PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
Identifikasi Masalah
Batasan Masalah
Rumusan Masalah
Tujuan dan Manfaat Penelitian
Penelitian Relevan
Jadi dalam penelitian ini penulis hanya melihat dampak kompetensi profesional guru terhadap siswa kelas X MA MA'ARIF 1 Punggur dan melihat hasil belajar fiqih. Ha : Terdapat pengaruh yang signifikan antara kompetensi profesional guru terhadap hasil belajar siswa di MA MA'ARIF 1 Punggur Lampung Tengah. Ho : Tidak terdapat pengaruh yang signifikan antara kompetensi profesional guru terhadap hasil belajar siswa di MA MA'ARIF 1 Punggur Lampung Tengah.
Dari perhitungan di atas terlihat bahwa kompetensi profesional guru terhadap hasil belajar siswa adalah sebesar 39,89%.
LANDASAN TEORI
Pengertian Hasil Belajar
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), hasil belajar terdiri dari dua kata, yaitu hasil dan pembelajaran. Berdasarkan pandangan tersebut dapat diartikan bahwa hasil belajar adalah kisaran kemampuan seseorang dalam memahami ilmu yang telah dipelajari. Hasil belajar merupakan kemampuan yang dicapai individu setelah proses belajar mengajar berlangsung, dan dapat menghasilkan perubahan perilaku baik pengetahuan, pemahaman, sikap dan keterampilan siswa, sehingga menjadi lebih baik lagi dari sebelumnya.
Berdasarkan pendapat tersebut dapat dipahami bahwa hasil belajar adalah hasil atau prestasi yang dicapai siswa baik secara individu maupun kelompok setelah mengikuti proses belajar mengajar.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Hasil Belajar
Berdasarkan uraian di atas maka hipotesis yang diajukan penulis adalah: Apakah kompetensi profesional guru berpengaruh terhadap hasil belajar peserta didik di kelas.Metode ini dijadikan sebagai metode utama untuk memperoleh data mengenai dampak dari kompetensi profesional guru. kompetensi profesional guru terhadap hasil belajar mata pelajaran fiqh siswa kelas X di MA MA'ARIF 1 Punggur. Berdasarkan tabel interpretasi di atas diketahui nilai rxy sebesar 0,631557 sehingga diketahui terdapat pengaruh yang cukup kuat antara kompetensi profesional guru terhadap hasil belajar siswa di MA MA'ARIF 1 Punggur Lampung Tengah526.
Berdasarkan analisis data yang dilakukan dengan menggunakan rumus Pearson product moment diperoleh nilai rxy sebesar 0,631557 yang kemudian dibandingkan dengan rtabel sehingga hipotesis alternatif (Ha) yang diajukan peneliti dapat diterima yaitu, bahwa terdapat pengaruh antara kompetensi profesional guru terhadap hasil belajar di MA MA'ARIF 1 Punggur Lampung Tengah.
Memahami Hasil Belajar Fiqih
Kompetensi Profesional Guru
- Pengertian Kompetensi Geru
- Ciri-ciri Profesional
- Karakteristik Kompetensi Profesional Guru
- Pengaruh Kompetensi Profesional Terhadap Hasil Belajar
- Kerangka Konseptual
Berdasarkan uraian di atas maka variabel-variabel yang mempengaruhi kompetensi profesional guru dapat dikategorikan dan hasil belajar dikategorikan dalam kategori baik, cukup dan kurang. Variabel bebas (Independent Variable) adalah variabel yang mempengaruhi atau menyebabkan perubahan atau timbulnya variabel terikat (dependent) 40. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah kompetensi profesional guru. Dalam hal ini peneliti menggunakan angket langsung yang diperlihatkan kepada siswa untuk mengetahui dan memperoleh data terkait kompetensi profesional guru siswa kelas X MA'ARIF 1 Punggur ketika mengikuti proses pembelajaran di kelas tersebut.
Analisis data yang akan penulis gunakan dalam penelitian ini akan dilakukan dengan menggunakan rumus Pearson Product Moment karena penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang menggunakan metode statistik dalam pengolahan datanya dan untuk menguji ada tidaknya serta seberapa besar pengaruhnya terhadap kompetensi profesional guru. memiliki tentang hasil belajar siswa pada mata pelajaran fiqh, kelas
Hipotesis Penelitian
METODOLOGI PENELITIAN
Rancangan Penelitian
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif, artinya penelitian yang berupaya menjelaskan solusi permasalahan yang ada saat ini berdasarkan data numerik (angka), menyajikan data, menganalisis dan menginterpretasikan.37. Dengan demikian, dari pengumpulan data yang diperlukan peneliti, peneliti akan menyajikan, menganalisis, dan menginterpretasikan data tersebut untuk mengetahui seberapa besar dan seberapa besar pengaruh variabel bebas x (Kompetensi Profesional Guru) terhadap variabel terikat y (Siswa Kelas X Hasil Belajar Pelajaran Fiqh).
Definisi Operasional Variabel
Guru yang profesional adalah orang yang telah menyelesaikan pendidikan keguruan dan mempunyai gelar magister, memperoleh ijazah negara, dan mempunyai pengalaman mengajar42. Variabel terikat adalah variabel yang dipengaruhi atau menjadi akibat karena adanya variabel bebas.43 Variabel yang berhubungan dalam penelitian ini adalah hasil belajar Fiqih. Berdasarkan penjelasan di atas dapat dipahami bahwa ranah kognitif merupakan ranah yang berkaitan dengan hasil belajar intelektual, ranah afektif adalah hasil belajar yang berkaitan dengan sikap siswa dalam menjalani proses pembelajaran, dan ranah psikomotorik yang berkaitan dengan pembelajaran. hasil. keterampilan atau kemampuan dalam tindakan.
Pada hakikatnya ketiga domain tersebut menjadi obyek penilaian hasil belajar siswa dan dari ketiga domain tersebut, domain kognitif dan domain afektiflah yang paling banyak dinilai oleh guru di sekolah karena berkaitan dengan kemampuan siswa dalam memahami tujuan pembelajaran siswa, menyikapinya. dan menguasainya. isi bahan ajar, sehingga kriteria hasil belajar yang ideal nantinya dapat tercapai.
Populasi, Sampel dan Teknik Pengambilan Sampel
Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X MA MA'ARIF 1 Punggur yang berjumlah 104 siswa. Sampel adalah sebagian dari jumlah dan ciri-ciri yang dimiliki populasi.46 Definisi lain menyatakan bahwa sampel adalah sebagian dari populasi, yaitu sampel yang diambil dengan menggunakan metode tertentu. Berdasarkan pengertian di atas dapat dipahami bahwa sampel adalah sebagian dari populasi yang akan diteliti yang mewakili keseluruhan populasi sehingga penelitian yang akan dilakukan lebih mudah dan sederhana.
Teknik sampling merupakan suatu cara untuk menentukan sampel yang jumlahnya sama dengan besar sampel yang akan dijadikan sumber data dengan memperhatikan karakteristik dan sebaran populasi untuk memperoleh sampel yang representatif.48 Dalam menentukan sampel penulis Penulis menggunakan teknik cluster sampling yaitu dengan cara random sampling dengan cara mengurutkan nomor undian dari 1 sampai 3 secara acak untuk setiap kelas di kelas MA MA'ARIF 1 Punggur, dengan demikian dipilihlah anggota sampel di kelas IPA.1 dengan jumlah sampel dalam penelitian ini sebesar 27 siswa.
Teknik Pengumpulan Data
Berdasarkan uraian di atas, metode angket adalah metode yang digunakan untuk mengumpulkan data dengan cara menyebarkan daftar pertanyaan kepada objek yang berkaitan dengan penelitian. Dokumentasi merupakan suatu teknik pengumpulan data dimana seorang peneliti menggunakan arsip-arsip yang berfungsi sebagai data di lokasi penelitian. Penggunaan metode ini bertujuan untuk memperoleh data hasil belajar siswa, profil, sejarah, status siswa, status guru, jumlah siswa, struktur organisasi dan rencana lokasi MA MA'ARIF 1 Punggur.
Instrumen Penelitian
Validitas atau validitas berasal dari kata validitas yang berarti ketepatan dan kecepatan suatu alat ukur dalam menjalankan fungsi pengukurannya. Untuk menentukan validitasnya penulis menggunakan rumus korelasi yang dikemukakan oleh Pearson yaitu rumus korelasi product moment dengan deviasi. Kemudian setelah diperoleh nilai validitas setiap titik query, langkah selanjutnya adalah membandingkan nilai tersebut dengan tabel referensi untuk memberikan interpretasi.
Kehandalan atau reliabilitas adalah konsistensi serangkaian pengukuran atau dalam penelitian berarti sejauh mana suatu alat ukur dapat diandalkan atau dapat dipercaya.51. Dalam penelitian ini untuk mengetahui reliabilitasnya akan digunakan rumus Spearman Brown yaitu dengan pembagian ganjil genap.
Teknik Analisis Data
MA Ma'arif 1 Punggur didirikan pada tahun 1985 dan semula bernama MA Ma'arif 02 Punggur di bawah naungan Lembaga Pendidikan Ma'arif NU Punggur yang kemudian resmi berubah menjadi MA Ma'arif 1 Punggur pada tahun 2004. Pada tahun 2012 MA Ma’arif 1 Punggur berubah dari dibawah naungan LP Ma’arif NU Punggur menjadi dibawah naungan Yayasan Baitul Mustaqim Punggur. Menjadikan MA Ma'arif 1 Punggur sebagai tempat belajar yang nyaman dan mampu membimbing peserta didik menjadi berakhlak mulia, terampil dan beramal ilmu. a) Menyiapkan peserta didik yang berakhlak mulia dimanapun dan kapanpun.
Penelitian ini dilakukan di MA MA'ARIF 1 Punggur dengan populasi sebanyak 27 siswa dan seluruh populasi dijadikan sampel. Deskripsi data siswa variabel kelas X semester gasal 2019/2020.
Dalam penelitian ini untuk menguji validitas dan reliabilitas angket disebarkan kepada 27 siswa MA Ma'arif 01 Punggur dan data diolah dengan menggunakan aplikasi SPSS 16.0, dan berikut tabel hasil uji validitas dan reliabilitas . Berdasarkan hasil analisis instrumen kompetensi profesional guru terhadap hasil belajar siswa, seluruh item pertanyaan diuji validitas dan reliabilitasnya dan instrumen penelitian baik variabel X (Kompetensi Profesional Guru) maupun variabel Y (Hasil Belajar) dinyatakan valid dan dapat diandalkan. Uji-t dilakukan untuk menguji signifikansi variabel pembelajaran siswa.
Berdasarkan analisis data yang dilakukan dengan menggunakan uji koefisien determinasi diketahui kontribusi kompetensi profesional guru sebesar 39,89%. Hal ini perlu lebih ditingkatkan karena pengaruh terbesar terhadap hasil belajar siswa dipengaruhi secara internal atau dari dalam diri guru.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Hasil Penelitian
- Deskripsi Lokasi Penelitian
- Deskripsi Data Hasil Penelitian
- Pengujian Hipotesis
Pada bab ini akan disajikan hasil penelitian berdasarkan hasil penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan aplikasi SPSS versi 16.0. Dalam uraian data, hasil penelitian ini meliputi deskripsi data, hasil analisis data, dan interpretasi hasil penelitian. Dari hasil uji reliabilitas terlihat nilai Cronbrach’s alpha sebesar 0,971 yang berarti nilai Cronbrach’s alpha > 0,6 sehingga dapat disimpulkan bahwa kuesioner dinyatakan reliabel.
Uji normalitas data merupakan syarat analisis sebelum analisis digunakan dalam penelitian mensyaratkan bahwa data variabel harus berdistribusi normal atau mendekati normal. Dari hasil uji Kolmogorov-Smirnov diperoleh signifikansi uji normalitas sebesar 0,179, dimana hasil tersebut lebih besar dari taraf signifikansi 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa uji normalitas pada penelitian ini berdistribusi normal. Tujuan dari uji linieritas adalah untuk mengetahui apakah kedua variabel yang akan dijadikan subjek prosedur korelasi menunjukkan adanya pengaruh linier atau tidak.
Setelah data yang diperlukan untuk penelitian ini terkumpul, maka akan dilakukan analisis. Berdasarkan hal tersebut terlihat nilai rxy sebesar 0,631557 lebih besar dari rtabel 2,060 yaitu 0,631557 > 2,060 sehingga dapat diketahui bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima dalam penelitian ini. Jadi jika kita bandingkan nilai thitung dengan ttabel diperoleh hasil 5,2023 > 2,120 yang berarti thitung lebih besar dari ttabel.
Pembahasan
Pusat tersebut menunjukkan tren yang cukup baik, sehingga profesionalisme guru dapat lebih ditingkatkan melalui upaya penerapan tata kelola yang baik yaitu partisipasi, transparansi, dan akuntabilitas. Sehingga guru dapat mendidik peserta didik menjadi peserta didik yang berprestasi baik di bidang akademik maupun non akademik serta dapat menghasilkan lulusan yang siap kerja. Hanafiyah, Konsep Strategi Pembelajaran, (Bandung: PT Refika Aditama, 2009) Ibrahim Bafadal, Peningkatan Profesionalisme Guru Sekolah Dasar, (Jakarta: PT. Bumi Aksara, 2003).
Uzer Usman, Becoming a Professional Teacher (Bandung: Teen Rosdakarya, 1990) Wina Sanjaya, Classroom Action Research, (Jakarta: Kencana Prenada Media. Group, 2011).
PENUTUP
Kesimpulan
Saran