• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pembuatan Media Tumbuh Bakteri dan Ekstrak Bahan Alami

N/A
N/A
Diva Oktavia

Academic year: 2024

Membagikan "Pembuatan Media Tumbuh Bakteri dan Ekstrak Bahan Alami"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

1. Pembuatan Media Tumbuh Bakteri

 Menyiapkan alat dan bahan

 Mensterilisasi menggunakan alkohol 70%

 Menyalakan bunsen

 Membuka media tumbuh yang ada di erlenmeyer

 Memanaskan cawan petri menggunakan bunsen

 Membuka sedikit cawan petri

 Memasukkan media ke dalam cawan petri sebanyak ½ cawan atau 1/3 cawan

 Menutup segera cawan petri

 Memanaskan pinggiran cawan petri

 Menutup dengan seal dan melabeli cawan petri 2. Pembuatan Ekstrak Bahan Alami Daun Sirih Hijau

 Menyiapkan alat dan bahan

 Memisahkan daun sirih hijau dari tangkai atau batang

 Menghaluskan daun sirih menggunakan chopper

 Melarutkan ke akuades 100 ml kemudian mengaduk hingga merata

 Menyaring menggunakan kertas saring kemudian menutup dengan alumunium foil dan wrap seal

3. Pembuatan Ekstrak Bahan Alami Bawang Putih

 Memisahkan bawang putih dengan kulitnya

 Menghaluskan bawang putih 100 gram menggunakan parut

 Melarutkan dengan akuades 100 ml lalu mengaduk hingga merata

 Menyaring dengan kertas saring dan menutup menggunakan alumunium foil dan wrap seal

4. Pembuatan Larutan Antibiotik

 Menimbang oksitetrasiklin sebanyak 0,001 gram menggunakan timbangan analitik

 Mengukur akuades sebanyak 500 ml

 Melarutkan oksitetrasiklin ke dalam akuades hingga tercampur merata

 Menyaring menggunakan kertas saring

 Mengambil sebanyak 100 ml

 Menutup dengan menggunakan alumunium foil dan wrap seal

(2)

5. Uji Penghambatan Bakteri Aeromonas hydrophila

 Menyiapkan 1 ose bakteri Aeromonas hydrophila dan media agar miring

 Memasukkan 1 ose bakteri Aeromonas hydrophila ke dalam media TSB, selanjutnya diinkubasikan selama 18-24 jam

 Mengukur OC (absorbansi) menggunakan spektofotometer.

Langkah kerja spektofotometer:

a. Memasukkan akuades lalu memasukkan TSB kosong b. Memasukkan TSB yang telah berisi bakteri

 Setelah diketahui absorbansinya, memasukkan bakteri sebanyak 100 ml kedalam media TSA 100 ml. Sebelum diisi bakteri sebelumnya juga media dipanaskan hingga mendidih dan ditunggu sampai hangat-hangat kuku (suhu ± 55 C)

 Menuangkan media TSA yang telah berisi bakteri ke dalam cawan petri dan menginkubasi selama 24-48 jam

 Setelah media TSA padat kemudian melubangi media menggunakan sedotan sebanyak 5 lubang. Sebelum melubangi sterilisasi alat dan tangan

 Mengambil mikropipet lalu mengambil tip dan mengambil antibiotik (kloramfenikol dan oksitetrasiklin) dan bahan alami (bawang putih dan daun sirih hijau) serta akuades untuk dimasukkan pada setiap lubang

 Memanaskan cawan petri yang telah diisi tadi lalu membungkus dengan wrap seal

 Memberi tanda dengan label pada setiap sumuran yang ada di cawan petri lalu menginkubasi selama 24-48 jam

 Menghitung indeks penghambatan dengan rumus IP

ACARA 34

1. Menyiapkan alat dan bahan.

2. Menyiapkan ikan yang akan diinfeksi bakteri.

3. Menginfeksi ikan dengan bakteri.

4. Menyiapkan alat dan bahan guna pemberian antibiotik dan bahan alami.

(3)

5. Menyiapkan bahan alami dan antibiotik di ember yang berbeda dengan berisi air yang sudah ditentukan.

6. Merendam 5 ikan pada masing masing perlakuan secara bergantian 7. Membilas ikan dengan menggunakan air bersih.

8. Meletakkan ikan pada akuarium yang sudah disediakan.

9. Memberikan label pada setiap akuarium Mendokumentasikan setiap kegiatan.

Referensi

Dokumen terkait

Skripsi ini berjudul “Perbandingan Daya Hambat Ekstrak Etanol Daun Sirih Hijau ( Piper betle L. ) terhadap pertumbuhan bakteri Salmonella typhi dan Staphylococcus aureus ”

UJI EFEKTIFITAS EKSTRAK DAUN SIRIH HIJAU (Piper betle Linn) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Streptococcus viridans DENGAN METODE DISC DIFFUSION.. Laporan penelitian diajukan

Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga ekstrak bahan alami daun Salam, daun Jeruk Purut dan daun Ketapang mampu menghambat cendawan patogen dalam

Perbandingan Efek Ekstrak Daun Sirih Hijau (Piper betle L.) dengan Metode Difusi Disk dan Sumuran terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus.. UIN

Dari kedua jenis ekstrak daun sirih yang digunakan dalam penelitian ini, ekstrak daun sirih hijau (Piper betle L.) memiliki efek daya hambat yang lebih baik terhadap

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas daya hambat ekstrak daun sirih hijau (Piper betle Linn) terhadap pertumbuhan bakteri Salmonella typhi.. Penelitian

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui aktivitas daun sirih hijau terhadap bakteri Staphylococcus epidermidis menggunakan metode sumuran dan mengetahui persentase ekstrak

ABSTRAK Nama : Fadhilah Nadya A Fakultas : Kedokteran Gigi Judul : Efektivitas ekstrak daun sirih Piper betle L sebagai bahan anestesi topikal pada tikus putih Studi pendahuluan