Seri Pengembangan Perpustakaan Pertanian no. 15
PEMANFAATAN JASA
KESIAGAAN INFORMASI
Pusat Perpustakaan Pertanian dan Komunikasi Penelitian
Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian
BOGOR
2000Seri Pengembangan Perpustakaan Pertanian no. 15
PEMANFAATAN JASA
KESIAGAAN INFORMASI
Oleh : Sulistiyah Syarif Hidayat
Pusat Perpustakaan Pertanian dan Komunikasi Penelitian
APAKAH JASA
KESIAGAAN INFORMASI ITU (JKI) ?
Perkembangan Ilmu dan Teknologi (IPTEK) perlu diiringi dengan penyediaan informasi secara cepat sesuai kebutuhan.
Salah satu jasa aktif perpustakaan adalah jasa yang dinamakan jasa kesiagaan informasi. Jasa Kesiagaan Informasi tersebut ialah penyebarluasan informasi melalui penyebaran daftar isi majalah/bahan pustaka yang baru diterima di perpustakaan.
Jasa Kesiagaan Informasi (JKI) sudah lama dilaksanakan di PUSTAKA. Makin tingginya harga majalah seyogyanya mendorong pemanfaatan jasa tersebut.
Pengguna dapat memilih judul-judul artikel yang kiranya cocok dengan keperluan informasinya.
UNTUK SIAPA JASA KESIAGAAN INFORMASI DIADAKAN ?
Sasaran JKI adalah para peneliti dan pengguna informasi ilmiah yang memerlukannya, agar dapat mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dari negara-negara maju. Pustakawan di BPTP/Balit juga dapat menggunakan jasa ini untuk memilihkan bahan pustaka bagi pengguna perpustakaan.
APA ISI JKI DAN BIDANG KAJIAN APA SAJA YANG DISAJIKAN ?
a. Daftar isi majalah yang dilanggan dan yang telah diterima PUSTAKA, dipilih judulnya, dan difotokopi daftar isinya .
b. Judul-judul majalah dipilah dan dikelompokkan menurut
c. Susunan fotokopi daftar isi, menurut abjad judul majalah.
d. Penyebaran paket JKI ditujukan kepada pengguna yang berada di Instansi Lingkup Badan Litbang Pertanian, seperti Balai-Balai Penelitian (BALIT), dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP), serta ke perpustakaan-perpustakaan Universitas.
BAGAIMANA MEMANFAATKAN JKI ?
1. Peneliti memilih salah satu judul artikel yang di perlukan.
2. Setelah menemukan artikel yang diperlukan, informasi dapat ditelusur sendiri melalui majalah yang ada di perpustakaan setempat.
3. Apabila majalah yang diperlukan tidak ada di tempat, peneliti dapat meminta ke Perpustakaan PUSTAKA, dengan syarat mencantumkan data bibliografi
majalahnya: yaitu Nama Pengarang, Judul artikel, Judul Majalah, Volume, Nomor dan Tahun serta halamannya.
4. Apabila majalah tersebut tidak ada juga di PUSTAKA, maka pustakawan akan mencarikan informasi di tempat lain.
5. Permintaan fotokopi artikel tentu disertai biaya fotokopi dan pengiriman.
SILAKAN MENCOBA!