• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penatalaksanaan Terkini Penyakit Alzheimer

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "Penatalaksanaan Terkini Penyakit Alzheimer"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

63

CDK-272/ vol. 46 no. 1 th. 2019

ANALISIS

62

CDK-272/ vol. 46 no. 1 th. 2019

Alamat Korespondensi email:

Penatalaksanaan Terkini Penyakit Alzheimer

Lupita Wijaya

Departemen Medical PT. Kalbe Farma Tbk. Jakarta, Indonesia

ABSTRAK

l heimer atau demensia merupakan suatu pen akit neurode enerati an ter adi pada usia lan ut 65 tahun ke atas berupa penurunan da a in at akibat deposisi plak beta amiloid di dalam otak. erapi an diberikan saat ini seperti asetilkolinesterase masih inadekuat karena tidak spesi ik terhadap tar et terapi akni plak beta amiloid. Diperlukan terapi baru an beker a lan sun pada tar et.

Kata kunci: l heimer demensia pen akit neurode enerati

ABSTRACT

l heimer or dementia is a neurode enerative disorder which o ten happened in the elderies over 65 ears old with memor loss because o beta am loid deposition in the brain. Current therap such as acet lcholinesterase still have inade uate response because that dru isn t speci ic to therapeutic tar et the beta am loid pla ue. new therap that acts directl to therapeutic tar et is needed. Lupita Wijaya. Recent Management of Alzheimer Disease

Keywords: l heimer dementia neurode enerative disorder

PENDAHULUAN

enurunan kemampuan men in at atau demensia serin ter adi pada usia lan ut dan disebut pen akit l heimer. Namun saat ini keluhan tersebut sudah mulai dialami pada usia dewasa produkti 40 tahun ke atas . ada pen akit ini ter adi dis un si sinaps-sinaps sara an disebabkan oleh deposisi plak beta amiloid protein abnormal an terbentuk akibat terpapar radikal bebas terus-menerus .1 Sampai saat ini tar et terapi pada beta amiloid masih belum berhasil didu a akibat ketidakmampuan antibodi untuk berikatan den an tar et secara adekuat.1

PENELITIAN TERKINI

Saat ini sedan dikemban kan 2 produk baru an diharapkan dapat men obati atau menahan perburukan l heimer aitu ducanumab dan C 1 12. Kedua obat ini merupakan antibodi monoklonal.1 2

Aducanumab

erapi baru ini merupakan hasil pen emban an suatu antibodi an selekti terhadap klon sel manusia neo-epitopes berasal dari a re asi beta amiloid an bersi at patolo is . ducanumab merupakan suatu antibodi monoklonal manusia an

secara selekti bereaksi den an a re at beta amiloid. Studi preklinik menun ukkan bahwa analo aducanumab memiliki kapasitas melewati sawar darah otak men ikat tar et beta amiloid dan membersihkan beta amiloid dari dalam otak.1

Sevi n J et al melakukan u i klinis secara acak tersamar anda dan terkontrol plasebo pada 165 pasien l heimer rin an atau prodormal den an beta amiloid patolo is di otak an telah dikon irmasi den an PET imaging. Studi ini untuk men investi asi keamanan tolerabilitas armakokinetik dan armakodinamik in us aducanumab per bulan selama 54 min u.1 asiln a menun ukkan bahwa terapi aducanumab si ni ikan men uran i plak beta amiloid nilai p 0 001 serta aman dan dapat ditoleransi oleh pasien den an konsentrasi dan e ektivitas maksimal dicapai pada dosis 10 m /k 1x setiap bulan selama 1 tahun atau 54 min u.1 CT 18122,3

eskipun aducanumab merupakan antibodi monoklonal manusia an spesi ik terhadap plak beta amiloid masih ada an lebih spesi ik. Diketahui ada 2 enis plak beta amiloid an oli omerik dan monomerik. ada hasil

u i IS didapatkan in ormasi bahwa pada pasien l heimer terdapat tipe oli omerik.3 C 1 12 merupakan kelas terapi pertama saat ini an secara selekti men eluarkan plak beta amiloid tipe oli omerik dari reseptor sinaptik sara plak itu akan keluar melalui cairan serebrospinal. erapi ini diharapkan men embalikan un si ko niti ke keadaan normal.

C 1 12 dikonsumsi secara oral bersi at lipo ilik isoindoline seba ai sen awa umarat an cepat diabsorpsi dan memiliki kemampuan penetrasi an tin i ke dalam otak.

Studi ase Ia menun ukkan bahwa C 1 12 den an dosis harian oral 560 m mampu men eluarkan akumulasi plak beta amiloid oli omerik melalui cairan serebrospinal den an konsentrasi mencapai 90 .4 ada studi ase 2 pada pasien l heimer dera at rin an-sedan perbaikan S serta tolerabilitas pasien tampak pada dosis 2 0- 560 m oral/hari.4

KENDALA

Kedua produk ini masih dalam penelitian lebih lan ut. ducanumab sedan diu i ase III di

[email protected]

(2)

ANALISIS

63

CDK-272/ vol. 46 no. 1 th. 2019

62

CDK-272/ vol. 46 no. 1 th. 2019

300 senter di dunia an diperkirakan selesai sekitar tahun 2020 tetapi pen unaann a harus melalui in us. Sedan kan C 1 12 masih ase II dan belum ada kelan utan studi ase III. leh karena itu keduan a belum dapat di unakan dalam klinik.

SIMPULAN

l heimer merupakan suatu pen akit neurode enerati an sampai saat ini belum mendapat terapi adekuat karena masih belum spesi ik terhadap tar et terapin a akni plak beta amiloid. Saat ini dua produk dalam pen emban an dan penelitian diharapkan

dapat men obati l heimer secara tuntas akni aducanumab dan C 1 12 an merupakan antibodi monoklonal an spesi ik terhadap plak beta amiloid C 1 12 lebih spesi ik ke tipe plak oli omerik dominan pada

l heimer .

DAFTAR PUSTAKA

1. Sevi n J Chiao ussiere einreb illiams aier et al. he antibod aducanumab reduces β pla ues in l heimer s disease. Nature. 2016 537 761 :50- 6.

2. Schneider S rundman Dekosk S or an uttendor i in et al. he anti- β oli omer dru C 1 12 or l heimer s: hase 1b/2a sa et trial outcomes Internet . 2017. vailable rom: http://co rx.com/wp-content/uploads/2017/11/17-11-04-C D-C 1 12- ate- reaker- ral- resentation- on-Schneider- D.pd 3. I o NJ Xu J en C Kirk J o oni K Silk C et al. l heimer s therapeutics tar etin am loid beta 1-42 oli omers II: Si ma-2/ C1 receptors mediate abeta

42 oli omer bindin and s naptotoxicit . oS ne. 2014 9 11 :e111 99.

4. ehak C I o N o oni K Silk C urko Sa erstein et al. Si ma-2/ C1 anta onist pharmacod namics tar et en a ement biomarker discover or l heimer s disease Internet . 2016. vailable rom: http://www.caprion.com/medias/doc/posters-papers/proteocarta/Co X 2016 S N 7 5.12 iomarker oster.pd

Referensi

Dokumen terkait