• Tidak ada hasil yang ditemukan

MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA "

Copied!
71
0
0

Teks penuh

Penelitian ini merupakan penelitian literature review yang dilakukan untuk mengetahui apakah model group inquiry dapat mempengaruhi motivasi dan hasil belajar siswa. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah model data group inquiry berpengaruh terhadap motivasi dan hasil belajar siswa. Penerapan model pembelajaran inkuiri kelompok terhadap hasil belajar siswa pada materi sistem ekskresi manusia “Jurnal Prodi Pendidikan Biologi, Vol.7, No.1, Februari 2017, H.1-12.

4 Aulia Richvana B, “Pengaruh Model Pembelajaran Group Investigation Terhadap Hasil Belajar Biologi Ditinjau Dari Tingkat Kreativitas Siswa Kelas X SMAN 2 Karawanganyar”'. Penelitian ini dapat memberikan informasi tentang pengaruh penerapan Model Group Inquiry dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa serta memberikan kontribusi wawasan pengetahuan yang lebih luas bagi pendidikan. Arfandi ardi Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Group Investigation Untuk Meningkatkan Motivasi Belajar PKn Pada Siswa Kelas X.1 SMA Negeri 1 Mare Kecamatan Kacang.

12 Een, Hardianto, Lusi eka arif, “Pengaruh Model Pembelajaran Kolaboratif Group Inquiry (GI) Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII SMP Negeri 4 Rambah”, 2016, hlm. 1-4. Pengaruh model pembelajaran inkuiri kelompok terhadap hasil belajar biologi ditinjau dari tingkat kreativitas siswa di kelas.

Gambar 1.1. Grafik Skor Pelajaran PISA siswa Indonesia (2015, dan  2018) 1
Gambar 1.1. Grafik Skor Pelajaran PISA siswa Indonesia (2015, dan 2018) 1

PENDAHULUAN

  • Latar Belakang masalah
  • Rumusan Masalah
  • Tujuan dan Manfaat penelitian
  • Telaah Pustaka
  • Kerangka Teori
  • Metode Penelitian
  • Sistematika Pembahasan

Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dari data sekunder atau data yang diperoleh secara tidak langsung. Data yang diperoleh secara tidak langsung berupa literatur dari jurnal penelitian terdahulu yang telah terakreditasi. Teknik ini digunakan untuk menarik kesimpulan dari data yang terkumpul melalui literatur jurnal yang telah membaca dan memahami isi pembahasan didalamnya, sehingga diperoleh data yang sistematis.

PEMBELAJARAN KONVENSIONAL

Group Investigation

Group inquiry merupakan model pembelajaran yang melibatkan siswa dalam perencanaan, baik dalam menentukan topik maupun dalam cara belajar melalui inkuiri, model pembelajaran ini menuntut siswa untuk memiliki kemampuan komunikasi dan keterampilan proses kelompok yang baik. pembelajaran yang menekankan pada partisipasi dan keaktifan siswa dalam menemukan sendiri informasi (materi) pelajaran yang akan dipelajari melalui bahan-bahan yang telah tersedia dan dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. 26 Arisanty Mas'ud, “meningkatkan minat dan aktivitas belajar biologi siswa kelas XI SMA Negeri 1 Binamu Kabupaten Jeneponto melalui penerapan model pembelajaran kolaboratif tipe inkuiri kelompok” Jurnal pendidikan biologi UNM, vol.1 , no.2, Maret 2018, jam 101. Berdasarkan pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa group inquiry merupakan model pembelajaran yang menuntut siswa untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya sendiri untuk dijadikan referensi.

29 Amri, “Perbandingan motivasi dan hasil belajar siswa SMA Biologi yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe Group Inquiry dengan Group Problem Based Teaching:” Jurnal Biotek, Vol.3, No.2, Desember 2015, H.18 - 34. Sebagai salah satu model pembelajaran kooperatif, perlu diketahui karakteristik inkuiri kelompok itu sendiri agar dapat membedakannya dengan model pembelajaran kooperatif lainnya. 30 Nur Akly, Andi Halimah “Efektivitas Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Group Inquiry (GI) Terhadap Hasil Belajar Fisika” Jurnal Pendidikan Fisika, Vol.3, No.1, Maret 2015.

31 Teguh Supriadi, “Upaya Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Biologi Melalui Group Investigation (GI)” Jurnal pendidikan biologi, Vol.5, No.1, Mei 2014, H.3. 32 Nur Akly, Andi Halimah, “Efektivitas Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Group Inquiry Model (GI) Terhadap Hasil Belajar Fisika, Jurnal Pendidikan Fisika, Volume 3 No., Maret 2015. Berdasarkan pendapat tersebut, dapat disimpulkan bahwa Group Inquiry (GI) memiliki banyak kelebihan dan merupakan model pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran, memberikan kebebasan dan semangat kepada siswa selama proses pembelajaran untuk berinisiatif, kreatif dan aktif, serta memperkenalkan siswa untuk memecahkan masalahnya sendiri. .

Proses Group Inquiry (GI) juga sama dengan Kurikulum 2013 (K13) yang diterapkan pemerintah saat ini yang lebih menekankan pada siswa dalam proses mencari informasi tentang pelajaran itu sendiri dan guru hanya sebagai pembimbing, fasilitator . dalam proses belajar mengajar. Hasil penelitian Aulia, dkk (2012) di SMAN 2 Karanganyar, bahwa penerapan model pembelajaran inkuiri kelompok dapat meningkatkan hasil belajar siswa. 33 Putu Widiarsa, dkk “Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Group Inquiry (Gi) terhadap Motivasi Belajar dan Pemahaman Konsep Biologi Siswa SMA Negeri 2 Banjar” Jurnal Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha, Vol. 5, 2014, H.4.

Kekurangan Group Inquiry (GI) menurut Sumarmi antara lain tugas kelompok yang sering melibatkan siswa yang mampu, Group Inquiry (GI) terkadang membutuhkan pengaturan situasi dan kondisi yang berbeda, kondisi kelas tidak selalu memberikan lingkungan fisik yang baik bagi kelompok dan keberhasilan kelompok. Group Model of Inquiry (GI) bergantung pada kemampuan siswa memimpin kelompok atau bekerja secara mandiri 34.

Motivasi Belajar

Menurut A.M Sardiman mengatakan bahwa motivasi adalah daya penggerak yang menjadi aktif. motif menjadi aktif pada saat-saat tertentu, terutama pada saat kebutuhan untuk mencapai tujuan dirasakan atau mendesak. Motivasi ini menginisiasi perubahan energi pada setiap individu dan penampakannya akan terlihat pada aktivitas fisik manusia. Motivasi belajar adalah keseluruhan penggerak dalam diri siswa yang menimbulkan kegiatan belajar yang menjamin kelangsungan dan mengarahkan kegiatan belajar sehingga tujuan yang diinginkan dapat tercapai.

36 Annisa Khairiara, dkk “Penerapan Model Pembelajaran Coverative Tipe Numbred Heads Together Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Pada Mata Pelajaran PAI Di Kelas XI IPS SMA Dharmawangsa”, Jurnal Almufida. Dari pendapat di atas dapat ditarik kesimpulan, motivasi belajar adalah perubahan tingkah laku seseorang dalam tindakan sebagai akibat atau kekuatan yang didasarkan pada tujuan untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Motivasi belajar dipengaruhi oleh 2 faktor, yaitu faktor intrinsik (dari dalam diri peserta didik) dan faktor ekstrinsik (dari luar diri peserta didik).

Menurut Abin Syamsudin M (1996), yang dapat dilakukan adalah mengidentifikasi beberapa indikator pada tahapan tertentu untuk meningkatkan motivasi belajar. 37 Silvia Manuhutu, “Analisis Motivasi Belajar Internal Siswa Akselerasi Kelas VIII SMP Negeri 6 Ambon” Jurnal Pendidikan Ekonomi UM Metro, Vol.3, No.1, 2015 H.109. 38 Eko Hargito “Meningkatkan motivasi dan hasil belajar PKN melalui pembelajaran model Olimpiade bagi siswa kelas VI SD Negeri IV Baturetno tahun ajaran 2015/2016.

39 Ghullam Hamdu, Lisa Agustina, “Pengaruh Motivasi Belajar Siswa Terhadap Prestasi Belajar IPA di Sekolah Dasar (Studi Kasus Siswa Kelas IV SDN Tarumanegara)”. Uno menyatakan bahwa sifat motivasi belajar adalah dorongan internal dan eksternal. Ada siswa yang belajar melakukan perubahan perilaku, biasanya dengan beberapa indikator atau unsur pendukung.

Hasil Belajar

Tujuan dan fungsi hasil belajar yang harus diketahui adalah yang meliputi tujuan umum dan tujuan khusus. Tujuan umumnya adalah untuk dapat menilai hasil kinerja kompetensi siswa, dapat meningkatkan proses pembelajaran, dan juga sebagai bahan yang digunakan untuk penyusunan laporan kemajuan belajar siswa. Tujuan khusus penilaian hasil belajar adalah untuk dapat mengetahui perkembangan proses hasil belajar siswa45.

Ada beberapa faktor yang akan mempengaruhi hasil belajar siswa, diantaranya adalah faktor yang berasal dari dalam diri siswa atau biasa disebut dengan faktor internal, dan faktor lingkungan atau eksternal. Kelengkapan sarana dan prasarana berpengaruh terhadap peningkatan kompetensi guru, karena kelengkapan fasilitas sekolah membuka peluang bagi guru untuk lebih kreatif dalam mengajar, seperti ketika guru menggunakan alat peraga untuk metode pengajaran yang berbeda, yang kemudian digunakan untuk memberikan bahan pelajaran di kelas 47. 46 Heronimus Delu Pingge, dkk, “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar Di Kecamatan Kota Tambolaka” Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, Vol.2, No.1, Desember 2016, H.150.

TEMUAN HASIL REVIEW

PENUTUP

Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat ditarik beberapa kesimpulan bahwa penggunaan model pembelajaran Group Investigaion (GI) dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa SMP sederajat hingga mencapai sekolah menengah atas (SMA) atau sederajat.

Saran

Arisanty Mas'ud, “Meningkatkan Minat dan Aktivitas Belajar Biologi Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Binamu Kabupaten Jeneponto dengan Model Cooperative Learning Group Research” Jurnal Pendidikan Biologi UNM, vol.1, no.2, Maret 2018, hal .101 . Aulia Richvana B, dkk, “Pengaruh Model Pembelajaran Group Inquiry Terhadap Hasil Belajar Biologi Diujikan Terhadap Tingkat Kreativitas Siswa Kelas X SMAN 2 Karanganyar”, Jurnal Pendidikan Biologi, vol.4, no.1, Januari 2012, hal . 1-4. Een, Hardianto, Lusi eka arif, “Pengaruh Model Pembelajaran Kolaboratif Group Inquiry (GI) Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII SMP Negeri 4 Rambah”, 2016, hlm. 1-4.

Halisa Aprilia, Avelius Do Minggus Sore, “Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Research Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VIII SMPN 1 Sekadanu,” jurnal stkippersada, vol.4, no.2, November 2019, hlm. 80- 88. Ibrahim, “Perpaduan model pembelajaran aktif dan konvensional (ceramah) dengan kooperatif (make-a match) untuk meningkatkan hasil belajar PKn,” Journal of social education, science, and humanities, Vol.3, No. 2 Juni 2017, H.199-211. Larasati tiara medyasari, dkk “Efektivitas Model Pembelajaran Berbantuan Question Map Untuk Penelitian Kelompok Terhadap Prestasi Belajar Pada Materi Turunan Fungsi Aljabar,” Journal of Axioms, Vol.8, No.1 Juli 2017, p.65-75 .

Lastri Kirani, dkk “Efektivitas model pembelajaran assurance, relevance, interest, assessment and satisfaction (Arias) Arias dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa Kelas X SMA Negeri 8 Purworejo Tahun Pelajaran Jurnal Radiasi, Vol.7, No . 2 September 2015, Ni komang dewi ratnawati, “Efektivitas Model Pembelajaran Group Inquiry (GI) Terhadap Hasil Belajar Materi Sistem Reproduksi Manusia Pada Siswa Kelas IX.1 SMP Negeri 13 Pekan Baru”, Jurnal Pengembangan Instruksional, vol. .1, no.2, Desember 2018, pp 88-94 Nur Akly, Andi Halimah “Efektivitas Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Group Investigation (GI) Terhadap Hasil Belajar Fisika” Journal of Physics Education, Vol.3, No.1 , Maret 2015.

Putu Widiars, dkk. “Pengaruh Penggunaan Model Group Research (Gi) Type Cooperative Learning Model Terhadap Motivasi Belajar Dan Pemahaman Konsep Biologi Siswa SMA Negeri 2 Banjar” Jurnal Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha, Vol.5, 2014, H. 4. Rahmatullah, dkk, “Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Group Inquiry (GI) dengan Teknik Open Problem terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa di SMAN 3 Mataram”, Jurnal Pendidikan Fisika dan Teknologi, Volume 3 No.2, Desember 2017, h 109- 118. Ridha yulyani wardi, nurhayati, “Pengaruh Model Pembelajaran Group Inquiry (GI) terhadap Motivasi Belajar Siswa SMA Muhammadiyah Palopo”, Jurnal Pendidikan Biologi, vol.5, no.1, Februari 2020, pp.23-32.

Suhaemi, dkk, “Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Group Investigation dengan Problem Solving Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas XI SMA Negeri 5 Palu,” Jurnal Pendidikan Fisika Tadulako, vol.3, no.1, 2014, P. 1-5.

Gambar

Gambar 1.1. Grafik Skor Pelajaran PISA siswa Indonesia (2015, dan  2018) 1
Tabel Group Investigation terhadap motivasi dan hasil belajar siswa  1

Referensi

Dokumen terkait

There is linearity and regression significance of stress control variables on the satisfaction variable with teacher colleagues as evidenced by the regression line equation Ŷ = 42.71 +