• Tidak ada hasil yang ditemukan

PDF SKRIPSI - Metrouniv.ac.id

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "PDF SKRIPSI - Metrouniv.ac.id"

Copied!
98
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Berdasarkan data di atas, pengembangan palawija di Kabupaten Rebang Tangkas memiliki potensi yang besar bagi petani. Rebang Tangkas merupakan daerah pegunungan dengan banyak mata air dan tanah yang subur sehingga padi dan palawija menjadi salah satu mata pencaharian petani di kecamatan ini. Berdasarkan hasil survei awal dengan tiga petani palawija di Desa Mulya Jaya, Kecamatan Rebang Tangkas, Kabupaten Way Kanan.

Berdasarkan uraian latar belakang diatas maka peneliti bermaksud melakukan penelitian dengan judul “Peranan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Dalam Meningkatkan Produktifitas dan Pendapatan Petani Padi Di Desa Mulya Jaya Kecamatan Rebang Tangkas Kabupaten Way Kanan” untuk membuktikan hal tersebut. , berikut data pendapatan petani gabah Mulya Jaya sebelum dan sesudah mengikuti program KUR berdasarkan hasil wawancara dan pre survey.

Tabel 1.1 Luas Tanaman Padi dan Palawija Per Kampung di Kecamatan  Rebang Tangkas Kabupaten Way Kanan tahun 2018
Tabel 1.1 Luas Tanaman Padi dan Palawija Per Kampung di Kecamatan Rebang Tangkas Kabupaten Way Kanan tahun 2018

Pertanyaan Penelitian

Tujuan dan Manfaat Penelitian

Penelitian yang akan peneliti lakukan berjudul Analisis Peran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Dalam Meningkatkan Produktivitas dan Pendapatan Petani Palawija di Desa Mulya Jaya Kecamatan Rebang Tangkas Kabupaten Way Kanan. Desa Mulyajaya adalah sebuah desa di Kecamatan Rebang Tangkas, Kabupaten Way Kanan. Dalam hal ini, peneliti memfokuskan penelitiannya pada petani palawija di Desa Mulyajaya, Kecamatan Rebang Tangkas, Kabupaten Way Kanan.

Berdasarkan hasil wawancara peneliti dengan 6 petani Palawija di Desa Mulyajaya Kecamatan Rebang Tangkas Kabupaten Way Kanan.

Penelitian Relevan

LANDASAN TEORI

  • Kredit Usaha Rakyat (KUR)
    • Pengertian Kredit Usaha Rakyat
    • Syarat dan Ketentuan Kredit Usaha Rakyat
    • Tujuan dan Fungsi Kredit Usaha Rakyat
    • Prosedur Pemberian KUR
  • Poduktivitas
    • Produktivitas
    • Biaya Produksi
    • Indikator yang mempengaruhi Produktivitas Petani
  • Pendapatan
    • Pendapatan
    • Macam-macam pendapatan
    • Sumber Pendapatan
    • Indikator yang mempengaruhi Pendapatan Petani
  • Petani Palawija
    • Petani
    • Palawija

Jumlah penduduk Desa Mulyajaya Kecamatan Rebang Tangkas Kabupaten Waykanan tahun 2020 sebanyak 1920 jiwa dengan rincian sebagai berikut : 2. Berikut data penduduk berdasarkan pekerjaan di Desa Mulyajaya Kecamatan Rebang Tangkas Kabupaten Waykanan tahun 2020.3. Tingkat Pendidikan Petani Palawija di Desa Mulyajaya No Tingkat Pendidikan Jumlah (orang) Persentase (%).. 5 Dokumentasi Data Penduduk Desa Mulyajaya Kecamatan Rebang Tangkas Kabupaten Way Kanan Tahun 2020).

Berdasarkan data di atas, tingkat pendidikan petani di desa Mulyajaya pada umumnya rata-rata mencapai lebih dari 6 tahun. Dengan pembiayaan tersebut, permasalahan permodalan masyarakat khususnya petani Palawija desa Mulyajaya sebagian besar telah teratasi. Wawancara dengan Bpk. Zakaria selaku ketua kelompok tani desa Mulyajaya yang beranggotakan 70 orang, 22 orang diantaranya adalah petani palawija peserta program KUR.

Dapat dikatakan bahwa Bapak Budi Aryasifa adalah salah seorang yang berperan penting dalam pembentukan kelompok tani di desa Mulyajaya. Mengingat Pak Toha hanyalah seorang guru honorer di sebuah sekolah dasar di desa Mulyajaya. Pasalnya, dana KUR yang dikelola kelompok tani di desa Mulyajaya sebagian digunakan untuk membeli bibit jagung, beras dan ubi yang berkualitas.

Namun pada kenyataannya, tingginya harga pupuk menghambat produksi palawija di Desa Mulyajaya. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa KUR berperan positif dalam meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani palawiya di Desa Mulyajaya Kecamatan Rebang Tangkas Kabupaten Waykanan.

METODE PENELITIAN

Jenis dan Sifat Penelitian

Penelitian lapangan adalah penelitian yang bertujuan untuk mempelajari secara intensif latar belakang situasi terkini dan interaksi sosial, individu, kelompok, lembaga dan masyarakat. 1 Penelitian ini secara intensif mengkaji latar belakang dan tingkat kesejahteraan kelompok tani di Desa Mulya Jaya Kecamatan Way. Tepatnya setelah Kredit Usaha Rakyat. Penelitian yang dilakukan peneliti dalam penelitian ini bersifat deskriptif karena penelitian ini berusaha menggambarkan atau menjelaskan keadaan atau kejadian yang ada di desa Mulya Jaya yang berkaitan dengan tingkat produktivitas dan pendapatan petani palawi, berdasarkan data survey dan perbandingan dengan literatur yang ada.

Sumber Data

Teknik Pengumpulan Data

Penelitian ini menggunakan cara berpikir induktif untuk secara khusus membahas peran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dalam meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani Palawija di Desa Mulya Jaya Kecamatan Rebang Tangkas Kabupaten Way Kanan. Desa Mulyajaya terletak di sebelah timur kecamatan Lebak Peniangan dan berbatasan langsung dengan kecamatan Buay Pumaca, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan. Desa Mulyajaya terdiri dari 8 dusun yaitu Sinar Jaya, Sinar Mulya, Tanjung Jaya, Talang Jawa, Talang Pondok, Umbul Baku, Sinar Persuade.

Umur petani di desa Mulya Jaya Kecamatan Rebang Tangkas Kabupaten Way Kanan dapat dilihat pada tabel berikut: 4. Berdasarkan tabel diatas dapat diketahui bahwa rata-rata umur petani di desa Mulyajaya berada pada usia produktif , yaitu petani usia 48-63 tahun. Namun pada kenyataannya sektor pertanian masih menghadapi berbagai permasalahan dalam meningkatkan pendapatan dan jumlah produksi pangan, hal ini disebabkan keterbatasan modal yang menghambat laju perekonomian dan kesejahteraan petani di desa ini.

Lantas bagaimana peran KUR dalam meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani Palawija di Desa Mulya Jaya. Sistem pengelolaan KUR di Desa Mulyajaya dilakukan dengan dua cara yaitu langsung dan tidak langsung, sistem pengelolaan dilakukan secara langsung dimana setiap individu dapat langsung mendatangi kantor cabang bank tersebut dan mendekatkan penyalurannya kepada masyarakat. Ia merupakan pendatang dari daerah Buay Pumaca Oku Selatan dan telah menjadi penduduk tetap Desa Mulyajaya sejak tahun 2017.

Toha, warga asli desa Mulyajaya tepatnya di desa Tanjung 3, berprofesi sebagai guru sekolah dasar sekaligus sebagai petani kopi, jagung dan singkong. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pendapatan Dari Budidaya Jagung Manis Di Desa Sidera Kecamatan Sigi Biromaru Kabupaten Sigi Universitas Tandulako, 2013.

Teknik Analisa Data

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Gambaran Umum Desa Mulya Jaya

  • Gambaran Umum
  • Keadaan Mata Pencaharian dan Potensi Wilayah

Secara geografis, luas desa Mulya Jaya adalah 1.333 km2. Desa Mulya Jaya terletak di kawasan yang sangat strategis karena dilintasi jalan lintas provinsi yang menghubungkan provinsi Lampung dan Sumatera Selatan. Keberadaan jalan ini menjadi salah satu potensi pengembangan perekonomian masyarakat yang sebagian besar berprofesi sebagai petani dan pedagang.

Identitas Petani

  • Umur Petani
  • Pendidikan Petani

Karena sebagian besar wilayahnya digunakan sebagai lahan pertanian, kelapa sawit, kopi, lada, padi, jahe, cabai, karet dan berbagai jenis tanaman lainnya dikelola oleh warga sebagai mata pencaharian mereka. Identitas petani merupakan gambaran umum tentang keadaan yang mempengaruhi keberhasilan petani dalam menjalankan usahataninya. Identitas petani digunakan sebagai ukuran tingkat kemampuan petani dalam bercocok tanam, khususnya tanaman pangan.

Petani dalam penelitian ini adalah petani yang mengolah lahannya untuk bercocok tanam dengan dana KUR (Kredit Usaha Rakyat). Selain itu, masih banyak petani yang masih aktif di usia tua yaitu petani yang berusia di atas 64 tahun. Tabel tersebut menunjukkan bahwa 12 petani berusia di atas 64 tahun dengan pangsa 40%.

Karena petani yang sudah matang akan lebih banyak pengalaman dalam meningkatkan keterampilan dan pengetahuannya dalam pengelolaan pertanian. Pendidikan merupakan faktor penting dalam penerimaan dan implementasi inovasi teknologi baru, selain keterampilan dan kemampuan di bidang pertanian.

Peran KUR dalam meningkatkan Produktivitas dan

Sebelum itu peneliti akan memaparkan wawancara dengan Kepala Desa Mulya Jaya, John Hendry yang mengatakan bahwa masyarakat mulai mengenal dan mengikuti program KUR sejak Desember 2008. Ia mengatakan bahwa dirinya sendiri baru pertama kali mengikuti KUR program. setelah mendapat informasi dan mengajak tetangganya, sesama warga Bpk. Deni Hermadi, untuk mengikuti program KUR dengan sistem bagi hasil. Wawancara dengan Bpk. Buda Aryasifa sebagai petani jagung dan padi yang telah mengikuti program KUR sejak awal tahun 2009 bersama Bpk. Zakaria.

Awalnya Pak Budi yang memberikan informasi dan mengajak warga lainnya untuk mengikuti program KUR. Untuk modal menanam jagung manis, dia meminjam dulu Rp. Hingga pertengahan tahun 2012, ia mengikuti perkumpulan di community center, dan dari situlah ia mulai mengenal dan tertarik untuk mengikuti program pendanaan KUR.

KUR-nya sebesar Rp 1.000.000 dari Pak Dadang dengan syarat pengembalian harus sesuai prosedur dan waktu yang telah ditentukan. Pada panen pertama, ia mendapat hasil sebesar Rp. Kini kegiatan pertaniannya cukup berkembang dan ia sudah memiliki lahan sendiri. Wawancara dengan Pak Suprayit yang mengikuti program ini sejak tahun 2010 hingga 2013 dan memiliki lahan seluas ½ ha, setengahnya ditanami jagung dan setengahnya lagi ditanami singkong.

Di awal pinjaman, ia menarik Rp 3.000.000. dengan 3 kali cicilan dan bunga 7% dalam setahun. Tn. M.Toha telah mengikuti program KUR sejak tahun 2009, dan kini ia memiliki ½ ha lahan padi-padian dan ½ ha ubi kayu.

Analisis Peran KUR dalam meningkatkan Produktivitas dan

Selain mesin tersebut, ada juga teknologi yang mempengaruhi hasil produksi petani yaitu gadget atau smart phone yang memudahkan petani untuk berkomunikasi dan mencari informasi tentang pertanian di internet. Namun dapat disimpulkan bahwa pendidikan dan pengalaman merupakan faktor penting dalam meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani. Luas lahan adalah luas keseluruhan lahan pertanian yang meliputi sawah, ladang dan pekarangan.

Dalam pengertian ekonomi, modal adalah barang atau uang beserta faktor produksi, tanah dan tenaga kerja untuk menghasilkan barang baru. Berdasarkan hasil wawancara dengan petani palawija, beberapa petani mengaku kesulitan mencari tenaga kerja karena keterbatasan modal. Peran KUR Kredit Usaha Rakyat Bagi Pengembangan UMKM Kota Medan Studi Kasus Bank BRI”.

Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produktivitas Pertanian Dan Pengaruhnya Terhadap Kepuasan Petani” Jakarta: Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, 2009. Analisis Pendapatan Petani Jagung Batang Biyu Di Nagari Lingkung Aua Kecamatan Pasaman Kabupaten Pasaman Barat” Tahun 2018. Pengaruh Kredit Penetapan Peningkatan Pendapatan Usahatani Padi Studi Kasus Karsani Kecamatan Minggir”.

Pengaruh KUR Pinjaman Usaha Rakyat Terhadap Pendapatan Petani Bawang Merah Di Kecamatan Baraka Kabupaten Enrekang. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Usahatani Padi Organik Di Kabupaten Sragen” Surakarta: Fakultas Ekonomi Universitas Elf, Maret 2010.

PENUTUP

Kesimpulan

Hal ini terlihat dari peningkatan pendapatan 6 orang yang mengikuti program KUR, 4 orang mengalami peningkatan produktivitas, 1 orang masih dalam proses pembangunan.

Saran

Kelompok tani harus segera memberikan izin resmi dan segera membentuk tim pemantau kredit untuk mengurangi risiko kredit macet yang sering terjadi.

Gambar

Tabel                                                                                                    Halaman  1.1  Luas  Tanaman  Padi  dan  Palawija  Per  Kampung  di  Kecamatan
Tabel 1.1 Luas Tanaman Padi dan Palawija Per Kampung di Kecamatan  Rebang Tangkas Kabupaten Way Kanan tahun 2018
Tabel 1.2 Daftar Pendapatan bersih Petani Palawija di Desa Mulya Jaya  Kecamatan  Rebang  Tangkas  Sebelum  dan  Sesudah  mengikuti  program KUR November 2018

Referensi

Dokumen terkait