• Tidak ada hasil yang ditemukan

PADA HOME INDUSTRI MIE SAGU ALAMI BAROKAH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "PADA HOME INDUSTRI MIE SAGU ALAMI BAROKAH "

Copied!
79
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Sedangkan penentuan harga pokok produksi yang salah akan berakibat pada penentuan harga jual produk yang salah. Hal ini akan mengakibatkan perhitungan harga jual yang terlalu tinggi atau harga jual yang terlalu rendah dibandingkan dengan biaya produksi.

Rumusan Masalah

Harga Pokok Produksi dengan Sistem Activity Based Costing pada Home Industri Mie Sagu Alam Barokah. Analisis Penentuan Harga Pokok Produksi Berdasarkan Sistem Activity Based Costing (ABC) Pada Pabrik Roti Barokah Bakery Tembung (Disertasi Doktor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara).

Batasan Masalah

Tujuan Penelitian

Perhitungan dan Penentuan Biaya Produksi Berdasarkan Sistem Activity Based Costing (ABC) Pada Home Industri Mie Sagu Alam Barokah. Perbandingan Biaya Produksi Sistem Tradisional dengan Sistem Activity Based Costing pada Home Industri Mie Sagu Alam Barokah.

Manfaat Penulisan

Sistematika Penulisan

Penentuan harga pokok produksi barang pada industri Mie Sagu Alam Barokah dalam negeri dengan menggunakan sistem perhitungan biaya berdasarkan aktivitas (activity based costing) dilakukan melalui dua tahap proses. Analisis Penerapan Metode Activity Based Costing Dalam Menentukan Harga Pokok Produksi (Studi Kasus Raihan Bakery Dan Medan Confectionery) (Disertasi Doktor Universitas Islam Negeri Sumatera Utara).

TINJAUAN PUSTAKA

Penelitian Terdahulu

3 Marlia Fransiska 2018 Analisis penentuan harga pokok produksi dengan metode Activity Based Costing (Studi Kasus pada PT Alra Lifestyle, di Yogyakarta). 8 Nur Hanimah 2020 Analisis Penerapan Metode Activity Based Costing Dalam Penentuan Harga Pokok Produksi (Studi Kasus Raihan Bakery and Cake Shop Medan).

Landasan Teori

  • Pengertian Biaya
  • Pengklasifikasian Biaya

13 dicerminkan oleh penyusutan kas atau aset lain yang terjadi sekarang atau di masa depan. Penting untuk mengklasifikasikan biaya secara berbeda untuk memberikan informasi biaya yang berbeda guna melayani kebutuhan manajerial yang berbeda. Biaya yang dikeluarkan dapat dengan mudah ditelusuri ke suatu produk, dan ada pula biaya yang sulit ditelusuri langsung ke suatu produk.

Biaya variabel adalah biaya yang jumlah totalnya berubah sebanding dengan perubahan jumlah aktivitas atau produksi, namun besarnya per perangkat tidak berubah. Biaya campuran: Biaya-biaya yang besarnya dipengaruhi oleh besar kecilnya kegiatan perusahaan, tetapi tidak secara proporsional. Bahan pembuatan buku yang paling berharga adalah kertas, sehingga harga kertas tersebut sudah termasuk dalam harga bahan bakunya.

Biaya tenaga kerja dibagi menjadi dua kelompok, yaitu biaya tenaga kerja langsung dan biaya tenaga kerja tidak langsung. Biaya produksi (production cost) Biaya ini terdiri dari tiga jenis biaya, yaitu biaya bahan baku, biaya tenaga kerja, dan biaya overhead pabrik. Biaya umum dan administrasi (general andadministration cost) Biaya yang dikeluarkan untuk menjalankan, mengarahkan dan mengendalikan perusahaan untuk memproduksi barang jadi.

Activity Based Costing

  • Pengertian Activity Based Costing
  • Konsep Dasar Activity Based Costing
  • Manfaat dan Keterbatasan Activity Based Costing
  • Tahapan Dalam Menerapkan Activity Based Costing

Activity Based Costing System adalah sistem akuntansi yang berfokus pada aktivitas yang dilakukan untuk menghasilkan produk/jasa. Penetapan Biaya Berbasis Aktivitas memberikan informasi tentang aktivitas dan sumber daya yang dibutuhkan untuk melakukan aktivitas tersebut. Activity Based Costing System (ABC) adalah sistem akuntansi yang berfokus pada aktivitas yang dilakukan untuk menghasilkan produk atau jasa.

Dengan demikian, pemahaman mendalam tentang aktivitas yang mendorong biaya akan menempatkan personel perusahaan pada posisi yang mempengaruhi biaya. Memberikan banyak informasi tentang aktivitas yang digunakan perusahaan untuk menghasilkan produk atau layanan bagi pelanggan. Sistem ABC menyediakan banyak informasi aktivitas yang memungkinkan staf merencanakan perbaikan dalam aktivitas yang digunakan untuk memberikan layanan kepada pelanggan.

Tingkat kedua menetapkan biaya aktivitas atau kelompok biaya aktivitas ke objek biaya menggunakan dasar pemicu konsumsi biaya aktivitas yang sesuai ketika mengukur permintaan aktivitas objek biaya. Identifikasi aktivitas Langkah pertama dalam mengimplementasikan ABC adalah mengidentifikasi aktivitas yang menjadi dasar sistem. Hal ini dilakukan dengan menggunakan tingkat dan nilai sumber daya aktivitas yang telah dihitung sebelumnya yang dikonsumsi oleh setiap jenis produk.

Tingkatan Aktivitas

  • Kelompok Biaya

Menghitung biaya produksi dengan menggunakan metode Activity Based Costing System (ABC). Area Produksi Mie Sagu, Sagu Gobak dan Sagu Rendang di Home Industri Mie Sagu Alam Barokah. 50 Berdasarkan biaya pabrik yang telah dibebankan, maka perhitungan biaya produksi dengan menggunakan sistem Activity Based Costing pada Home Industri Mie Sagu Alam Barokah dapat disajikan pada tabel berikut.

Analisis Perbandingan Sistem Tradisional dengan Sistem Activity Based Costing Dalam Penentuan Biaya Produksi Pada Home Industri Mie Sagu Alam Barokah. Biaya Produksi Menggunakan Sistem Tradisional Home Industri Mie Sagu Alam Barokah selama ini menggunakan sistem tradisional dalam penentuan biaya produksinya. Perhitungan harga pokok produksi pada home industri Mie Sagu Alam Barokah adalah dengan menjumlahkan seluruh biaya tetap dan biaya variabel.

Daftar pertanyaan wawancara ini berfungsi untuk menjawab rumusan masalah penelitian yang berjudul “Analisis Penentuan Harga Pokok Produksi Produk Berdasarkan Sistem Activity-Based Costing (ABC) Pada Home Industry Mie Sagu Alam Barokah. Daftar Pertanyaan Wawancara yang Ditanyakan kepada Pemilik Home Industri Mie Sagu Alam Barokah Kabupaten Bengkalis Biaya apa saja yang termasuk dalam biaya tetap Home Industri Mie Sagu Alam Barokah.

Perbedaan antara Activity Based Costing & Tradisonal Costing

Harga Pokok Produksi

  • Pengertian Harga Pokok Produksi
  • Unsur-Unsur Harga Pokok Produksi
  • Metode Penetuan Harga Pokok Produksi
  • Manfaat Informasi Harga Pokok Produksi

Hansen dan Mowen (2011) menyatakan bahwa biaya produksi mewakili total harga pokok barang yang diselesaikan selama periode tersebut. Biaya-biaya yang diselesaikan selama satu periode disebut harga pokok produksi (cost of good manufacturing) atau disingkat biaya produksi. Berdasarkan uraian definisi di atas, maka dapat disimpulkan bahwa biaya produksi adalah seluruh biaya yang dikorbankan atau dikeluarkan, diukur dalam satuan moneter untuk proses produksi mulai dari bahan mentah hingga produk akhir yang siap dijual, yang terdiri dari biaya bahan langsung. , biaya tenaga kerja langsung dan overhead pabrik.

Biaya-biaya tersebut merupakan unsur biaya produksi yang sering disebut dengan biaya produksi yang merupakan gabungan seluruh biaya yang dikeluarkan untuk mengolah bahan mentah menjadi produk jadi. Dalam perhitungan harga pokok produksi pada perusahaan yang biasanya menggunakan cara tradisional, komponen harga pokok produk atau jasa terdiri dari biaya bahan baku langsung, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead, baik tetap maupun variabel. Saat ini kedua metode yang digunakan di perusahaan untuk menghitung harga pokok produksi adalah metode tradisional (full costing dan variabel costing) dan metode Activity-Based Costing (ABC).

Tujuan penentuan biaya produksi pada dasarnya adalah untuk menentukan secara pasti besarnya biaya per unit produk jadi sehingga dapat diketahui keuntungannya. Biaya-biaya yang terkait dengan produk jadi pada tanggal neraca disajikan dalam harga pokok persediaan barang jadi. Biaya-biaya yang berkaitan dengan produk yang masih dalam penyelesaian pada tanggal neraca disajikan di neraca sebagai biaya persediaan produk dalam penyelesaian.

Sistem Biaya Tradisional

  • Pengertian Sistem Biaya Tradisional
  • Mekanisme Perhitungan Biaya dengan Sistem Tradisional
  • Kelebihan dan Kelemahan Metode Tradisional

Penelitian ini dilakukan untuk memberikan gambaran lebih detail mengenai suatu gejala atau fenomena serta menjelaskan mekanisme suatu proses terkait penentuan biaya produksi berdasarkan sistem Activity Based Costing (ABC) pada Home Industry Mie Sagu Alam Barokah. Rohimah, Ikmal dan Indra bertugas memasak mie sagu di Home Industri Mie Sagu Alam Barokah Kabupaten Bengkalis. Elemen biaya kedua adalah biaya tenaga kerja. Berikut rincian tarif tenaga kerja bulan Januari pada Home Industri Mie Sagu Alam Barokah.

Biaya overhead pabrik merupakan seluruh biaya yang dikeluarkan Home Industri Mie Sagu Alam Barokah untuk membiayai produksi, kecuali biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja. Berdasarkan perhitungan dengan sistem tradisional, maka hasil perhitungan harga pokok produksi per unit dengan Sistem Tradisional pada Home Industri Mie Sagu Alam Barokah adalah hasil Harga Pokok Produksi Barang selama.

METODOLOGI PENELITIAN

Lokasi dan Waktu Penelitian

Objek Penelitian

Jenis Penelitian

Jenis Dan Sumber Data

Data primer adalah data dasar yang diperlukan untuk penelitian dan diperoleh langsung dari sumber atau lokasi objek penelitian, atau keseluruhan hasil penelitian yang diperoleh di lapangan. Data sekunder merupakan data yang diperoleh melalui pengumpulan atau pengolahan data berupa penelusuran dokumentasi berupa penelaahan dokumen pribadi.

Teknik Pengumpulan Data

Metode Analisis Data

Dalam menentukan tarif Home Industri Mie Sagu Alam Barokah, ada beberapa faktor yang menjadi pertimbangan, yaitu segmen pasar atau daya beli konsumen.

Definisi Konsep Dan Operasional

  • Definisi Konsep
  • Operasional Indikator

HASIL DAN PEMBAHASAN

Gambaran Umum Perusahaan

  • Sejarah PT. Pegadaian Persero
  • Struktur Organisasi PT. Pegadaian (Persero)
  • Macam-macam Olahan Sagu di Home Industri Mie Sagu
  • Proses Produksi
  • Aspek Pemasaran

Hasil Penelitian dan Pembahasan

  • Penentuan HPP dengan Menggunakan Sistem ABC Pada
  • Kendala Yang Dihadapi Dalam Menentukan ABC Pada

Penentuan harga pokok produksi menggunakan metode Activity Based Costing (ABC) untuk menentukan harga jual pada UKM Amplang Bengalon. Aplikasi untuk menentukan harga pokok produksi Batik Madura menggunakan metode Activity Based Costing dan analisis regresi linier. 34; Analisis Penentuan Harga Pokok Produksi Tas Berdasarkan Sistem Activity Based Costing Pada Perusahaan Tas Monalisa.”

Tabel 4.1 Biaya Bahan Baku Pada Bulan Januari 2022
Tabel 4.1 Biaya Bahan Baku Pada Bulan Januari 2022

PENUTUP

Kesimpulan

Penentuan harga pokok produksi industri rumahan Sagu Alam Barokah masih menggunakan metode akuntansi biaya tradisional dengan cara menghitung biaya produksi dan menjumlahkan seluruh biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi masing-masing Mie Sagu, Sagu Rendang, Sagu Gobak, sedangkan harga pokok per unit produk dihitung. dengan membagi total harga produksi utama Mie Sagu dengan jumlah produk Mie Sagu yang dihasilkan. Fase ini terdiri dari: mengidentifikasi dan mengklasifikasikan aktivitas ke dalam empat tingkat aktivitas, menghubungkan biaya yang berbeda dengan aktivitas yang berbeda, menentukan pemicu biaya yang sesuai untuk setiap aktivitas, menentukan kelompok biaya yang homogen, menentukan tarif kelompok. Biaya produksi dengan sistem tradisional lebih besar dibandingkan dengan sistem penetapan biaya berdasarkan aktivitas, hal ini menyebabkan keuntungan dengan sistem penetapan biaya berdasarkan aktivitas lebih besar dibandingkan dengan sistem tradisional.

Hal ini disebabkan karena biaya overhead pabrik (BOP) yang dibebankan tidak tepat dan penghitungan biaya overhead pabrik (BOP) tidak dihitung dengan jelas berdasarkan cost driver dan sumber daya yang dikonsumsi oleh produk yang diproduksi, sehingga akan berdampak pada biaya produksi yang dihasilkan menjadi kurang tepat. Kendala-kendala dalam penentuan biaya berbasis aktivitas pada produk home industri Mie Sagu Alam Barokah antara lain Alokasi Beberapa biaya yang memerlukan alokasi ke departemen, Mengabaikan biaya produk dan jasa yang diidentifikasi dengan metode Activity Based Costing (ABC) dan memakan waktu. Sistem Penetapan Biaya Berbasis Aktivitas (ABC) membutuhkan banyak waktu dan sulit untuk dilakukan.

Saran

34; Analisis Penggunaan Sistem Activity Based Costing Dalam Penentuan Harga Pokok Produksi Pada Usaha Kecil Menengah (UKM) (Studi Kasus Pada UD. Tahu Sutra)”. 34; Penerapan Metode ABC untuk Penetapan Biaya Produksi barang di CV “Rumah Kerudung Jihan” IAIN Surakarta.

Referensi

Dokumen terkait