PENDAHULUAN
Identifikasi Masalah
9 Wahyu Bagja Sulfemi, “Pengaruh Disiplin Ibadah Sholat, Lingkungan Sekolah Dan Kecerdasan Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam”. 21 Wahyu Bagja Sulfemi, “Pengaruh Disiplin Ibadah Shalat di Lingkungan Sekolah Dan Kecerdasan Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam”. Berdasarkan pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa indikator lingkungan belajar meliputi lingkungan belajar siswa yang mempengaruhi hasil belajar yang terdiri dari keluarga, sekolah dan lingkungan.
Ho (Nil) : Tidak terdapat pengaruh lingkungan terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS di SMPN 1 Kibang. Ha (Alternatif): Terdapat pengaruh lingkungan terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS di SMPN 1 Kibang. Hipotesis yang diajukan oleh penulis dalam penelitian ini adalah hipotesis alternatif (Ha), “Ada pengaruh lingkungan belajar terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS di SMPN 1 Kibang.
Variabel bebas (X) dalam penelitian ini adalah lingkungan belajar, sedangkan variabel terikat (Y) dalam penelitian ini adalah Hasil Belajar. Dalam penelitian ini indikator lingkungan belajar meliputi lingkungan belajar siswa yang mempengaruhi hasil belajar, terdiri dari lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis kuantitatif untuk menguji sejauh mana pengaruh lingkungan belajar terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS SMPN 1 Kibang, dengan menggunakan alat statistik SPSS for Windows versi 20.
Pembahasan Penelitian ini mendeskripsikan pengaruh lingkungan terhadap hasil belajar siswa pada saat pembelajaran IPS di SMPN 1 Kibang. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat bukti empiris bahwa terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara lingkungan belajar terhadap hasil belajar IPS dan mata pelajaran pembelajaran siswa di SMPN 1 Kibang. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa “ada pengaruh antara lingkungan terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS di SMPN 1 Kibang”. Hasil pengolahan data menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara kedua variabel.
Bagi guru, proses belajar mengajar dan hasil belajar siswa sangat ditentukan oleh peran guru. Untuk penelitian selanjutnya, berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diharapkan dapat dilakukan penelitian lebih lanjut untuk memperjelas derajat pengaruh lingkungan belajar terhadap hasil belajar siswa.
Batasan Masalah
Rumusan Masalah
Tujuan dan Manfaat Penelitian
Penelitian Relevan
Hasil belajar adalah hasil yang dicapai siswa setelah mengikuti kegiatan belajar mengajar tertentu, atau setelah menerima instruksi dari seorang guru. Pengertian hasil belajar, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar pada hakekatnya adalah hasil dari suatu proses belajar. Hasil belajar adalah suatu proses dimana seorang individu mengalami perubahan tingkah laku sebagai akibat dari pengalaman dan proses belajar yang terjadi dalam dirinya.
Arti lain dari hasil belajar dijelaskan bahwa, “Hasil belajar adalah terwujudnya pengembangan keterampilan atau kemampuan seseorang. Sedangkan faktor lingkungan fisik seperti lingkungan rumah dan lingkungan belajar sudah memadai dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan untuk mendukung hasil belajar. Lingkungan belajar harus diperhatikan oleh setiap pihak seperti keluarga, sekolah dan masyarakat agar proses pembelajaran dapat berlangsung tanpa kendala, guna meningkatkan hasil belajar siswa.
Perilaku yang digunakan dalam tujuan pembelajaran dicapai oleh siswa baik secara individu maupun kelompok.39 Hasil belajar yang peneliti peroleh dari penelitian ini adalah pengolahan PTS (Penilaian Tengah Semester) dan PAS (Penilaian Akhir Semester). skor. dilakukan oleh guru mata pelajaran IPS SMPN 1 Kibang kelas VIII. Dari penelitian yang telah dilakukan, peneliti mendapatkan manfaat dari penelitian tersebut, hasil penelitian memberikan pembuktian teori dan kontribusi terhadap pengetahuan dan pembelajaran khususnya di bidang pendidikan untuk memahami berbagai permasalahan dan meningkatkan kesadaran masyarakat. mengenai dampak lingkungan terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS. Secara teoritis, hasil penelitian ini dapat menjadi landasan dalam pembelajaran untuk menganalisis faktor-faktor yang selanjutnya mempengaruhi hasil belajar siswa.
Hasil belajar adalah hasil yang dicapai siswa setelah mengikuti kegiatan pembelajaran atau setelah menerima petunjuk guru. Lingkungan yang baik akan berdampak positif terhadap hasil belajar, sedangkan lingkungan yang buruk akan berdampak negatif terhadap hasil belajar siswa. Guru yang terlatih akan lebih mudah menciptakan lingkungan belajar sehingga hasil belajar siswa lebih maksimal.
Pengaruh Disiplin Ibadah Sholat, Lingkungan Sekolah Dan Kecerdasan Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam. PENDIDIKAN: Jurnal Penelitian Keagamaan dan Pendidikan Keagamaan Vol.16, No.2 (2018). Pengaruh Disiplin Ibadah Sholat, Lingkungan Sekolah Dan Kecerdasan Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam. PENDIDIKAN: Jurnal Agama dan Penelitian Agama Vol.16 No.16 (Agustus 2018).
LANDASAN TEORI
Konsep Belajar dan Pembelajaran
Hasil Belajar
Lingkungan Belajar
- Faktor Belajar
- Lingkungan Belajar
- Paradigma
Hasil belajar adalah tingkat keberhasilan yang dicapai oleh seseorang dalam proses pembelajaran, sesuai dengan prosedur yang bertujuan untuk mengubah tingkah laku siswa ke arah yang positif dan lebih baik sesuai dengan potensinya. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII mata pelajaran IPS SMPN 1 Kibang yang berjumlah 185 orang. Jadi, sampel dalam penelitian ini adalah sebagian siswa kelas VIII SMPN 1 Kibang dengan jumlah 64 orang. .
Teknik yang digunakan untuk menguji validitas dalam penelitian ini menggunakan Korelasi Product Moment dengan bantuan SPSS 20. Uji validitas dalam penelitian ini menggunakan Korelasi Product Moment dengan membandingkan nilai rhitung dan rtabel. Efektifitas pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar terhadap hasil belajar IPA siswa IV. kelas di SD INPRES BTN IKIP I Makassar.” AULADUNA: Jurnal Pendidikan Dasar Islam no. 2 (Desember 2016).
Hipotesis Penelitian
METODOLOGI PENELITIAN
Variabel dan Definisi Operasional
Populasi, Sampel, dan Teknik Pengambilan Sampel
- Populasi
- Sampel, dan Teknik Pengambilan Sampel
Teknik Pengumpulan Data
- Angket/Kuisioner
- Dokumentasi
Ketentuan yang berlaku adalah jika Sig > 0,05 maka data berdistribusi normal dan jika nilai Sig < 0,05 maka data tidak berdistribusi normal. Dengan ketentuan jika nilai deviasi dari linearitas adalah Sig > 0,05, maka terdapat hubungan linier yang signifikan antar variabel. Ketentuan pengujian hipotesis dengan membandingkan nilai sig adalah, jika nilai sig lebih kecil dari probabilitas 0,05, berarti ada pengaruh yang signifikan antara lingkungan (variabel X) terhadap hasil belajar (variabel Y).
Berdasarkan tabel di atas diketahui nilai Sig variabel X (Lingkungan) sebesar 0,420, nilainya > 0,05 dan nilai Sig variabel Y (Hasil Belajar) sebesar 0,093, nilainya > 0,05. sesuai ketentuan dalam uji normalitas di atas, dapat disimpulkan bahwa data berdistribusi normal. Dengan determinasi, jika nilai Deviasi Dari Linearitas Sig > 0,05 maka dapat dikatakan terdapat hubungan linier yang signifikan antara variabel X dan variabel Y, dan jika Deviasi Dari Linearitas Sig < 0,05 maka. Dasar pengambilan keputusan dalam uji homogenitas adalah jika nilai sig > 0,05 maka data berdistribusi homogen, dan jika nilai sig < 0,05 maka dapat dikatakan data tidak berdistribusi homogen.
Sig 0,116 > 0,05, maka sesuai ketentuan dalam uji homogenitas dapat disimpulkan bahwa data berdistribusi homogen. Penentuan yang menjadi dasar pengambilan keputusan adalah, jika nilai Sig lebih kecil dari probabilitas 0,05, maka berarti ada pengaruh yang signifikan antara lingkungan (variabel X) terhadap hasil belajar (variabel Y). Dan jika nilai signifikan lebih besar dari probabilitas 0,05, maka berarti tidak ada pengaruh antara lingkungan (variabel X) terhadap hasil belajar (variabel Y).
Dasar pengambilan keputusan dalam uji-t adalah, jika nilai thitung > ttabel maka Terima dan Terima Tolak, berarti ada pengaruh antara variabel X (Lingkungan) terhadap variabel Y (Hasil Belajar).
Instrumen Penelitian
- Rancangan Instrumen
- Pengujian Instrumen
Teknik Analisis Data
- Uji Prasyarat (Asumsi Klasik)
- Regresi Linier Sederhana
- Uji Hipotesis Penelitian
Berdasarkan data keluaran yang diperoleh dari tabel tersebut, nilai Sig deviasi linearitas adalah 0,650 yang berarti nilainya lebih besar dari >0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan linier yang signifikan antara variabel X (lingkungan) dengan variabel Y (hasil belajar).
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Profil SMPN 1 Kibang
Profil SMPN 1 Kibang, berdirinya SMPN 1 Kibang tidak lepas dari sejarah pemekaran wilayah antara Kota Metro Madya dengan Lampung Timur. Karena letaknya yang dekat dengan perbatasan, atas prakarsa anggota DPR dan jajarannya mengusulkan untuk memasukkan kawasan Kibang sebagai satu kesatuan Kabupaten Lampung Timur, bukan kawasan Metro. Hingga akhirnya muncul ide dari pemerintah Lampung Timur untuk menyediakan dana operasional pendirian sekolah.
Akhirnya, Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Kibang 1 didirikan dan menjadi satuan wilayah Kabupaten Lampung Timur.
Visi dan Misi SMPN 1 Kibang
Tata Tertib SMPN 1 Kibang
Struktur Jajaran SMPN 1 Kibang
Daftar Jumlah Guru SMPN 1 Kibang
Jumlah Siswa SMPN 1 Kibang
Deskripsi Data Penelitian
- Uji Instrumen Penelitian
Berdasarkan tabel di atas yang terdiri dari 15 pernyataan pernyataan, dapat disimpulkan bahwa semua pernyataan variabel X (lingkungan belajar) dinyatakan valid karena semua nilai rhitung dari setiap variabel pernyataan pernyataan lebih besar dari nilai rtabel. Berdasarkan tabel hasil pengolahan data di atas yang terdiri dari 15 pernyataan variabel X dapat dikatakan reliabel. Uji normalitas digunakan untuk memeriksa apakah model regresi variabel bebas dan variabel terikat berdistribusi normal atau tidak.
Uji linieritas bertujuan untuk mengetahui apakah kedua variabel memiliki hubungan linier yang signifikan atau tidak. Uji homogenitas merupakan ukuran yang digunakan untuk mengetahui keragaman suatu data apakah terdistribusi secara homogen atau tidak. Analisis regresi linier sederhana digunakan untuk mengukur pengaruh variabel X terhadap variabel Y.71 Syarat penggunaan regresi linier sederhana adalah jumlah sampel yang digunakan harus sama, jumlah variabel bebas (X) adalah 1, selebihnya nilai harus berdistribusi normal, ada hubungan linier positif antara variabel X dan variabel Y.
Untuk mengetahui nilai koefisien regresi dapat dilihat pada output pada tabel koefisien di atas, a = bilangan koefisien tidak baku sekarang sebesar 19.553, bilangan ini merupakan bilangan konstan, artinya jika ada lingkungan (variabel X), maka nilainya sesuai dengan hasil belajar (variabel Y). sama dengan 19.553. Nilai koefisien regresi bertanda positif, sehingga dapat dikatakan bahwa lingkungan (variabel X) berpengaruh positif terhadap. Berdasarkan data keluaran di atas diketahui nilai signifikan (Sig) sebesar 0,002 lebih kecil dari probabilitas 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa Ho (hipotesis nol) ditolak dan Ha (hipotesis alternatif) diterima.
Dan jika thitung < ttabel, maka Ho ditolak dan Ho diterima yang berarti tidak ada pengaruh antara variabel X (lingkungan) terhadap variabel Y (hasil belajar).
Pembahasan
- Pembahasan Hasil Penelitian
- Manfaat Hasil Penelitian
Pengaruh Lingkungan Sekolah dan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri Bandongan Tahun Pelajaran Jurnal Universitas Negeri Yogyakarta Vol.2 No.2 (2015).
PENUTUP
Saran
Bagi sekolah, akan jauh lebih baik jika sekolah memperbaiki lingkungan dan infrastruktur yang mendukung fasilitas pembelajaran agar proses pembelajaran dapat berjalan dengan lancar.