• Tidak ada hasil yang ditemukan

motto dan persembahan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "motto dan persembahan"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)
(4)
(5)

v

MOTTO DAN PERSEMBAHAN

“Barang siapa menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju surga. Dan tidaklah berkumpul suatu kaum disalah satu rumah Allah, mereka membaca Kitabullah dan saling mengajarkannya diatara mereka, kecuali akan turun kepada mereka ketenangan, diliputi dengan rahmah, dikelilingi oleh para malaikat, dan Allah akan menyebut-nyebut mereka kepada siapa saja yang ada disisi-Nya. Barang siapa terlambat-lambat dalam amalannya, niscaya tidak akan bisa dipercepat oleh nasabnya. (H.R Muslim dalam Shahih nya).

Kupersembahkan Untuk :

• Allah SWT

• Kedua Orang Tua

• Suami dan Anak tercinta

• Sahabat Almamaterku

• Seluruh Dosen Universitas

Tridinanti yang terhormat

(6)

vi

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada ALLAH SWT dan juga sholawat dan salam selalu tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad SAW, karena berkat limpahan rahmat dan hidayah serta karuniaNya lah penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan judul “ANALISIS EFEKTIVITAS PENGGUNAAN DANA ANGGARAN BELANJA OPERASIONAL DI KANTOR CAMAT ILIR TIMUR III PALEMBANG”.Skripsi ini disusun untuk memenuhi salah satu syarat untuk memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi Program Studi Akuntansi di Universitas Tridinanti Palembang.

Penulis menyadari dalam penulisan skripsi ini tidak terlepas dari berbagai pihak, maka dalam kesempatan ini dengan segala kerendahan hati ini izinkan penulis menyampaikan ucapan rasa terima kasih yang sebesar- besarnya kepada :

1. Ibu Dr. Ir. Hj. Nyimas Manisah, M.P selaku Rektor Universitas Tridinanti Palembang.

2. Ibu Dr. Msy. Mikial, S.E, M.Si, Ak.CA, CSRS selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Tridinanti Palembang.

3. Ibu Meti Zuliyana, S.E, M.Si, Ak.CA selaku Ketua Program Studi Akuntansi Universitas Tridinanti Palembang.

4. Bapak H.Koefrowi, SE , MM ,Ak.CA selaku Dosen Pembimbing I.

5. Ibu Yuni Rachmawati, S.E, M.Si, Ak selaku Dosen Pembimbing II.

6. Ibu Dr. Msy. Mikial, SE, M.Si, Ak.CA, selaku Dosen Pembimbing Akademik.

7. Bapak / Ibu Dosen Universitas Tridinanti Palembang yang telah membimbing dan mendidik penulis selama masa perkuliahan.

8. Seluruh Staff Administrasi Universitas Tridinanti Palembang.

9. Yang Tercinta Kedua orang tuaku yang selalu memberikan perhatian, cinta, kasih sayang, bimbingan, nasihat, dukungan serta do’a yang tiada hentinya.

10. Nenekku Tercinta yang selalu memberikan semangat cinta dan kasih

(7)

vii

11. Untuk seseorang yang selalu ada dihati, terimakasih sayangku selalu memberi dukungan dalam menyusun skripsi ini dari awal hingga akhir.

12. Sahabat-sahabatku Seri, Ike, Winda, Aning, Miftah, Cece Novi, D’Izn yang telah memberi saran, semangat dan menjadi penghibur dalam mengerjakan skripsi.

13. Almamater, rekan-rekan Mahasiswa/i Akuntansi (kelas regular pagi, sore dan malam) angkatan 2017 yang telah bersama-sama berjuang di bangku kuliah.

14. Semua pihak yang telah berpartisipasi dalam penyelesaian skripsi ini semoga amal baik bapak dan ibu serta rekan-rekan mendapat balasan dari allah swt.

Penulis menyadari masih begitu banyak kekurangan dalam penulisan skripsi ini dikarenakan pengalaman dan pengetahuan yang dimiliki masih terbatas.Oleh karena itu, penulis mengharapkan segala bentuk saran serta masukan bahkan kritik yang membangun dari berbagai pihak.

Akhir kata penulis berharap semoga skripsi ini dapat bermanfaat khususnya bagi penulis sendiri dan umumnya bagi pihak yang menggunakannya.

Palembang, 20 September 2021 Penulis

Ika Tiara Safitri

(8)

viii DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN JUDUL……… i

HALAMAN PERSETUJUAN……….……… ii

HALAMAN PENGESAHAN………. iii

PERNYATAAN BEBAS PLAGIAT……….. iv

MOTTO DAN PERSEMBAHAN……….. v

KATA PENGANTAR……….. vi

DAFTAR ISI………. viii

DAFTAR TABEL………. x

DAFTAR GAMBAR……… xi

ABSTRAK………. xii

RIWAYAT HIDUP……….. viii

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang………... 1

1.2. Perumusan Masalah……… 6

1.3. Tujuan Penelitian……… 6

1.4. Manfaat Penelitian………... 6

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Kajian Teoritis………... 8

2.1.1. Akuntansi Pemerintahan…..……… 8

2.1.1.1. Pengertian Akuntansi pemerintahan.……….. 8

2.1.1.2. Karakteristik Akuntansi Pemerintahan..…….….... 9

2.1.1.3.Tujuan Akuntansi Pemerintahan ……….... 10

2.1.1.4. Sumber Standar Akuntansi pemerintah………….. 11

2.1.2. Keuangan Daerah ………... 12

2.1.2.1. Pengertian Keuangan Daerah …………... 12

2.1.2.2. Pengelolaan Keuangan Daerah ……….. 12

2.1.3. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD .…... 14

2.1.3.1. Pengertian APBD ………….……….. 14

2.1.3.2. Fungsi APBD …………..……...……… 14

2.1.3.3. Proses penyusunan APBD……..……… 15

2.1.3.4. Penyusunan Kebijakan Umum APBD (KUA)... 18

2.1.3.5. Efektivitas APBD……… 21

2.1.4. Belanja Operasional………..……….……... 21

2.1.4.1. Pengertian Belanja Operasional ………. 21

2.1.4.2. Jenis Biaya Operasional ……..………..………… 22

(9)

ix

2.2. Penelitian Yang Relevan ……….. 25

2.3. Kerangka Berfikir…………..………...………. 26

BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Tempat Dan Waktu Penelitian………. 28

3.2. Sumber Dan Teknik Pengumpulan Data………. 28

3.2.1. Sumber Data………... 28

3.2.2. Teknik Pengumpulan Data………….……… 28

3.3. Populasi, Sampel Dan Sampling………... 29

3.3.1. Populasi……….. 29

3.3.2. Sampel………... 30

3.3.3. Sampling………. 30

3.4. Rancangan Penelitian……….. 30

3.5. Variabel Dan Definisi Operasional………... 31

3.6. Instrument Penelitian……… 32

3.7. Teknik Analisis Data……… 33

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Hasil Penelitian………..……….. 35

4.1.1. Sejarah Singkat kecamatan………..…..…..……. 35

4.1.2. Visi dan Misi Kecamatan……..……… 36

4.1.3. Struktur organisasi dan pembagian fungsi……… 39

4.1.3.1. Struktur organisasi……… 39

4.1.3.2. Pembagian tugas dan wewenang ……… 40

4.1.4. Penggunaan anggaran belanja operasional... 46

4.1.5. Penyebab terjadinya selisih anggaran ..……… 52

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1. Kesimpulan………..……… 59

5.2. Saran………..………..…………. 59

DAFTAR PUSTAKA 61

(10)

x

DAFTAR TABEL

Tabel Halaman

1.1. Rincian Penggunaan Belanja Anggaran………..………... 4

2.1. Penelitian Lain Yang Relevan……….. 25

3.1. Variabel Dan Definisi Operasional……….. 31

4.1. Persentase Laporan Realisasi Anggaran 2018………. 47

4.2. Persentase Laporan Realisasi Anggaran 2019………. 48

4.3. Persentase Laporan Realisasi Anggaran 2020………. 49

4.4. Ikhtisar Realisasi Anggaran Belanja Operasional Tahun 2018-2020…….. 51

(11)

xi

DAFTAR GAMBAR

Gambar Halaman

2.1. Alur Proses dan Jadwal Penyusuna APBD ……….………. 16 2.2. Kerangka Berfikir……… 27 4.1. Struktur organisasi……….. 39

(12)

xii ABSTRAK

Ika Tiara Safitri, Analisis Efektivitas Penggunaan Daana Anggaran Belanja di Kantor Camat Ilir Timur III Palembang ( dibawah pimpinan Yuni Rachmawati,SE,M.Si,Ak.CA dan H.Koefrowi,SE,MM,Ak.CA ).

Skripsi ini pada dasarnya membahas tentang Anggaran belanja di Kantor Camat Ilir Timur III Palembang, Anggaran belanja operasional sangatlah penting dalam perusahaan demi tercapainya apa yang menjadi tujuan perusahaan, yaitu oleh laba stinggi tingginya. Oleh karena itu, anggaran belanja operasional disusun dilaksanakan sebaik baiknya agar perusahaan bisa mendapatkan yang optimal.

Adanya tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah ingin mengetahui efektivitas anggaran dan realisasi belanja operasional pada kantor camat Ilir Timur III Palembang, Analisis ini penulis mulai dengan melihat pelaksanaan anggaran belanja dan realisasinya, kemudian penulis melakukan analisis untuk mengetahui penyebab selisihnya, data yang digunakan penulis dalam penelitian ini data daftar anggaran dan realisasi belanja operasional tahun 2018,2019 dan 2020.

Penelitian menunjukan pada tahun 2018 anggaran dan realisasi belanja operasional mengalami penurunan.Penyusunan anggaran belanja operasional ditetapkan oleh pimpinan Kecamatan Ilir Timur III Palembang sendiri tanpa melibatkan staf karyawan dikantor camat tersebut.

Berdasarkan penelitian diatas, maka penulis menyarankan agar kantor camat Ilir Timur III Palembang mempertahankan anggaran belanja operasional setiap tahun sehingga anggaran yang ditetapkan sama dengan realisasinya atau mungkin lebih besar dan dapat terkendali dengan baik serta mencegah terjadinya anggaran belanja operasional yang tidak efektif.

(13)

xiii

RIWAYAT HIDUP

Ika Tiara Safitri, dilahirkan di Jakarta pada tanggal 22 januari 1998 dari pasangan Bapak Ahmad Anwari dan Ibu Maryatun, anak ke 1.

Sekolah dasar diselesaikan pada tahun 2009 di SDN 251 Palembang, Sekolah madrasyah pertama diselesaikan tahun 2012 di SMPN 29 Palembang dan menyelesaikan sekolah menengah kejuruan pada tahun 2015 di SMKN 3 Palembang pada tahun 2017 masuk fakultas Ekonomi Program Studi Akuntansi Universitas Tridinanti Palembang.

(14)

1 BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Dalam menghadapi kemajuan teknologi di era globalisasi ini yang semakin lama semakin maju, sangat membawa pengaruh besar terhadap kemajuan perekonomian di Indonesia.Indonesia sebagai salah satu Negara yang sedang berkembang juga melaksanakan pembangunan diberbagai bidang, Pembangunan diberbagai bidang tentunya terdapat berbagai permasalahan yang harus dihadapi oleh pimpinan untuk mempertahankan kondisi atau mencapai kemajuan daerah.

Besar kecilnya hasil pembangunan yang diperoleh daerah digunakan sebagai alat untuk mengukur berhasil atau tidaknya kebijaksanaan yang telah ditetapkan daerah. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka seluruh aktivitas daerah harus dilaksanakan secara terencana dan terarah berdasarkan prosedur kerja yang benar,efektif dan efesiensi.

Selaras dengan Undang-Undang No.22 Tahun 1999 tentang pemerintah daerah dan Undang-Undang No.33 tahun 2004 tentang perimbangan keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah merupakan perundang-undangan yang berhubungan dengan kebijakan desentralisasi dan otonomi daerah. Otonomi daerah pemerintah daerah diberikan keleluasaan dalam mengatur penerimaan dan pengeluaran yang sesuai dengan kepentingan daerahnya masing-masing. Karena masing-masing daerah diberikan kewajiban dan kewenangan untuk menyusun Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Mengenai dibentuknya Otonomi daerah, Maka Diupayakan transparasi dalam pertanggung jawaban publik, Hal ini

(15)

2

demi terciptanya good governance yang merupakan keinginan dari sebagian besar masyarakat. Untuk dapat mewujudkan pengelolaan secara professional maka pemerintah daerah perlu membuat perencanaan pengendalian atas seluruh kegiatan pemerintah daerah.

Aktivitas perencanaan ini bertujuan untuk mencapai suatu efesiensi dan efektifitas.Salah satu perencanaan yang biasanya dibuat yaitu anggaran. Agar anggaran dapat terealisasi dengan baik, maka diperlukan membuat kebijakan atau pengendalian yang ada hubungannya dengan efektivitas yang baik terhadap biaya biaya yang dikeluarkan.

Anggaran berperan penting dalam sebuah organisasi. Perencanaan keuangan secara rinci disusun untuk membantu tercapainya program kegiatan organisasi. Berbagai macam permintaan masyarakat terhadap organisasi publik, salah satunya keterbukaan dan pertanggung jawaban keuangan publik. Sehingga setiap organisasi pemerintah senantiasa menjadikan lebih baik kinerjanya supaya tata kelola pemerintah yang lebih dapat tercapai (Tamasoleng, 2015).

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dapat menjadi cerminan kinerja dan kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai dan mengelola penyelenggaraan pemerintah dan pelaksanaan pembangunan di daerah masing- masing pada suatu anggaran. Pada kenyataannya banyak ditemukan keluhan masyarakat yang berkaitan dengan pengalokasian anggaran yang tidak sesuai dengan kebutuhan dan skala prioritas, serta kurang mencerminkan aspek ekonomi, efisien, dan efektifitas (Mardiasmo 2018: 16 ).

Efektivitas anggaran sangat berpengaruh terhadap kinerja pemerintah dimana kinerja dinilai baik apabila pemerintah mampu melakukan efektivitas belanja dan mampu mengidentifikasi anggaran sehingga anggaran tersebut dapat mencapai tujuan yang ingin dicapai.

Berdasarkan pasal 64 ayat (2) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1974 tentang pokok pemerintahan di Daerah, APBD dapat didefinisikan sebagai rencana operasional keuangan daerah dimana di satu pihak menggambarkan perkiraan pengeluaran setinggi-tingginya guna membiayai kegiatan-kegiatan dan proyek-proyek daerah dalam 1 tahun anggaran tertentu, dan pihak lain

(16)

3

menggambarkan perkiraan penerimaan dan sumber-sumber penerimaan daerah guna menutupi pengeluaran-pengeluaran yang dimaksud.

Kegiatan operasional dijalankan menggunakan sumber dana yang diperoleh dari dana APBD kecamatan Ilir Timur III yang dialokasikan baik secara langsung maupun tidak langsung. Kebijakan penggunaan semua dana diserahkan sepenuhnya kepada instansi tersebut sesuai dengan dana yang ada dan dipertanggungjawabkan melalui laporan realisasi anggaran. Upaya pencegahan penyalahgunaan dana anggaran untuk kebutuhan pribadi, maka diperlukannya pengendalian keuangan yang baik. Berdasarkan UU Nomor 15 Tahun 2004 tentang pemeriksaan atas pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara, Kantor Camat Ilir Timur III dalam pengelolaan keuangannya harus akuntabel dan transparan atas laporan keuangannya, sehingga program yang telah ditargetkan dapat direalisasikan dan dipertanggungjawabkan dengan baik dan benar.

Dalam pelaksanaan otonomi daerah dan desentralisasifiskal, kinerja pemerintah sangat penting untuk dilihat dan diukur. Keberhasilan suatu pemerintahan di era otonomi daerah dapat dilihat dari berbagai ukuran kinerja yang telah dicapainya. Pengelolaan anggaran berdasarkan kinerja ini memberikan gambaran yang lebih khusus terkait dengan kemampuan suatu daerah untuk selalu menggali potensi daerah guna meningkatkan anggaran pendapatan, yang akan berdampak pada kemampuan pembiayaan penyelenggaraan pemerintahan dan kegiatan pembangunan daerah. Dalam anggaran berbasis kinerja secara struktur meliputianggaran pendapatan, anggaran belanja dan pembiayaan.Penekanan pada belanja daerah menjadi titik perhatian terutama sisi belanja membutuhkan kinerja yang lebih baik, transparan dan tepat sasaran.

(17)

4

Anggaran operasional merupakan salah satu unsur yang sangat penting dalam suatu pemerintah daerah dan berperan juga didalam laporan keuangan khususnya dalam laporan belanja operasional daerah. Anggaran operasional terdiri dari sekumpulan biaya biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan operasional daerah yang dilaksanakan dalam waktu tertentu yang biasanya dibuat dalam satu periode anggaran. Biaya operasional merupakan biaya yang memiliki peran besar di dalam keberhasilan pemerintah daerah mencapai tujuannya. Adapun tujuan pemerintah daerah adalah memperoleh hasil pembagian sesuai dengan apa yang direncanakan. tanpa aktivitas operasional yang terarah maka seluruh kegiatan yang dihasilkan tidak akan memiliki manfaat bagi daerah.

Berikut jumlah rincian penggunaan belanja anggaran di Kantor Camat Ilir Timur III Kota Palembang.

Tabel 1.1

Rincian Penggunaan Belanja Anggaran

Tahun Jumlah Anggaran Realisasi Anggaran

2018 14.545.081.000 13.423.021.741

2019 13.046.185.000 12.596.543.871

2020 13.707.572.000 13.110.222.716

Sumber: Kantor camat Ilit Timur II

Berdasarkan Tabel 1.1 dapat dilihat bahwa anggaran belanja operasional pada tahun 2018 sebesar Rp.14.545.081.000 menjadi Rp. 13.423.021.741, sedangkan pada tahun 2019 realisasinya Rp.12.596.543.871 mengalami

(18)

5

penurunan tahun 2020 realisasinya juga mengalami penurunan dari anggaran sebesar Rp.13.707.572.000 menjadi Rp.13.110.222.716.

Fenomena data yang dilihat pada table 1.1 bahwa anggaran belanja yang dibuat tidak selalu searah dengan realisasi anggaran setiap tahunnya. Anggaran yang terdapat dikantor camat ilir timur III Palembang adalah anggaran dana belanja operasional. Tugas dan wewenang camat dalam menggunakan dana anggaran adalah mengawasi dan mengontrol serta mengkoordinasi dan menetapkan penyelenggaraan kegiatan dalam penggunaan anggaran yang dilakukan oleh perangkat daerah kecamatan. Penyusunan anggaran merupakan siklus penting bagi perusahaan dan organisasi untuk membantu pelaksanaan dalam perencanaan kegiatan dan memberikan gambaran awal sebesar dana yang akan dikeluarkan.

Kantor Camat Ilir Timur III adalah salah satu kecamatan yang berada di kota Palembang yang memerintah atau membawahi beberapa kelurahan. Salah satu biaya yang dikeluarkan dalam kegiatan pemerintahan tersebut yaitu belanja operasional. Kantor Camat Ilir Timur III setiap tahunnya membuat anggaran yang telah disusun dan dapat digunakan untuk kegiatan operasional dalam waktu satu tahun. Tetapi dalam pelaksanaanya penggunaan dana anggaran belanja operasional tersebut ada yang tidak mencapai target realisasinya. Kantor Camat Ilir Timur III setiap tahunnya dalam penyusanan anggaran berpedoman pada standar belanja umum pada pemerintah kota Palembang. Selisih yang terjadi pada Kantor Camat Ilir Timur III adalah selisih lebih atau kurang dari yang

(19)

6

dianggarkan sebelumnya. Penyimpangan tersebut menyebabkan terjadinya selisih dalam biaya operasional Kantor Camat Ilir Timur III.

Berdasarkan latar belakang masalah yang ada penulis akan melakukan penelitian dengan judul“Analisis Efektivitas Penggunaan Dana Anggaran Belanja Operasional Di Kantor Camat Ilir Timur III Kota Palembang”.

1.2 Perumusan Masalah

Berasarkan uraian yang telah dikemukakan sebelumnya, maka permasalahan yang dibahas dalam penulisan ini yaitu : Bagaimana efektifitas penggunaan dana anggaran belanja operasional di Kantor Camat Ilir Timur III Kota Palembang.

1.3 Tujuan Penelitian

Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas penggunaan dana anggaran belanja operasional di Kantor Camat Ilir Timur III Kota Palembang.

1.4 Manfaat Penelitian

Penelitian ini tentunya mempunyai manfaat bagi beberapa pihak yaitu:

1. Manfaat Akademis

Penelitian ini bermanfaat untuk mengembangkan wawasan pengetahuan yang diperoleh oleh penulis selama proses pembelajaran di Universitas, khususnya mengenai mata kuliah akuntansi Pemerintahan.

2. Manfaat Praktis

a. Bagi pemerintahan Kota

(20)

7

Sebagai pertimbangan Kantor Camat Ilir Timur III Kota Palembang terutama tentang efektivitas penggunaan dana anggaran belanja operasional.

b. Penelitin Lain

Sebagai bahan perbandingan,dan sumbangan pemikiran bagi penelitian selanjutnya.

c. Peneliti

Dapat menambah pengetahuan tentang efektivitas penggunaan anggaran dan belanja operasional di kantor camat ilir timur III Kota Palembang.

(21)

61

DAFTAR PUSTAKA

Artanti, Nining. 2010. Analisis Kinerja Keuangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah: Magetan.

Fauzi, Ahmad. 2017. Akuntansi Pemerintahan : Bogor.

Halim,Abdul . 2012 . Akuntansi Keuangan Daerah.Jakarta: Salemba Empat.

Ismatullah, Dedi. 2018. Akuntansi Pemerintahan.Bandung: Pustaka Setia.

Mamesah. 2010 . Keuangan Daerah .Jakarta: Gramedia.

Mardiasmo. 2017. Sektor Publik.Yogyakarta: Andioffset Margono . 2010 . Akuntansi Keuangan Daerah : Jakarta.

Mursyidi . 2013 . Akuntansi Pemerintahan di Indonesia. Bandung: Refika Aditama.

Novita, Dian. 2015. Analisis efesiensi dan efektifitas serta multiplier efek pengolahan anggaran dana desa leuliwang: Jawa Barat.

Riski, Kiki. 2014. Analisis Efektabilitas Penggunaan Dana Anggaran Biaya Operasional di Kantor Camat Sukarami Kota Palembang :Palembang.

Sartika, Dewi . 2018 . Analisis Kinerja Anggaran belanja pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah : Sumatera Utara.

Siregar, Baldric.2015. Akuntansi Sektor Publik. Jakarta: Upp Stim Ykpn.

Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif,Kualitatif dan R&D, Alafabeta: Bandung.

Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D, Alfabeta: Bandung.

Tamasoleng. 2015. Analisis Efektivitas Pengelolaan Anggaran Di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro. Jurnal Riset Bisnis dan Manajemen Vol 3 No 1:97-110

Tanjung,Abdul Hafiz . 2018 .Akuntansi Pemerintahan Daerah berbasisAkrual. Bandung: Alfabeta.

Umar, Husein. 2013. Metode Kuantitatif dan R&D, Alfabeta: Bandung.

(22)

62

Wahyuniar. 2017. Anggaran pendapatan Belanja Daerah .skripsi.Universitas Muhammadiyah Makassar.

Referensi

Dokumen terkait

Typical rule based matrix for evaluating distress mechanisms in bridges Part – 1 Element Construction Material Environment Climatic condition Element position Concrete Grade