• Tidak ada hasil yang ditemukan

PDF SKRIPSI - Unismuh

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "PDF SKRIPSI - Unismuh"

Copied!
64
0
0

Teks penuh

Penelitian ini bersifat deskriptif dan kualitatif dan bertujuan untuk mengetahui penggunaan kosakata, kohesi leksikal, dan unsur pengulangan dalam headline harian Kompas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil analisis pemberitaan surat kabar Kompas selama dua minggu terhitung tanggal 3 Mei 2017 sampai dengan 17 Mei 2017 menunjukkan bahwa dari tiga unsur yang dianalisis berulang kali, yaitu tata bahasa pada surat kabar harian Kompas terbitan mingguan biasanya menggunakan unsur pengulangan atau pengulangan kata. Sedangkan mengenai unsur sinonim, hanya sedikit artikel berita yang dimuat Harian Kompas yang maknanya berupa angka yang pilihan katanya terus berulang dengan makna yang sama.

Untuk nama hiper dalam pembentangan berita yang tidak dibentangkan secara keseluruhannya, seperti rujukan kepada negara dan wilayah yang dibentangkan dalam perenggan berasingan.

Latar Belakang

UU No. 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan disahkan pada tanggal 9 Juli 2009. UU 24/2009 secara umum mempunyai 9 bab dan 74 pasal yang pada dasarnya mengatur tata cara dan tata cara penggunaan bendera, bahasa, dan lambang negara, serta lagu kebangsaan serta ketentuan hukum pidana. Setidaknya ada tiga tujuan dibentuknya UU No. 24 Tahun 2009 yaitu untuk (a) memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia; (b) menjaga kehormatan yang menunjukkan kedaulatan bangsa dan negara kesatuan Republik Indonesia; dan (c) menciptakan ketertiban, kepastian, dan standarisasi penggunaan bendera, bahasa, dan simbol negara, serta lagu kebangsaan.

Undang-undang ini diharapkan mampu mengatasi berbagai permasalahan yang berkaitan dengan praktek penetapan dan tata cara penggunaan bendera, bahasa dan lambang negara serta lagu kebangsaan, serta mengatur berbagai hal yang berkaitan dengan penetapan dan tata cara penggunaan bendera. bahasa dan lambang negara, serta Lagu Kebangsaan memuat ketentuan pidana bagi siapa saja yang dengan sengaja melanggar ketentuan Undang-undang ini. 24 Tahun 2009 tentang Bahasa, terdapat juga peraturan pemerintah yang mengatur tentang bahasa yaitu Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. Ada banyak unsur yang mendukung integritas wacana, yaitu unsur kohesi leksikal dan gramatikal.

Karena itulah penulis mengangkat judul “Penggunaan kohesi leksikal pada halaman depan surat kabar Kompas”.

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

Tinjauan Pustaka

Kinneavy (dalam Sri, 1990: 121) mengatakan bahwa “wacana adalah suatu teks lengkap yang disampaikan baik secara tertulis maupun tertulis, terdiri dari kalimat-kalimat yang terhubung, tidak harus memperlihatkan isi yang koheren secara rasional” wacana dapat diarahkan pada suatu tujuan linguistik atau merujuk pada suatu tujuan tertentu. jenis realitas.wacana berupa puisi, percakapan, tragedi, lelucon, diskusi seminar, cerita lengkap, artikel majalah, wawancara, khotbah, dan iklan televisi. Wacana yang koheren adalah wacana yang jika dilihat dari hubungan, bentuk atau strukturnya bersifat kohesif dan koheren dalam makna strukturnya. Menurut Henry Guntur Tarigan (dalam Sri, 2012) wacana tertulis adalah wacana yang disampaikan secara tertulis, melalui media cetak.

Menurut Mulyana (dalam Sri, 2012), wacana tertulis adalah jenis wacana yang disampaikan melalui tulisan. Namun demikian, demi kepentingan bidang studi wacana untuk terus berupaya menjadi suatu disiplin ilmu yang mandiri. Menurut Henry Guntur Tarigan (dalam Sri, 2012), wacana lisan adalah tuturan yang disampaikan secara lisan melalui media lisan.

Menurut Mulyana (dalam Sri, 2012) wacana lisan adalah suatu jenis wacana yang disampaikan secara lisan atau langsung dengan bahasa lisan. Wacana dialogis adalah wacana yang dibentuk melalui percakapan atau diskusi antara dua pihak, seperti dalam percakapan telepon, wawancara, teks drama, dan lain-lain. Khusus untuk menjelaskan proses dan prosedur, kalimat yang digunakan dapat berupa kalimat imperatif disertai kalimat deklaratif. a) Kuliah tentang menulis (epistolary).

Umumnya mereka mempunyai bentuk dan sistem tertentu yang sudah menjadi kebiasaan atau aturan. Wacana ini diawali dengan paragraf pembuka, paragraf isi, dan paragraf penutup. Wacana persuasif adalah wacana yang melibatkan pemaparan terhadap kekuatan persuasi, budaya persuasi, atau kekuatan daya tarik yang dapat membujuk pembaca untuk mempercayai dan menaati daya tarik yang tersirat maupun tersurat dari penulis atau penciptanya. pembaca untuk melakukan sesuatu atau menulis sesuatu seperti itu. mengajak pembaca dengan memberikan alasan, contoh, dan bukti yang kuat agar pembaca bersedia melaksanakan ajakan tersebut untuk berbuat kebaikan demi kemaslahatan masyarakat. Puisi adalah suatu karya sastra dengan bahasa yang dipadatkan, dipersingkat, dan diberi ritme dengan kesatuan bunyi dan pilihan kata kiasan (imajinatif).

Narasi merupakan suatu bentuk wacana yang berupaya menceritakan suatu peristiwa atau peristiwa sedemikian rupa sehingga pembaca seolah-olah pernah melihat atau mengalami sendiri peristiwa tersebut menurut Keraf (dalam Husain, 2013). Ada orang yang mempunyai selera humor yang tinggi dan ada juga yang mempunyai selera humor yang rendah, sehingga dapat disimpulkan bahwa wacana humor adalah wacana yang bersifat menghibur, kritis bahkan dapat menyembuhkan stres. Keempat unsur tersebut dapat diwujudkan melalui rangsangan verbal berupa kata-kata atau satuan bahasa yang sengaja diciptakan.

Berdasarkan cara penjelasan atau penuturannya, wacana ekspositori adalah wacana yang tidak mengutamakan waktu dan penutur, berorientasi pada topik pembahasan, dan bagian-bagiannya terikat secara logis, dan wacana naratif adalah wacana yang mengutamakan urutan waktu, diucapkan oleh orang pertama atau ketiga pada waktu tertentu, ditujukan kepada pelakunya, dan semua bagiannya diikat menjadi satu secara kronologis. Kata-kata yang menjadi rujukan disebut deiksis, sedangkan unsur-unsur yang merujuknya disebut anteseden.

Kerangka Pikir

Metode Penelitian

Definisi Istilah

Yang dimaksud dengan kosakata aktif adalah kosakata yang frekuensi penggunaannya sangat sering digunakan dalam berbicara atau menulis. Yang dimaksud dengan kosakata pasif adalah kosakata yang frekuensi penggunaannya sangat jarang digunakan, bahkan tidak pernah digunakan sama sekali. Disebut juga dengan kata ganti dalam bahasa Indonesia, kata ganti terdiri dari: 1) Kata ganti orang adalah kata-kata yang digunakan untuk menggantikan nama orang, contoh: Aku, Kami, Kamu, Dia, Mereka.

Ini adalah hubungan tata bahasa, bukan hubungan antara makna dan kata-kata. Perbedaan ciri-ciri substitusi dalam bahasa Indonesia. Elipsis adalah penghilangan kata yang bentuk aslinya dapat diperkirakan dari konteks di luar bahasa tersebut.Jenis-Jenis Elipsis.

Data dan Sumber Data

TEKNIK PENGUMPULAN DATA

Sumber data dalam penelitian ini adalah wacana tertulis yaitu headline Harian Kompas setiap hari edisi 3 Mei – 17 Mei 2017.

Teknik Analisis Data

Analisis Data

Mereka menilai Undang-Undang Nomor 17 MPR, DPR, DPD, dan DPRD serta Peraturan Nomor 1 Tahun 2014 tentang Tata Tertib tidak secara tegas mengatur bahwa fraksi wajib mengutus anggotanya untuk menduduki kursi anggota DPR. komite investigasi khusus. Sejumlah pendukung hak penyidikan terhadap KPK terus mencari cara agar panitia khusus penyidik ​​KPK tetap bisa dibentuk meski tidak didukung semua fraksi. Mereka menilai Undang-Undang Nomor 17 MPR, DPR, DPD, dan DPRD serta Peraturan Nomor 1 Tahun 2014 tentang Peraturan Perundang-undangan tidak secara tegas mengatur bahwa fraksi wajib mengirimkan anggotanya untuk duduk di kursi anggota khusus. komite investigasi.

Uumu KPU DKI Jakarta telah menetapkan Anda sebagai Gubernur Terpilih dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022, pelantikannya pada tanggal 22 Oktober 2017. KPU DKI Jakarta Uumu telah menunjuk Anda sebagai Uumu Gubernur Terpilih dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 dan akan dilantik pada 22 Oktober 2017. Langkah ini bukan karena ormas anti Islam, melainkan untuk menjaga keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia. Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Kesediaannya berperan sebagai warga negara dalam melaksanakan nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhinneka Tunggal Ika yang menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa di atas kepentingan kelompok atau kelompok yang diperlukan. Presiden bersyukur mendengar komitmen para tokoh agama untuk terus mempertahankan, menjaga, dan memperkuat nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945. Presiden juga menyampaikan komitmen para tokoh agama untuk menjaga persatuan, perdamaian, toleransi antar umat beragama dan antar kelompok.

Pembahasan

Mengenai unsur sinonim, hanya sedikit berita yang dimuat di Harian Kompas yang maknanya ada beberapa, dimana pilihan kata terus berulang dengan makna yang sama. Pemaparan tata bahasa di surat kabar Kompas mendukung pendapat Okka Kusuma Sumantri Zaimar dan Ayu Basoeki Harahap yang mengatakan bahwa kohesi leksikal diwujudkan terutama melalui pengulangan. Menurut pendapat tersebut Yayat Sudaryat menyatakan bahwa pengulangan dapat dilakukan melalui perulangan, sinonim, hipernim, dan padanan.

Jumlah penggunaan tag repetisi sebanyak 102 kali, yaitu jumlah penggunaan tag repetisi jenis repetisi sebanyak 46 kali dan penggunaan tag repetisi jenis hiponim sebanyak 23 kali. Dengan kata lain, penanda pengulangan dari tipe pengulangan lebih sering digunakan dibandingkan penanda pengulangan dari tipe pengulangan. Penggunaan bentuk-bentuk repetisi lainnya dibedakan menjadi dua jenis, yaitu repetisi yang mempunyai bentuk dasar yang sama dan repetisi yang mempunyai acuan yang sama.

Dengan kata lain, pengulangan dengan acuan yang sama lebih sering digunakan dibandingkan pengulangan dengan bentuk dasar yang sama. Penggunaan sinonim dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu sinonim yang bernuansa makna dasar, sinonim yang bernuansa nilai emosional (emotif), dan sinonim yang bernuansa makna umum.

Simpulan

Gambar

Gambar 1. Bagan Kerangka PikirWACANA

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Published by English Language Education Department of UMG http://dx.doi.org/10.30587/jetlal.v5i2.3763 121 The Language Attitude of English Department Students University of