• Tidak ada hasil yang ditemukan

PDF SKRIPSI - metrouniv.ac.id

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "PDF SKRIPSI - metrouniv.ac.id"

Copied!
70
0
0

Teks penuh

Data Hasil Kuesioner Fungsi Masjid Desa Bandarrejo Terhadap Perkembangan Pendidikan Agama Islam Pada Remaja Dalam. Hasil pra survei mengenai hubungan fungsi Masjid Baiturrahmah dengan upaya pendidikan agama Islam pada remaja di Desa Bandarejo.

Identifikasi Masalah

Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah dan identifikasi masalah diatas, maka rumusan masalah penelitian ini adalah “Adakah pengaruh antara pengoperasian Masjid Baiturrahman dan upaya pendidikan agama Islam terhadap akhlak di masjid remaja Islam di Desa Bandarejo Natar Lampung Selatan Kabupaten 2015?".

Tujuan dan Manfaat Penelitian 1. Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

Sebagai bahan informasi untuk meningkatkan pembinaan generasi muda Islam, Masjid Baiturrahman dalam melakukan pembinaan dan pengajaran ajaran agama Islam.

Penelitian yang Relevan

Masjid

  • Pengertian Masjid
  • Sejarah Singkat Masjid
  • Fungsi Dan Peran Masjid
  • Lembaga Pendidikan Islam

Masjid adalah sebaik-baik bumi Allah di muka bumi, masjid adalah himpunan zikir, mihrab adalah ibadah, dan menara adalah pengajaran ilmu dan ilmu tentang prinsip-prinsip syariah. Masjid Quba merupakan masjid pertama yang dibina oleh Nabi Muhammad saw. Pada tahun 1 Hijriah (622 M), atau ketika pertama kali baginda berpindah dari Mekah ke Madinah. Masjid ini terletak di Quba, lima kilometer tenggara dari bandar. dari Madinah.

Remaja Islam Masjid

Pengertian Remaja Islam Masjid

Masa ini merupakan masa transisi dari masa sekolah ke masa pubertas, dimana seorang anak yang sudah dewasa ingin bertingkah laku seperti orang dewasa, namun belum siap, bahkan untuk orang dewasa sekalipun. Seorang anak kemudian tidak lagi sekedar reaktif, tetapi juga seorang anak. mulai aktif melakukan aktivitas untuk menemukan dirinya (akunya), dan juga mencari pedoman hidup, untuk bekal kehidupannya di masa depan.

Batasan Usia Remaja

Masa remaja sebagai masa yang penting, dalam artian masa remaja sebagai konsekuensi fisik dan psikis mempunyai persepsi, perkembangan fisik yang sangat penting, yang sangat cepat diiringi dengan pesatnya perkembangan mental dalam pembentukan sikap, nilai, dan minat baru. Masa remaja sebagai masa transisi, yang dimaksud dengan transisi bukan berarti melepaskan diri dan berubah dari apa yang terjadi sebelumnya, namun transisi yang dimaksud adalah suatu tahapan.

Fungsi Remaja Islam Masjid

Perekrutan (recruitment) dan kebangkitan anggota sangat diperlukan oleh Remaja Masjid untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas anggotanya. Pemuda Islam merupakan elemen utama dalam organisasi Remaja Masjid, kehadiran dan keterlibatannya dalam organisasi tersebut dapat dibedakan sebagai kader, aktivis, peserta dan simpatisan”27. Untuk memperoleh kader pemuda masjid ideal dengan profil: Pemuda muslim yang beriman, berilmu dan berakhlak mulia, mampu beramal shaleh secara profesional dan berakal keislaman yang komprehensif.

Sebagai wadah kegiatan koperasi pemuda muslim, Masjid Remaja harus merekrut mereka menjadi anggota. Seperti yang telah kita ketahui, Masjid Remaja merupakan organisasi yang mempersatukan generasi muda muslim yang aktif datang dan menunaikan ibadah di kota tersebut. Kegiatan remaja masjid yang baik adalah yang dilakukan secara terencana, berkesinambungan dan bijaksana; selain itu juga diperlukan strategi, metode, taktik dan teknik yang tepat.

Pembangunan belia boleh dilakukan dengan cara dan cara yang berbeza, salah satunya melalui masjid Remaja. Jamia Rajamah membina ahlinya beriman, berilmu dan beramal soleh demi mengabdikan diri kepada Allah subhanahu wa ta'ala untuk mencapai kehendakNya.

Hipotesis Penelitin

Rancangan Penelitian

Definisi Operasional Variabel

Oleh karena itu, dalam definisi operasional variabel, indikator-indikator yang terkandung dalam variabel ditentukan sebagai hasil sintesa teoritis yang digunakan pada bab Landasan Teori. Penelitilah yang menentukan besar kecilnya setiap variabel berdasarkan indikator-indikator yang ada dan memberikan bobot, skor atau kode sesuai dengan data yang diperoleh. Terlihat dari kutipan di atas bahwa pengertian operasional suatu variabel memudahkan pemahaman tentang variabel agar dapat digunakan oleh siapa saja dan juga memberikan arahan dalam penelitian dari judul yang penulis teliti yaitu 2. variabel.

Populasi, Sampel dan Teknik Pengambilan Sampel 1. Populasi

Teknik Pengumpulan Data

Metode Dokumentasi

Metode dokumentasi adalah “mencari data mengenai variabel persoalan yang berupa catatan, transkrip, buku, surat kabar, majalah, prestasi, risalah rapat, buku, poster, agenda, dan sebagainya.” Metode dokumentasi merupakan metode utama setelah kuisioner yang akan digunakan untuk mendapatkan data tentang jumlah pengurus masjid, jumlah pemuda, struktur organisasi masjid, nama-nama pemuda Masjid Baiturrahman, lokasi. rencana masjid. Masjid Baiturrahman Desa Bandarrejo Natar Lampung Selatan Tahun 2015. Metode yang penulis gunakan adalah Free Guided Interview yaitu pewawancara mengajukan pertanyaan sesuai kerangka pertanyaan yang telah disusun, sedangkan pewawancara diberikan kebebasan dalam memberikan jawaban dan yang akan diwawancarai oleh ketua takmir masjid, ketua risma dan bidang pendidikan desa Banjarejo.

Metode ini digunakan untuk memperoleh informasi tambahan tentang sejarah berdirinya masjid dan berbagai kegiatan pendidikan Masjid Baiturrahman.

Instrumen Penelitian

Pengujian Instrumen a. Validitas

Valid sendiri dapat diartikan ketelitian atau kebenaran, validitas suatu alat ukur merupakan ciri-ciri alat ukur yang menunjang tingkat ketelitian, keeratan dan validitasnya, suatu alat ukur untuk melakukan pengukuran. Berdasarkan kutipan tersebut dapat dipahami bahwa yang dimaksud dengan validitas adalah alat ukur yaitu ciri-ciri suatu alat ukur dan menunjukkan adanya suatu keteguhan atau ketepatan dalam pengukuran. Dalam penelitian ini untuk menentukan validitas alat ukur (angket) digunakan konsep validitas isi.Untuk memenuhi syarat validitas alat ukur menurut konsep tersebut maka akan dibuat kisi-kisi penyesuaian antara alat ukur tersebut. instrumen dan definisi operasional variabel penelitian.

Keandalan suatu alat ukur adalah sifat suatu alat ukur yang menunjukkan derajat keteguhan dan hasil pengukuran. Reliabilitas adalah “indeks yang menunjukkan seberapa besar suatu ukuran dapat dipercaya atau diandalkan” 9. Berdasarkan konsep tersebut maka dapat kita pahami bahwa yang dimaksud dengan reliabilitas adalah suatu ukuran dimana ukuran tersebut dapat memberikan skor yang sama dan tindakan tersebut menghasilkan dilakukan oleh orang lain yang berbeda dan pada waktu yang berbeda. Untuk mengetahui dan menguji alat ukur dalam penelitian ini sehingga diketahui reliabilitasnya maka akan digunakan metode split-halt dengan menggunakan rumus korelasi product moment.

Untuk kemudian mengetahui lebih jauh mengenai reliabilitas kuesioner, maka kita akan menganalisisnya dengan menggunakan teknik spareBrown dengan mencari banyaknya nilai varian setiap item dengan menggunakan rumus varian sebagai berikut.

Teknik Analisis Data

Hasil Penelitian

Deskripsi Lokasi Penelitian

Masjid Baiturrohman, Desa Bandarrejo, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, merupakan tempat ibadah yang digunakan warga sekitar untuk beribadah sehari-hari, acara keagamaan dan hal-hal lain yang berhubungan dengan agama.

Deskripsi Data Hasil Penelitian

Kemudian untuk mencari kriteria sangat baik, baik, memadai, kurang baik, dan sangat kurang, terlebih dahulu dicari jumlah interval kelas dan lamanya interval kelas. Setelah mengetahui panjang kelas dan jumlah interval kelas, langkah selanjutnya adalah mengetahui tingkat kategori fungsi masjid. Untuk mengetahui data tentang perkembangan Pendidikan Agama Islam di kalangan remaja pada tahun 2015, penulis menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada objek penelitian sebanyak 30 remaja yang diambil dari total populasi.

Selanjutnya menentukan kriteria penilaian hasil angket yaitu sangat baik, baik, cukup, kurang dan sangat kurang. Kemudian untuk mencari kriteria sangat baik, baik, sedang, kurang, dan sangat kurang, dilihat terlebih dahulu banyaknya interval kelas dan panjang interval kelasnya.Jumlah interval kelas pada data ini masing-masing sebanyak 5 kelas. Setelah mengetahui durasi pelajaran dan jumlah interval pelajaran, langkah selanjutnya adalah mengetahui jenjang kategori pendidikan agama Islam pada remaja.

Setelah mengetahui harga rxy hitung (0,533), langkah selanjutnya adalah membandingkan harga rxy hitung dengan harga rxy tabel. Dengan kata lain, semakin tinggi fungsi masjid maka semakin tinggi pula perkembangan generasi muda dalam bidang Pendidikan Agama Islam, dan sebaliknya, semakin rendah fungsi masjid maka semakin rendah pula perkembangan generasi muda dalam bidang Pendidikan Agama Islam. Pendidikan Agama. Pendidikan.

Pembahasan

Setelah penulis berhasil mengumpulkan data frekuensi seperti yang telah dijelaskan diatas dan menghitungnya dengan menggunakan rumus product moment maka terlihat harga rxy yang dihitung sebesar 0,533. Sedangkan dengan menggunakan N sebesar 16 dan tingkat signifikansi 5% diperoleh harga tabel rxy sebesar 0,361. Berdasarkan hasil statistik diatas maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis alternatif yang diajukan (Ha) yang berbunyi: Terdapat pengaruh fungsi Masjid Baiturrahman terhadap upaya promosi pendidikan agama Islam bagi remaja di desa Bandar Rejo Kecamatan Natar Tahun 2015. diterima, sehingga hipotesis Ho otomatis ditolak. Berdasarkan keterangan di atas dapat dipahami bahwa fungsi Masjid Baiturrahman mempunyai pengaruh terhadap pengembangan pendidikan agama Islam pada generasi muda.

Artinya, jika masjid berfungsi dengan baik maka perkembangan pendidikan agama Islam di kalangan generasi muda juga akan lebih baik. Hal ini dikarenakan Masjid Baiturrahman erat kaitannya dengan pengembangan pendidikan agama Islam di kalangan remaja, segala aktivitas yang berhubungan dengan agama tidak dapat dipisahkan dari masjid. Oleh karena itu, masjid memegang peranan yang sangat penting, baik berfungsi untuk ibadah maupun kegiatan lainnya, yang masih dalam konteks agama Islam.

Namun harus disadari, fungsi masjid bukanlah satu-satunya faktor yang mempengaruhi perkembangan pendidikan agama Islam. Hanya saja fungsi masjid merupakan salah satu dari sekian banyak faktor yang harus kita waspadai, untuk itu sangat perlu diketahui seluruh warga masyarakat tentang faktor-faktor lainnya, sehingga dapat mengantisipasi dan lebih meningkatkan perkembangannya. Pendidikan Agama Islam untuk remaja.

PENUTUP

Simpulan

Hal ini terlihat dari hasil penyebaran kuesioner tentang fungsi masjid dengan hasil sangat baik dan baik pada sebagian besar kriteria. Hal ini dibuktikan dengan hasil penyebaran angket kepribadian remaja dengan kriteria sangat baik dan baik. Terdapat dampak terhadap fungsi Masjid Baiturrahman dengan upaya memasyarakatkan pendidikan agama Islam bagi generasi muda di desa Bandar Rejo kecamatan Natar pada tahun 2015. Hal ini dibuktikan dengan hasil analisis data menggunakan rumus Product Moment dengan hasil perhitungan rxy.

Sekiranya fungsi Masjid Baiturrahman dipertingkatkan lagi, pembinaan pendidikan agama Islam untuk remaja juga akan meningkat. Namun, apabila fungsi Masjid Baiturrahman dikurangkan, pembinaan pendidikan agama Islam dalam kalangan remaja juga akan berkurangan.

Saran

Khususnya bagi para pengurus masjid agar lebih ditingkatkan lagi dalam mengkoordinasikan para jamaahnya untuk merawat dan memelihara masjid dengan baik serta menyediakan fasilitas-fasilitas yang diperlukan. Bagi pemuda setempat, hal ini perlu lebih diperkuat lagi dalam melakukan revitalisasi masjid, agar masjid dapat berfungsi lebih fungsional dan tidak terisolasi. Hal ini dapat dicapai dengan memberikan bantuan berupa fasilitas masjid untuk meningkatkan fungsi masjid, tidak hanya dalam pengembangan pendidikan tetapi juga dalam kegiatan rutin keagamaan sehari-hari.

Masjid Baiturrahman sering menjadi tuan rumah peperiksaan yang rutin dilakukan oleh bapa dan ibu. Adakah pengurus masjid juga menjalankan pengajian rutin untuk ibu seperti al-barjanji, khotmil quran, kliwonan dan lain-lain? Pemuda-pemuda Islam masjid sentiasa mengikuti pengajian pentadbir masjid untuk memajukan masjid.

Apakah remaja masjid mengadakan pelatihan seperti seminar fiqih, tantangan remaja masjid dan lain-lain. Apakah para pemuda Islam masjid juga ikut membantu dalam menjalankan program kegiatan masjid seperti panitia Maulid Nabi, Isra’ Mi’raj dan lain-lain.

Gambar

Tabel VI

Referensi

Dokumen terkait

[28] investigated the characteristics of concrete with chemically bonded used foundry sand in concrete with characteristic compressive strength of 20 MPa having natural river sand