PENDAHULUAN
Fokus Penelitian
Bagaimana rencana pembelajaran membaca kitab Hadits Lubabul menggunakan media musik di Pondok Pesantren Sabda Ria Nada Tlogosari, Sumbermalang, Situbondo. Bagaimana pelaksanaan pembelajaran membaca Kitab Hadits Lubabul dengan media musik di Pondok Pesantren Sabda Ria Nada Tlogosari Sumbermalang Situbondo. Bagaimana evaluasi pembelajaran membaca Kitab Hadits Lubabul menggunakan media musik di Pondok Pesantren Sabda Ria Nada Tlogosari Sumbermalang Situbondo.
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pengalaman dan pengetahuan dalam pembelajaran membaca kitab Hadits Lubabul dengan menggunakan media musik. Bagi pihak instansi yaitu IAIN Jember, diharapkan penelitian ini dapat menambah literatur perpustakaan IAIN Jember khususnya Fakultas Tarbiyah dan Pendidikan Guru sebagai bahan informasi dan pengetahuan pembelajaran membaca kitab Lubabul Hadits dengan menggunakan musik. media. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan masukan atau menyumbangkan pemikiran kepada Pondok Pesantren Sabda Ria Nada khususnya dalam hal pembelajaran membaca kitab Lubabul Hadits dengan menggunakan media musik.
Definisi Istilah
Lubabul Hadits merupakan kitab karangan Syekh Jalaluddin yang membahas tentang berbagai amalan fardhu dan sunnah. Dengan demikian, pembelajaran membaca kitab Lubabul Hadits merupakan pembelajaran bagi siswa yang dibimbing oleh seorang guru dalam memahami sebuah teks arab yang membahas tentang berbagai amalan fardhu dan sunnah yang wajib dilakukan oleh setiap mukmin. Media pembelajaran merupakan perantara penyebaran informasi materi dari guru kepada siswa untuk mengembangkan potensi siswa.
Musik merupakan rangkaian nada yang mengungkapkan pikiran, perasaan dan ekspresi seseorang yang berada dalam situasi tertentu. Rangkaian nada ini dapat berupa melodi sederhana atau dapat diiringi puisi atau rangkaian kata yang juga mengandung nilai sastra.13 Musik dapat diartikan sebagai suatu seni dengan rangkaian nada untuk mengungkapkan pikiran dan perasaan seseorang dalam berbagai situasi. tentu saja. . Jadi, musik adalah alat musik yang digunakan sebagai alat untuk menyampaikan materi pembelajaran kepada siswa agar siswa dapat belajar.
Sistematika Pembahasan
KAJIAN KEPUSTAKAAN
Kajian Teori
- Konsep Pembelajaran
- Konsep Membaca Kitab Lubabul Hadist
- Konsep Media Pembelajaran
- Konsep Media Pembelajaran Musik
Dalam kondisi seperti ini, para pengembang media pembelajaran, termasuk guru, harus menguasai mata pelajaran secara maksimal. Sedangkan media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat dipergunakan atau digunakan untuk menyampaikan pesan dan merangsang proses belajar pada diri peserta didik. 25. Sedangkan Azhar Aryad dalam bukunya menegaskan bahwa media pembelajaran dapat diartikan sebagai alat yang dapat membantu peserta didik dan pendidik untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik terhadap materi atau materi pembelajaran.26.
Penerapan media pembelajaran juga harus dievaluasi agar diketahui efektivitas dan efisiensi media yang digunakan. Rossi dan Breidle menyatakan dalam bukunya Wina Sanjaya bahwa media pembelajaran adalah segala alat atau bahan yang dapat digunakan untuk tujuan pendidikan seperti radio, televisi, buku, surat kabar, majalah dan sebagainya36. Pengertian lain dari media pembelajaran adalah sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan (materi pembelajaran) sehingga dapat merangsang perhatian, minat, pikiran dan perasaan siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran.37.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran adalah suatu alat atau alat yang digunakan guru untuk memudahkan penyampaian materi dalam proses pembelajaran guna merangsang perhatian, minat, pikiran dan gagasan. 37 Daryanto, Media Pembelajaran: Peranannya Sangat Penting dalam Tercapainya Tujuan Pembelajaran (Yogyakarta: Gava Media perasaan siswa dalam kegiatan pembelajaran, sehingga tercipta suasana yang kondusif dan tujuan pembelajaran dapat tercapai. Dalam suatu proses belajar mengajar, ada dua hal yang sangat penting. unsur penting adalah metode pengajaran dan media pembelajarannya.
Namun dapat dikatakan salah satu fungsi utama media pengajaran adalah sebagai alat pengajaran yang juga mempengaruhi iklim, kondisi dan lingkungan belajar yang diselenggarakan dan diciptakan oleh guru. Hamalik dalam bukunya Azhar Arsyad juga mengemukakan bahwa penggunaan media pembelajaran dalam proses belajar mengajar dapat membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar, bahkan menimbulkan efek psikologis pada siswa. Selain membangkitkan motivasi dan minat siswa, media pembelajaran juga dapat membantu siswa meningkatkan pemahaman, menyajikannya secara menarik dan dapat dipercaya, memudahkan dalam menafsirkan data dan memadatkan informasi.
محط اشن د دجتو ذيم لاتلل رورسلا بلجت حلا تيبإت سر دلا ييهت اهنا ... ذيم لاتلا ناهذو يف قئ اق . Artinya : media pembelajaran menghadirkan dan membangkitkan perasaan gembira dan gembira pada diri siswa serta memperbaharuinya. Antusiasme mereka…membantu memantapkan pengetahuan dalam benak siswa dan memberi kehidupan pada pelajaran.38. Dengan demikian, pengembangan media pembelajaran tidak hanya mengandung unsur seni saja, namun juga memudahkan siswa dalam mempelajari mata pelajaran sehingga semakin meningkatkan semangat belajar siswa. Menggunakan fungsi media pembelajaran untuk melayani kebutuhan setiap individu yang mempunyai minat dan gaya belajar yang berbeda.39.
43 Rayandra Asyhar, Media Pembelajaran Perkembangan Kreatif (Jakarta: Referensi nonverbal berupa suara, musik, dan lain-lain.
METODE PENELITIAN
Lokasi Penelitian
Orang tersebut netral dalam arti tidak berminat memberikan informasi yang tidak sesuai fakta tentang pembelajaran membaca kitab Hadits Lubabul dengan menggunakan media musik di Pondok Pesantren Sabda Ria Nada Tlogosari, Sumbermalang, Situbondo. Santri Pesantren Sabda Ria Nada untuk mendapatkan wawasan pembelajaran membaca kitab Lubabul Hadits dengan menggunakan media musik. Kegiatan pembelajaran membaca Kitab Hadits Lubabul dengan menggunakan media musik di Pondok Pesantren Sabda Ria Nada Tlogosari, Sumbermalang, Situbondo.
Buku Hadits Lubabul Penggunaan media musik Wawancara dengan guru di Sabda Ria Nada. satu. Belajar membaca kitab Hadits Lubabul dengan media musik di Pondok Pesantren Sabda Ria Nada Tlogosari Sumbermalang Situbondo. Berdasarkan hasil penelitian akan diuraikan data mengenai Pembelajaran Membaca Kitab Hadits Lubabul Menggunakan Media Musik di Pondok Pesantren Sabda Ria Nada Tlogosari Sumbermalang Situbondo.
Rencana pembelajaran membaca kitab Lubabul Hadits dengan media musik di Pondok Pesantren Sabda Ria Nada Tlogosari Sumbermalang Situbondo. Hal ini seperti yang diungkapkan oleh Bapak Hasbiallah guru yang mengajar membaca kitab Lubabul Hadits dengan bantuan media musik yang menyatakan :. Implementasi pembelajaran membaca kitab Lubabul Hadits menggunakan media musik di Pondok Pesantren Sabda Ria Nada Tlogosari Sumbermalang Situbondo.
Dalam pelaksanaan pembelajaran membaca kitab Lubabul Hadits dengan menggunakan media musik, guru disini menggunakan tiga tahap. Evaluasi Pembelajaran Membaca Kitab Hadits Lubabul Menggunakan Media Musik di Pondok Pesantren Sabda Ria Nada Tlogosari Sumbermalang Situbondo. Dalam hal ini evaluasi dilakukan dengan melakukan refleksi terhadap pembelajaran membaca kitab Lubabul Hadits dengan menggunakan media musik.
Dalam pembelajaran membaca kitab Lubabul Hadits dengan bantuan media musik, saya menggunakan 2 evaluasi yaitu evaluasi proses dan evaluasi hasil. Implementasi pembelajaran membaca kitab Lubabul Hadits dengan menggunakan media musik di Pondok Pesantren Sabda Ria Nada Tlogosari Sumbermalang Situbondo. Evaluasi pembelajaran membaca kitab Lubabul Hadits dengan menggunakan media musik menunjukkan tingkat keberhasilan yang cukup terlihat.
Kegiatan pembelajaran membaca Kitab Hadits Lubabul dengan menggunakan media musik di Pondok Pesantren Sabda Ria Nada Tlogosari, Sumbermalang, Situbondo.
Subyek Penelitian
Teknik Pengumpulan Data
Analisis Data
Dengan demikian, data yang direduksi akan memberikan gambaran yang lebih jelas dan memudahkan peneliti dalam mengumpulkan data lebih lanjut dan mencarinya bila diperlukan. Dengan menyajikan data maka akan lebih mudah untuk memahami apa yang terjadi, merencanakan pekerjaan selanjutnya berdasarkan apa yang dipahami. Penarikan ini dilakukan karena kesimpulan yang dikemukakan semula masih bersifat tentatif dan akan berubah kecuali ditemukan bukti pendukung yang kuat pada pengumpulan data tahap berikutnya.
Dengan demikian, kesimpulan dalam penelitian kualitatif mungkin dapat menjawab rumusan masalah yang dirumuskan di awal, namun mungkin juga tidak, karena permasalahan dan rumusan masalah dalam penelitian kualitatif masih bersifat sementara dan akan berkembang setelah penelitian lapangan.
Keabsahan Data
Sugiyono membedakan triangulasi menjadi dua jenis, yaitu triangulasi teknis, yaitu peneliti menggunakan teknik pengumpulan data yang berbeda untuk memperoleh data dari sumber yang sama, dan triangulasi sumber, yaitu peneliti memperoleh data dari sumber berbeda, namun menggunakan teknik yang sama.56. Dalam triangulasi sumber, peneliti memeriksa keabsahan data dengan menggunakan wawancara terhadap sumber atau informan yang diyakini mempunyai pengetahuan tentang pembelajaran. Sedangkan untuk teknik triangulasi, peneliti memeriksa data dari sumber yang sama namun menggunakan teknik yang berbeda.
Hasil data yang diperoleh dari wawancara kemudian diperiksa dengan observasi dan dokumentasi guna menghasilkan data yang akurat dan faktual.
Tahap-tahap Penelitian