Kementerian Agama Republik Indonesia
Biro Perencanaan Kementerian Agama
Kementerian Agama Republik Indonesia
Biro Perencanaan Kementerian Agama
Oleh: Dr. H. SUWENDI, M.Ag
Kepala Subdit Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Disampaikan pada:
SOSIALISASI PROGRAM PENELITIAN TAHUN ANGGARAN 2019 UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, 30 Agustus 2018
KEBIJAKAN ANGGARAN LITAPDIMAS
(PENELITIAN, PUBLIKASI ILMIAH, DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT)
TAHUN ANGGARAN 2019
KEMENTERIAN AGAMA RI
DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM
DIREKTORAT PENDIDIKAN TINGGI KEAGAMAAN ISLAM
PENDAHULUAN
KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA
1.
STRUKTUR
Pengemban gan Akademik
Ketenagaan
Kerjasama dan Ke- lembagaan Sarana
Prasarana dan Kemahasis
waan
Penelitian dan Pengabdian
Masyarakat
Penguatan tradisi akademik keislaman dan keindonesiaan
Penyiapan SDM PTKI yang berkompetensi global
Kelembagaan PTKI yang bermartabat dan jaringan kerjasama mancanegara
Fasilitasi dan penyediaan sarana yang lengap dan kaderisasi
mahasiswa yang berkelanjutan
Riset, pendampingan masyarakat dan publikasi ilmiah bereputasi
SUBDIT
KEPALA SUBDIT
Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
Dr. H. Suwendi, M.Ag
Kepala Seksi Publikasi Ilmiah
Zulfakhri Sofyan Pono, B.Sc, M.Ed Kepala Seksi
Penelitian dan Pengelolaan Hak Kekayaan Intelektual
Dr. Mahrus, M.Ag
PER SONALIA
Kepala Seksi Pengabdian Kepada
Masyarakat
Muhammad Aziz Hakim, M.H
visi misi
Terwujudnya masyarakat Indonesia yang taat beragama,
rukun, cerdas, dan sejahtera lahir batin dalam rangka mewujudkan Indonesia yang
berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan
gotong royong
1. Meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran agama.
2. Memantapkan kerukunan intra dan antar umat beragama.
3. Menyediakan pelayanan kehidupan beragama yang merata dan berkualitas.
4. Meningkatkan pemanfaatan dan kualitas pengelolaan potensi ekonomi keagamaan.
5. Mewujudkan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah yang berkualitas dan akuntabel.
6. Meningkatkan akses dan kualitas pendidikan umum berciri agama, pendidikan agama pada satuan pendidikan umum, dan pendidikan keagamaan.
7. Mewujudkan tatakelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan terpercaya.
AGENDA KEMENTERIAN AGAMA
1
Bidang Agama
1. Peningkatan kualitas pemahaman dan pengamalan ajaran agama dalam rangka meningkatkan kualitas kehidupan beragama.
2. Pengukuhan suasana kerukunan hidup umat beragama yang harmonis sebagai salah satu pilar kerukunan nasional.
3. Pemenuhan kebutuhan akan pelayanan kehidupan beragama yang berkualitas dan merata.
4. Peningkatan pemanfaatan dan perbaikan kualitas pengelolaan potensi ekonomi keagamaan dalam meningkatkan kontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan percepatan
pembangunan.
5. Peningkatan kualitas penyelenggaraan ibadah haji dan umrah yang trasparan dan akuntabel untuk pelayanan ibadah haji yang prima.
6. Peningkatan kualitas tatakelola pembangunan bidang agama dalam menunjang penyelenggaraan pembangunan bidang agama yang efektif, efisien, transparan dan akuntabel.
1. Peningkatan akses pendidikan yang setara bagi masyarakat tidak mampu terhadap pendidikan dasar-menengah (wajib belajar 12 tahun).
2. Peningkatan akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat pada berbagai jenjang pendidikan.
3. Penurunan tingkat kegagalan masyarakat dalam menyelesaikan pendidikan pada jenjang pendidikan dasar-menengah (wajib belajar 12 tahun).
4. Peningkatan kualitas penyelenggaraan pendidikan pada semua jenjang pendidikan.
5. Peningkatan kualitas pendidik dan tenaga kependidikan dalam melakukan proses mendidik yang profesional di seluruh satuan pendidikan.
6. Peningkatan akses masyarakat terhadap penyelenggaraan pendidikan agama pada satuan pendidikan umum yang berkualitas.
7. Peningkatan akses masyarakat terhadap pendidikan keagamaan yang berkualitas.
TUJUAN
Bidang Pendidikan
2
PROGRAM DAN ANGGARAN TAHUN 2019 (PAGU INDIKATIF)
KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA
2.
Kementerian Agama Republik Indonesia
Biro Perencanaan Kementerian Agama
Kementerian Agama Republik Indonesia
Biro Perencanaan Kementerian Agama
12 PROGRAM KEMENTERIAN AGAMA
berdasarkan KMA 806/2017 tentang Renstra Kementerian Agama 2015-2019
PROGRAM DUKUNGAN MANAJEMEN DAN PELAKSANAAN TUGAS TEKNIS LAINNYA KEMENTERIAN AGAMA
1
PROGRAM KERUKUNAN UMAT BERAGAMA
2
PROGRAM PENGAWASAN DAN PENINGKATAN AKUNTABILITAS APARATUR KEMENTERIAN AGAMA
3
PROGRAM PENELITIAN PENGEMBANGAN DAN PENDIDIKAN PELATIHAN KEMENTERIAN
AGAMA
4
PROGRAM PENDIDIKAN ISLAM
5
PROGRAM PENYELENGGARAAN HAJI DAN UMRAH
6
PROGRAM BIMBINGAN MASYARAKAT ISLAM
7
PROGRAM BIMBINGAN MASYARAKAT KRISTEN
8
PROGRAM BIMBINGAN MASYARAKAT KATOLIK
9
PROGRAM BIMBINGAN MASYARAKAT HINDU
10
PROGRAM BIMBINGAN MASYARAKAT BUDDHA
11
PROGRAM PENYELENGGARAAN JAMINAN PRODUK HALAL
12 8
Kementerian Agama Republik Indonesia
Biro Perencanaan Kementerian Agama
Kementerian Agama Republik Indonesia
Biro Perencanaan Kementerian Agama
PAGU INDIKATIF TA 2019 KEMENAG BERDASAR FUNGSI
NO FUNGSI APBN (Rp000) PERUBAHAN
APBN 2018 INDIKATIF 2019 Selisih %
1 AGAMA 9.473.281.586 10.143.096.137 669.814.551 7,07 2 PENDIDIKAN 52.681.459.505 52.899.153.400 217.693.895 0,41 JUMLAH 62.154.741.091 63.042.249.537 887.508.446 1,43
Berdasarkan surat bersama:
1. Menteri Perencanaan Pembangunan No. B.2019/M. PPN/D.8/2018
2. Surat Menkeu No. S-269/MK/02/2018
Kementerian Agama Republik Indonesia
Biro Perencanaan Kementerian Agama
Kementerian Agama Republik Indonesia
Biro Perencanaan Kementerian Agama
PAGU INDIKATIF TA 2019 KEMENAG BERDASAR PROGRAM
NO PROGRAM APBN (Rp000) PERUBAHAN
APBN 2018 INDIKATIF 2019 Selisih %
1 Dukungan Manajemen 2.135.816.240 1.986.016.651 (149.799.589) (7,01)
2 Kerukunan Umat Beragama 84.873.290 85.014.140 140.850 0,17
3 Pengawasan Akuntabilitas 153.471.473 153.527.316 55.843 0,04
4 Bimas Islam 5.130.689.599 5.157.191.274 26.501.675 0,52
5 Pendidikan Islam 49.089.647.287 49.525.396.710 435.749.423 0,89
6 Bimas Kristen 1.895.576.212 1.818.963.686 (76.612.526) (4,04)
7 Bimas Katolik 911.534.193 929.931.792 18.397.599 2,02
8 Bimas Hindu 767.569.592 814.330.989 46.761.397 6,09
9 Bimas Buddha 280.422.135 262.931.222 (17.490.913) (6,24)
10 Penyelenggaraan Haji & Umrah 1.085.824.226 1.496.621.215 410.796.989 37,83
11 Litbang dan Diklat 600.793.776 600.908.079 114.303 0,02
12 Jaminan Produk Halal 18.523.068 211.416.463 192.893.395 1.041,37
JUMLAH 62.154.741.091 63.042.249.537 887.508.446 1,43
Belanja Pemerintah Pusat
153.199, 5
1. Kementerian Dikbud 53.278,5 2. Kementerian Ristek dan
Dikti
41.507,7
3. Kementerian Agama 49.409,9 (Pendidikan Islam 46.398,9)
4. K/L Lainnya 9.003,4
Anggaran Pendidikan (20.46%)
Rp. 408,09 T
Belanja Transfer Daerah 254.895, 5
1. Anggaran Pendidikan dalam DBH 1.337,7
2. DAK Pendidikan 10.041,3
3. Anggaran Pendidikan dalam DAU 134.970,3 4. Dana Tambahan Penghasilan PNSD 1.096,0 5. Tunjangan Profesi Guru 70.252,7 6. Anggaran Pendidikan dalam OTSUS 4.234,7
7. Dana Insentif Daerah 1.664,5
8. Bantuan Operasioal Sekolah (BOS) 31.298,3 (Rp. Milyar) (Rp. Milyar)
(62,5%) (37,5%)
11
Sumber: Kemendikbud – Rapat Terbatas, 25 Februari 2015 Raker Menag dengan Komisi VIII DPR RI, 11 Februari 2015
Anggaran Pendidikan (2015)
Kemenag hanya
12,1%
dari Anggaran Pendidikan
Kemenristek Dikti
10,1%
dari Anggaran Pendidikan
20%
Total Belanja Negara
Rp.2.080,5 T
APBN 2017
Dana Pengembangan Pendidikan Nasional (DPPN) Rp.2,5 T atau 0,6% dari Anggaran Pendidikan
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Rp.39,8 T atau 9,6% dari Anggaran Pendidikan
Kementerian Agama
Rp.50,4 T atau 12,1% dari Anggaran Pendidikan
Kementerian Ristek dan Pendidikan Tinggi Rp.38,7 T atau 9,3% dari Anggaran Pendidikan
17 K/L lainnya
Rp.12,8 T atau 3,1% dari Anggaran Pendidikan Kementerian Pariwisata
Kementerian Pertahanan Kementerian KLHK Kementerian KKP
Kementerian Perhubungan Kementerian Kesehatan Kementerian Keuangan Kementerian Pemuda dan Olahraga
Kementerian Ketenagakerjaan Kementerian KUKM Kementerian Kominfo Kementerian Desa Perpustakaan Nasional RI Kementerian Pertanian Kementerian
Perindustrian Kementerian ESDM Badan Tenaga Nuklir Nasional
BA/BUN
Rp.3,4 T atau0,8% dari Anggaran Pendidikan Anggaran Pendidikan melalui Transfer ke Daerah & Dana Desa (Rp.Triliun) %
a DAU yang diperkirakan untuk anggaran pendidikan 148,1 35,6
b DAK Pendidikan Fisik 8,1 2,0
c Dana Tambahan Penghasilan Guru (DTPG) PNS Daerah 1,4 0,3
d Tunjangan Profesi Guru (TPG) PNS Daerah 55,6 13,4
e Bantuan Operasional Sekolah 45,1 10,8
f Bantuan Operasional Pendidikan PAUD 3,6 0,9
g Tunjangan Khusus (Untuk Guru PNS di daerah Khusus) 1,7 0,4 h Otonomi Khusus yang diperkirakan untuk anggaran pendidikan 4,8 1,2 i Dana Pengelolaan Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja 0,1 0,0
ANGGARAN PENDIDIKAN
Rp.416,1 T
Transfer Daerah
Rp.268,4 T atau 64,5% dari Anggaran Pendidikan
Postur Anggaran Pendidikan Tahun 2017
12
Kemenag hanya
12,1%
dari Anggaran Pendidikan
Kemenristek-Dikti
9,3%
dariAnggaran Pendidikan
Postur Anggaran Ditjen Pendidikan Islam (2017)
PAI 11,4%
Pontren 1,8%
Madrasah 46,2%
Diktis 10%
Sekretariat 30,6%
PAI : Rp 5,356 T
Pontren : Rp 875 M Madrasah : Rp 21,685 T Diktis : Rp 4,662 T Sekretariat : Rp 14,387 T
Rp 46,968 T
14
Kementerian Ristek dan Pendidikan Tinggi
Rp.38,7 T atau 9,3%
dariAnggaran Pendidikan
KOORDINASI TINGKAT NASIONAL
• USULAN SELURUH UNIT ESELON I
• FORUM RAKERNAS MELIPUTI SELURUH PEJABAT PUSAT DAN DAERAH
INTERNAL KEMENAG
• BAPPENAS
• KEMENTERIAN KEUANGAN
• KEMENAG
PEMBAHASAN TIGA PIHAK
• PEMBAHASAN RAPBN KEMENAG DENGAN KOMISI VIII DPR RI
• PEMBAHASAN RAPBN KEMENAG DI BADAN ANGGARAN DPR RI
• PERSETUJUAN RAPBN KEMENAG OLEH KOMISI VIII DPR RI
DPR-RI
15
ARAH KEBIJAKAN PROGRAM LITAPDIMAS TAHUN ANGGARAN 2019
KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA
3.
Input
Proses
Output
Akses
Transparansi Mutu
Jejaring Dampak
Terdokumentasi
1
2 3 4 5 6
Kebijakan Lita pdimas n
TARGET CAPAIAN
ARKAN (Agenda Riset Keagamaan Nasional)
Ketergunaan Hasil Penelitian, Publikasi, dan Penelitian Publikasi Ilmiah
Peningkatan Kualifikasi dan Kompetensi SDM PTKI Transparansi proses pelaksanaan penelitian
1. Fenomena Medsos 2. Produk Halal
3. Pengembangan Ekonomi Umat 4. Industri Umrah
5. Wakaf Produktif
6. Pemanfaatan dana Zakat 7. Kualitas Madrasah Vokasional 8. Gejala Ideologi Trans Nasional 9. Pemanfaatan IT dan Tata Kelola 10. Indeks Pembangunan Manusia
(IPM)
10 Tema Penelitian Prioritas Kementerian Agama RI:
OUTPUT PROGRAM
Hasil Penelitian
Buku/Artikel yang terpublikasi
Hak Kekayaan Intelektual
LAYANAN ON-LINE
Litapdimas.kemenag.go.id moraref.kemenag.go.id
Istiqra.kemenag.go.id
Alur Pengusulan
Account Litapdimas
Daftar
Online Review Penetapan
Pelaksanaan Pelaporan
Publikasi Basis
NIDN
Existing Litapdimas
(Per 29/8/2018)
• 18.358 (64% dari total dosen 28.735)
Member
•5.891 (33% dari jumlah member)
Online tiap waktu
• Peneliti: 12.173 (66% dari member)
• Reviewer: 402 (2% dari member)
Peneliti dan Reviewer
• 8.654 (71% dari peneliti)
Proposal
ANGGARAN LITAPDIMAS TAHUN 2019
KEMENTERIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA
5.
DISTRIBUSI ANGGARAN
BOPTN Penelitian
(30%) BOPTN
Selain Penelitian
(70%) BOPTN
(1 Triliyun)
PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 7 TAHUN 2018 TENTANG STANDAR SATUAN
BIAYA OPERASIONAL PENDIDIKAN TINGGI PADA
PERGURUAN TINGGI KEAGAMAAN NEGERI
ANGGARAN 2019
BOPTN x 30%
• Penelitian
• Pengabdian
• Publikasi ilmiah
20%
80%
• PTKIS
• Unggulan
• PTKIN
• Institusi
DI KT IS PT KI N
KRITERIA DISTRIBUSI ANGGARAN KE SATKER PTKIN
Jumlah Program Studi
Usulan proposal TA 2019 Serapan 2017 & 2018 Jurnal terakreditasi
Hasil penelitian yang terpublikasi
DISTRIBUSI BOPTN PENELITIAN
DIKTIS
Penelitian
Publikasi Ilmiah
Pengabdian Masyarakat
PTKIN
Penelitian (70-75%)
Publikasi Ilmiah (10%)
Pengabdian Masyarakat
(10%)
PSGA (5-10%) Unggulan
PTKIS
Kementerian Agama Republik Indonesia
Biro Perencanaan Kementerian Agama
Kementerian Agama Republik Indonesia