• Tidak ada hasil yang ditemukan

PDF Drs. Drs. AGUS TRIYANTA, MA., MH., Ph - Gunungsitoli

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "PDF Drs. Drs. AGUS TRIYANTA, MA., MH., Ph - Gunungsitoli"

Copied!
220
0
0

Teks penuh

Bab ini membahas tentang politik hukum ekonomi dalam Islam, khususnya masalah penjaminan perekonomian umat yang dilakukan oleh suatu pemerintah. Negara Kesejahteraan dalam Islam (Kritik terhadap Negara Kesejahteraan Barat dan Rekomendasi Negara Kesejahteraan Islam).

Inspirasi untuk Aksi: Menuju pembangunan Ekonomi Keumatan

URGENSI JAMINAN EKONOMI RAKYAT DALAM PERSPEKTIF ISLAM

Jaminan sosial warga negara, jika dicermati dengan baik, merupakan bagian dari hak ekonomi rakyat. Sejalan dengan berkembangnya kesadaran masyarakat terhadap hak asasi manusia, hak masyarakat atas jaminan sosial akhirnya banyak mengalami perubahan dan perbaikan.

URGENSI DAN PERKEMBANGAN WACANA

BERBAGI PANDANGAN PAKAR TENTANG KONSEP ISLAM DAN PEMBANGUNAN EKONOMI

Oleh karena itu, buku ini juga banyak membahas persoalan hak jaminan sosial bagi rakyat, termasuk manfaat ekonomi yang seharusnya diberikan negara kepada rakyat. Pembahasan mengenai jaminan sosial di negara-negara Barat modern tidak lepas dari pembahasan mengenai negara kesejahteraan atau Welfare State.

JAMINAN EKONOMI RAKYAT DALAM TRADISI HUKUM BARAT: SEBUAH

NEGARA KESEJAHTERAAN SEBAGAI AWAL MENUJU IMPLEMENTASI JAMINAN SOSIAL

  • Hubungan antara Sosialisme dengan Ide Negara Kesejahteraan
  • Negara Kesejahteraan dan Implementasi Berbagai Macam Tunjangan Sosial

Lahir dan tumbuhnya konsep jaminan sosial tidak lepas dari berkembangnya pemikiran tentang Negara Kesejahteraan. Dapat dikatakan bahwa baru pada masa Depresi Besar tahun 1930 Amerika Serikat memulai konsep negara kesejahteraan, diawali dengan intervensi pemerintah dalam bentuk pemberian jaminan sosial.

VARIAN MADZHAB NEGARA KESEJAHTERAAN DAN IMPLEMENTASI JAMINAN SOSIAL

  • Varian Penerapan Negara Kesejahteraan
  • Implementasi Jaminan Sosial di Berbagai Negara

Untuk menilai negara mana saja yang menggunakan konsep negara kesejahteraan jenis ini, tentunya perlu dilakukan pemilihan negara-negara yang pada awalnya menerapkan sistem kapitalisme, namun kemudian menyadari kelemahan kapitalisme. Sedangkan Amerika Serikat merupakan negara kapitalis modern terbesar yang mulai memperkenalkan konsep negara kesejahteraan pada akhir paruh pertama abad ke-20.

KRITIK TERHADAP NEGARA KESEJAHTERAAN

Pertanyaannya, apakah saat ini sudah ada sistem nilai yang menjadi tandingan nilai-nilai yang ada dalam kapitalisme yang dimiliki Negara Kesejahteraan. Model Negara Kesejahteraan masih menghadirkan munculnya permasalahan yang kompleks.58 Negara Kesejahteraan seringkali terjebak dalam antagonisme kepentingan dan ambivalensi kebijakan.

PRINSIP ISLAM TENTANG JAMINAN EKONOMI RAKYAT

PRINSIP BAGI PEMIMPIN UNTUK MEWUJUDKAN JAMINAN SOSIAL

  • Pemimpin bertanggung jawab atas keadaan semua aspek dari rakyatnya
  • Pelarangan Penyalahgunaan Kekuasaan (Abuse of Power) Prinsip yang amat penting dan mendasar dalam negara Islam
  • Perlakuan Sama Terhadap Semua Warga Negara (Equal treatment)
  • Hak untuk mendapatkan bantuan bagi kaum ekonomi lemah Islam menegaskan bahwa seseorang tidak boleh menganggap
  • Hak Untuk Saling Memikul Beban Ekonomi (Takaful) Islam memandang bahwa seluruh manusia itu bersekutu dalam
  • Kewajiban Akan Pembebasan Kaum Marginal Dari Keterpinggiran Mereka
  • Perhatian Terhadap Orang Yang Rawan Ekonomi

Dalam sistem kemasyarakatan, prinsip Islam juga seperti ini, Hadist Nabi bersabda: “Orang yang bekerja untuk menghidupi janda dan orang miskin adalah sama. yang meminta dan yang tidak punya apa-apa (yang tidak mau meminta). (QS.

IMPLEMENTASI JAMINAN EKONOMI RAKYAT DALAM PERSPEKTIF ISLAM

PENGEMBANGAN KELEMBAGAAN/ADMINISTRASI NEGARA SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI PERAN

  • Masa Khulafaurrasyidin
  • Masa Umayyah
  • Masa Abbasiyyah
  • Masa Modern

Diriwayatkan Abu Bakar sebagai Khalifah tidak pernah mengambil atau mengeluarkan uang dari Baitul Mal. Penyelenggaraan pemerintahan pada masa Usman bin Afan tidak menunjukkan banyak perbedaan dengan praktik pemerintahan pada masa Umar. Namun pada masa Khalifah Abd al-Malik dilakukan Arabisasi, yaitu hanya menggunakan bahasa Arab dalam surat-surat negara.

BENTUK-BENTUK JAMINAN SOSIAL DALAM PEMERINTAHAN ISLAM

  • Jaminan Ekonomi Sebagai Hak Rakyat dalam Islam
  • Bentuk Jaminan Ekonomi Rakyat Masa Khulafaurrasyidin – Daulah Abbasiyyah
  • Bentuk Jaminan Ekonomi Rakyat Pemerintahan Islam Masa Modern

Ini jelas merupakan program jaminan finansial yang sangat baik untuk kepentingan pertumbuhan generasi muda yang sehat. Inilah beberapa bentuk jaminan ekonomi yang diperoleh masyarakat selama berbagai periode praktik pemerintahan Islam. Dari pembahasan di atas, jika dilihat secara detail, terlihat bahwa jaminan ekonomi kerakyatan dalam Islam mempunyai kemiripan dengan Conevant dalam hal hak-hak ekonomi yang disepakati secara internasional.

LANDASAN NILAI BAGI EKSISTENSI MODEL NEGARA KESEJAHTERAAN DALAM ISLAM (SEBUAH KRITIK DARI

  • Konsep kesejahteraan Islam berbeda dengan konsep kesejahteraan sekuler
  • Konsep Kerja (Nilai Produktivitas) dalam Islam Tidak Ada Hubungannya dengan Pencapaian Tingat Ekonomi yang
  • Pelarangan terhadap Konsumsi yang berlebihan

Tercapainya pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak bisa dianggap cukup untuk memenuhi syarat kesejahteraan dalam suatu negara Islam. Sebuah negara Islam tidak boleh melanggar aturan syariah hanya karena ingin segera mencapai apa yang disebut peningkatan PDB atau perekonomian secara material. Negara kesejahteraan Barat modern yaitu dengan memberikan pelayanan sosial kepada masyarakat suatu negara yaitu tidak adanya sistem nilai yang dapat menghindarkan suatu negara dari kebangkrutan dalam praktek jaminan sosial tersebut telah terjawab oleh sistem negara Islam.

Bagian Pertama

Pada bab selanjutnya akan diuraikan beberapa artikel yang membahas tentang Wakaf Produktif: Dari Muamalah Klasik Hingga Inovasi Kontemporer; Pemberdayaan Zakat untuk kesejahteraan masyarakat dan kaitannya dengan perpajakan; Sertifikasi halal sebagai bentuk perlindungan konsumen muslim; Apakah hak kekayaan intelektual diakui dalam hukum Islam?; Bisnis anti monopoli dalam Islam;.

WAKAF PRODUKTIF: DARI MUAMALAH KLASIK MENUJU INOVASI KONTEMPORER

PRANATA EKONOMI UMAT SEBAGAI PENDUKUNG JAMINAN EKONOMI

Menggali Khazanah Muamalah Bagi Kesejahteraan Umat Islam itu bukan hanya sekedar agama dalam arti ritual sempit,

Wakaf ini dimulai sejak zaman Rasulullah yaitu urusan yang berkaitan dengan tanah milik Umar di Khaybar. 41 Tahun 2004 pasal 1 ayat (1) menyatakan, “Wakaf adalah perbuatan hukum wakaf untuk mengalokasikan dan/atau menyerahkan sebagian harta miliknya untuk dipergunakan secara tetap atau untuk jangka waktu tertentu sesuai dengan kepentingannya untuk tujuan tertentu. ibadah, dan/atau kesejahteraan umum menurut syariat.” . Mengenai apa yang disumbangkan Abu Bakar di atas, ini merupakan hal yang sangat menarik.

Aktualisasi Fiqih Wakaf: Wakaf Produktif

Selain itu, Ibnu Ibad tidak hanya menggratiskan penggunaan perpustakaannya yang terkenal bagi para ilmuwan, namun malah memberikan gaji maksimal 1.000 dirham kepada setiap ilmuwan yang mengembangkan ilmu di perpustakaan tersebut. Landasan syar’i wakaf produktif ini adalah apa yang diperintahkan Rasulullah mengenai tanah milik Umar bin Hathab di Khaybar yang diberikan untuk kemaslahatan kaum muslimin, disimpan (tidak diperdagangkan) dan hasil kebunnya diperuntukkan bagi kemaslahatan umat Islam. Wakaf produktif ini dapat berupa berbagai macam barang dan hak, tidak hanya barang tidak bergerak saja, tetapi juga barang bergerak dan sampai dengan wakaf uang/uang/uang.

Praktik Wakaf Produktif di Negara Lain a. Singapura

Wakaf Tunai (Wakaf Tunai/Wagf al-Nuqud) adalah wakaf yang dilakukan oleh seseorang, sekelompok orang, lembaga atau badan hukum dalam bentuk uang tunai. Wakaf tunai hanya boleh disalurkan dan digunakan untuk hal-hal yang dibolehkan syar'iah. Terkait dengan wakaf uang, wakaf harus menyerahkan uangnya kepada Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang (LKS-PWU) yang ditunjuk untuk menyatakan kehendak wakaf uang tersebut.

Bagian Kedua

PEMBERDAYAAN ZAKAT BAGI

KESEJAHTERAAN UMAT DAN KAITANNYA DENGAN PAJAK

Aspek-Aspek Penting dalam Regulasi Zakat

Khusus terkait zakat, juga telah diterbitkan undang-undang yang memberikan “insentif” terhadap pembayaran zakat oleh orang perseorangan maupun badan hukum (perusahaan), yaitu UU No. Undang-undang tersebut menegaskan bahwa zakat yang dibayarkan dapat dijadikan pengurang dalam hal tersebut. pajak, yang harus dibayar. Aspek terpenting yang muncul dari undang-undang baru ini antara lain, pertama, superordinasi Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

Zakat dan Pajak

Atas dasar itu, penerapan zakat yang disertai kewajiban membayar pajak merupakan beban ganda, dan tentu saja a-historis jika dilihat dari sudut pandang ini. Hal ini tentunya terjadi karena umat Islam di Indonesia tinggal di negara yang bukan negara Islam, dimana zakat adalah sesuatu yang lain dan tidak ada hubungannya dengan pajak. 38 Tahun 1999, jelas memberikan sedikit peluang untuk 'menghormati' zakat dengan menjadikan zakat yang terutang sebagai penghasilan tidak dikenakan pajak.

Zakat Sebagai Pengurang Pajak vs Sebagai Penghasilan Bebas Pajak

Pasal 22 dengan jelas menyatakan: “Zakat yang dibayarkan oleh muzaki kepada BAZNAS atau LAZ dipotong dari penghasilan kena pajak.”200 Penyebutan ini jelas hanya berbeda pada pasalnya saja, namun tetap mempunyai makna yang sama. Dari bunyi undang-undang tersebut dan penjelasannya dapat disimpulkan bahwa pembayaran zakat diperhitungkan terhadap penghasilan kena pajak. Dalam Undang-undang Nomor 17 Tahun 2000 juga terdapat beberapa hal yang berkaitan dengan pengaturan urusan zakat dan perpajakan.

Bagian Ketiga

SERTIFIKASI HALAL SEBAGAI BENTUK PERLINDUNGAN KONSUMEN MUSLIM

Sejarah dan Praktik di Indonesia

Sertifikasi halal di Indonesia dimulai pada tahun 1994. 210 Memang Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) sendiri sebagai lembaga yang bertanggung jawab terhadap sertifikasi halal telah berdiri sejak 6 Januari 1989. Dari segi hukum, landasan hukum pelaksanaan sertifikasi halal di Indonesia masih sangat lemah. Padahal, awal mula berjalannya sertifikasi halal merupakan inisiatif MUI yang merupakan lembaga swadaya masyarakat.

Sekilas Sertifikasi Halal di Negara Lain

Halal”, “Ditanggung Halal” (Guaranteed Halal), “Makanan Islam” (Muslim food) or similar statements shall mean halal as stipulated in Syariah law. Syariah Law” is Islamic law according to the four main Mazhabs (denominations) – Shafie, Maliki, Hambali dan Hanafi as agreed by the Yang di-Pertuan Agong and the Conference of Rulers. Is not prepared or processed using utensils, machines or tools that are contaminated with items considered impure (najis) according to Islamic law.

Beberapa Catatan

APAKAH HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL DIKENAL DALAM HUKUM ISLAM ?

Sejarah Hak Kekayaan Intelektual di Barat

Bukan hanya karena industrialisasi dimulai di wilayah Barat (Utara), sehingga muncul dan berkembangnya gagasan tentang hak kekayaan intelektual di Barat, namun karena sistem hukum Romawi dalam sejarahnya telah mewarisi Barat dari Kekaisaran Romawi. Ketika aspek ekonomi dari hak kekayaan intelektual terdistorsi, negara-negara Barat akan melakukan yang terbaik untuk menegakkan penerapan aturan mengenai hak kekayaan intelektual di negara mana pun. Dalam konteks 'dialog antar budaya' inilah perlu dibahas bagaimana Islam (Al-Qur'an) memandang hak kekayaan intelektual.

Hak Kekayaan Intelektual dalam Islam: Perspektif Historis Sulit dicari dalam khazanah muslim praktik-praktik yang

Seperti yang akan dibahas pada pembahasan berikut ini, Islam menawarkan pahala yang tinggi kepada para ilmuwan. Setidaknya, istilah itu sendiri tidak ditemukan atau belum ditemukan – setidaknya menurut penelitian kami – dalam repositori sejarah dan fiqih Islam. Dalam sistem pendidikan Islam yang berkembang pada abad ke-10 M (atau bahkan lebih awal), umat Islam telah menetapkan berbagai ketentuan kehormatan dan penghargaan bagi ulama.

Hak Kekayaan Intelektual Menurut Hukum Islam

Al-Quran menempatkan ilmu pengetahuan sebagai instrumen yang sangat bernilai tinggi bagi manusia. Atas dasar itu, Al-Qur'an tidak mengenal monopoli ilmu pengetahuan, melainkan melindungi suatu ilmu agar tidak diketahui orang lain. Dalam hal ini, prinsip keadilan dan prinsip sosial dalam penerapan hak kekayaan intelektual harus lebih diperluas.244 Oleh karena itu, dalam hal yang strategis, pemerintah atau lembaga Islam 'wajib' mengambil alih hak cipta atau hak cipta.

Bagian Kelima

ANTI MONOPOLI BISNIS DALAM ISLAM

  • Pendahuluan
  • Tradisi Berdagang dalam Perspektif Sejarah
  • Bisnis Menurut Hukum Islam
  • Kosep Materi/ Benda
  • Mekanisme Bisnis Islami
  • Bebas dari eksploitasi
  • Tidak Spekulatif
  • Filsafat Bisnis Sekular (Barat)
  • Defiasi Pasar & Undang-Undang Anti Monopoli

Menjalankan usaha yang dalam pasal ini disamakan dengan istilah jual beli atau berdagang, merupakan salah satu kegiatan tertua dalam sejarah umat manusia. Adapun mengapa etika dalam mekanisme bisnis Islam memberikan syarat seperti itu, tidak lepas dari asas dan atau ‘asas umum’ sifat jual beli dalam hukum Islam. Selain itu, budaya-budaya yang cenderung ‘Machevellian’ dalam melakukan perdagangan akan semakin terkikis.

Bagian Keenam

KONSEP BADAN HUKUM EKONOMI DALAM ISLAM

Subyek Hukum dalam Fiqih Klasik

Maka berdasarkan hal tersebut dapat dikatakan bahwa dalam fiqh yang dianut selama ini, badan hukum tidak dianggap sebagai subjek. Dengan kata lain, dapatkah suatu badan hukum tidak dapat terkena akibat hukum dalam segala jenis kegiatannya. Untuk membahas hal tersebut tentunya harus melihat terlebih dahulu apa dan bagaimana badan hukum itu.

Badan Hukum dan Tindakan Hukum

Untuk membahas hal tersebut tentunya perlu dilihat terlebih dahulu apa dan bagaimana badan hukum itu. rechtpersonsoon. Catatan penting yang perlu diingat adalah bahwa tidak setiap kemitraan dapat dianggap sebagai badan hukum. Dengan demikian, pertanyaan selanjutnya yang perlu dibahas adalah bagaimana kedudukan perbuatan badan hukum jika ditempatkan dalam konteks sistem hukum Islam.

Posisi Perbuatan Badan Hukum dalam Hukum Islam

Badan hukum adalah perkumpulan beberapa orang yang mempunyai hak menurut hukum Barat untuk melakukan berbagai perbuatan hukum. Namun sebenarnya badan hukum itu adalah wujud dari orang fiktif, ia bukan orang melainkan asumsi. Jika tanggung jawab atas perbuatan sesama manusia ingin diimbangi dengan fiqh, maka badan hukum harus dimasukkan dalam ushul al-fiqh.

HAK EKONOMI DALAM KONSTITUSI MADINAH DAN KONSTITUSI ATHENA;

INSPIRASI BAGI PEMBERDAYAAN EKONOMI U M AT

INSPIRASI UNTUK AKSI

MENUJU PEMBANGUNAN EKONOMI KEUMATAN

Persamaan di Depan Hukum Jaminan Ekonomi Rakyat dalam Konstitusi Athena

Konstitusi Athena adalah kumpulan konstitusi yang dikeluarkan oleh raja-raja berbeda pada periode berbeda, yang telah mengalami banyak revisi dan perubahan. Untuk melihat bagaimana konsep Konstitusi Athena menyikapi persoalan jaminan perekonomian rakyat, maka perlu dilihat terlebih dahulu bagaimana warga negara berkedudukan sama di hadapan hukum. Jaminan ekonomi baru terdapat dalam konstitusi Athena setelah dikembangkan selama lebih dari dua ratus tahun, dan baru ditemukan pada akhir masa kejayaan Athena yaitu pada tahun 332 SM.

Persamaan di Depan Hukum Jaminan Ekonomi Rakyat dalam Piagam Madinah

Pada akhir masa kejayaan Athena, ditetapkan bahwa masyarakat miskin (yang mempunyai waktu kurang dari 3 menit) dan penyandang disabilitas sehingga tidak dapat bekerja akan mendapat bantuan (subsidi) dari negara sebesar 3 obol per hari. Di sini ditunjukkan bahwa semua orang yang terikat pada piagam ini mempunyai kedudukan yang sama di hadapan hukum dan negara. Pernyataan pasal tersebut dengan jelas menunjukkan bahwa orang yang mengalami kesulitan keuangan karena hutang harus mendapat perlindungan.

HAK-HAK PUBLIK DALAM MASYARAKAT MADANI (Kontribusi Konseptual As-Siyasah Bagi Reformasi

Hukum Modern)

Pengertian dan Bentuk Masyarakat/Negara

Sehingga dapat diberikan penafsiran bahwa masyarakat sipil adalah masyarakat yang bertempat tinggal di Madinah, dan Madinah adalah tempat masyarakat beradab dengan “din” atau agamanya. Berdasarkan hal tersebut, tidak berlebihan jika salah satu kesimpulan yang dapat diambil adalah bahwa konsep masyarakat madani merupakan sebuah konsep yang dirintis dalam Islam, pada masyarakat beradab yang tinggal di Madinah dan diatur dengan aturan yang disebut Piagam Madinah. Dalam bentuknya, masyarakat sipil yang ditunjukkan Islam adalah komunitas yang disebut “ummah”.

Hak-Hak Publik dalam Masyarakat Madani

Hak sosial dan ekonomi adalah hak asasi manusia yang mengacu pada hak atas pekerjaan dan upah yang sama bagi semua orang, hak untuk beristirahat atau berlibur, hak untuk mendapatkan pekerjaan. Dalam hal tersebut Piagam Medina tidak memberikan jaminan terhadap hak-hak tersebut di atas. Dari penjelasan di atas jelas bahwa dalam masyarakat Madinah yang dapat direpresentasikan sebagai masyarakat sipil, hak-hak publik sangat diperhatikan.

Implementasi tentang Hak-Hak Publik di Indonesia

Penting juga untuk menghidupkan kembali budaya-budaya baru yang lebih inklusif, egaliter, dan tidak feodalistik seperti yang terlihat dalam masyarakat sipil di atas. Dari uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa Islam telah memberikan kontribusi yang sangat berharga bagi pembangunan dunia, yaitu dengan menciptakan (setidaknya upaya menuju) masyarakat sipil. Jadi, dengan terciptanya undang-undang yang memberikan jaminan hak-hak publik yang proporsional, maka terpenuhi salah satu aspek yang menjadi prasyarat menuju masyarakat sipil.

MENGKONVERGENSIKAN ANTARA NILAI KEISLAMAN DAN KEPENTINGAN GLOBAL

Referensi

Dokumen terkait

International Journal of Technology http://ijtech.eng.ui.ac.id Ensuring the High Performance of Design and Engineering Firms in Mexico’s Aerospace Industry: A Qualitative