi, bentuk tubuhnya bervariasi, cara hidup fotoautotrof, habitatnya kebanyakan di darat tapi ada juga yang mengapung di air (teratai), mempunyai pembuluh floem dan xilem, reproduksi melalui penyerbukan (polinasi) dan pembuahan (fertilisasi).
Tumbuhan biji dibedakan menjadi dua golongan yaitu tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae) dan tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae).
1.a.Gymnospermae (tumbuhan berbiji terbuka)
Ciri-ciri gymnospermae tidak mempunyai bunga sejati, tidak ada mahkota bunganya. Bakal biji terdapat di luar permukaan dan tidak dilindungi oleh daun buah, merupakan tumbuhan heterospora yaitu menghasilkan dua jenis spora berlainan, megaspora membentuk gamet betina, sedangkan mikrospora menghasilkan serbuk sari, struktus reproduksi terbentuk di dalam strobilus. Dalam reproduksi terjadi pembuahan tunggal.
Gymnospermae dibagi dalam empat kelompok yaitu pinophyta, cycadophyta, ginkgophyta dan gnetophyta. Pinophyta dikenal sebagai konifer, menghasilkan resin atau getah, monoesis, daun berbentuk jarum, contohnya Pinus sp. Cycadophyta hidup di daerah tropis dan subtropis, diesis, contohnya Cycas revoluta, Cycas rumphii, Encephalartos transvenosus. Ginkgophyta hanya mempunyai satu spesies di dunia ini yaitu Ginkgo biloba, diesis, biji tidak di dalam rujung benar-benar terbuka ke udara bebas.
Gnetophyta berbeda dengan kelompok lainnya karena memiliki pembuluh kayu untuk mengatur air pada bagian xilemnya.
Contohnya Gnetum gnemon, Epherda dan Welwitschia. Manfaat gymnospermae yaitu untuk industri kertas dan korek api (Pinus
5
dan Agathis), untuk obat-obatan (Pinus, Ephedra, Juniperus), untuk makanan (Gnetum gnemon), tanaman hias (Thuja, Cupressus, Araucaria).
1.b. Angiospermae (tumbuhan berbiji tertutup)
Ciri-ciri Angiospermae memiliki bakal biji atau biji yang tertutup oleh daun buah, mempunyai bunga sejati, umumnya tumbuhan berupa pohon, perdu, semak, liana dan herba. Dalam reproduksi terjadi pembuahan ganda. Angiospermae dibedakan menjadi dua yaitu Monocotyledoneae (berkeping satu) dan Dicotyledoneae (berkeping dua).
a. Monocotyledoneae
Mempunyai biji berkeping satu, berakar serabut, batangnya dari pangkal sampai ujung hampir sama besarnya.
Umumnya tidak bercabang. Akar dan batang tidak berkambium.
Contohnya: padi (Oryza sativa), jagung (Zea mays), (Musa paradisiaca), (Cocos nucifera).
b. Dicotyledoneae
Mempunyai biji jumlah kepingnya dua, berakar tunggang, batang dari pangkal besar makin ke atas makin kecil. Batang bercabang, akar dan batang berkambium. Contohnya: johar (Casia siamea), kacang tanah (Arachis hypogea), jambu (Psidium guajava) , (Ficus elastica).
Berikut adalah tabel perbedaan antara angiospermae dan gymnospermae:
Tabel 1: perbandingan angiospermae dan gymnospermae
Tabel perbandingan Bagian tumbuhan
Angiospermae Gymnospermae
Bunga sejati
Ada Tidak ada
Bakal biji Tertutup
Di luar permukaan
Pembuahan Ganda
Tunggal
Gamet betina
Putik Megaspora
Gamet jantan
Benang sari Mikrospora
7
buah
sejati
tunggal
kering berdaging
ganda
kurung ganda batu ganda
bumbung ganda buni ganda
majemuk
buni majemuk
batu minyak kurung majemuk semu
tunggal ganda majemuk Bagan 2: Morfologi buah
1.2Morfologi Buah (Fructus) pada Spermatophyta
Bakal biji pada tumbuhan berbiji tertutup (Angiospermae) berada di dalam . daun buah yang berlekatan membentuk bakal buah., sedangkan pada tumbuhan berbiji telanjang atau terbuka (Gymnospermae) bakal biji terletak pada permukaan luar daun buah.
Buah (fructus) Setelah terjadi peristiwa pembuahan (fertilisasi), maka bakal buah berkembang menjadi buah. Pada pembentukan buah, ada kalanya bagian bunga selain bakal buah ikut tumbuh dan merupakan suatu bagian buah.
Sedang pada umumnya setelah penyerbukan dan pembuahan, bagian tersebut akan mudah layu dan gugur dengan cepat.
Bagian-bagian bunga yang kadang-kadang tidak gugur, melainkan ikut tumbuh dan tinggal dalam buah, dan biasanya tidak mengubah bentuk dan sifat buah tersebut. Misalnya:
a. Daun-daun pelindung yang terdapat pada jagung yang kemudian dikenal sebagai klobot.
b. Daun-daun kelopak1 terdapat pada terong dan bambu.
c. Tangkai kepala putik, terdapat pada jagung kita kenal sebagai rambut jagung dan semua macam jambu, jika di lihat pada tangkai kepala putik di ujung buah.
d. Kepala putik, terdapat pada buah manggis yang sekaligus dapat menunjukkan jumlah daun buah dan jumlah ruangan dalam buah manggis.
Secara morfologi buah terbagi menjadi dua, disebut buah sejati atau buah sungguh, karena semata-mata terbentuk dari bakal buah atau paling banyak padanya terdapat sisa-sisa bagian bunga yang lazimnya telah gugur, pada umumnya adalah buah yang tidak terbungkus. Dan karena tidak memiliki struktur tambahan disebut buah telanjang (fructus nuda). Bila buah yang terjadi selain dan
1Tjitrosoepomo,G.2013. Morfologi Tumbuhan. Universitas Gajah Mada Press. Yogyakarta. Hal 219
9
bakal buah diikuti pula oleh bagian bunga yang lain, maka disebut buah palsu atau semu (fructus spurius). Buah semu seringkali dinamakan buah tertutup (fructus clausus), karena buah yang sesungguhnya tidak kelihatan.
Bagian bunga yang seringkali ikut tumbuh dan menjadikan buah semu, di antara lain:
1. Tangkai bunga pada jambu monyet (anacardium occidentale L.) 2. Dasar bunga bersama pada bunga majemuk, misalnya pada bunga lo
(ficus glomerata Roxb.)
3. Dasar bunga pada buah tunggal, terdapat pada arbei (fragraria vesca L.)
4. Kelopak bunga, contoh pada ciplukan (physalis minima L.)
5. Tenda bunga dan ibu tangkai pada bunga majemuk, dapat di lihat pada pohon nangka (artocarpus integra Merr.)
Buah yang terbentuk pada saat penyerbukan dinamakan parthenocarpy2. Dapat di lihat pada tanaman pisang (musa paradisiaca L.)
Buah sejati dapat di bedakan menjadi:
1. Buah sejati tunggal. Buah ini terbagi menjadi dua golongan yaitu:
a. Buah sejati tunggal yang kering (siccus), yaitu buah sejati tunggal yang bagian luarnya keras dan mengayu seperti kulit yang kering, biasanya buah ini kalau masak tidak pecah. Terdapat pada buah kacang tanah ( arachis hipoagea L.), padi ( oryza sativa L.) dst
b. Buah sejati tunggal yang berdaging (carnosus), jika dinding buahnya menebal dan berdaging. Dinding buah sering kali dapat di bedakan dalam tiga lapisan, kulit luar (exocarpium), kulit tengah (mesocarpium), kulit dalam (endocarpium)3. Terdapat pada buah buni
2Ibid,222
3Ibid,226
(bacca), buah mentimun (pepo), buah jeruk (hesperidium), buah batu4 dll.
2. Buah sejati ganda
a. Buah kurung ganda misalnya pada mawar (Rosa hibryda Hort.)
b. Buah batu ganda , terdapat pada jenis-jenis rubus (Rubus fraxinifolius Poir.)
c. Buah bumbung ganda, berasal dari bunga dengan beberapa bakal buah yangg masing-masing tumbuh menjadi buah bumbung5, terdapat pada pohon cempaka (Michelia champaka L.)
d. Buah buni ganda sama seperti buah bumbung ganda, namun bakal buah berubah menjadi buah buni, misalnya srikaya (Annona squamosa L.)
3. Buah sejati majemuk
Buah sejati majemuk berasal dari suatu bunga majemuk, yang merupakan kumpulan banyak buah dan masing-masing berasal dari satu buah, kadang buah majemuk berasal dari satu buah. Buah sejati majemuk terdiri dari
a. Buah buni majemuk, jika bakal buah masing-masing bunga dalam bunga majemuk membentuk suatu buah buni. Terdapat pada nanas (Ananas comosus Merr.)
b. Buah batu minyak, misalnya pada daun pandan (Pandanus tectorius Sol.)
c. Buah kurung majemuk, misalnya terdapat pada bunga matahari (Helianthus anuus L.). terdiri atas bunga-bunga mandul di tepi dan bunga yang subur di tengah, dan bunga subur itu menjadi buah kurung, maka semua bunga akan menjadi buah kurung.
Buah semu dapat di golongkan menjadi tiga golongan:
4Rosanti, D. 2013. Morfologi tumbuhan. Erlangga. Jakarta. Hal 112
5 Ibid, 109
11
1. Buah semu tunggal
Yaitu buah semu yang terjadi dari satu bunga dengan satu bakal buah, contoh pada buah jambu monyet.
2. Buah semu ganda
Yaitu jika pada satu bunga terdapat lebih dari satu bakal buah yang bebas sama lain, dan masing-masing dapat tumbuh menjadi buah. Tetapi ada buah yang mencolok. Contoh pada buah arbei (Fragaria vesca L.)
3. Buah semu majemuk
Yaitu buah semu dari bunga majemuk, tetapi seluruhnya dari luar tampak seperti satu buah, misalnya buah nangka (Artocarpus integra Merr.)
Gambar 1: buah arbei, merupakan Gambar 2: buah nanas, merupakan gambar 3: buah pepaya, yaitu
Buah semu ganda Buah buni majemuk Buah sejati
13
gambar 4: buah kacang, yang ter- gambar 5: buah nangka, termasuk gambar 6: biji bunga matahari, masuk buah sejati berdaging buah semu majemuk merupakan buah sejati kering
Tabel Perbandingan Nama buah Semu tunggal Semu
ganda
Semu majemuk
Sejati tunggal
Sejati ganda
Sejati
majemuk Partenocarpy
Mentimun Salah Salah Salah Benar Salah Salah Salah
Beringin Salah Salah Benar Salah Salah Salah Salah
Bunga
matahari Salah Salah Salah Salah Salah Benar Salah
Rubus Salah Salah Salah Salah Benar Salah Salah
Pisang Salah Salah Salah Salah Salah Salah Benar
Jambu
monyet Benar Salah Salah Salah Salah Salah Salah
Pandan Salah Salah Salah Salah Salah Benar Salah
Mawar Salah Salah Salah Salah Benar Salah Salah
Arbei Salah Benar Salah Salah Salah Salah Salah
Tabel 2: Penggolongan buah
15 BAB III PENUTUP
Spermatophyta adalah tumbuhan berbiji yang terbagi menjadi angiospermae (berbiji tertutup) dan gymnospermae (berbiji terbuka). Dari segi morfologi spermatophyta pada buahnya, buah tumbuhan ini terbagi menjadi dua garis besar buah sejati dan buah semu.
16 DAFTAR PUSTAKA
Rosanti, Dewi. 2013. Morfologi Tumbuhan. Erlangga. Jakarta
Tjitrosoepomo, G.2011. Morfologi Tumbuhan. Gadjah Mada University Press.
Yogyakarta.
Estiti,H. B. 1995. Anatomi Tumbuhan Berbiji. ITB. Bandung Rima, Ratna. 2012. Kamus Biologi. Aksara Sinergi. Surakarta Jurnal Littri 18 (1) 2012 SriS
Maha, Ruada P. Senin, 05 Mei 2014. Pengertian dan penyerbukan, animasi penyerbukan bunga SWF. http://anaktptph-agriculture.blogspot.com.
Selasa, 08 Oktober 2014
Aslam,01 Mei 2012. Materi biologi- Bio green. aslam 02.wordpress.com. Selasa, 08 Oktober 2014
Isharmanto, Minggu 10 Januari 2010. Angiospermae- gymnospermae.
Biologigonz. Blogspot. Com. Selasa, 08 Oktober 2014
16 LAMPIRAN
Pembagian tugas:
Dyah Dwisa:
Mencari buku referensi Mencari gambar buah
Membuat ringkasan tumbuhan spermatophyta Lailia Zubaidah:
Mengetik makalah
Mencari referensi dari internet
Melengkapi rumusan makalah yang belum terselesaikan