PENDAHULUAN
Latar Belakang
34; Manajemen Sumber Daya Manusia Pegawai Negeri Sipil Dalam Rangka Reformasi Birokrasi di Kabupaten Semarang." Jurnal Tinjauan Kebijakan dan Manajemen Publik 6 No. 34; Pengelolaan Pengembangan Sumber Daya Manusia Dalam Mewujudkan Sekolah Model di SD Nurul Ilmi Kabupaten Banyuasin." Majalah Intelektualitas: Islam, Masyarakat dan Ilmu Pengetahuan 9, no.
Identifikasi Masalah
Batasan Masalah
Rumusan Masalah
Bagaimana upaya pimpinan dalam penerapan manajemen sumber daya manusia dan hubungannya dengan kompetensi pedagogik dosen pada pembelajaran tatap muka terbatas pada Fakultas Tarbiyah dan Tadris UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
Sistematika Penulisan
LANDASAN TEORI
Deskripsi Teori
- Manajemen Sumber Daya Manusia
- Kompetensi Pedagogik Dosen
- Pembelajaran Tatap Muka Terbatas
Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan bidang yang strategis dalam menjalankan suatu organisasi, instansi atau lembaga pendidikan. Penyelenggaraan pembelajaran tatap muka tidak hanya terbatas pada sumber daya manusia saja, namun semuanya demi efektifitas proses pembelajaran.
Tinjauan Pustaka
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa manajemen pengembangan sumber daya manusia dilaksanakan melalui 4 cara yaitu perencanaan, pengorganisasian, pemungkin dan pengendalian. Pengaruh Kompetensi Pedagogi Guru Terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Pendidikan IPS.” Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kompetensi pedagogi guru terhadap motivasi belajar mahasiswa pendidikan IPS FKIP ULM Tahun 2021 “Sumber Daya Manusia Manajemen Dalam Peningkatan Kompetensi Guru Pada Program Perkuliahan Sistem Kredit Semester 2 Tahun Di Madrasah Aliyah Negeri 1 Mojokerto “Manajemen Sumber Daya Manusia merupakan suatu proses untuk mengkoordinasikan guru dalam pelaksanaan tugasnya.
Pada penelitian sebelumnya yang subjeknya adalah siswa pada jenjang MA, sedangkan penelitian ini akan fokus pada proses pembelajaran pada tingkat siswa.
Kerangka Berpikir
Selain itu, terdapat juga tekanan yang kuat dari para pemangku kepentingan pendidikan untuk segera menyiapkan model pembelajaran daring dan mengubahnya menjadi model pembelajaran tatap muka. 94 Bahkan pengajaran tatap muka belum sepenuhnya dilaksanakan, terutama di daerah yang angka penyebaran Covid-19 masih tinggi. Kekhawatiran tersebut bukan tanpa alasan, karena model pembelajaran daring dapat berdampak pada risiko sosial negatif yang terus berlanjut.
34; Meningkatkan Motivasi Belajar Menggunakan Model Pembelajaran Motorik Di Santri Desa Ciceri Jaya.” Jurnal Ilmiah Ar-Risala: Media Islam, Pendidikan dan Hukum Islam 19, no.
Pendekatan dan Jenis Penelitian
- Pendekatan Penelitian
- Jenis Penelitian
Selain itu pendekatan kualitatif digunakan karena penelitian ini memenuhi ciri-ciri penelitian kualitatif sesuai dengan pendapat Bogdan dan Biklen dalam Sugiyono. Data yang dikumpulkan peneliti berupa kata-kata atau gambar, sehingga tidak ada penekanan pada angka. Metode analisis deskriptif dipilih karena penelitian yang dilakukan berkaitan dengan peristiwa yang sedang berlangsung dan kondisi saat ini, serta menafsirkan data yang berkaitan dengan fakta, variabel, dan fenomena yang terjadi selama penelitian dan menyajikannya apa adanya.
Dengan demikian, perolehan data sebanyak-banyaknya dilakukan melalui berbagai teknik yang disusun secara sistematis untuk menemukan kumpulan data yang sempurna untuk hasil penelitian.
Tempat dan Waktu Penelitian
Berdasarkan teori di atas, penelitian ini mencari gambaran kondisi sebenarnya dari fenomena objek yang diteliti dengan menggunakan pendekatan wawancara dan observasi sebagai metode utama pengumpulan data. Melalui metode ini penulis akan menggunakannya untuk: (1) mendeskripsikan fenomena yang ada, menganalisis dan menarik generalisasi dari kondisi objektif aktivitas dosen pendidikan UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu dalam perencanaan pembelajaran. 2) Mendeskripsikan fenomena yang ada, menganalisis dan menarik generalisasi dari kondisi obyektif mengenai kinerja dosen dalam kegiatan pembelajaran. Seluruh program studi di Fakultas Tarbiyah dan Tadris UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu saat ini melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas yang menjadi subjek penelitian ini;
Berdasarkan observasi awal yang dilakukan peneliti di UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu melalui observasi dan wawancara kepada beberapa guru dan siswa, proses pembelajaran tatap muka saat ini masih terbatas.
Sumber Data
Data primer adalah data yang diperoleh atau dikumpulkan langsung di lapangan oleh orang yang melakukan penelitian atau orang yang berkepentingan yang memerlukannya. Data primer diperoleh dari sumber informan yaitu individu seperti hasil wawancara yang kemudian peneliti lakukan dengan dosen pendidikan sebagai perwakilan guru dari tiga fakultas di UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Data sekunder merupakan data yang diperoleh atau dikumpulkan oleh orang yang melakukan penelitian dari sumber yang ada.
Data-data tersebut digunakan untuk mendukung informasi primer yang diperoleh dari bahan pustaka, literatur, penelitian terdahulu, buku-buku, dan lain-lain 109.
Teknik Pengumpulan Data
- Teknik Penelitian
- Instrumen Penelitian
- Instrumen Dokumentasi
Subyek sudah cukup lama dan intensif terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang menjadi tujuan peneliti, yang dalam konteks ini telah merasakan dan merasakan pelaksanaan proses pembelajaran tatap muka sebelum pandemi, pembelajaran daring penuh dan tatap muka terbatas. -pembelajaran tatap muka. Subjek yang masih aktif terlibat dalam lingkungan kegiatan yang menjadi sasaran penelitian yaitu mengajar dalam pertemuan tatap muka terbatas. Agar data yang diperoleh lebih otentik, peneliti mencatat apa yang dilihat secara langsung atau dari hasil observasi langsung. Berikut kisi-kisi instrumen observasi yang terdiri dari pedoman observasi (PO) satu sampai empat yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pemantauan.
Peneliti menggunakan metode ini untuk memperoleh informasi tentang perencanaan blended learning dalam mencapai tujuan lembaga UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Di bawah ini adalah kisi-kisi dokumentasi yang terdiri dari instruksi dokumentasi (PD) satu per satu.
Tekhnik Analisis Data
Miles & Huberman dalam Sugiyono menyatakan bahwa “Kegiatan dalam analisis data kualitatif dilakukan secara interaktif dan berlangsung terus menerus hingga selesai sehingga datanya jenuh. Dengan demikian, data yang direduksi memberikan data yang lebih jelas dan memudahkan penulis untuk melakukan pengumpulan data lebih lanjut. Langkah ketiga dalam analisis data kualitatif menurut Miles dan Huberman adalah menarik kesimpulan dan memverifikasi.
Penarikan kesimpulan dari hasil penelitian ini menanggapi seluruh rumusan masalah yang telah ditetapkan peneliti.
Teknik Keabsahan Data (Validitas Data)
Dengan menarik kesimpulan dari hasil penelitian ini, maka seluruh rumusan masalah yang diidentifikasi peneliti telah terjawab. peneliti dan teori. Membandingkan apa yang orang katakan tentang situasi penelitian dengan apa yang mereka katakan sepanjang waktu, 4). Dalam hal ini peneliti membandingkan data hasil wawancara antara informan yang satu dengan informan yang lain atau dengan membandingkan data hasil observasi atau observasi dengan data hasil wawancara.
Penyajian data adalah kumpulan informasi terstruktur yang memberikan kemampuan untuk menarik kesimpulan dan mengambil tindakan.
Deskripsi Lokasi/Objek Penelitian
- Deskripsi Lokasi
- Objek Penelitian
- Visi, Misi Dan Tujuan
Penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan untuk menghasilkan guru yang ahli, bertakwa, profesional, moderat, dan berwawasan kebangsaan; Penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan untuk menghasilkan pendidik yang ahli, bertakwa, profesional, moderat, dan berwawasan kebangsaan;
Hasil Penelitian
- Kompetensi Pedagogik Dosen
- Manajemen Sumber Daya Manusia
Jika ingin merancang pembelajaran tatap muka terbatas, lakukan RPS pada awal semester kemudian desain materinya. Ketika merencanakan pembelajaran tatap muka terbatas, saya biasanya melakukannya dengan membuat RPP dan mengembangkan materi. Dalam mendampingi mahasiswa, saya menyiapkan materi dan bahan ajar untuk pembelajaran tatap muka terbatas ini dan untuk pembelajaran daring yang saya kembangkan.
Pembelajaran tatap muka terbatas ini merupakan gabungan pembelajaran daring dan luring, namun tetap harus mematuhi protokol kesehatan. Selain itu, banyak dosen yang mengeluhkan banyak nilai penilaian mahasiswa pada pembelajaran tatap muka terbatas yang turun. Pembinaan pada masa pengajaran tatap muka yang terbatas ini sangat penting agar dosen dapat melaksanakan tugas dan kewajibannya sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing.
Pembahasan
Peran manajemen sumber daya manusia dalam proses penerapan kompetensi pedagogik dosen pada pembelajaran tatap muka hanya terbatas pada Fakultas Tarbiyah dan Tadris UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu. Untuk mencapai visi dan misi lembaga pendidikan, maka penerapan fungsi manajemen sumber daya manusia sangat diperlukan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik dalam pembelajaran tatap muka terbatas. Upaya kepemimpinan dalam penerapan manajemen sumber daya manusia dan hubungannya dengan kompetensi pedagogik dosen dalam pembelajaran tatap muka hanya terbatas pada Fakultas Tarbiyah dan Tadris UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu.
184 Tjuju Yuniarsih dan Suwatni, “Manajemen Sumber Daya Manusia (Teori, Aplikasi dan Permasalahan Penelitian)” (Bandung: Alfabeta, 2013), 1.
Kesimpulan
Dari hasil wawancara dan observasi yang dilakukan peneliti di Fakultas Tarbiyah dan Tadris ditemukan bahwa; Pertama, penyusunan rencana sumber daya manusia (dosen) oleh pengelola yang terdiri dari dekan dan jajarannya termasuk kepala studi (Kaprodi) selalu berkolaborasi dan melibatkan seluruh dosen dengan mengadakan pertemuan-pertemuan yang membahas tentang pembuatan struktur organisasi, ketersediaan dosen. pada jurusan masing-masing, penempatan dosen sesuai bidang keilmuannya dan bimbingan kepada dosen, pengawasan pada Fakultas Tarbiyah dan Tadris dilakukan oleh Dekan dan jajarannya dengan cara mengamati dan mengawasi secara langsung kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan oleh dosen dan juga menugaskan ketua kajian masing-masing jurusan untuk memantau kinerja dosen dalam proses pembelajaran, pengembangan dan pelatihan sumber daya manusia (dosen) di Fakultas Tarbiyah dan Tadris memberikan informasi pelatihan atau workshop untuk menghadapi pembelajaran tatap muka terbatas, Hal ini merupakan serangkaian upaya dari pihak fakultas, agar pelatihan dosen terus dilakukan untuk meningkatkan kemampuan guru sebagai salah satu penentu keberhasilan pendidikan. Upaya yang dilakukan adalah penyiapan perencanaan kepegawaian (dosen), dimana fakultas telah membuat program perencanaan melalui pertemuan profesi, semester dan evaluasi serta berbagai kegiatan yang akan dilakukan, pengorganisasian dilakukan oleh manajemen sumber daya manusia (dosen). , penyediaan sarana dan prasarana berupa kepemimpinan harus dilakukan. Pengembangan dan pelatihan sumber daya manusia (guru) yaitu dengan melibatkan guru dalam pelatihan untuk meningkatkan keterampilan guru, hal ini juga menjadi fokus utama Fakultas Tarbiyah dan Tadris, khususnya bagi guru yang diyakini memiliki kekurangan dalam operasional TI. Namun disini peneliti melihat pengembangan karir dan pengembangan kesejahteraan bagi guru kurang mendapat perhatian, dalam hal ini peningkatan remunerasi penting dilakukan jika memungkinkan di samping upaya non-materi seperti membina hubungan kekeluargaan dan pemberian penghargaan berupa sertifikat penghargaan. kepada guru yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik dan mencapai hasil tertentu, serta terbatasnya fasilitas penunjang pembelajaran tatap muka yang belum sepenuhnya difasilitasi oleh pihak kampus.
Keterbatasan
Saran
Manajemen Pengembangan Sumber Daya Manusia dalam Mewujudkan Sekolah Model di SD Nurul Ilmi Kabupaten Banyuasin. Kreativitas guru bahasa Inggris dalam mempersiapkan dan mengelola media belajar mengajar pada masa pandemi Covid-19 untuk siswa SMA di Indonesia. Menentukan Motivasi Dan Kinerja Guru Dalam Kepemimpinan Dan Kompetensi Profesional Guru (Studi Kasus Pada SMAN Negeri 1 Kota Bima) Tinjauan Pustaka Manajemen Sumber Daya Manusia.
Pemantauan mutu pendidikan peserta didik sebagai bentuk perlindungan hukum terhadap hak anak atas pendidikan pada masa transisi pandemi Covid 19.