Usang
Gemericik air yang diinjak terdengar asing di telinga
Disebelahnya, aku menatap genangan air didepan rumah tua yang usang Melihat dunia yang kini telah rampung dan rapuh kian hari
Tumbuhan disekitar pun terbakar tuntas Banyak orang kelaparan dipinggiran kolam
Kriminalitas terjadi dari akar ekonomi yang diambang batas Aku pergi menjauh dari itu
Melihat dan menemukan kembali genangan didepan rumah mewah yang tak jauh dari rumah tua yang usang
Aku menaruh karpet berwarna merah darah
Banyak penguasa yang membenturkan aparat dengan rakyat Air darah keluar tanpa penuh dusta, tanpa bersalah
Banyak pembunuhan dimana-mana Dasar pemabuk anggur darah !!!
Aku pergi lagi
Kini, aku memilih untuk menjauhi genangan Namun, disudut jalan...
Aku melihat danau, dengan air yang jernih dan ikan-ikan indah sedang berenang mengitarinya, terdapat kodok diatas bunga teratai sebagai rumah kecilnya, dan capung yang bebas bersembunyi dibalik kabut danau yang tipis
Aku memilih loncat dan berenang didalamnya Karena aku tau, aku pantas menikmatinya
Situbondo, 23 Oktober 2020