• Tidak ada hasil yang ditemukan

PDF SKRIPSI

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "PDF SKRIPSI"

Copied!
127
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Perumusan Masalah

  • Identifikasi Masalah
  • Pembatasan Masalah
  • Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Kegunaan Penelitian

LANDASAN TEORITIK

Deskripsi Teoritik

  • Pengertian Model Pembelajaran
  • Kriteria Model Pembelajaran
  • Pengertian Model Pembelajaran Picture and Picture
  • Langkah-langkah Model Pembelajaran Picture and Picture
  • Kelebihan dan Kelemahan Model Pembelajaran Picture and Picture

Hasil Belajar

  • Pengertian Belajar
  • Pengertian Hasil Belajar
  • Faktor-faktor yang Mempengaruhi Hasil Belajar

Seberapa besar pengaruh model pembelajaran picture and picture terhadap hasil belajar siswa kelas X mata pelajaran PAI di SMKN 1 Mundu Cirebon. Untuk memperoleh data hasil belajar siswa kelas X pada mata pelajaran PAI di SMKN 1 Mundu Cirebon. Untuk memperoleh data pengaruh model pembelajaran visual dan gambar pada mata pelajaran PAI terhadap hasil belajar siswa di SMKN 1 Mundu Cirebon.

Menyediakan lingkungan belajar yang baru agar siswa lebih semangat belajar dan meningkatkan hasil belajar siswa. Menurut Abdurrahman, beliau menjelaskan bahwa hasil belajar merupakan keterampilan yang diperoleh siswa setelah melalui kegiatan pembelajaran. Berikut jenis hasil belajar yang dibahas merupakan pendapat sebagian besar ahli yaitu pada bidang kognitif, afektif dan psikomotor a.

Dalam hal ini digunakan model pembelajaran gambar dan model pembelajaran gambar, dimana model atau metode ini mempengaruhi proses pembelajaran siswa dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Kurikulum yang buruk akan berdampak negatif terhadap proses pembelajaran dan hasil belajar siswa32. Karena media sangat berperan dalam proses belajar siswa, sehingga siswa lebih mudah mencapai hasil belajar yang terbaik.

Salah satu faktor eksternal yang mempengaruhi hasil belajar adalah faktor sekolah, termasuk metode pengajaran.

Hasil Penelitian Yang Relevan

Penerapan metode kerja dan pencarian alat bantu mengajar yang baik sangat diperlukan, agar guru dapat mengajar dengan baik dan siswa dapat menerima pelajaran dengan baik, sehingga hasil belajar yang maksimal dapat dicapai.

Kerangka Berpikir

Hipotesis Penelitian

Fokus penelitian ini adalah untuk menemukan korelasi antara metode pembelajaran bergambar dan bergambar dengan hasil belajar PAI38. Subyek penelitian adalah kualitas citra dan pembelajaran dengan gambar yang dilaksanakan di kelas X TKJ SMKN 1 Mundu Kabupaten Cirebon. Tujuan penelitian ini antara lain untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran picture-image terhadap hasil belajar pendidikan agama Islam siswa kelas X TKJ SMKN 1 Mundu Kabupaten Cirebon.

Variabel pertama dalam penelitian ini adalah citra dan model pembelajaran, dan variabel kedua adalah hasil belajar. Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan penelitian dan pengembangan. Tes dalam penelitian ini digunakan untuk mengukur hasil belajar PAI setelah pembelajaran model picture and picture. Teknik deskriptif untuk mendeskripsikan kualitas gambar dan model pembelajaran menggunakan analisis hasil ideal.

Hasil penelitian ini berupa data penelitian variabel citra dan citra metode pembelajaran yang merupakan variabel bebas dan hasil belajar pendidikan agama Islam yang merupakan variabel terikat. Data hasil penelitian ini digunakan untuk menjawab permasalahan penelitian berupa pengaruh antara metode pembelajaran citra dan citra terhadap hasil belajar pendidikan agama Islam. Berdasarkan tabel di atas dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran image and image adalah 30% baik, 56,67% sedang dan 13,33% kurang baik.

Berdasarkan tabel di atas dapat disimpulkan bahwa nilai pembelajaran PAI dengan Model Pembelajaran Picture and Image sebesar 13,3% baik, 70% sedang dan 16,7% kurang. Dilihat dari Mean (rata-rata) variabel Y yang mencapai 6,80 maka dapat disimpulkan bahwa variabel Nilai Pembelajaran PAI dengan menggunakan model pembelajaran picture and picture berada pada kategori sedang. Pada penelitian ini Ho diterima sehingga tidak ada hubungan positif antara model pembelajaran picture and picture dengan hasil belajar PAI.

Hasil belajar pendidikan agama Islam dengan model pembelajaran gambar dan gambar pada siswa kelas X TKJ SMKN 1 Mundu Kabupaten Cirebon sebesar 13,3% baik, 70% sedang dan 16,7% kurang. Dilihat dari mean (rata-rata) variabel Y yang mencapai 6,80, maka dapat disimpulkan bahwa variabel Nilai Pembelajaran PAI dengan menggunakan model pembelajaran gambar dan gambar termasuk dalam kategori sedang. Tentang Pengaruh Model Pembelajaran Citra dan Citra Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam Kelas X TKJ SMKN 1 Mundu Kab.

METODOLOGI PENELITIAN

Metode Penelitian

Pengertian variabel citra dan citra dalam penelitian ini adalah metode pembelajaran sebagai bagian dari simulasi, yang bertujuan untuk menciptakan peristiwa sejarah, menciptakan peristiwa aktual atau kejadian yang mungkin terjadi di masa depan, yang terdiri dari tiga langkah yaitu persiapan, pelaksanaan , dan penutup.. Pada penelitian ini digunakan checklist untuk memperoleh data aktivitas belajar siswa selama pembelajaran model picture and a picture yang memuat kehadiran dan aktivitas siswa di kelas. Untuk hipotesis searah nilai sig (satu sisi) sebesar 0,432 dan memiliki nilai > 0,05 maka Ho diterima yang artinya tidak ada hubungan positif antara model pembelajaran bergambar dan bergambar dengan skor belajar PAI.

Dengan menggunakan model pembelajaran tipe picture and picture dalam pembelajaran PAI, siswa akan lebih aktif dan mampu memahami materi secara mendalam. Pembelajaran pendidikan agama Islam dengan model pembelajaran citra dan citra pada siswa kelas X TKJ SMKN 1 Mundu Kabupaten Cirebon 30% baik, 56,67% sedang dan 13,33% kurang Dengan melihat mean (mean) variabel X yang mencapai 40,53 maka disimpulkan bahwa variabel gambar dan model pembelajaran gambar masuk dalam kategori sedang. Melakukan diskusi tentang gambar media yang ditautkan atau diurutkan dalam urutan yang logis (gambar dan gambar) dan materi cerita yang dimainkan.

Tabel 3.3  Sintaks pembelajaran
Tabel 3.3 Sintaks pembelajaran

Tempat dan Waktu Penelitian

Populasi dan Sampel

Sugiyono berpendapat bahwa “populasi adalah suatu wilayah generalisasi yang terdiri dari objek-objek yang menjadi besaran dan ciri tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya”39. Dari kedua pandangan tersebut dapat disimpulkan bahwa populasi adalah suatu objek atau subjek yang berada pada suatu wilayah dan memenuhi persyaratan tertentu yang berkaitan dengan masalah penelitian. Karakteristik populasi dalam penelitian ini ditinjau dari jenis kelamin diketahui jumlah siswa laki-laki 9 dan siswa perempuan 21 dengan jumlah populasi 30 siswa.

Sugiyono menyatakan bahwa “yang dimaksud dengan sampel adalah sebagian dari jumlah dan ciri-ciri yang dimiliki populasi. Dari pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa sampel adalah bagian dari populasi yang mempunyai ciri-ciri atau keadaan tertentu yang sedang diteliti. Lebih lanjut , untuk menentukan jumlah sampel yang diteliti, Suharsimi Arikunto menyatakan bahwa “sampel adalah sebagian atau wakil dari populasi yang diteliti”.

Sugiyono berpendapat bahwa: sampling jenuh adalah teknik pengambilan sampel dimana semua anggota populasi digunakan sebagai sampel. Hal ini sering dilakukan bila jumlah populasi relatif kecil, kurang dari 30 orang, atau peneliti yang ingin membuat generalisasi dengan kesalahan yang sangat kecil.

Definisi Operasional Variabel

Hasil belajar didefinisikan sebagai kemampuan yang diperoleh anak setelah menjalani kegiatan belajar, yang meliputi aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik yang diukur melalui tes. Dalam penelitian ini aspek kognitif diukur karena aspek lainnya membutuhkan waktu yang lama.

Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data observasi digunakan apabila penelitian tentang proses kerja manusia dan responden yang diamati tidak terlalu banyak (Sugiyono)47. Skala Likert Sugiyono digunakan untuk mengukur sikap, pendapat dan persepsi seseorang terhadap fenomena sosial. Tes adalah serangkaian pertanyaan atau latihan dan alat lain yang digunakan untuk mengukur keterampilan, pengetahuan, kecerdasan, kemampuan atau bakat yang dimiliki oleh seseorang atau.

Instrumen penelitian terhadap data yang terkumpul merupakan alat yang digunakan penelitian pada saat mengumpulkan data. Menurut Sugiyono, instrumen adalah alat yang digunakan untuk mengukur fenomena alam dan sosial yang diamati. 2 Kegiatan Inti 1) Siswa menggunakan media gambar yang dipasangkan atau diurutkan secara logis (gambar dan gambar).

3 Kesimpulan 1) Melakukan percakapan baik tentang media gambar yang dihubungkan atau disusun dalam urutan yang logis (gambar dan gambar) dan tentang materi cerita yang dimainkan.

Teknik Pengolahan Data

Tes kemampuan kognitif dengan jawaban atas pertanyaan pilihan ganda dan deskripsi kepercayaan pada malaikat.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Hasil Penelitian

  • Deskripsi Hasil Penelitian
  • Hasil Pengujian Hipotesis

Pembahasan

Gambar

Tabel 3.3  Sintaks pembelajaran
gambar yang dipasangkan atau diurutkan  menjadi urutan logis (picture and
gambar yang dipasangkan atau diurutkan  menjadi urutan logis (picture and

Referensi

Dokumen terkait

Alamat Web Jurnal/ Artike : http://www.pertanika.upm.edu.my/pjssh/brows e/regular-issue?article=JSSH-8473-2021 h.Terindeks di : SCOPUS Q1 SJR 0,16 2021 Kategori Publikasi Jurnal