Judul : Gagal Panen
Tema : Aku Dan Lingkungan
Pemeran : Agung Kaka Ramdani & Ahmad Nijan Jauhari
Disebuah Desa yang asri dan sejuk tinggal lah seorang petani yang sangat rajin merawat padi di sawahnya yang mulai menguning menunggu waktu panen tiba. Setiap pagi petani itu berangkat dengan riang gembira membawa cangkul dipundaknya. Ketika sedang mencangkul terdengar suara burung yang menurutnya adalah hama, kemudian petani bergegas memasang orang-orangan sawah untuk mengusir sekawanan burung tersebut.
Namun apalah daya burung tersebut masih saja tidak mau pergi. Tak kehabihan akal petani pun mencoba mengusir dengan ketapel yang dibawanya, alhasil burung itu pun terbang meninggalkan ladang petani itu. Hari sudah siang, petani bergegas pulang untuk beristirahat.
Sore hari di sawah sering dipakai area anak-anak bermain seperti main layang-layang, main bola, dan lain lain. Sore itu pun Nizan seorang anak kecil yang nakal sedang bermain layang-layang di ladang milik patani. Karena sangat keasyikan bermain tak sengaja merusak tanaman padi milik petani tersebut, tapi nizan tetap saja asyik bermain dengan layang- layangnya.
Sore itu petani kembali ke ladang karena ada sesuatu peralatan yang tertinggal, sontak petani itu pun kaget melihat seorang anak kecil yang sedang bermain layang-layang dan merusak tanaman padinya. Diam diam petani mendekati sambil memergoki anak kecil itu, kemudian menegurnya. Tetapi anak kecil itu malah menangis, petani pun mencoba membuatnya agar berhenti mengangis namun anak itu malah menertawainya. Petani yang kesal kemudian mengerjar anak itu, terjadilah aksi kejar-kejaran di sawah tersebut yang membuat tanaman padi menjadi rusak.
Suatu ketika terdengar suara petir menandakan akan turunya hujan, petani dan anak itu pun berhenti dan ketakutan. Hujan pun turun petani dan anak kecil berteduh disebuah gubuk menunggu hujan reda. Namun hujan tak kunjung reda petani itu pun mencari dedaunan untuk dijadikan sebagai payung. Karena melihat anak kecil yang ketakutan petani itu pun merasa kasihan kemudian diajak lah anak itu untuk pulang bersamanya.
Ditengah-tengah perjalanan berhembus suara angin kencang membuat dedaunan yang dipakainya sebagai payung terbawa angin, petani memegang erat agar tidak terbawa oleh hembusan angin itu. Tak disangka bencana alam terjadi petir menyambar disekitaran pepohonan disekitar sawah yang membuat Anak kecil dan Petani terkena dampak dari sambaran petir yang mengakibatkan pingsan.