• Tidak ada hasil yang ditemukan

Nasionalisme dan Globalisasi: Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan bagi Mahasiswa

N/A
N/A
Fadhilah Herawati

Academic year: 2024

Membagikan "Nasionalisme dan Globalisasi: Pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan bagi Mahasiswa"

Copied!
130
0
0

Teks penuh

Merupakan proses transformasi berbagai dimensi kehidupan sosial manusia menuju pusat kebudayaan kosmopolitan. Kondisi global ditandai dengan meningkatnya saling ketergantungan antar manusia, wilayah, dan negara yang berbeda. Globalisasi ekonomi dikaitkan dengan munculnya pasar keuangan dunia dan kawasan perdagangan bebas, pertukaran barang dan jasa, serta pesatnya pertumbuhan perusahaan transnasional.

Setiap warga negara harus dibekali pendidikan kewarganegaraan untuk menjadi warga negara yang baik dan berguna. Metode online ini memiliki jangkauan yang luas melampaui batas-batas fisik kampus dan negara. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa fenomena identitas hybrid yang relatif dominan sedang muncul di kalangan generasi muda Islam pada periode saat ini.

Identitas hibrid merupakan suatu proses hibrid yang didasarkan pada dinamika sosial-politik-keagamaan dan interaksi yang mereka alami dengan lingkungan sosialnya. Institusi pendidikan dan paham keagamaan mulai dari keluarga, institusi formal dan informal, internet, media sosial, menunjukkan persinggungan nilai-nilai identitas yang saling mempengaruhi.

Diskusi / Tugas Mahasiswa

Menumbuhkan rasa nasionalisme generasi muda di era global

Tokoh/Pahlawan/Negarawan yang menginspirasi

Ipteks bebas nilai atau tidak bebas nilai 4. Hubungan negara dan agama di Indonesia

Istilah Pendidikan Kewarganegaraan

Beberapa definisi Pendidikan Kewarganegaraan

Kecakapan dan kemampuan penguasaan pengetahuan yang terkait dengan materi inti

Kecakapan dan kemampuan mengartikulasikan ketrampilan warga negara seperti kemampuan

Kecakapan dan kemampuan sikap warga negara antara lain pengakuan kesetaraan, toleransi dan

Ketiga kompetensi tsb diartikulasikan o/ mhsw u/mengadakan pembelajaran demokrasi menuju

Sikap mental dan perilaku peserta didik yang diharapkan ;

Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan YME 2. Berbudi pekerti luhur, berdisiplin

Bersikap rasional, dinamis dan sadar hak dan kewajiban

Bersikap profesional

Aktif memanfaatkan iptek

Visi Unissula

Ciri-ciri “Khaira Ummah”

Dalam Al Qur’an Surat Ali Imron : 110

IDENTITAS Dan INTEGRASI NASIONAL A. Pengertian Identitas Nasional

Parameter Identitas Nasional adalah

Parameter Identitas Nasional

Pola perilaku yang terwujud melalui aktivitas sehari-hari

Lambang-lambang dan secara simbolis menggambarkan tujuan dan fungsi bangsa

Alat-alat perlengkapan yang digunakan untuk mencapai tujuan seperti bangunan, teknologi

Tujuan yang ingin dicapai suatu bangsa

BENDERA, BAHASA, DAN LAMBANG NEGARA, SERTA LAGU KEBANGSAAN

ATRIBUT KENEGARAAN

  • Unsur-unsur Pembentuk Identitas Nasional Berdasarkan parameter sosiologis
  • Pembidangan Identitas Nasional
  • Makna dan Pentingnya Integrasi 1. Pengertia Integrasi
    • Fungsi penentu dan pembatas kekuasaan organ negara
    • Fungsi pengatur hubungan antar organ negara
    • Fungsi pengatur hubungan antar organ negara dan warga negara
    • Fungsi pemberi atau sumber legitimasi terhadap kekuasaan negara ataupun penyelenggaraan
    • Fungsi penyalur atau pengalih kewenangan dari sumber-sumber kekuasaan yang asli (rakyat atau
    • Fungsi simbolik sebagai pemersatu (symbol of unity)
    • Fungsi simbolik sebagai rujukan identitas dan keagungan kebangsaan (identity of nation)
    • Fungsi simbolik sebagai pusat upacara (center of ceremony)
    • Fungsi sebagai sarana pengendalian masyarakat (social control)
    • Fungsi sebagai sarana perekayasaan atau pembaharuan masyarakat (social engineering /
  • Konstitusi yang Pernah Berlaku dan Sedang Berlaku di Indonesia

Mengintegrasikan artinya menjadikan atau menyempurnakan dengan menyatukan unsur-unsur yang semula terpisah. Bangsa Indonesia telah berhasil menentukan berbagai bentuk jati diri bangsa seperti; Bahasa Indonesia, lambang, semboyan, lagu kebangsaan, bendera negara sebagaimana diatur dalam UUD 1945 dan peraturan lainnya. Dalam negara demokrasi, pemerintahan yang baik adalah pemerintahan yang dapat menjamin sepenuhnya kepentingan rakyat dan hak-hak dasar rakyat.

Pemikiran bahwa kekuasaan negara harus dibatasi dan hak-hak dasar rakyat dalam suatu konstitusi negara disebut konstitusionalisme. Fungsi memberikan atau memberikan legitimasi terhadap kekuasaan negara atau menyelenggarakan kekuasaan negara atau menyelenggarakan kekuasaan negara. Fungsi penyaluran atau pengalihan kewenangan dari sumber kekuasaan asli (rakyat) atau sumber kekuasaan asli (rakyat atau raja) kepada badan pemerintahan.

Dalam penjelasan UUD 1945 dikatakan bahwa: “UUD suatu negara hanyalah bagian dari undang-undang dasar negara itu”. Landasan dasarnya adalah kesepakatan atau konsensus umum di antara mayoritas masyarakat tentang institusi ideal di suatu negara.

Latar Belakang Perubahan UUD 1945

Tujuan Perubahan UUD 1945

Proses perubahan diawali dengan adanya

Tiga Ketetapan MPR Pada Sidang Istimewa MPR RI 1998

Kesepakatan Dasar Perubahan UUD 1945

Kesepakatan mempertegas sistem presidensiil bertujuan untuk memperkukuh sistem pemerintahan yg

  • Pengertian Warga Negara
  • Asas-asas Kewarganegaraan
  • Warga Negara Indonesia
  • Cara Memperoleh Kewarganegaraan Indonesia (UU No. 12 Tahun 2006)

Nama resmi UUD adalah: UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (Pasal II Aturan Tambahan. Gunakan istilah Perubahan, bukan Perubahan, seperti yang digunakan pada; BAB UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dibiarkan utuh, sedangkan naskah amandemennya telah ditempatkan (ditambahkan) setelah teks aslinya.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dalam satu naskah (Risalah Sidang Pleno ke-5 Tahunan MPR Tahun 2002 sebagai naskah pendukung dan penyusunan non-pendapat). Naskah Perubahan Pertama UUD NRI Tahun 1945 (hasil Sidang Umum MPR Tahun 1999). Naskah Perubahan Kedua UUD NRI Tahun 1945 (Hasil Sidang Tahunan MPR Tahun 2000).

Naskah Perubahan Ketiga UUD NRI Tahun 1945 (Hasil Rapat Tahunan MPR Tahun 2001). Naskah Perubahan Keempat UUD NRI Tahun 1945 (Hasil Sidang Tahunan MPR Tahun 2002). Naskah Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, disahkan pada tanggal 18 Agustus 1945 dan diundangkan kembali dengan Keputusan Presiden tanggal 5 Juli 1959 dan dikukuhkan secara aklamasi pada tanggal 22 Juli 1959 oleh Dewan Perwakilan Rakyat (sebagaimana dimuat dalam Lembaran Negara Nomor 75 tahun 1959).

Bukan penduduk adalah warga negara suatu negara yang berada di luar wilayah negara tersebut. Orang yang berstatus warga negara akan memiliki hubungan hukum yang lebih mudah diakses dengan negaranya dibandingkan orang asing. Semua warga negara mempunyai kedudukan yang sama di mata hukum dan pemerintah serta wajib menghormati hukum dan pemerintah.

Kebebasan berorganisasi dan berkumpul, menyatakan pendapat secara lisan dan tertulis dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang (Pasal 28). Anak yang lahir dari perkawinan sah ayah warga negara Indonesia dengan ibu warga negara asing; Anak yang lahir dari perkawinan sah dengan ayah berkewarganegaraan asing dan ibu berkewarganegaraan Indonesia;

Mekanisme Memperoleh KeWNan RI Melalui

Pewarganegaraan hrs memenuhi persyaratan sbb

Kehilangan Kewarganegaraan Indonesia

Ia tidak wajib, tetapi untuk mengambil bahagian dalam pemilihan sesuatu yang bersifat kebangsaan untuk keperluan negara asing, dsb.

DEMOKRASI, NEGARA HUKUM DAN HAM

DEMOKRASI

  • Ada 3 konsepsi Dasar Dalam Penyelenggaraan Negara yang saling terkait
  • Hubungan Negara Hukum Dan Demokrasi
  • Pengertian Demokrasi menurut Henry B Mayo : Demokrasi sebagai sistem politik merupakan suatu
  • Jenis Demokrasi dan Nilai Demokrasi a. Jenis Demokrasi
  • Menyelesaikan perselisihan dengan damai dan secara melembaga,
  • Menjamin terselenggaranya perub. Secara damai dlm masyarakat yg sedang berubah,
  • Menyelenggarakan pergantian pimpinan secara reratur,
  • Membatasi pemakaian kekerasan,
  • Mengakui serta menganggap wajar adanya keanekaragaman,
  • Menjamin tegaknya keadilan
  • Lembaga-lembaga pelaksana demokrasi
  • Pemerintahan yg bertanggungjawab
  • Partai / organisasi politik
  • Pers yang bertanggungjawab
  • Sistem peradilan yang bebas

Pemilu harus inklusif, artinya semua kelompok masyarakat harus mempunyai kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam pemilu. Pemilu harus diberikan kebebasan untuk mempertimbangkan dan mendiskusikan pilihan-pilihan alternatif dalam suasana bebas, tidak dalam tekanan dan dengan akses informasi yang luas. Pembahasan konsep negara hukum inklusif yang didalamnya membahas mengenai hak asasi manusia, karena salah satu ciri negara hukum adalah perlindungan terhadap hak asasi manusia. Membahas konsep demokrasi inklusif yang didalamnya membahas mengenai hak asasi manusia, karena kualitas dari negara hukum yang inklusif. Demokrasi akan terlihat pada pengakuan dan perlindungan, penegakan, keadilan hak asasi manusia di suatu negara.

Jadi ciri-ciri negara hukum yang demokratis akan tampak dari; Penghormatan, perlindungan, pengakuan, pemajuan, pemenuhan dan penegakan hak asasi manusia. Pengertian demokrasi menurut Henry B Mayo : Demokrasi sebagai sistem politik adalah suatu sistem yang menunjukkan bahwa kebijakan umum ditentukan atas dasar mayoritas wakil yang diawasi secara efektif oleh rakyat melalui pemilihan umum berkala berdasarkan prinsip kesetaraan politik dan diselenggarakan dalam suasana kebebasan politik yang terjamin.

Lima Karakteristik Warga Negara Yang Demokratis

  • Prinsip dan Karakter Tata Pemerintahan yang baik (good governance)
  • Berlandaskan demokrasi,
  • Menekankan desentralisasi wewenang 10. Kemitraan dengan dunia usaha swasta
  • KONSEP NEGARA HUKUM

Nurcholis Madjid dalam Tim ICCE UIN Jakarta (2003) menyatakan ada tujuh norma atau pandangan demokrasi sebagai berikut.

Elemen Penting dari negara hukum (rechtsstaat) (FJ. Stahl)

Elemen Penting dari negara hukum (the rule of law) A.V. Dicey

Konsep Negara Hukum yang dinamis atau konsep Negara Hukum Material sebagaimana

Perlindungan konstitusional

Adanya badan kehakiman yang bebas dan tidak memihak

Adanya pemilihan umum yang bebas

Adanya kebebasan menyatakan pendapat

Adanya kebebasan berserikat/berorganisasi dan beroposisi

Adanya pendidikan kewarganegaraan

Konsep Negara Hukum Nomokrasi Islam

  • Sumbernya Al Qur’an dan Hadits 2. Kekuasaan sebagai amanah
  • Musyawarah 4. Persamaan
  • Pengakuan dan Perlindungan HAM 7. Peradilan yang bebas
  • Perdamaian 9. Kesejahteraan
  • Ketaatan rakyat pada sumber tertinggi Al Qur’an dan Hadits
  • Keserasian hubungan antara pemerintah dan rakyat berdasar asas kerukunan
  • Hubungan fungsional yang proposional antara kekuasaan-kekuasaan negara
  • Prinsip penyelesaian sengketa secara musyawarah dan peradilan merupakan
  • Keseimbangan antara hak dan kewajiban

Konsep legalitas sosialis. A. sumber ideologi komunis yang menempatkan hak sebagai alat. realisasi sosialisme oleh. devaluasi hak individu. Prinsip penyelesaian sengketa adalah melalui musyawarah dan keadilan adalah musyawarah dan keadilan adalah cara yang terakhir. Pasal 28I Ayat (5) UUD 1945: Untuk melindungi dan membela hak asasi manusia sesuai dengan prinsip negara hukum yang demokratis, maka pelaksanaan hak asasi manusia dijamin, diatur, dan ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan.

Pengakuan dan penghormatan terhadap nilai-nilai agama, budaya, moral, akhlak mulia, dan hukum adat serta hak-hak tradisional dalam pembuatan hukum, penyelenggaraan hukum, dan penegakan hukum.

Demokrasi pancasila dapat diartikan secara luas maupun sempit, sebagai berikut

Secara luas demokrasi pancasila berarti

Secara sempit demokrasi Pancasila berarti

Hak Asasi Manusia

  • Piagam Madinah pada abad ke-7, merupakan dokumen tertulis pertama dalam sejarah yang memuat prinsip dasar HAM
  • Magna Charta Tahun 1215 di Inggris ditanda tangani oleh raja John Lackland dengan sejumlah bangsawan. Magna Charta
  • Bill of Rights 1689, yang berisi bahwa manusia sama di muka hukum (equality before law). Piagam ini melahirkan asas
  • Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia (DUHAM) Tahun 1948 oleh PBB. Deklarasi ini sebagai manifesto moral, yang

Sepanjang sejarah, masyarakat telah mengalami konflik, perselisihan, dan pertikaian mengenai sumber daya ekonomi, sosial, dan politik. Aturan-aturan perjanjian dirumuskan dalam berbagai bentuk sesuai dengan konteks yang melingkupi aturan bersama, yaitu; Piagam Madinah pada abad ke-7 merupakan dokumen tertulis pertama dalam sejarah yang memuat prinsip-prinsip dasar hak asasi manusia.

Pernyataan tersebut merupakan manifesto moral yang mempunyai pengaruh luas, memberikan inspirasi, menjadi bahan pertimbangan dan menjadi bahan pendidikan. Para ahli biasanya membagi tahapan perkembangan hak asasi manusia menjadi tiga generasi, sesuai pengelompokannya. Hak asasi manusia generasi ketiga mencakup hak individu dan kolektif, termasuk konsep hak atas pembangunan.

Jimly Asshiddiqie menambahkan, HAM generasi keempat berkaitan dengan keseimbangan ideal antara negara, pasar atau pengusaha atau dunia usaha. Konsep HAM generasi keempat Jimly merupakan konsepsi HAM yang dilihat dari sudut pandang horizontal. Berbeda dengan tiga generasi sebelumnya yang melihat HAM dari perspektif relasi kekuasaan vertikal antara rakyat dan penguasa.

Meskipun negara tetap menjadi aktor yang bertanggung jawab, kelompok dominan dalam masyarakat juga harus dilihat sebagai aktor yang harus menjamin penghormatan dan perlindungan hak asasi manusia.

Jaminan konstitusional dan legal HAM di Indonesia

Hak-hak ekonomi, sosial dan budaya juga diatur dalam Konvensi Internasional tentang Hak-Hak Ekonomi, Sosial dan Budaya, yang ditetapkan melalui Resolusi Majelis Umum 2200 A (XXI) tanggal 16 Desember 1966, yang disahkan menjadi undang-undang no. Hak atas pendidikan, hak untuk menentukan nasib sendiri demi kemajuan ekonomi, sosial dan budaya, hak untuk bekerja, hak atas jaminan sosial dan hak atas standar hidup yang layak, hak atas kesehatan, hak atas keterlibatan budaya.

Teori tentang HAM

Perdebatan Implementasi HAM karena beberapa faktor penyebab;

1.Terdapat cara pandang yang berbeda tentang nilai-nilai HAM,

Negara-negara maju (Barat) menganut pendirian bahwa HAM bersifat universal. Karena

Perbedaan sifat antara hak sipil dan politik dengan hak-hak sosial ekonomi dan

Hak-hak sosial dan ekonomi (hak atas pekerjaan, hak atas perlindungan yang memadai) lebih sulit untuk ditentukan dan didefinisikan sebagai standar yang dapat diterima oleh semua orang. Ketentuan-ketentuan yang berkaitan dengan hak asasi manusia dirumuskan secara rinci dan lengkap dalam bab tersendiri dalam UUD 1945 Bab X A dan ditetapkannya peraturan perundang-undangan sebagai landasan hukum perlindungan hak asasi manusia.

WAWASAN NUSANTARA Pengertian

Oleh karena itu, perspektif ini harus berwawasan ke depan dan didasarkan pada keadaan pribadi (termasuk sejarah, filsafat, geografi, dan kepentingan nasional). Untuk bela negara, kita sebagai bangsa harus mempunyai satu kesatuan cara pandang yang disebut dengan Pemahaman Kebangsaan. Konsep kekuasaan dapat diterjemahkan sebagai pemikiran tentang sejauh mana konsep operasional dapat diwujudkan dan dibenarkan.

Geopolitik adalah geografi politik suatu negara dalam kaitannya dengan potensi yang dimiliki suatu bangsa berdasarkan jati diri dan kapasitas ketahanan nasionalnya.

Teori-Teori Paham Kekuasaan

  • Machiavelli; kekuasaan suatu negara dapat dicapai apabila dilakukan dengan
  • Napoleon Bonaparte; kekuasaan suatu negara dpt dicapai apabila didukung oleh militer yg
  • Clausewitz; satu-satunya cara utk memperoleh ataupun memperluas kekuasaan yaitu
  • Feurbach dan Hegel; kekuasaan dlm negara dapat direbut kalau didukung oleh surplus

Clausewitz; Satu-satunya cara untuk memperoleh atau memperluas kekuasaan, yaitu memperluas kekuasaan, adalah dengan berperang. Feuerbach dan Hegel; Kekuasaan suatu negara bisa diambil jika didukung oleh surplus, bisa direbut jika didukung oleh surplus ekonomi negara tersebut.

Teori Geopolitik

Aspek kewilayahan nusantara; Pengaruh geografi mutlak diperhitungkan karena memiliki sumber daya

Aspek sosial budaya dan kesejarahan; Indonesia terdiri atas aneka suku, agama, bahasa, dan adat

Kedudukan, Fungsi, dan Tujuan

Letak bangsa Indonesia yang berada di antara dua benua Asia dan Australia serta dua samudera Asia dan Australia mempunyai kelebihan dan kekurangan; Keunggulannya adalah: menjadi jalur perdagangan internasional, meningkatkan penerimaan pajak, mempermudah interaksi dengan negara lain, mempercepat proses percepatan kebudayaan asing yang sejalan dengan nilai-nilai luhur kebudayaan nasional. Indonesia mempunyai kemampuan dalam menyelesaikan konflik politik antar negara tetangga.

Bentuk Wawasan Nusantara meliputi;

Deklarasi Juanda 13 Desember 1957

Implementasi Wawasan Nusantara

Implementasi Wasantara dalam Kehidupan Ekonomi,

Implementasi Wasantara dalam Kehidupan Sosial Budaya

Implementasi Wasantara dalam Kehidupan Pertahanan dan Keamanan

GEOSTRATEGI/KETAHANAN NASIONAL

Geostrategi/Ketahanan Nasional Indonesia

Bangsa dan negara Indonesia pun tidak luput dari berbagai gejolak dan ancaman baik dari dalam maupun luar negeri yang dapat membahayakan kelangsungan hidupnya. Hal ini akan mempengaruhi segala aspek dan mempengaruhi keberlangsungan dan keberlangsungan NKRI.

Tujuan Geostrategi/Ketahanan Nasional

Fungsi Geostrategi/Ketahanan Nasional

Sifat Geostrategi/Ketahanan Nasional

Manunggal; adanya kesatuan yang bersifat komprehensif-integral antara trigatra dan

Mawas kedalam dan kewibawaan

Berubah menurut waktu (dinamis) dan tidak membenarkan sikap adu kekuasaan dan adu

Percaya pada diri sendiri dan tidak tergantung pada pihak lain

Komponen Strategi Astagatra

Pancagatra (Lima Aspek) meliputi;

IPOLEKSOSBUD HANKAM)

Impelentasi Ketahanan Nasional Bid. Politik

Implementasi Ketahanan Nasional di Bidang Ekonomi

Implementasi Ketahanan Nasional di Bidang Sosial dan Budaya

Implementasi Ketahanan Nasional dlm Bidang Hankam

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan nilai nasionalisme dalam film Sang Kiai sebagai media pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan nilai nasionalisme dalam film Sang Kiai sebagai media pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.

Pendidikan Kewarganegaraan menjadi penting di sini untuk memberikan pembelajaran kepada peserta didik, mahasiswa, maupun warga negara secara luas tentang pentingnya perspektif

Pertama , peran dan pengaruh pendidikan yang berbasis pesantren dalam menghadapi tantangan arus globalisasi sangatlah penting untuk menjadikan bangsa ini menjadi bangsa yang

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mendeskripsikan nilai nasionalisme dalam film Sang Kiai sebagai media pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.

Jurnal Pendidikan Tambusai 9045 Pentingnya Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dalam Menciptakan Pendidikan Karakter Bangsa pada Peserta Didik Sekolah Dasar Wijang Putra

Jurnal Pendidikan Tambusai 7182 Memupuk Semangat Nasionalisme di Kalangan Pelajar Melalui Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Salwa Cantika K 1,Dinie Anggraeni

Dokument ini membahas pentingnya Pendidikan Kewarganegaraan sebagai panduan dalam menghadapi Era Society