Yang telah melimpahkan rahmat-Nya sehingga Program Pelatihan Keterampilan Dasar Teknik Pengajaran (PEKERTI) yang rencananya akan digunakan untuk Perguruan Tinggi di lingkungan Kopertis Wilayah VI Jawa Tengah dapat terselesaikan dengan baik. Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, yang telah melimpahkan rahmat, bimbingan, rahmat dan kekuatan, sehingga Program Pelatihan Pengembangan Keterampilan Dasar Teknik Mengajar (PEKERTI) dapat dimanfaatkan untuk Keperluan Tinggi. Pendidikan. di Kopertis Wilayah VI Jawa Tengah dapat terseleksi dengan baik.
Deskripsi Mata Latih
Dilanjutkan pada Bab V dengan judul Perencanaan, Implementasi dan Penilaian Kualitas Team Teaching, yang menjelaskan hal-hal yang harus dilakukan pada tahap perencanaan, tahap implementasi team teaching dan evaluasi kualitas keberhasilan team teaching. Terakhir, Bab VI yang berjudul Implikasi Team Teaching Bagi Institusi Pendidikan, berisi rekomendasi kepada pimpinan perguruan tinggi agar memberikan dukungan dan upaya untuk mendorong team teaching sebagai mode dan model pembelajaran di perguruan tinggi.
Manfaat Mata Latih
Guru yang mengajar secara tim mempunyai kelebihan dan kekurangan dibandingkan mengajar sendiri (soliter). Guru dapat memperoleh banyak manfaat dari pengajaran tim, termasuk kesempatan untuk melakukan pengajaran tim dalam mata pelajaran yang mereka ajarkan.
Capaian Pembelajaran
Kedua model tersebut adalah pengajaran semi tim (perencanaan tim) dan pengajaran tim penuh (co-teaching). Memberikan kemudahan bagi dosen yang ingin melaksanakan team teaching (misalnya dalam pengaturan jadwal pengajaran dan penggunaan sarana dan prasarana pembelajaran);
HAKIKAT TEAM TEACHING
Pendahuluan
Dalam bab ini Kebenaran Pengajaran Berpasukan akan diterangkan secara terperinci tentang maksud pengajaran berpasukan, kesegeraan pengajaran berpasukan dalam pembelajaran, dan faedah pengajaran berpasukan dalam pembelajaran. Perbandingan pengertian team teaching yang dirumuskan sendiri dengan pengertian team teaching yang dirumuskan oleh pakar atau pendidik lain;.
Penyajian
- Pengertian Team teaching
- Urgensi Team Teachingdalam Pembelajaran
- Manfaat Team Teaching dalam Pembelajaran
Berdasarkan pengertian tersebut, team teaching dapat diartikan sebagai sekelompok dosen yang mengajar secara tim. Dengan demikian, proses pembelajaran tidak hanya dilakukan oleh mahasiswa saja, namun juga oleh dosen yang tergabung dalam tim pengajar.
Penutup
UNISBANK. Oleh karena itu, dengan menggabungkan beberapa dosen dalam satu kelas maka kejenuhan mahasiswa dalam belajar akan berkurang. Apabila Anda telah selesai mempelajari hakikat team teaching dan merasa mampu mengerjakan soal-soal tes formatif, Anda diajak untuk mempelajari dan mengulas bab selanjutnya yang berjudul Varietas Team Teaching.
VARIASI TEAM TEACHING
Semi Team Teaching
Pada variasi pengajaran semi tim ini, guru sebagai anggota tim membuat rencana secara bersama-sama, namun pada saat mengajar secara individu. Selain ketiga hal tersebut di atas, mungkin dari pengalaman mengajar mata kuliah, dosen dapat menemukan alasan lain perlunya dilakukan semi-team teaching dalam pembelajaran atau perkuliahan. Cara pelaksanaan pembelajaran semi tim Pada prinsipnya perencanaan tim dilakukan oleh anggota tim sebelum kegiatan perkuliahan dimulai.
Inisiatif perencanaan dapat dilakukan oleh dosen senior atau dosen yang dianggap senior atau juga oleh dosen muda yang mempunyai gagasan untuk melakukan pengajaran semi tim (team Planning). Sesuai dengan alasan dilakukannya pengajaran semi tim (perencanaan tim), perencanaan dapat mencakup berbagai hal, seperti menyepakati garis besar (outline) bahan ajar atau rencana pembelajaran semester (RPS), persyaratan mata kuliah (kontrak wacana) yang harus dipenuhi. akan ditawarkan. bagi mahasiswa, rencana pembelajaran mingguan (satuan perkuliahan), teknik penilaian (termasuk kisi-kisi tes, pedoman penilaian, penilaian atau pembobotan nilai), penetapan tugas pembelajaran, teknik observasi dan latihan umpan balik, atau pembagian topik (mata pelajaran) yang akan diajarkan oleh masing-masing siswa. pengajar. Dengan demikian, tim akan mampu meningkatkan efektifitas rencana yang telah dibuat, sehingga pembelajaran semi tim (team Planning) benar-benar bermanfaat bagi dosen dan mahasiswa.
Team teaching Penuh
Varian 3 pengajaran semi tim menunjukkan bahwa satu kelas siswa yang mengambil mata kuliah Pengantar Sosiologi diajar oleh tiga orang guru, yang telah menyusun RPP bersama-sama terlebih dahulu. Namun masing-masing guru tersebut mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk mengajar mata pelajaran yang berbeda secara bergantian. Namun buku ini hanya menyajikan diagram atau bagan yang menggambarkan tiga varian full team teaching sebagai berikut.
Guru pertama bertugas memberikan bahan ajar, sedangkan guru kedua bertugas mendemonstrasikan, mendemonstrasikan atau memberi contoh. Kemudian pada saat siswa pada tahap pendalaman materi pembelajaran dibagi menjadi tiga kelompok, masing-masing kelompok diawasi oleh seorang guru sebagai satu kesatuan, sekaligus kelas.
Berbagai IlustrasiTeam Teaching
Oleh karena itu, sebelum tampil bersama sebagai tim pengajar yang utuh, seluruh anggota tim harus membuat rencana bersama. Setelah itu kelas dibagi menjadi beberapa kelompok yang masing-masing dipimpin oleh seorang anggota tim. Seperti halnya dalam pengajaran semi-tim (perencanaan tim), pengajaran tim penuh juga memerlukan evaluasi yang berkesinambungan.
Dalam full-team teaching, perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh anggota tim, sehingga anggota tim berkumpul dalam satu kelas dalam waktu yang bersamaan. Baik pengajaran semi-tim maupun pengajaran tim penuh memerlukan evaluasi langsung dan berkelanjutan. Setelah Anda selesai mempelajari bab Variasi Team Teaching, dan merasa mampu mengerjakan soal-soal tes formatif, Anda dipersilakan untuk mempelajari bab selanjutnya yang berjudul Kelebihan dan Kekurangan Team Teaching.
KEKUATAN DAN KELEMAHAN TEAM TEACHING
Kekuatan Team teaching
Tuntutan model team teaching lebih tinggi di lembaga pelatihan staf pengajar (LPTK) karena siswa harus mampu mencontohkannya nanti di kelas pembelajaran. Jika tim pengajar terdiri dari associate professor dan associate professor pemula, maka associate professor yang memiliki banyak pengalaman dapat berbagi pengalamannya dengan associate professor pemula, dan masing-masing juga dapat saling melengkapi kelemahan masing-masing. Melalui team teaching ini secara tidak langsung dapat menjadi sarana pelatihan dan bimbingan bagi para pemula yang baru memulai dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.
Melalui pengajaran kelompok, umpan balik terhadap materi pembelajaran dapat diperoleh lebih banyak dan komprehensif dibandingkan jika guru mengajar sendiri. Pengajaran tim dapat menjamin pengendalian kualitas materi pembelajaran yang memadai. Metode team teaching merupakan suatu proses pembelajaran dimana terdapat beberapa guru dalam satu tim, sehingga jika salah satu guru melakukan kesalahan atau kekurangan materi kuliah, guru yang lain dapat memperbaiki dan menambahkan materi kuliah yang kurang. Team teaching juga bisa menjadi variasi yang menantang dan menjanjikan serta menyegarkan dari kebosanan mengajar.
Kelemahan Team Teaching
Salah satu unsur yang sering diabaikan atau dilupakan dalam pelaksanaan team teaching adalah unsur staf administrasi pembelajaran. Perencanaan pengajaran tim dimulai pada tahap awal dengan keinginan guru untuk mengajar sebagai sebuah tim. Pelaksanaan pengajaran semi tim (semi-team Planning) dan full team teaching disesuaikan dengan kesepakatan dalam perencanaan.
Team teaching dikatakan berkualitas apabila mampu menjadikan pembelajaran lebih efektif dan efisien (efektif dan efisien); Angket dan hasil wawancara diolah oleh tim dan dijadikan masukan untuk perbaikan pelaksanaan pengajaran berikutnya dalam tim. Jika dicermati, mungkin masih banyak upaya lain yang dapat dilakukan untuk mendorong penerapan team teaching.
KRITERIA TIM TEACHING YANG EFEKTIF
Kriteria Dosen
Dosen harus mampu memberikan kepercayaan kepada orang lain dan mampu menjaga kepercayaan yang diberikan orang lain. Dengan kata lain, setiap anggota tim harus siap memberikan masukan dan siap menerima masukan dari rekannya. Dosen harus mampu berkomunikasi secara efektif, baik dengan dosen maupun dengan mahasiswa agar tercipta iklim yang kondusif.
Guru harus mempunyai keinginan dan kemampuan untuk memperdalam dan memperluas mata pelajarannya sehingga mampu menunjukkan bahwa dirinya selalu berusaha melakukan yang terbaik. Dengan kata lain, setiap anggota tim harus benar-benar menguasai topik yang sedang dibahas. Pendidik harus terbuka terhadap perkembangan teknologi pembelajaran, mau dan mampu membimbing pendidik muda, serta rendah hati namun tegas.
Kriteria tenaga administrasi
Kriteria Prasarana dan Sarana (Fasilitas) Pembelajaran
Dalam Bab V, peringkat perancangan pengajaran berpasukan, peringkat pelaksanaan pengajaran berpasukan dan penilaian kualiti pengajaran berpasukan dibentangkan dengan lebih terperinci. Dalam bahagian ini, fasa-fasa pelaksanaan pengajaran berpasukan akan dibentangkan secara berturut-turut, yang merangkumi fasa perancangan, fasa pelaksanaan dan penilaian atau penilaian kejayaan pengajaran berpasukan. Berdasarkan matlamat yang ditetapkan, pasukan memutuskan sama ada untuk menggunakan pengajaran separuh pasukan atau pengajaran pasukan penuh.
Langkah terakhir dalam perencanaan bagi mereka yang memilih pengajaran tim penuh mungkin berupa penyempurnaan atau perincian langkah-langkah implementasi. Setelah mencoba menerapkan team teaching, coba bandingkan pengalaman Anda dalam team teaching dengan pengalaman Anda mengajar sendiri. Namun perlu diperhatikan bahwa pimpinan perguruan tinggi juga harus berhati-hati agar tidak menyalahgunakan konsep team teaching.
PERENCANAAN, PELAKSANAAN, DAN
Perencanaan Team teaching
Namun guru yang ingin mengajar dalam tim adalah seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, guru yang mengajar mata pelajaran yang memerlukan latihan atau praktikum, beberapa guru yang mengajar mata pelajaran yang sama, guru yang mengajar kelas besar, atau guru mata pelajaran yang memerlukan penerapan dari bidang yang berbeda. pengetahuan. Perencanaan pendidikan tim harus mengikuti langkah-langkah yang koheren dan logis. Tujuannya agar dapat dilaksanakan sesuai dengan situasi atau kenyataan sebenarnya yang terjadi dalam praktik pembelajaran. Menyepakati garis besar berupa kurikulum semester, rencana pelaksanaan pembelajaran, kontrak pembelajaran, dan persyaratan mata kuliah.
Membuat kesepakatan tentang pengorganisasian bahan, cara penyampaian serta cara dan penilaiannya; selain kesepakatan mengenai evaluasi rencana pengajaran tim. Langkah perencanaan bagi yang memilih pengajaran semi tim (semi-team Planning) diakhiri dengan langkah ke-4 dan dilanjutkan dengan tahap atau langkah pelaksanaan. Bagi yang memilih full team teaching, perencanaan dilanjutkan dengan memilih model full team teaching yang paling tepat, kemudian dilanjutkan dengan pembagian tugas dan tanggung jawab.
PelaksanaanTeam teaching
Sedangkan pelaksanaannya dilakukan secara full team teaching sesuai rencana yang telah disepakati, jika direncanakan tim akan terus mengajar bersama selama satu semester, maka tim akan selalu tampil bersama selama satu semester. Namun jika direncanakan hanya dalam sosialisasi topik tertentu tim akan bertindak bersama-sama, maka frekuensi pertemuan full team teaching akan semakin berkurang.
Penilaian Kualitas Team teaching
Selain itu evaluasi terhadap team teaching selama proses pembelajaran dapat dilakukan oleh mitra tim setelah jam pembelajaran atau perkuliahan berakhir. Dengan memperhatikan ketiga jenis atau aspek penilaian di atas, seorang pendidik akan dapat menilai kualitas pengajaran tim yang dilakukan. Buatlah rencana pengajaran tim berdasarkan hasil penilaian Anda pada bagian a, kemudian jalankan rencana tersebut dan lakukan penilaian.
Penerapan team teaching mempunyai implikasi bagi lembaga atau institusi pendidikan, yaitu institusi pendidikan tinggi yang bersangkutan harus memberikan dukungan penuh terhadap program, dana dan upaya yang sungguh-sungguh untuk melaksanakan team teaching dalam pembelajaran. Melaksanakan team teaching secara konsisten dan berkesinambungan, yang juga digunakan untuk mengidentifikasi rangkaian mata kuliah yang akan disajikan dalam bentuk team teaching yang dilanjutkan dengan perencanaan. Hal inilah yang perlu diingat agar kecenderungan penggunaan team teaching dalam setiap mata pelajaran dapat dihindari, sehingga kualitas team teaching dapat terjaga dengan baik bahkan ditingkatkan.
IMPLIKASI TEAM TEACHINGBAGILEMBAGA PENDIDIKAN 57