PENDAHULUAN
Latar Belakang
Menurut Slavin (Fathurrohman) model pembelajaran kooperatif adalah suatu bentuk pembelajaran yang menggunakan pendekatan melalui kelompok kecil siswa untuk bekerja sama dan memaksimalkan kondisi belajar dalam mencapai tujuan pembelajaran. Peneliti menerapkan dua model pembelajaran kooperatif yaitu Head Counted Together (NHT). ) tipe dan model kolaboratif tipe Achievement of student teams Divisions (STAD) Head Counted Together (NHT) merupakan tipe pembelajaran kooperatif yang menuntut siswa berpikir bersama dalam kelompok dimana setiap siswa diberi nomor dan memiliki kesempatan yang sama untuk menjawab. masalah yang diajukan oleh guru melalui pembentukan bilangan acak.
Keunggulan model pembelajaran kooperatif tipe NHT adalah setiap siswa bersiap-siap, dapat berdiskusi dengan serius, siswa yang cerdas dapat mengajar siswa yang kurang cerdas dan tidak ada siswa yang mendominasi kelompok. Sedangkan kelemahan model pembelajaran kooperatif tipe NHT adalah kemungkinan nomor dipanggil, dipanggil lagi oleh guru, tidak semua anggota kelompok dipanggil oleh guru, Keterbatasan teknis, misalnya tempat duduk kadang susah. Sedangkan Student Teams Achievement Divisions (STAD) merupakan strategi pembelajaran kolaboratif dimana beberapa kelompok kecil siswa dengan tingkat kemampuan akademik yang berbeda bekerja sama untuk mencapai tujuan pembelajaran.
Keunggulan model pembelajaran kooperatif tipe STAD adalah siswa bekerja sama untuk mencapai tujuan dengan mempertahankan norma kelompok, siswa aktif membantu dan memotivasi semangat untuk sukses bersama, aktif berperan sebagai tutor sebaya untuk lebih meningkatkan keberhasilan kelompok, dan interaksi antar siswa berjalan seiring. sejalan dengan peningkatan kemampuan mereka untuk berpikir. Efektivitas pembelajaran matematika melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) pada siswa kelas IX SMP Negeri 1 Pallangga”, dan pada tahun 2013 Ilda melakukan penelitian eksperimen dengan judul “Efektivitas Pembelajaran Matematika Melalui Penerapan STAD ( Student Team Achievement) model pembelajaran kooperatif Divisi) kelas VII.1 MTS Manongkoki Kabupaten Takalar”.
Rumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan yang signifikan antara kualitas pembelajaran matematika siswa yang diajar melalui penerapan model pembelajaran kooperatif Numbered Head Together (NHT) dengan kualitas pembelajaran matematika siswa yang diajar melalui penerapan Model Pembelajaran Siswa Berprestasi Divisi. Model pembelajaran kooperatif tim (STAD).
Manfaat Penelitian
KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA, DAN HIPOTESIS
Kajian Pustaka
- Pengertian Belajar
- Kualitas Pembelajaran Matematika
- Model Pembelajaran Kooperatif
- Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Teams Achievement
Kerangka Pikir
Pembelajaran kooperatif akan membantu siswa mendengarkan pendapat orang lain dan merangkum pendapat atau temuan mereka secara tertulis. Pembelajaran kooperatif juga bermanfaat bagi siswa yang heterogen, karena dengan menekankan interaksi kelompok, model pembelajaran ini dapat membantu siswa menerima siswa lain dengan kemampuan dan latar belakang yang berbeda. Pemahaman konsep matematika siswa akan lebih relevan jika digunakan model pembelajaran yang mampu memotivasi siswa untuk mengembangkan potensi belajarnya, antara lain model pembelajaran kolaboratif Numbered Head Together (NHT) dan Divisions Teams Achievement Divisions (STAD). jenis.
Keduanya merupakan pembelajaran kooperatif yang mengarahkan siswa untuk aktif dan termotivasi dalam belajar serta membangkitkan semangat siswa dalam belajar, khususnya matematika yang selama ini menjadi mata pelajaran yang paling ditakuti oleh sebagian besar siswa.
Hipotesis
Rata-rata skor respon siswa terhadap pembelajaran matematika melalui penerapan pembelajaran kooperatif Numbered Head Together (NHT) dapat memenuhi minimal 75% respon YA. Hasil belajar siswa setelah belajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) lebih besar dari 74,9 (KKM 75). Normalized gain siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif Student Teams Achievement Divisions (STAD) lebih besar dari 0,29 (minimal dalam kategori sedang).
Hasil belajar siswa setelah pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif Numbered Head Together (NHT) tidak sama dengan hasil belajar siswa setelah pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif Student Teams Achievement Divisions (CITY). Normalisasi gain siswa yang belajar dengan model pembelajaran kooperatif Numbered Head Together (NHT) tidak sama dengan normalisasi gain siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif Student Teams Achievement Divisions (STAD). Persentase ketuntasan belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif Numbered Head Together (NHT) secara klasikal tidak sama dengan persentase ketuntasan belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif Student Teams Achievement Divisions (STAD).
Rata-rata persentase aktivitas siswa selama pembelajaran matematika dengan menggunakan model kooperatif Numbered Head Together (NHT) tidak sama dengan rata-rata persentase aktivitas siswa selama bekerja sama dalam pembelajaran matematika dengan menggunakan model kooperatif Student Teams Achievement Divisions (STAD). . Rata-rata skor respon siswa yang belajar matematika dengan pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) tidak sama dengan rata-rata skor respon siswa yang belajar matematika dengan model pembelajaran kooperatif tipe Student Group Achievement Distribution (STAD).
METODE PENELITIAN
- Rancangan Penelitian
- Populasi dan Sampel Penelitian
- Definisi Operasional Variabel
- Instrumen Penelitian
- Teknik Pengumpulan Data
- Teknik Analisis Data
Parameter skor rata-rata hasil belajar siswa setelah belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif Numbered Head Together (NHT). Parameter skor rata-rata hasil belajar siswa setelah belajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD). Rata-rata pencapaian nilai rata-rata siswa dengan parameter normalized menggunakan model pembelajaran kooperatif numbered heads together (NHT).
Parameter yang dinormalisasi diperoleh nilai rata-rata siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif Student Team Achievement Divisions (STAD). Parameter yang dinormalisasi diperoleh nilai rata-rata siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif Student Team Achievement Divisions (STAD). Kualitas pembelajaran matematika dengan model pembelajaran kolaboratif Number Head Together (NHT) berbeda dengan kualitas pembelajaran matematika dengan model pembelajaran kolaboratif Student Team Achievement Divisions (STAD).
Guru menyampaikan model pembelajaran yang akan digunakan yaitu pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT). Guru menyampaikan model pembelajaran yang akan digunakan yaitu pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT).
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Hasil Penelitian
- Hasil Analisis Statistik Inferensial
Pembahsan Data Hasil Penelitian
KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
Pembelajaran matematika dengan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) berkualitas untuk diterapkan di kelas VII SMP Putri Yatama Mandiri, Kabupaten Gowa, materi koleksi. Pembelajaran matematika dengan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Divisions (CITY) berkualitas untuk diterapkan di kelas VII SMP Putri Yatama Mandiri Kabupaten Gowa pada materi padat. Indikator kualitas pembelajaran adalah (1) keterlaksanaan pembelajaran, (2) hasil belajar siswa, (3) aktivitas siswa, dan (4) respon siswa terhadap pembelajaran.
Hasil belajar matematika kelas VIIA SMP Putri Yatama Mandiri Kabupaten Gowa setelah penerapan pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) menunjukkan persentase ketuntasan siswa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa dengan pembelajaran kooperatif Numbered Head Together (NHT) dapat dikategorikan berkualitas. Hasil belajar matematika siswa kelas VIIB SMP Putri Yatama Mandiri Kabupaten Gowa setelah diterapkan pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) menunjukkan bahwa persentase ketuntasan klasikal siswa mencapai 100% yang berarti klasikal hasil belajar telah tercapai.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa dengan pembagian prestasi siswa tipe kooperatif tim dapat dikategorikan kualitatif. Rata-rata hasil pelaksanaan pembelajaran kooperatif Head Counted Together (NHT) dan Student Team Achievement Divisions (STAD) dikatakan efektif, masing-masing untuk pembelajaran kooperatif Head Counted (NHT) nilai rata-rata pelaksanaan pembelajaran adalah 3,65 termasuk dalam kategori dilaksanakan sangat baik sedangkan untuk tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) nilai rata-ratanya. Hasil rata-rata jawaban siswa untuk pembelajaran kolaboratif dengan headcount together (NHT) sebesar 76%, dapat dikatakan siswa terlibat aktif dalam proses pembelajaran, sedangkan pada tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) sebesar 81,43%. dapat dikatakan bahwa siswa terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa rata-rata respon siswa terhadap pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Divisions (STAD) lebih berkualitas.
Saran
Nama-nama hari tidak ada yang dimulai dengan huruf P, jadi himpunan ini adalah himpunan yang tidak memiliki anggota atau merupakan himpunan kosong c. Tukarkan jawaban Anda dengan pasangan Anda dan periksa contoh dan non-contoh himpunan yang dibuat pasangan Anda dan diskusikan jika ada ketidaksepakatan. Jaket {x | x < 6, dan x ∈ asli} dapat dibaca sebagai "himpunan x sehingga x kurang dari 6 dan x adalah elemen bilangan asli}.
A adalah himpunan yang semua anggotanya x sehingga x lebih besar dari 1 dan x lebih kecil dari 8, dan x adalah bilangan ganjil). Apakah hanya ada satu cara untuk merepresentasikan himpunan yang direpresentasikan dengan menamai anggotanya dengan menuliskan properti keanggotaannya. Suatu grup direpresentasikan dengan menuliskan notasi yang membentuk grup tersebut, hanya dapat direpresentasikan dengan satu cara yaitu dengan menyebutkan nama anggotanya.
Untuk memastikan salah satu dari empat siswa terpilih secara adil untuk menjadi pemenang, panitia akan mengajukan satu dari empat pertanyaan tentang set yang tersedia di kotak undian. Anggota bilangan bulat terkecil adalah 0, sehingga himpunan yang diperoleh Sudraja adalah himpunan yang tidak memiliki anggota. Tidak ada satu pun bilangan bulat antara 0 dan 1, sehingga himpunan yang didapatkan Batara adalah himpunan yang tidak memiliki anggota.
Tolong tanyakan kepada gurumu agar himpunan yang didapat Simon adalah himpunan yang tidak memiliki anggota. Dari keterangan di atas, himpunan S adalah himpunan yang memuat semua nama siswa dalam kelas tersebut. Coba sebutkan titik-titik anggota himpunan A, B dan C, yaitu nama siswa yang namanya berawalan huruf Y, S,. Himpunan bicara universal memiliki anggota yang sama atau lebih dari himpunan yang sedang dibahas.
Tidak ada nama hari yang dimulai dengan huruf P, jadi larik ini adalah larik yang tidak memiliki anggota atau merupakan larik kosong. Tidak ada hewan yang berkaki 5, jadi himpunan ini merupakan himpunan yang tidak memiliki anggota atau merupakan himpunan kosong.