Rekomendasi UKL-UPL adalah surat persetujuan suatu usaha dan/atau kegiatan yang memerlukan UKL-UPL. Badan lingkungan hidup daerah kabupaten/kota, bagi perusahaan dan/atau kegiatan yang berlokasi dalam 1 (satu) wilayah kabupaten/kota.
PENDANAAN
MUATAN DOKUMEN ANDAL 1. Pendahuluan
Konsultasi publik dapat dilakukan sebelum, bersamaan, atau setelah diumumkannya rencana usaha dan/atau kegiatan, serta sebelum penyusunan dokumen KA. Rencana usaha dan/atau kegiatan tidak mengganggu nilai-nilai sosial atau pandangan masyarakat (emic view). Yang dimaksud dengan dampak penting adalah perubahan lingkungan hidup yang sangat mendasar yang diakibatkan oleh suatu perusahaan dan/atau kegiatan.
Rencana Pengelolaan Lingkungan Hidup yang selanjutnya disebut EMP adalah upaya untuk mengatasi dampak lingkungan hidup yang diakibatkan oleh rencana usaha dan/atau kegiatan. Rencana Pemantauan Lingkungan Hidup yang selanjutnya disebut RPL adalah upaya pemantauan komponen lingkungan hidup yang terkena dampak rencana usaha dan/atau kegiatan. Pengelolaan lingkungan hidup yang bertujuan untuk mengatasi, meminimalkan, atau mengendalikan dampak negatif yang timbul dalam usaha dan/atau kegiatan; dan/atau.
Pemantauan dapat dilakukan pada sumber penyebab dampak dan/atau terhadap komponen/parameter lingkungan hidup yang terkena dampak. Biaya yang dikeluarkan untuk pemantauan perlu diperhitungkan mengingat kegiatan pemantauan terus berlangsung sepanjang umur usaha dan/atau kegiatan.
MUATAN DOKUMEN RKL-RPL 1. Pendahuluan
Pada kolom ini penyusunan dokumen Amdal menguraikan secara singkat dan jelas mengenai dampak lingkungan hidup yang timbul akibat rencana usaha dan/atau kegiatan. Pada kolom ini penyusun dokumen Amdal menjelaskan indikator keberhasilan pengelolaan lingkungan hidup yang dilakukan untuk mengendalikan dampak lingkungan hidup. Pada kolom ini penulis dokumen Amdal menjelaskan secara rinci upaya pengelolaan lingkungan hidup yang akan dilakukan.
Daftar lembaga pelaksana yang bertanggung jawab melaksanakan dan membiayai kegiatan pengelolaan lingkungan hidup. Mencantumkan instansi yang akan menerima laporan kegiatan pengelolaan lingkungan hidup secara berkala sesuai dengan ruang lingkup tugas instansi yang bersangkutan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Suatu bentuk pemantauan lingkungan yang terdiri dari metode pengumpulan dan analisis data, lokasi pemantauan, waktu dan frekuensi pemantauan.
Pada kolom ini, penyusun dokumen Amdal mencantumkan lembaga-lembaga atau lembaga-lembaga yang akan melaksanakan kegiatan pemantauan lingkungan hidup, mempunyai kepentingan dan berkaitan dengannya, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di tingkat nasional dan daerah secara tersendiri. pemantauan lingkungan. rencana. Menunjukkan lembaga-lembaga yang akan menerima laporan rutin hasil kegiatan pemantauan lingkungan hidup sesuai dengan ruang lingkup tugas lembaga tersebut.
PENERIMAAN DAN PENILAIAN DOKUMEN ANDAL, DAN RKL-RPL SECARA ADMINISTRATIF
PENILAIAN ANDAL DAN RKL-RPL SECARA TEKNIS 1. Persiapan Rapat Tim Teknis
Dalam rapat tim teknis tersebut, pelaku usaha memberikan pemaparan mengenai Andal dan RKL-EVL yang diajukan untuk dinilai. Terkait pemaparan pelaku usaha, tim teknis membahas dua topik yaitu pembahasan penilaian Andal dan pembahasan penilaian RKL-EVL. Segala saran, pendapat dan masukan dari seluruh anggota tim teknis wajib dicatat oleh sekretariat KPA dan dituangkan dalam berita acara penilaian Andal dan RKL-EVL dalam bentuk hard copy dan file elektronik (soft copy).
Ketua tim teknis menyampaikan hasil penilaian Andal dan RKL-EVL berupa laporan penilaian Andal dan RKL-EVL kepada ketua KPA. Dalam hal hasil penilaian tim teknis menunjukkan bahwa Andal dan RKL-RPL perlu diperbaiki, tim teknis menyampaikan Andal dan RKL-RPL melalui Sekretariat KPA kepada Ketua KPA yang selanjutnya diserahkan kepada urusan pengembalian. aktor. . Setiap anggota tim teknis memeriksa kebenaran atau kesesuaian hasil perbaikan yang tercantum dalam Andal dan RKL-RPL.
Tim teknis memaparkan hasil penilaian akhir aspek teknis dalam bentuk berita acara hasil penilaian akhir aspek teknis Andal dan RKL-RPL. Tim teknis menyampaikan berita acara penilaian akhir aspek teknis Andal dan RKL-RPL kepada ketua KPA.
PENILAIAN KELAYAKAN ATAU KETIDAKLAYAKAN LINGKUNGAN HIDUP BERDASARKAN ANDAL DAN RKL-RPL
Segala tanggapan seluruh anggota KPA harus dicatat oleh sekretariat KPA dan dituangkan dalam risalah rapat KPA. M.
SKEMA PENERAPAN PROSES PENILAIAN ANDAL DAN RKL-RPL
TINDAK LANJUT PERBAIKAN ANDAL DAN RKL-RPL
WAKTU PROSES PENILAIAN DAN PERBAIKAN ANDAL DAN RKL-RPL
PENYAMPAIAN REKOMENDASI HASIL PENILAIAN DARI KPA KEPADA PENGAMBIL KEPUTUSAN
MEKANISME PENILAIAN ANDAL, DANRKL-RPL
Pada prinsipnya objek penilaian Amdal ada dua, yaitu dokumen Amdal dan usulan rencana usaha dan/atau kegiatan. Usaha dan/atau kegiatan tersebut sedang dan/atau sedang dalam pembangunan dan/atau beroperasi dan/atau pascaoperasi. Apabila letak rencana usaha/atau kegiatan tidak sesuai dengan rencana tata ruang, maka dokumen RKL-RPL Andal tidak dapat diproses lebih lanjut sesuai dengan ketentuan pasal 4 ayat (3) Peraturan Pemerintah nomor 27 Tahun 2012 tentang dengan izin lingkungan.
Selain itu, penyusun dokumen AMDAL melakukan analisis spasial kesesuaian lokasi rencana usaha dan/atau kegiatan dengan menggunakan Peta Indikatif Penundaan Izin Baru (PIPIB). Apabila lokasi perusahaan/atau kegiatan yang direncanakan berada di dalam PIPIB, maka tidak dapat dilakukan proses lebih lanjut, kecuali kegiatan tertentu yang dikecualikan sebagaimana tercantum dalam penilaian RKL-RPL Andal. Dokumen Amdal yang diserahkan pemohon harus memenuhi persyaratan administratif yang diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Uji tahap proyek yang dimaksud adalah usulan rencana usaha dan/atau kegiatan masih dalam tahap perencanaan (studi kelayakan atau DOD). PANDUAN UJI ADMINISTRATIF PENILAIAN ANDALE DAN RKL-RPL (PEDOMAN 01) Sekretariat KPA melaksanakan uji administratif terhadap permohonan Penilaian Andale, dan.
PANDUAN UJI ADMINISTRASI PENILAIAN ANDAL DAN RKL-RPL (PANDUAN 01) Sekretariat KPA melakukan uji administrasi permohonan Penilaian Andal, dan
- RKL-RPL
PANDUAN UJI TAHAP PROYEK (PANDUAN 02)
Selain dua pertanyaan di atas, uji tahap proyek juga dilakukan untuk mengetahui apakah penyusunan Andal dan RKL-RPL dilakukan pada tahap studi kelayakan atau pada tahap Detail Engineering Design (DED). Apabila rencana usaha dan/atau kegiatan yang dilaksanakan masih dalam tahap studi kelayakan, maka uraian kegiatan mungkin belum terlalu rinci. Namun apabila rencana usaha dan/atau kegiatan sudah dalam tahap rancangan teknis rinci (DED), maka uraian kegiatan harus dirinci.
Uraian rinci yang dimaksud tidak mencakup rumusan, paten atau hal-hal yang berkaitan dengan rahasia dagang, tetapi hanya hal-hal yang berkaitan dengan rencana usaha dan/atau kegiatan yang menimbulkan dampak terhadap lingkungan hidup.
PANDUAN UJI KUALITAS DOKUMEN ANDAL DAN RKL-RPL (PANDUAN 03)
Uraian secara rinci dan mendalam mengenai kondisi lingkungan hidup di lokasi rencana usaha dan/atau kegiatan. Apakah terdapat analisis mengenai kesimpulan mengenai kelayakan/ketidakpraktisan lingkungan hidup dari rencana usaha dan/atau kegiatan. Lokasi Pemantauan Lingkungan Hidup (Harap dicatat bahwa bagian ini harus didukung dengan deskripsi lokasi pemantauan yang tepat disertai dengan peta lokasi pemantauan dengan skala yang sesuai yang menunjukkan lokasi pemantauan tersebut).
PEMERIKSAAN SUBSTANSI UKL-UPL
- FORMAT PENYAJIAN INFORMASI LINGKUNGAN (PIL)
Penambahan usaha dan/atau kegiatan baru pada suatu kawasan yang belum tercakup dan dikaji dalam dokumen lingkungan hidup sebelumnya. Audit lingkungan hidup wajib dilakukan secara berkala terhadap usaha dan/atau kegiatan yang mempunyai risiko tinggi terhadap lingkungan hidup. Audit lingkungan hidup wajib dilakukan terhadap usaha dan/atau kegiatan yang menunjukkan ketidakpatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.
Tidak melaksanakan rencana usaha dan/atau kegiatan dalam jangka waktu 3 (tiga) tahun sejak izin lingkungan diterbitkan. Perubahan operasional dan kegiatan karena perusahaan dan/atau kegiatan dipisahkan dan/atau digabungkan sebagian atau seluruhnya; Jenis perubahan usaha dan/atau kegiatan serta luasan perubahan usaha dan/atau kegiatan diuraikan pada tabel di bawah ini.
Terdapat perubahan lingkungan hidup yang sangat mendasar akibat peristiwa alam atau akibat lainnya, sebelum dan pada saat Usaha dan/atau Kegiatan yang bersangkutan dilakukan. 1) * = untuk rencana perubahan usaha dan/atau kegiatan harus memiliki Amdal atau harus memiliki UKL-UPL;
FORMAT PENYAJIAN INFORMASI LINGKUNGAN UNTUK USAHA DAN/ATAU KEGIATAN WAJIB AMDAL
Apabila perubahan Perusahaan dan/atau Kegiatan yang akan dilakukan adalah perubahan kepemilikan Perusahaan dan/atau Kegiatan (nomor 1) dan perubahan Perusahaan dan/atau Kegiatan lain yang tidak berdampak terhadap lingkungan hidup (nomor 6), Pemegang Izin Lingkungan tidak perlu menguraikan uraian perubahan rencana usaha dan/atau kegiatan, rona lingkungan hidup, dan analisis mengenai dampak lingkungan hidup sebagaimana tercantum di bawah ini. Bilamana hendak dilakukan perubahan terhadap perusahaan dan/atau kegiatan selain perubahan kepemilikan atas perusahaan dan/atau kegiatan (nomor 1) dan selain perubahan pada perusahaan dan/atau kegiatan lain yang tidak menimbulkan dampak terhadap lingkungan hidup (nomor 6 ), pemegang izin lingkungan wajib menguraikan uraian mengenai perubahan rencana usaha dan/atau kegiatan, landasan lingkungan hidup, dan penilaian mengenai dampak lingkungan hidup sebagaimana tercantum di bawah ini. Contoh uraian perubahan pada perusahaan dan/atau kegiatan hulu migas berdasarkan komponen kegiatannya (pengelolaan utama, penunjang, dan lingkungan hidup).
Penjabaran rona lingkungan hidup sebagaimana tersebut di atas hanya dilakukan terhadap rona lingkungan hidup yang berkaitan atau relevan dengan perubahan Usaha dan/atau Kegiatan. Rona lingkungan hidup yang diuraikan adalah rona lingkungan hidup pada saat terjadinya perubahan Perusahaan dan/atau Kegiatan. Aktivitas sedang berlangsung. Pemegang Izin Lingkungan dapat menggunakan data dan informasi dasar yang berada dalam batas wilayah kajian Amdal, seiring dengan perubahan kecenderungan sampai pada saat terjadinya perubahan Usaha dan/atau Kegiatan. Analisis mengenai dampak lingkungan hidup dilakukan dengan melakukan analisis singkat dan cepat terhadap interaksi antara perubahan operasi dan/atau kegiatan usaha dengan kondisi lingkungan hidup.
Potensi dampak lingkungan hidup yang timbul diidentifikasi dan dianalisis berdasarkan potensi perubahan parameter lingkungan hidup akibat perubahan kegiatan usaha dan/atau kegiatan yang berlangsung dalam jangka waktu tertentu dan pada kawasan (ruang) tertentu. Hasil kajian dampak berupa daftar potensi dampak lingkungan hidup yang akan timbul akibat perubahan operasi dan/atau kegiatan, serta sifat penting dampak lingkungan hidup.
FORMAT PENYAJIAN INFORMASI LINGKUNGAN UNTUK USAHA DAN/ATAU KEGIATAN WAJIB UKL-UPL
- PEDOMAN PENYUSUNAN AMDAL BARU, ADENDUM ANDAL DAN RKL- RPL, DANFORMULIR UKL-UPL BARU
- TATA LAKSANA PERUBAHAN IZIN LINGKUNGAN A. UMUM
Pemegang Izin Lingkungan menguraikan secara singkat kondisi lingkungan hidup di dalam dan/atau di sekitar lokasi perubahan Usaha dan/atau Kegiatan. Penjabaran rona lingkungan hidup sebagaimana tersebut di atas dilakukan hanya untuk rona lingkungan hidup yang berkaitan atau berkaitan dengan perubahan usaha dan/atau kegiatan. Nada lingkungan hidup yang dimaksud adalah nada lingkungan hidup pada saat dilakukannya perubahan terhadap usaha dan/atau kegiatan.
Hasil penilaian dampak berupa daftar potensi dampak lingkungan hidup yang akan timbul akibat perubahan usaha dan/atau kegiatan, serta sifat penting dampak lingkungan hidup. Dokumen tambahan Andal, RKL-RPL tipe C untuk perubahan Usaha dan/atau Kegiatan di luar kriteria a dan b. Uraian rona lingkungan hidup tersebut di atas disusun untuk komponen lingkungan hidup yang berkaitan atau relevan dengan perubahan operasi dan/atau kegiatan.
Nada lingkungan yang dimaksud adalah nada lingkungan pada saat terjadi perubahan pada perusahaan dan/atau kegiatan. Uraian rencana usaha dan/atau kegiatan: Bab ini pada dasarnya menguraikan rencana usaha dan/atau kegiatan yang disusun sesuai dengan pedoman penyusunan dokumen lingkungan hidup yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.
TATA LAKSANA PERUBAHAN IZIN LINGKUNGAN MELALUIPENILAIAN ADENDUM ANDAL DAN RKL-RPL TIPE A
Sekretariat KPA meneruskan kepada Ketua KPA informasi mengenai kelengkapan persyaratan penerapan penilaian lampiran Andal dan RKL-RPL. Berdasarkan informasi mengenai kelengkapan persyaratan evaluasi lampiran Andal dan RKL-RPL, Ketua PAK menunjuk tim teknis untuk melakukan evaluasi lampiran Andal dan RKL-RPL. Rapat tim teknis dapat dibatalkan oleh ketua rapat apabila pemrakarsa dan/atau tim penyusun dokumen lampiran Andal dan RKL-RPL tidak hadir.
Tim teknis memaparkan hasil penilaian akhir aspek teknis dalam bentuk berita acara hasil penilaian akhir aspek teknis addendum Andal dan RKL-RPL. Tim teknis menyampaikan berita acara penilaian akhir aspek teknis lampiran Andal dan RKL-RPL kepada ketua KPA. Adendum Andal dan RKL-RPL yang dinilai oleh tim teknis diserahkan kepada Sekretariat KPA.
Rapat KPA diawali dengan pemaparan addendum Andal dan RKL-RPL oleh pemrakarsa. viii. Rapat KPA dilanjutkan dengan pemaparan hasil penilaian aspek teknis addendum Andal dan RKL-RPL oleh ketua tim teknis. ix.
TATA LAKSANA PERUBAHAN IZIN LINGKUNGAN MELALUI PENILAIAN ADENDUM ANDAL DAN RKL-RPL TIPE B
TATA LAKSANA PERUBAHAN IZIN LINGKUNGAN MELALUI PENILAIAN ADENDUM ANDAL DAN RKL-RPL TIPE C