• Tidak ada hasil yang ditemukan

PELANGGARAN HAK ASASI MANUSIA DAN ASAS NON�REFOULEMENT TERHADAP PENGUNGSI SURIAH OLEH YUNANI DITINJAU DARI KONVENSI JENEWA 1951 DAN DEKLARASI UNIVERSAL HAK ASASI MANUSIA 1948 - E-Journal Universitas Atma Jaya Yogyakarta

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "PELANGGARAN HAK ASASI MANUSIA DAN ASAS NON�REFOULEMENT TERHADAP PENGUNGSI SURIAH OLEH YUNANI DITINJAU DARI KONVENSI JENEWA 1951 DAN DEKLARASI UNIVERSAL HAK ASASI MANUSIA 1948 - E-Journal Universitas Atma Jaya Yogyakarta"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

PENULISAN SKRIPSI

PELANGGARAN HAK ASASI MANUSIA DAN ASAS NON- REFOULEMENT TERHADAP PENGUNGSI SURIAH OLEH YUNANI

DITINJAU DARI KONVENSI JENEWA 1951 DAN DEKLARASI UNIVERSAL HAK ASASI MANUSIA 1948

Diajukan Oleh:

Shania Flowrence

NPM : 180513284

Program Studi : Hukum

Program Kekhususan : Hukum Tentang Hubungan Internasional

FAKULTAS HUKUM

UNIVERSITAS ATMA JAYA YOGYAKARTA 2023

(2)

i HALAMAN PERSETUJUAN

(3)

ii

HALAMAN PENGESAHAN PENULISAN SKRIPSI

PELANGGARAN HAK ASASI MANUSIA DAN ASAS NON- REFOULEMENT TERHADAP PENGUNGSI SURIAH OLEH YUNANI

DITINJAU DARI KONVENSI JENEWA 1951 DAN DEKLARASI UNIVERSAL HAK ASASI MANUSIA 1948

Skripsi ini telah dipertahankan di hadapan Tim Penguji Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Mengesahkan

Dekan Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Dr. Y. Sari Murti Widiyastuti, S.H., M.Hum.

Dalam Sidang Akademik yang diselenggarakan pada:

Hari : Senin

Tanggal : 17 April 2023

Tempat : Ruang Pendadaran 1 Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Susunan Tim Penguji: Tanda Tangan

Ketua : Dr. G. Sri Nurhartanto, S.H., LL.M.

Sekretaris : Nanda Indrawati, S.H., M.H.

Anggota : Dr. H. Untung Setyardi, S.H., M.Hum.

(4)

iii

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yesus karena kasih dan pertolongan-Nya penulisan skripsi yang penulis susun dapat terselesaikan.

Penulisan skripsi yang berjudul “Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dan Asas Non-Refoulement Terhadap Pengungsi Suriah Oleh Yunani Ditinjau Dari

Konvensi Jenewa 1951 Dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia 1948”, sebagai salah satu persyaratan untuk memperoleh gelar Sarjana Hukum di Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Penulis mengucapkan rasa terimakasih kepada seluruh pihak yang telah membantu, memberikan masukan serta mendukung penulisan skripsi yang penulis kerjakan. Oleh karena itu penulis mengucapkan rasa terima kasih kepada:

1. Bapak Dr. G. Sri Nurhartanto, S.H., LL.M, selaku Rektor Universitas Atma Jaya Yogyakarta;

2. Ibu Dr. Y. Sari Murti Widyastuti, S.H., M.Hum., selaku Dekan Fakultas Universitas Atma Jaya Yogyakarta;

3. Bapak Dr. H. Untung Setyardi. S.H., M.Hum., selaku dosen pembimbing skripsi yang telah mendampingi serta memberikan arahan dalam penulisan hukum dari awal hingga akhir;

4. Bapak Heru Susetyo, S.H, L.L.M, M.Si, PhD selaku dosen Fakultas Hukum Universitas Indonesia atas ketersediaannya untuk menjadi narasumber dalam penulisan skripsi ini.

(5)

iv

5. Kedua orang tua penulis, Bapak Kaj Lambert Mustamu dan Ibu Debora Agustiani yang sangat penulis cintai yang selalu memberikan semangat, dukungan, doa kepada penulis.

6. Kepada kedua saudara penulis, Christian Richard dan Franky Mustamu sebagai kakak penulis yang selalu memberikan semangat, dukungan, dan doa bagi penulis.

7. Kepada Usi dan Feasly selaku sahabat penulis dari kecil hingga saat ini yang selalu menemani penulis, memberikan dukungan dan semangat serta menjadi tempat untuk berbagi cerita.

8. Kepada sahabat dan teman-teman penulis selama di Jogja yang selalu menemani dan menghibur penulis yaitu Dita Amanda, Hencel, Kiun, Anin, Gladys, Tika, Cibeth, Wina, Putri, Irene, Pherdi, Maru, Reno, Jete, Lili, Bima dan teman-teman lainnya yang tidak bisa penulis sebutkan satu-persatu.

9. Dan semua pihak yang telah membantu penulis dalam proses penulisan skripsi ini.

Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan dan ketidaksempurnaan dalam penulisan skripsi ini, oleh karenanya penulis menerima segala masukan dan saran yang membangun untuk menjadikan skripsi ini bermanfaat bagi setiap pembaca dan tentu saja bagi penulis.

(6)

v

Yogyakarta, 7 Maret 2023 Penulis

Shania Flowrence

(7)

vi ABSTRACT

Since the civil war that broke out in Syria in 2011, many Syrians have decided to leave their country to seek refuge in other countries. Most of the asylum seekers decided to go to countries in Europe. This is a challenge for Greece as a border country that can be reached by land and sea. But the Greek government is trying to refuse and expel the arrival of Syrian refugees. Many of the Syrian Refugees are receiving inhumane treatment from the Greek authorities. The purpose of this study is to look at violations of human rights and non-refoulement committed against Syrian refugees by the Greek government. This thesis uses normative research methods by reviewing literature studies from international instruments, books, journals, and several sources from the internet that are related to this writing. The results of the research show that Greece did not carry out its obligations and violated the principle of non-refoulement contained in Article 33 of The 1951 Geneva Convention Relating to the Status of Refugees which obliges the states to accept and not expel refugees and also the Greek government failed to fulfill its obligations to respect human rights. In The 1948 Universal Declaration of Human Rights there is also Article 14 section (1) that everyone has the right to seek asylum in another country to protect themself.

Keywords: Refugees, Human Rights, Non-refoulement.

(8)

vii DAFTAR ISI

HALAMAN PERSETUJUAN ... i

HALAMAN PENGESAHAN ... ii

KATA PENGANTAR ... iii

ABSTRACT ... vi

DAFTAR ISI... vii

SURAT PERNYATAAN KEASLIAN ... ix

BAB I PENDAHULUAN ... 1

A. Latar Belakang Masalah ... 1

B. Rumusan Masalah ... 9

C. Tujuan Penelitian ... 9

D. Manfaat Penelitian ... 9

E. Keaslian Penelitian ... 10

F. Batasan Konsep ... 16

G. Metode Penelitian ... 18

BAB II PEMBAHASAN ... 23

A. Tinjauan Umum Mengenai Pengungsi ... 23

B. Tinjauan Mengenai Perlindungan Pengungsi Dalam Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia 1948 dan Konvensi Jenewa 1951 tentang Status Pengungsi ... 27

1. Perlindungan Pengungsi dalam Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia 1948 ... 27

2. Perlindungan Pengungsi dalam Konvensi Jenewa 1951 ... 31

C. Pelanggaran Hak Asasi Manusia Dan Asas Non-Refoulement dan Alasan Dibalik Pelanggaran Yang Dilakukan Oleh Yunani Terhadap Pengungsi Suriah ... 35

1. Pelanggaran Hak Asasi Manusia dan Asas Non-Refoulement oleh Yunani Terhadap Pengungsi Suriah ... 35

2. Alasan Pelanggaran Hak Asasi Manusia dan Asas Non-Refoulement oleh Yunani terhadap Pengungsi Suriah ... 45

D. Pertanggungjawaban Yunani Terhadap Pengungsi Suriah Yang Berada di Wilayah Negaranya ... 50

(9)

viii

BAB III PENUTUP ... 55

A. Kesimpulan ... 55

B. Saran ... 57

DAFTAR PUSTAKA ... 58

(10)

ix

SURAT PERNYATAAN KEASLIAN

Dengan ini penulis menyatakan bahwa skripsi ini merupakan hasil karya asli penulis, bukan merupakan duplikasi ataupun plagiasi dari hasil karya penulis lain.

Jika skripsi ini terbukti merupakan duplikasi ataupun plagiasi dari hasil kaya penulis lain maka penulis bersedia menerima sanksi akademik dan/atau sanksi hukum yang berlaku.

Yogyakarta, 7 Maret 2023 Penulis

Shania Flowrence

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan penelitian untuk menjelaskan dan menganalisis hak-hak para pengungsi Vietnam telah terpenuhi berdasrkan konvensi Wina 1951 tentang pengungsi baik dari UNHCR maupun

Dalam berbagai tulisan ilmiah para intelektual Islam di Indonesia, sangatlah sulit menemukan referensi akan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia dalam Islam tahun 1981

Selain diatur dalam hadis Nabi, Hukuman mati dan murtad juga telah diatur dalam Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (DUHAM), namun beberapa pasal dalam deklarasi

Sementara itu, konvensi yang telah diratifikasi berkaitan dengan penegakkan Hak Asasi Manusia di Indonesia adalah: (1) Konvensi Jenewa tanggal 12 Agustus 1949 (diratifikasi dengan

Deklarasi Universal tentang Hak-hak Asasi Manusia menyatakan suatu rasa pengertian bersama dari bangsa-bangsa di dunia mengenai hak-hak yang tidak dapat dipisahkan dan

Pernyataan ini, yaitu Deklarasi Universal Hak Asasi manusia (Universal Declaration of Human Rights), diumumkan sebagai "suatu standar pencapaian yang berlaku umum untuk

Jenis penelitian hukum ini adalah penelitian hukum normatif dengan obyek kajian tindakan kepatuhan Negara peserta terhadap Konvensi 1951 yang dianalisis dengan

Memproklamasikan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia sebagai suatu standar umum untuk keberhasilan bagi semua bangsa dan semua negara, dengan tujuan agar setiap orang