Oleh :
Musyawaroh
Prodi Magister Arsitektur
Menurut wujud atau bentuknya kebudayaan dibagi dari yang
abstrak sampai ke yang kasat. JJ. Honigman dalam Koentjaraningrat (2005) membagi wujud kebudayaan tersebut dalam 3 bagian, yakni:
• Sistem Kebudayaan (Cultural System) yang bersifat abstrak berupa nilai atau pandangan hidup,
• Sistem Sosial (Sosial system) yang berupa pola kegiatan yang sifatnya lebih konkrit serta
• Kebudayaan Fisik (Physical Culture) berupa peralatan, perabot dan bangunan yang sifatnya paling konkrit.
Masing-masing bentuk kebudayaan tersebut berkaitan erat satu
sama lain.
PERMUKIMAN WARGA
TERDAMPAK ERUPSI MERAPI 2010
Zona merah Merapi
Sumber : https://geologi.co.id/2010
• Pada tanggal 26 Oktober 2010 pukul 17.02 Gunung Merapi meletus, dengan mengeluarkan semburan awan panas (wedhus gembel) dengan ketinggian 1,5 km
(saungweb.blogspot.com, 27 Oktober 2010).
• Warga yang tinggal di lereng Merapi wilayah Sleman DIY dan Magelang Jateng, rumah dan lingkungannya rusak diterpa lahar dan awan panas. Sampai saat ini warga terdampak Merapi masih ditempatkan di Hunian
Sementara (Huntara) dan Hunian Tetap (Huntap) yang telah disediakan oleh pemerintah
•
Menurut data dari BNPB 2010, jumlah korban yang meninggal dunia 151 orang, 135 orang di DIY dan 16 orang di Jateng dan total pengungsi mencapai 320.090 jiwa. Letusan Merapi merusak 291 rumah (kompas.com, 9 November 2010).
•
Pasca bencana, Pemerintah, Dinas terkait, Perguruan Tinggi dan Pihak Swasta pada akhir tahun 2010 telah membangun Hunian Sementara (Huntara) bagi korban di Desa Argomulyo, Desa Umbulharjo dan Desa Gondang Kecamatan Cangkringan, Sleman (Agung, 2010 dan Satria AN, 2010).
•
Pada tahun 2012, BPBD membongkar Huntara digantikan dengan Huntap yang lebih berkualitas dan permanen sesuai dengan Surat Perintah dari BPBD Jateng awal Desember 2012 (timlo.net, 10 Desember 2012).
•
Sekitar 227 KK memilih mengikuti program relokasi mandiri di tanah milik sendiri dan sebagian lainnya ada yang pindah ke luar kota (demikian informasi dari Kepala Desa Kepuharjo dalam Kedaulatan Rakyat 18 Mei 2012).
•
Pembangunan huntap tersebut dilakukan pemerintah bekerjasama dengan REKOMPAK-JRF.
Di sekitar huntap akan dibangun kandang sapi komunal. Huntap dibangun dengan konsep
agro forestry sederhana dan eco housing.
HUNTARA
KEPURUN
Huntap Batur
• Berpenduduk 349 jiwa
• 194 KK
• Jumlah rumah 81
Musyawaroh dkk., 2013
Berdasarkan standar luas open space yang dibutuhkan untuk Huntap batur adalah : 349 x 0,3 = 104,7 m2
Total luasan open space di huntap Batur adalah + 3.847,2 m2
Sarana pendidikan (PAUD), Masjid telah tersedia , belum ada gedung serbaguna (pembangunan belum selesai)
• Telah tersedia toko & warung
• Telah diberi bantuan sapi, tapi sebagian belum ada kandangnya
• Belum ada bangunan koperasi susu
• Telah tersedia tempat pengepul sampah, tidak terkelola dengan baik
• Belum ada biophori
• Belum ada sumur resapan
• Jaringan drainasi sudah baik
• Jaringan listrik dan air bersih sudah baik
• Belum ada tempat pengolahan limbah domestik
Huntap Karang Kendal
• Berpenduduk 220 jiwa
• 83 KK
• Jumlah rumah 67
Musyawaroh dkk., 2013
Berdasarkan standar luas open space yang dibutuhkan untuk Huntap batur adalah : 220 x 0,3 = 66 m2
Total luasan open space di huntap Batur adalah + 3006,9 m2
Sarana pendidikan (PAUD), Masjid, gedung serbaguna, koperasi susu
• Sampah dikelola secara mandiri dan sudah baik
• Belum ada biophori
• Belum ada sumur resapan
• Jaringan drainasi sudah baik
• Jaringan listrik dan air bersih sudah baik
• Belum ada tempat pengolahan limbah domestik
• Telah tersedia toko & warung
• Belum dapat batuan sapi tapi kandang sudah jadi
• Sudah ada bangunan koperasi susu
7 unsur kebudayaan
1. Sistem Religi
•
Sebagian besar masyarakat beragama Islam•
Masih melakukan acara labuhan sedekah gunung2. Sistem organisasi kemasyarakatan
•
Gotong royong•
Rembuk warga3. Sistem pengetahuan
•
Mengolah kotoran sapi menjadi biogas dan pupuk kendang•
Bank sampah4. Sistem mata pencaharian
•
Mata pencaharian awal sebagai petani & peternak sapi•
Mata pencaharian saat ini peternak sapi (bantuan Pemerintah), penambang pasir, volcano tour, petani (sawah/kebun di zona merah)5. Sistem teknologi
•
Tipe rumah sudah ditentukan oleh KemenPU•
Struktur konstruksi perbaikan lahan menggunakan system struktur modern yg ekologis•
Menggunakan material sisa rumah awal yg masih bisa digunakan6. Bahasa
•
Bahasa Jawa dialek Yogya7. Kesenian
•
Jathilan, topeng ireng ,ketoprak•
Kesenian tradisional SerandulWujud kebudayaan
1. Sistem Kebudayaan (Cultural System)
•
Perpindahan warga ke Huntap dengan iring-iringan kirab warga berpakaian adat Jawa (diiringi gamelan) dengan membawa satu gunungan.(https://edukasi.kompas.com/read/2013/05/11/08345336/~Regional~Jawa