PENDAHULUAN
Rumusan Masalah
Pengembangan booklet IPA berbasis Discovery Learning berbantuan Phet Interactive Simulasi sebagai media pembelajaran IPA materi hukum Newton kelas VIII. Untuk mengetahui kesesuaian booklet IPA berbasis Discovery Learning berbantuan Phet Interactive Simulasi sebagai media pembelajaran IPA materi hukum Newton kelas VIII 3. Booklet media berbasis Discovery Learning berbantuan Phet Interactive Simulasi digunakan sebagai panduan belajar siswa untuk mempelajari materi hukum Newton ke kelas VIII 2.
Tujuan dan Manfaat Penelitian
Spesifikasi Produk
Mengembangkan produk pembelajaran booklet berbasis Discovery Learning melalui simulasi Pheta interaktif pada materi hukum Newton untuk kelas VIII di SMPN 24 Kota Bengkulu. Respon Siswa Terhadap Media Pembelajaran Booklet Berbasis Discovery Learning Berbantuan Simulasi Interaktif Phet untuk Meningkatkan Keterlibatan Siswa di Kelas. Komponen yang digunakan sebagai evaluasi validator media pembelajaran booklet berbasis Discovery Learning menggunakan Phet Interactive Simulasi.
Asumsi Pengembangan
LANDASAN TEORI
Booklet
Sampul dan isi booklet terbuat dari kertas yang lebih tebal dibandingkan kertas pada booklet. Fungsi kulit buklet adalah untuk melindungi isi buklet. Agar lebih menarik, sampul buku didesain menarik, misalnya memberikan ilustrasi yang sesuai dengan isi buku dan menggunakan nama subjek. Tampilannya menarik dan informatif, sehingga dapat memotivasi siswa dalam mempelajari isi buklet.
Discovery Learning
Kelayakan dan kepraktisan booklet berbasis Discovery Learning berbantuan Simulasi Interaktif Phet pada materi Hukum Newton untuk Kelas VIII di SMA Negeri 24 Negei Kota Bengkulu. Hasil observasi kebutuhan guru terhadap media pembelajaran booklet berbasis Discovery Learning berbantuan simulasi interaktif Phet dapat dilihat pada tabel 4.1 di bawah ini. Siswa setuju jika ada media booklet berbasis Discovery Learning berbantuan Phet Interactive Simulasi.
Phet Interaktif Simulation
Hukum Newton
Oleh itu, daya yang dikenakan pada peti adalah 100 N. Rajah 2.5 Penyelesaian kepada soalan kedua daripada simulasi Phet Interactive. Jadi daya paduan pada objek ialah 65 N. Penyelesaian akan menjadi lebih mudah jika anda menggunakan Simulasi Interaktif Phet. Kemudian daya paduan pada objek 65 N muncul. Rajah 2.6 Penyelesaian Masalah daripada Simulasi Interaktif Phet.
Kajian Teori
Pada tahap ini peneliti membuat desain media pembelajaran berupa booklet berbasis Discovery Learning berbantuan simulasi interaktif. Pengembangan Media Pembelajaran Booklet Berbasis Discovery Learning berbantuan simulasi interaktif phet pada materi hukum Newton, subjek terbatas penelitian ini adalah 10 siswa kelas VIII SMP Negeri 24 Kota Bengkulu. Angket instrumen penilaian booklet berbasis Discovery Learning berbantuan Phet Interactive Simulasis disiapkan untuk memperoleh penilaian dari validator Apakah booklet berbasis Discovery Learning berbantuan Phet Interactive Simulasis layak digunakan sebagai media pembelajaran IPA materi hukum Newton.
Media ini dapat digunakan sebagai sumber belajar bagi siswa dan media ini juga diharapkan dapat memotivasi dan menginspirasi para pendidik untuk mengembangkan media pembelajaran booklet berbasis Discovery Learning dengan menggunakan simulasi interaktif phet. Pengembangan media brosur berbasis Discovery Learning berbantuan Simulasi Interaktif Phet dikembangkan berdasarkan hasil observasi siswa dan guru kelas VIII SMPN 24 Kota Bengkulu. Hasil analisis kebutuhan siswa terhadap media pembelajaran booklet berbasis Discovery Learning berbantuan Simulasi Interaktif Phet dapat dilihat pada Tabel 4.2 berikut.
Validasi media dilakukan untuk menilai layak atau tidaknya produk pengembangan media brosur berbasis Discovery Learning berbantuan Phet Interactive. Berdasarkan hasil analisis validasi kebahasaan, persentase skor sebesar 82,5% (Sangat Sesuai) untuk produk booklet berbasis Discovery Learning yang difasilitasi oleh Phet Interactive Simulasis dinyatakan sangat layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran.43. Berdasarkan hasil uji respon guru terhadap produk booklet berbasis Discovery Learning yang difasilitasi oleh Phet Interactive Simulasi dinyatakan sangat praktis untuk digunakan sebagai alat pengajaran, dengan persentase skor sebesar 82,6% (Sangat Praktis.
Kelayakan media pembelajaran booklet berbasis Discovery Learning berbantuan Phet Interactive Simulasi telah melalui uji kelayakan yang melibatkan 6 orang dosen ahli, 2 orang ahli media, 2 orang ahli materi dan 2 orang ahli bahasa.
Kerangka Berpikir
METODE PENELITIAN
Prosedur Pengembangan
- Studi Pendahuluan
- Pengembangan Prototipe
Keunggulan model pengembangan Borg and Gall dibandingkan model lainnya adalah menghasilkan produk dengan nilai validasi yang tinggi dan mendorong proses inovasi produk secara berkesinambungan.33. Prosedur pengembangan dalam penelitian ini dilakukan berdasarkan tahapan Borg dan Gall yang dikembangkan oleh Sugiyono, dibatasi sebanyak 8 langkah. Inilah tahap awal dalam melakukan penelitian dan pengembangan. Tahap awal dalam melakukan penelitian dan pengembangan model Borg and Gall. Pada tahap ini peneliti melakukan observasi dan pengumpulan data mengenai pengembangan media brosur bahan hukum Newton di SMPN 24 Kota Bengkulu.
Model penelitian adalah model deskriptif yang menunjukkan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mewujudkan produk. Informasi yang diperoleh berdasarkan hasil angket wawancara terhadap guru IPA dan siswa Kelas VIII SMP Negeri 24 Kota Bengkulu, sehingga peneliti dapat mengumpulkan informasi yang sebenarnya. Pada tahap pengembangan, kerangka konseptual diwujudkan dalam produk pengembangan booklet bahan ajar yang siap diimplementasikan sesuai dengan tujuan penelitian yang diteliti.
Uji coba produk dilakukan untuk mengetahui kelayakan pembuatan produk dengan melakukan validasi terhadap enam validator. Pada langkah ini digunakan angket untuk mengumpulkan data tentang media pembelajaran yang dikembangkan, dan dilakukan tes untuk mengetahui kelemahan dan kekurangan produk. Review produk dilakukan setelah validasi, untuk mengetahui kekurangan dan kelebihan produk yang dikembangkan peneliti.
Produk akhir merupakan hasil revisi rekomendasi ahli dan produk yang telah dinyatakan layak digunakan selanjutnya digunakan sebagai sumber belajar siswa SMP VIII.
Subjek Penelitian
Teknik Pengumpulan Data
Produk utama yang dihasilkan dari penelitian pengembangan ini adalah media pembelajaran berbasis booklet gaya Discovery Learning Phet Interactive Simulasi. Berdasarkan analisis materi yang dilakukan peneliti, maka materi yang tepat digunakan sebagai booklet holder berbasis Discovery Learning melalui simulasi interaktif adalah materi Hukum Newton, karena pada siswa kelas VIII. kelas masih kurang semangat belajarnya. di sekolah menengah. Perancangan media booklet hijab berbasis Discovery Learning dengan bantuan Phet Inerrative Simulasi yang disusun dan dikonsultasikan oleh dosen pembimbing selanjutnya dilakukan uji validasi.
Berdasarkan hasil analisis validasi ahli media terhadap produk booklet berbasis Discovery Learning berbantuan Phet Interactive Simulasi dinyatakan sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran, dengan persentase skor 88% (Sangat Memenuhi Syarat. Setelah selesai Proses validasi media dan materi, selanjutnya dilakukan validasi bahasa untuk mengetahui cocok atau tidaknya bahasa yang digunakan pada produk booklet, berdasarkan Discovery Learning berbantuan Phet Interactive. Hasil akhir dari penelitian pengembangan ini adalah media pembelajaran berupa booklet berbasis Discovery Learning berbantuan Phet Interactive Simulasis, yaitu media pembelajaran yang dikembangkan dengan memuat konsep-konsep sains sehingga dapat digunakan sebagai sumber belajar bagi siswa, serta menambah perpustakaan sekolah dan memudahkan siswa dalam Los Permasalahan hukum Newton menggunakan Simulasi Interaktif Phet.
Pengembangan media pembelajaran booklet berbasis Discovery Learning untuk menentukan letak unsur-unsur dalam tabel periodik di SMA Negeri Rasau Jaya” 2019. Pengembangan media pembelajaran booklet berbasis Discovery Learning dikembangkan berdasarkan model pengembangan Borg and Gall, yang sudah ada 10 langkah penelitian yang disederhanakan menjadi 8 tahap pengembangan karena keterbatasan waktu dan biaya, kemudian akhirnya dilakukan uji lapangan terbatas dan terbukti praktis, dengan respon siswa yang melibatkan 10 siswa dengan persentase skor rata-rata 83,8%.Bukulet berbasis Discovery Learning media pembelajaran, didukung oleh Simulasi Interaktif Phet.
Kemudian bagi peneliti selanjutnya mohon untuk mengembangkan media dengan teori lain yang disesuaikan. Perlu dilakukan uji keefektifan media pembelajaran booklet berbasis Discovery Learning khususnya dari aspek kognitif pembelajaran IPA.
Teknik Analisis Data
HASIL DAN PEMBAHASAN
Pengembangan Produk Booklet
Pakar media, Ibu Munawaroh, M.Pd dan Bapak. Adrian Topano, M.Pd, kedua validatornya adalah dosen UINFAS Bengkulu. Ahli materi, Ny. Herni Afrianty, S.Pd guru SMP 24 Kota Bengkulu, lulusan Fisika dan Ny. Fadilah M.Si Dosen UINFAS Bengkulu. Ahli bahasa, Ny. Dina Kariana, guru bahasa S.Pd SMPN 24 Kota Bengkulu, dan Ny. Dina Putri Juni, dosen bahasa UINFAS.
Sumber : Data Nilai Evaluasi Media Data Respon Ahli Media Jumlah Nilai Tertinggi (ST) = 5. Setelah dilakukan validasi ahli media, selanjutnya dilakukan validasi materi untuk menilai apakah materi tersebut masuk atau tidak dalam booklet pembelajaran berbasis Discovery Learning produk pengembangan media dibantu oleh Phet Interactive Simulasi, proses validasi oleh Ms. Herni Afrianty, S.Pd selaku validator pertama dilakukan di ruang kantor SMPN 24 Kota Bengkulu. Penilaian kedua dilakukan oleh Ny. Fadilah, M.Si selaku validator kedua di ruang LPPM Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu. Sumber : Data hasil validasi materi Pembahasan data tanggapan ahli media. Nilai tertinggi (ST) = 5.
Proses validasi dilakukan oleh Ibu Dina Kariana, S.P.D., guru bahasa SMPN 24 Kota Bengkulu, validator kedua divalidasi oleh Dina Putri Juni Astuti, M.P.D. Kriteria penilaian yang digunakan dimulai dengan skor 1, kategori sangat buruk (SK), skor 2, jika kategori kurang baik (K), skor kategori 3 cukup. Sumber : Hasil validasi ahli bahasa Pembahasan data jawaban ahli bahasa Jumlah poin tertinggi (ST) = 5 Kriteria yang harus dipenuhi dalam penilaian kepraktisan adalah booklet dapat digunakan sebagai bahan ajar, meningkat minat belajar siswa, mempunyai ilustrasi gambar, kecil dan mudah dibawa kemana-mana.44 dapat dilihat pada Tabel 4.3 sebagai berikut :.
Sumber : Hasil Tes Respon Guru Pembahasan Data Respon Guru Jumlah Nilai Tertinggi (ST) = 5 Jumlah Soal (JP) = 15 Jumlah Responden (JR) = 1.
Pembahasan Hasil Penelitian
Menggunakan Model Pembelajaran Discovery Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa di Sekolah Dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan. Pengembangan booklet berbasis materi Discovery Learning menentukan letak unsur-unsur dalam tabel periodik di SMA Negeri Rasau Jaya. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, Volume 9, No. 10. Uji Kelayakan Media Pembelajaran Interaktif pada Mata Pelajaran Administrasi Server. Elinvo (Elektronik, Informatika dan Pelatihan Kejuruan) Volume 2, no.2.
Pengembangan Media Booklet IPA Anak Sebagai Sumber Belajar di Sekolah Dasar Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar. 2016). Pengembangan media booklet berbasis SETS pada materi pokok mitigasi dan adaptasi bencana alam bagi siswa kelas terhadap perubahan bentuk materi benda. Jurnal Pena Ilmiah.
Penerapan Model Pengajaran Discovery Learning dalam Meningkatkan Hasil Belajar Ekonomi Siswa Kelas XII Ips 2 SMA Negeri 13 Palembang.Jurnal LABA: Kajian Pendidikan Ekonomi dan Ilmu Ekonomi. Upaya menghitung momen inersia pada bidang Atwood dengan menggunakan katrol yang diberi tambahan massa beban. Jurnal Phi;.
PENUTUP
Saran