Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT atas rahmat dan hidayah-Nya sehingga Panduan Penulisan Proposal Penelitian dan Disertasi Program Studi Doktor Pascasarjana Pengembangan/Pemberdayaan Masyarakat Universitas Sebelas Maret Surakarta dapat terselesaikan. Panduan ini mengacu pada panduan penulisan disertasi yang diterbitkan oleh Program Pascasarjana UNS dengan penyesuaian atau penambahan yang dilakukan sesuai dengan kebutuhan keilmuan dan Program Studi. Disertasi merupakan karya ilmiah dari jenjang pendidikan tertinggi di Indonesia yang sejalan dengan Kerangka Kompetensi Nasional Indonesia (KKNI) pada level 9.
Disertasi harus diatur dan dibimbing agar memenuhi kualifikasi karya ilmiah dengan syarat penulisan yang benar, mematuhi kaidah bahasa dan mematuhi pedoman ilmiah, seperti: pengungkapan latar belakang masalah, rumusan masalah dan tujuan penelitian, teori, kerangka kerja, presentasi temuan, kutipan dan kutipan. Disertasi adalah karya ilmiah yang mencirikan rincian program doktor sesuai dengan bidang disiplin ilmu program studinya. Dari hasil penelitian skripsi diharapkan terdapat temuan-temuan capaian ilmu pengetahuan dan teknologi yang ada.
Selain diwujudkan dalam dokumen tesis, hasil penelitian mahasiswa PhD harus dipresentasikan dalam makalah konferensi internasional dan jurnal internasional bereputasi. Oleh karena itu, kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan dari seluruh pembaca agar dapat dijadikan bahan perbaikan selanjutnya.
Pedoman Penulisan Usulan Disertasi
Bagian Awal
Halaman kata pengantar memuat hal-hal umum yang berkaitan dengan tujuan penyusunan skripsi dan ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang secara langsung/tidak langsung turut berkontribusi dalam penyelesaian skripsi ini. Nomor dan nama bab dan sub bab harus ditulis sama dengan yang tertulis pada bagian utama naskah skripsi dan proposal tesis. Nama tabel yang ditulis pada daftar tabel harus sama dengan yang tertulis pada induk naskah skripsi dan proposal tesis.
Nama gambar yang ditulis pada daftar gambar harus sama dengan yang tertulis pada batang tubuh utama teks proposal disertasi dan disertasi. Nama lampiran yang tertulis pada daftar lampiran harus sama dengan yang tertulis pada batang tubuh teks proposal disertasi.
Bagian Utama
Kebaruan penelitian ditunjukkan dengan menyebutkan perbedaan antara penelitian yang akan dilakukan dengan penelitian sejenis yang dilakukan oleh peneliti lain. Melalui pemaparan ini akan diketahui perbedaan antara penelitian yang akan dilakukan dengan penelitian serupa sebelumnya, yang juga akan membuktikan keaslian (perbedaan) penelitian yang akan dilakukan dan kontribusi pengetahuan baru yang diharapkan. Teori yang disampaikan harus memuat landasan teori yang akan dijadikan acuan utama dalam mendekati masalah penelitian.
Argumentasi peneliti dalam mengemukakan kerangka berpikir didasarkan pada teori dan hasil penelitian terdahulu yang disajikan dalam tinjauan pustaka, namun bukan merupakan kutipan dari literatur. Isi kerangka tersebut paling sedikit mencakup (1) masalah atau peristiwa yang diamati peneliti, (2) akar masalah yang menjadi inti/esensi masalah, (3) alternatif pendekatan terhadap masalah, dan (4 ) hasil penelitian, termasuk temuan-temuan penting/baru yang menjadi jawaban akar permasalahan. Argumen logis untuk memilih pendekatan pemecahan masalah alternatif yang akan digunakan dalam penelitian harus disajikan dengan jelas.
Dalam penelitian kualitatif, kerangka konseptual menjadi pedoman dalam perumusan hipotesis dan langkah metodologis yang akan dilakukan peneliti. Variabel atau dimensi atau data yang akan diteliti diuraikan secara jelas termasuk parameternya.
Bagian Akhir
Pedoman Penulisan Disertasi
Mirip dengan proposal penelitian disertasi, naskah disertasi terdiri dari tiga bagian: Pendahuluan, Isi, dan Kesimpulan. Halaman judul luar memuat judul disertasi, tujuan disertasi, kode UNS, nama mahasiswa, nomor induk mahasiswa, judul program studi dan waktu penyerahan (contoh pada Lampiran 3). Disiapkan untuk Kelayakan Doktor Parsial' diikuti dengan nama program studi: Program Doktor Penyuluhan Pengembangan/Pemberdayaan Masyarakat, Minat.
Halaman judul bagian dalam berisi item yang sama dengan halaman judul bagian luar, tetapi dicetak di atas kertas putih. Halaman validasi memuat judul disertasi, nama dan NIM, tim pembimbing, tanggal persiapan dan ketua program doktor (contoh pada Lampiran 4). Keaslian proposal disertasi adalah pernyataan peneliti bahwa isi naskah disertasi adalah asli karya penulis, tidak termasuk bagian-bagian yang menjadi rujukan dan disebutkan sumbernya, baik dalam teks esai maupun dalam daftar pustaka.
Publikasi sebagian atau seluruh naskah skripsi pada jurnal atau forum ilmiah harus mengikutsertakan tim promotor sebagai penulis dan institusi PP UNS (contoh pada lampiran 6). Ringkasan tesis adalah uraian singkat namun lengkap yang memuat kalimat pengantar mengenai pentingnya penelitian (introductory statement), tujuan penelitian (tujuan penelitian); metode penelitian/variabel penelitian (research method), dan hasil penelitian/temuan signifikan.
Bagian Isi
Tata Cara Penulisan
Bahan dan Ukuran
Pengetikan
Bahasa
Penomoran
Penulisan Pustaka
Dalam kondisi normal, keberadaan Rhizobium dapat meningkatkan pertumbuhan buah kenari (Nguyen, 1987a), namun diperoleh hasil yang berbeda bahkan berlawanan (Washington, 1999). Dalam kondisi normal, keberadaan Rhizobium dapat meningkatkan pertumbuhan kacang-kacangan (Nguyen, 1987a; Nguyen, 1987b), namun diperoleh hasil yang berbeda dan bahkan berlawanan (Washington, 1999). Jika suatu perpustakaan mempunyai lebih dari satu penulis, maka nama semua penulis harus dicantumkan sehingga tidak bisa hanya menambahkan kata dkk.
Jurnal penelitian/jurnal ilmiah dengan urutan: nama penulis, tahun terbit, judul esai, nama jurnal/majalah penelitian, volume dan nomor, serta halaman yang memuat esai. Nama jurnal/jurnal penelitian dicetak berbeda (miring) dan penyebutan/singkatan nama jurnal harus sesuai aturan. Makalah yang disajikan pada pertemuan ilmiah disusun dengan urutan sebagai berikut: nama penulis, tahun penulisan/organisasi, judul esai, bentuk pertemuan, tempat dan tanggal serta tahun presentasi.
Artikel ilmiah dalam prosiding secara berurutan: nama penulis, tahun penulisan/organisasi, judul esai, halaman penerbitan esai (pp: halaman tertentu), editor/penyunting (nama tidak dibalik), judul prosiding, nama penerbit dan tempat penerbitan. Urutan buku teks: nama pengarang, tahun terbit, judul buku, jilid, jumlah terbitan, nama penerbit dan nama kota tempat terbitnya. Khusus untuk artikel lepas yang penulisnya dianggap valid, daftar pustaka mencantumkan nama, tahun, judul esai dan alamat web, serta waktu pengunduhan (tanggal, bulan, tahun).
Apabila penulisnya dua orang, maka nama keduanya ditulis lengkap, tetapi jika penulisnya lebih dari dua, maka hanya nama penulis pertama yang ditulis dalam teks dan ditambah dkk. Nama penulis terdiri dari beberapa kata: nama yang digunakan adalah nama belakang (nama keluarga, suami, nama depan/nama asli). Nama Penulis Institusi: Esai yang hanya memuat nama institusi kemudian menggunakan nama institusi sebagai nama penulis.
Esai yang tidak menyebutkan nama dan/atau diragukan keabsahannya tidak boleh dijadikan sumber pustaka dalam proposal dan disertasi. Skripsi yang diberi judul ini adalah hasil penelitian saya sendiri dan tidak ada karya ilmiah yang pernah diajukan oleh orang lain untuk mendapatkan gelar akademik dan tidak ada karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitkan oleh orang lain, kecuali yang ditulis . dengan referensi yang ditunjukkan oleh sumbernya, baik dalam naskah esai maupun daftar pustaka. Apabila ternyata naskah skripsi ini terbukti mengandung unsur plagiarisme, maka saya bersedia menerima sanksi, baik skripsi maupun doktor saya dibatalkan dan ditangani sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Publikasi sebagian atau seluruh isi disertasi pada jurnal atau forum ilmiah harus mengikutsertakan tim promotor sebagai penulis dan Pascasarjana UNS sebagai institusi. Jika saya melanggar ketentuan publikasi ini, saya siap menerima sanksi akademis yang setimpal.