i
PEMBUATAN SENSOR KUNCI KONTAK MENGGUNAKAN RADIO FREQUENCY IDENTIFICATION (RFID) BERBASIS ARDIUNO UNO
PADA YAMAHA MIO TAHUN 2008
TUGAS AKHIR
Proyek Akhir Ini Diajukan Sebagai
Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Ahli Madya Teknik Program Studi Teknik Otomotif FT UNP
Oleh:
SEPTU RENGGA NIM. 17074042
PROGRAM STUDI TEKNIK OTOMOTIF JURUSAN TEKNIK OTOMOTIF
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI PADANG 2022
i
ii
iii
iv
v BIODATA
Data Diri
Nama Lengkap : Septu Rengga
Tempat/Tanggal Lahir : Payakumbuh, 05 September 1999 Jenis Kelamin : Laki-laki
Agama : Islam
Anak Ke : 2 (Dua)
Jumlah Bersaudara : 4 (Empat)
Alamat Di Padang : Jl. Gurun Laweh, Perumahan Samitra Garden Blok E1, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Sumatera Barat, 25173
Data Pendidikan
SD : SD Negeri 01 Simpang Sugiran
SLTP : SMP Negeri 04 Kecamatan Guguak
SLTA : SMA Negeri 1 Kecamatan Guguak
Perguruan Tinggi : Universitas Negeri Padang, Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Otomotif
Proyek Akhir
Judul Proyek Akhir : Pembuatan Sensor Kunci Kontak Menggunakan Radio Frequency Identification (RFID) Berbasis Ardiuno Uno pada Yamaha Mio Tahun 2008
Tanggal Sidang : 17 Februari 2022
Padang, 07 Juni 2022
Septu Rengga 2017/17074042
ix
ABSTRAK
Septu Rengga (17074042/2017), Pembuatan Sensor Kunci Kontak Menggunakan Radio Frequency Identification (RFID) Berbasis Ardiuno Pada Yamaha Mio Tahun 2008.
Kejahatan pencurian adalah salah satu kejahatan terhadap kepentingan individu yang merupakan kejahatan terhadap benda atau kekayaan. Benda atau kekayaan tersebut antara lain seperti benda elektronik, kendaraan bermotor, uang dan lain lain. Salah satu pencurian yang sering terjadi ialah pencurian terhadap kendaraan bermotor dikarenakan banyak faktor penyebab. Sistem pengamanan yang sudah ada saat ini belum cukup untuk menanggulangi tindak pencurian kriminalitas kendaraan belakangan ini, baik di siang hari maupun di malam hari, di dalam rumah ataupun luar rumah, tetap saja tindakan pencurian dapat dilakukan.
Sistem keamanan kendaraan bermotor roda dua masih banyak menggunakan kunci kontak untuk menyalahkan kendaraan dan mengamankannya namun sistem keamanan tersebut masih sangatlah rawan sekali untuk di retas sehingga mengakibatkan pencurian. Salah satu perkembangan sistem elektronik, baik analog maupun digital, yang semakin hari semakin canggih. Perkembangan teknologi ini juga dapat diterapkan pada sistem keamanan kendaraan bermotor, baik sepeda motor maupun mobil.
Sistem elektronik biasa dipergunakan diantaranya sebagai penunjang sistem parkir otomatis, sistem pengaman kendaraan, sistem engine break, dan sebagainya. Melihat perkembangan berbagai macam inovasi sistem elektronik pada kendaraan bermotor tersebut dan melihat banyaknya angka pencurian pada kendaraan bermotor, baik mobil ataupun sepeda motor, inovasi bisa dikatakan sebagai jawaban untuk menjadi solusi permasalahan ini.
Kata Kunci: Pencurian, Perbaikan, Sistem Pengaman, Yamaha Mio
vi
ix
KATA PENGANTAR
Syukur Alhamdulilah penulis ucapkan kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat meyelesaikan laporan tugas akhir yang berjudul “Pembuatan Sensor Kunci Kontak Menggunakan Radio Frequency Identification (RFID) Berbasis Ardiuno Uno pada Yamaha Mio Tahun 2008” sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.
Dalam penyusunan laporan ini penulis banyak mengalami kesulitan, hal ini dikarenakan keterbatasan ilmu dan pengetahuan yang penulis miliki. Penulis menyadari tanpa bantuan dan bimbingan dari berbagai pihak, penulis belum tentu dapat menyelesaikan laporan tugas akhir ini sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. Oleh karena itu dalam kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar- besarnya kepada:
1. Bapak Dr. Fahmi Rizal, M.Pd, MT. Selaku Dekan Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang.
2. Bapak Prof. Dr. Wakhinudin S, M.Pd selaku Ketua Jurusan Teknik Otomotif, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang.
3. Bapak Wawan Purwanto, S.Pd., M.Pd., Ph.D selaku Ketua Program Studi Teknik Otomotif, Jurusan Otomotif, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang.
4. Bapak Wagino,S.Pd,. M.Pd.T selaku Sekretaris Jurusan Teknik Otomotif.
5. Bapak Nuzul Hidayat, S.Pd, MT., M.Si selaku Penasehat Akademik.
6. Bapak Drs. M. Nasir, M.Pd selaku Pembimbing Tugas Akhir.
vii
ix
7. Bapak Toto Sugiarto, S.Pd, M.Si dan Bapak Hendra Dani Saputra, S.Pd, M.Pd.T selaku Penguji Tugas Akhir.
8. Seluruh Dosen dan Staf Jurusan Teknik Otomotif, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Padang, yang telah memberikan ilmu pengetahuan dan pegalaman bagi penulis.
9. Teristimewa untuk orang tua yang telah memberikan dukungan, baik moral maupun materil.
10. Teman-teman dan sahabat Jurusan Teknik Otomotif Universitas Negeri Padang yang telah memberikan masukan dan dukungan dalam penyusunan laporan Tugas Akhir ini.
Penulis berharap semoga bantuan dan dukungan yang telah diberikan kepada penulis mendapat imbalan pahala yang setimpal dari Allah SWT. Penulis menyadari bahwa laporan tugas akhir ini masih terdapat banyak kekurangan, untuk itu penulis mengharapkan kritikan dan saran yang membangun untuk kesempurnaan laporan ini sehingga dapat bermanfaat bagi pembaca pada umumnya dan bagi penulis pada khususnya.
Padang, 07 Juni 2022
Penulis
viii
ix
DAFTAR ISI
Halaman PERSETUJUAN PROYEK AKHIR ... Error! Bookmark not defined.
PENGESAHAN PROYEK AKHIR ... Error! Bookmark not defined.
HALAMAN PERSEMBAHAN ... Error! Bookmark not defined.
SURAT PERNYATAAN TIDAK PLAGIAT ... Error! Bookmark not defined.
BIODATA ...v
ABSTRAK ... vi
KATA PENGANTAR ... vii
DAFTAR ISI ... ixx
DAFTAR GAMBAR ... xii
DAFTAR TABEL ... xiiii
DAFTAR LAMPIRAN ... xvi
BAB I PENDAHULUAN ...1
A. Latar Belakang ...1
B. Identifikasi Masalah ...3
C. Batasan Masalah ...3
D. Rumusan Masalah ...3
E. Tujuan Proyek Akhir ...4
F. Manfaat Proyek Akhir ...4
BAB II LANDASAN TEORI ...6
A. Pengertian Kendaraan ...6
B. Sistem Keamanan Kendaraan ...8
C. Sistem Kelistrikan pada Sepeda Motor ...29
D. Sistem Starter ...30
E. Proses Perancangan ...31
BAB III PEMBAHASAN ...32
A. Alat dan Bahan ...32
B. Proses Perakitan ...38
C. Proses Pemograman ...39
D. Analisis ...45
E. Hasil ...52
x
F. Pembahasan ...52
BAB IV PENUTUP ...54
A. Kesimpulan ...54
B. Saran ...55
DAFTAR PUSTAKA ...56
LAMPIRAN ...57
xi
DAFTAR GAMBAR
Halaman
Gambar 1. Kunci Kontak ... 8
Gambar 2. Bagian-Bagian Smart Key ... 9
Gambar 3. Diargram Blok Perancangan Sistem ... 9
Gambar 4. Jendela Ardiuno IDE ... 18
Gambar 5. Rangkaian Pemasangan ... 30
Gambar 6. Solder ... 31
Gambar 7. Penyedot Timah ... 31
Gambar 8. Obeng ... 32
Gambar 9. Laptop ... 32
Gambar 10. Kabel USB Printer ... 33
Gambar 11. Ardiuno Uno ... 33
Gambar 12. Radio Frequency Identification (RFID) – RC522 ... 34
Gambar 13. Relay 2 Module ... 34
Gambar 14. Kabel Male To Female ... 35
Gambar 15. Kabel ... 35
Gambar 16. Panel Box ... 36
Gambar 17. Timah ... 36
Gambar 18. E-KTP ... 37
Gambar 19. Proses Pemograman ... 38
Gambar 20. Proses Pemograman ... 39
Gambar 21. Proses Pemograman ... 40
Gambar 22. Proses Pemograman ... 40
Gambar 23. Proses Pemograman ... 41
Gambar 24. Proses Pemograman ... 41
Gambar 25. Proses Pemograman ... 42
Gambar 26. Proses Pemograman ... 42
Gambar 27. Proses Pemograman ... 43
Gambar 28. Proses Pemograman ... 43
xii
Gambar 29. Pengujian Input Aki ... 46
Gambar 30. Pengujian Input Ardiuno Uno ... 47
Gambar 31. Pengujian Output Aki ... 47
Gambar 32. Pengujian Input Pengapian Busi ... 48
Gambar 33. Pengujian Output Pengapian Busi ... 48
Gambar 34. Pengujian Starter ... 49
Gambar 35. Pengujian Kartu Radio Frequency Identification (RFID) yang Benar ... 49
Gambar 36. Pengujian Kartu Radio Frequency Identification (RFID) yang Salah ... 50
xiii
DAFTAR TABEL
Halaman Tabel 1. Serial Komunikasi Pin Radio Frequency Identification (RFID)
ke Pin Ardiuno Uno... 37 Tabel 2. Serial Komunikasi Pin Relay ke Pin Ardiuno Uno ... 38 Tabel 3. Pengujian Tegangan Daya ... 44 Tabel 4. Pengujian Sensor Radio Frequency Identification (RFID), Kartu
yang Benar ... 45 Tabel 5. Pengujian Sensor Radio Frequency Identification (RFID), Kartu
yang Salah ... 45 Tabel 6. Pengujian Tegangan Radio Frequency Identification (RFID) ... 46
ix
DAFTAR LAMPIRAN
Halaman Lampiran 1. Surat Tugas Pembimbing. ... 56 Lampiran 2. Surat Izin Penggunaan Labor. ... 57 Lampiran 3. Lembar Konsultasi. ... 58
xiv
ix BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kejahatan pencurian adalah salah satu kejahatan terhadap kepentingan individu yang merupakan kejahatan terhadap benda atau kekayaan. Benda atau kekayaan tersebut antara lain seperti benda elektronik, kendaraan bermotor, uang dan lain lain. Salah satu pencurian yang sering terjadi ialah pencurian terhadap kendaraan bermotor dikarenakan banyak factor penyebab.
Pencurian kendaraan bermotor roda dua terjadi hampir di seluruh wilayah Sumatera Barat, khususnya di Kota Padang. Pencurian kendaraan roda dua paling banyak terjadi di wilayah hukum Kepolisian Sektor Padang Utara. Berdasarkan data LAKALANTAS pada tahun 2015 terjadi 137 kasus dan pada tahun 2016 terjadi 244 kasus serta pada tahun 2017 terjadi 244 kasus. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa tindakan pidana pencurian kendaraan bermotor roda dua meningkat dari tahun ke tahunnya dan masih sama pada tahun berikutnya.
Sistem pengamanan yang sudah ada saat ini belum cukup untuk menanggulangi tindak pencurian kriminalitas kendaraan belakangan ini, baik di siang hari, di malam hari, di dalam rumah maupun diluar rumah, tetap saja tindakan pencurian dapat dilakukan. Kesempatan pencuri itu dating bisa saja disaat kita lengah dengan kendaraan kita, kurang waspada dan hati-hati, tanpa adanya pengaman kunci ganda. Penerapan teknologi pengaman sepeda motor sudah banyak diterapkan, seperti kunci pada tempat kunci yang harus diputar
1
2
(lock key).
Sistem keamanan kendaraan bermotor roda dua masih banyak menggunakan kunci kontak untuk menyalakan kendaraan dan mengamankannya. Namun, Sistem keamanan kunci kontak pada kendaraan roda dua memiliki kelemahan yaitu masih menggunakan kunci manual yang memudahkan maling dalam mencuri, sistem keamanan tersebut masih sangatlah rawan sekali untuk di retas sehingga mengakibatkan pencurian.
Para pencuri dapat menggunakan kunci T atau penggunaan cairan sebagai media pencurian kendaraan bermotor. Salah satu perkembangan sistem elektronik, baik analog maupun digital, yang semakin hari semakin canggih.
Perkembangan teknologi ini juga dapat diterapkan pada sistem keamanan kendaraan bermotor, baik sepeda motor maupun mobil.
Sistem elektronik biasa dipergunakan diantaranya sebagai penunjang sistem parkir otomatis, sistem pengaman kendaraan, sistem engine break, dan sebagainya. Melihat perkembangan berbagai macam inovasi sistem elektronik pada kendaraan bermotor tersebut dan melihat banyaknya angka pencurian pada kendaraan bermotor, baik mobil maupun sepeda motor, inovasi bisa dikatakan sebagai jawaban untuk menjadi solusi permasalahan ini. Sistem kemanan elektronik nyatanya dilapangan terbukti lebih ampuh dan aman dibandingkan sistem keamanan dengan kunci kontak.
Berdasarkan permasalahan yang telah penulis jelaskan di atas, maka dapat gambaran awal bahwa penggunaan sistem kemanaan elektronik pada kendaraan lebih ampuh dibandingkan dengan sistem kemanaan kunci kontak.
Penulis melakukan penelitian pada motor yamaha mio keluaran tahun 2008
3
dikarenakan kunci kontak pada motor tersebut sistem keamanannya masih rentan untuk dicuri. Maka penulis tertarik mengangkat judul proyek akhir
“Pembuatan Sistem Keamanan Yamaha Mio Tahun 2008 Menggunakan Radio Frequency Identification (RFID) Berbasis Ardiuno Uno”
B. Identifikasi Masalah
Adapun masalah yang teridentifikasi dari latar belakang diatas adalah sebagai berikut:
1. Kasus pencurian kendaraan roda dua meningkat dari tahun ke tahun.
2. Sistem keamanan kunci kontak pada kendaraan roda dua memiliki banyak kelemahan.
3. Kelemahan pada sistem kunci kontak banyak menyebabkan kehilangan kendaraan.
4. Sistem keamanan kunci kontak pada kendaraan roda dua memiliki kelemanan yang lebih rendah di bandingkan sistem keamanan menggunakan Radio Frequency Identification (RFID) berbasis Ardiuno Uno.
C. Batasan Masalah
Dari identifikasi masalah di atas, maka penulis membatasi masalah yang akan dibahas yaitu mengenai penggunaan sistem keamanan menggunakan Radio Frequency Identification (RFID) berbasis Ardiuno Uno pada kendaraan Yamaha Mio tahun 2008.
D. Rumusan Masalah
1. Apakah penggunaan sistem keamanan menggunakan Radio Frequency
4
Identification (RFID) berbasis Ardiuno Uno mengurangi kasus pencurian kendaraan?
2. Bagaimana penggunaan sistem keamanan menggunakan Radio Frequency Identification (RFID) berbasis Ardiuno Uno pada kendaraan yang masih menggunakan sistem keamanan kunci kontak?
3. Apakah penggantian sistem keamanan dari sistem kunci kontak menjadi sistem menggunakan Radio Frequency Identification (RFID) berbasis Ardiuno Uno pada kendaraan yamaha mio tahun 2008 bisa diterapkan?
E. Tujuan Proyek Akhir
1. Untuk mengetahui inovasi pada sistem keamanan kendaraan motor yamaha mio tahun 2008.
2. Mengetahui penggunaan sistem keamanan menggunakan Radio Frequency Identification (RFID) berbasis Ardiuno Uno pada kendaraan yamaha mio tahun 2008.
3. Untuk mengetahui keamanan penggunaan sistem keamanan menggunakan Radio Frequency Identification (RFID) berbasis Ardiuno Uno.
F. Manfaat Proyek Akhir
Penulis mengharapkan penulisan proyek akhir ini memberikan manfaat bagi banyak pihak, antara lain:
1. Mahasiswa Jurusan Teknik Otomotif Universitas Negeri Padang, sebagai bahan atau materi tambahan dalam pembelajaran sistem pemindah elektronik.
2. Masyarakat Umum, sebagai materi yang dapat diterapkan untuk
5
meningkatkan sistem keamaan kendaraan pribadi.