PENDAHULUAN
Pertanyaan Penelitian
Tujuan dan Manfaat Penelitian
Penelitian Relevan
Judul skripsi “Implementasi Pengelolaan Zakat Oleh Badan Amil Zakat Kota Metro Tahun 2003” Oleh Husnul Hidayati Tahun 2005, Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam, Program Studi Ekonomi Syariah STAIN Jurai Siwo Metro. Permasalahan dalam tesis ini adalah bagaimana pengelolaan zakat oleh Badan Amil Zakat di wilayah Kota Metro. Hasil penelitian Husnul Hidayati adalah pengelolaan zakat oleh Badan Amil Zakat di wilayah Kota Metro belum optimal.
Hal ini disebabkan keberadaan Badan Amil Zakat di wilayah Kota Metro yang masih tergolong baru sebagai wadah penghimpunan zakat. Judul skripsi “Peran Zakat Produktif Dalam Merawat Dompet Umat Daarul Tauhid (DPU-DT) Unit Kota Metro Lampung Tahun 2008 Terhadap. 6Husnul Hidayati, Implementasi Pengelolaan Zakat oleh Badan Amil Zakat Daerah Kota Metro di 2003, Mahasiswa Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam, Program Studi Ekonomi Syariah STAIN Jurai Siwo Metro, 2005.
Permasalahan dalam tesis ini adalah bagaimana peran zakat produktif yang dikelola oleh DPU-DT Unit Kota Metro Lampung tahun 2008 terhadap pengembangan usaha para pengusaha kecil. 8Haidir, Peran Dompet Zakat Produktif Peduli Umat Daarut Tauhid (DPU-DT) Unit Kota Metro Lampung Tahun 2008 Terhadap Pengembangan Usaha Kecil, Mahasiswa Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam, Program Studi Ekonomi Syariah STAIN Kereta Bawah Tanah Jurai Siwo, 2009.
LANDASAN TEORI
Pengertian Zakat
Pemanfaatan zakat agar muzakki dapat membantu mustahiq dan membantu tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pokok saja tetapi membantu mustahiq agar kelak menjadi muzakki. Zakat dalam bidang ekonomi dapat mencegah terjadinya penimbunan harta oleh sebagian orang sehingga harta tersebut tidak dapat dimanfaatkan dengan baik. Namun pada dasarnya zakat bahkan dapat menambah harta, yang dimaksud dengan menambah adalah dengan dikeluarkannya zakat, maka harta itu dapat menambah berkah, sekaligus jumlahnya, karena Allah akan membukakan rezeki bagi muzakki.
Landasan Hukum Zakat
Namun sejauh ini peneliti belum menemukan landasan hukum dari Al-Quran dan Hadits yang mensyaratkan suatu bentuk pendayagunaan, baik pendayagunaan zakat produktif maupun pendayagunaan zakat konsumtif. Teori hukum Islam menggambarkannya dalam menghadapi masalah yang detailnya tidak jelas dalam Al-Quran atau petunjuk yang ditinggalkan oleh Nabi Muhammad. Sumber sejarah hukum Islam terlihat bahwa ijtihad diakui sebagai sumber hukum setelah Al-Quran dan Al-Hadits.
16 Khusnul Huda, Fiqh Pengelolaan Zakat Produktif Sebagai Upaya Pengembangan Sumber Daya Mustahik, di eprints.walisongo.ac.id/81/1/KhusnulHuda_Tesis_Sinopsis.pdf diunduh tanggal 20 Mei 2016. Oleh karena itu, dalam pendayagunaan zakat tidak ada diperlukan landasan hukum untuk penggunaan zakat secara konsumtif, atau tidak ada landasan hukum yang mengharuskannya, untuk penggunaan zakat secara produktif. 18 Keputusan Menteri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 16 adalah Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia No. 581 Tahun 1999 tentang pelaksanaan Undang-Undang tentang pengelolaan zakat, pasal 28 ayat (2) bahwa: penggunaan penghasilan dari penghimpunan zakat. untuk bisnis manufaktur.
Berdasarkan landasan hukum zakat, pendayagunaan zakat secara produktif akan menjadi alternatif ekonomi yang lebih baik. 19Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 581 Tahun 1999 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Pengelolaan Zakat Pasal 28 ayat 2.
Mustahiq Zakat
Artinya: Sesungguhnya zakat itu hanya untuk orang-orang yang membutuhkan, orang-orang fakir, para pengurus zakat, para mu'allaf yang taat dengan hatinya, untuk (membebaskan) para tawanan, orang-orang yang terlilit hutang, untuk jalan Allah dan karena mereka sedang dalam perjalanan, sebagai keputusan wajib oleh Allah, dan Allah Maha Mengetahui, Maha Bijaksana. Tentang pendistribusian zakat, yaitu biaya menyantuni fakir miskin di panti sosial, panti asuhan dan lembaga permodalan fakir miskin, agar mereka bisa berbisnis secara produktif melalui pendayagunaan zakat. Adapun pendistribusian zakat yaitu biaya menyantuni fakir miskin di panti sosial, panti asuhan dan lembaga permodalan bagi fakir miskin agar mampu melakukan usaha secara produktif melalui pendayagunaan zakat.
Adapun pendistribusian zakat yaitu biaya administrasi dan staf badan atau organisasi amil serta segala kegiatan yang dilakukan oleh amil untuk meningkatkan kesadaran berzakat di seluruh lapisan masyarakat. Riqab adalah budak (budak) yang telah dijanjikan oleh majikannya bahwa dia dapat ditebus dengan uang dan dana zakat, yang digunakan untuk membebaskan petani, pedagang dan nelayan kecil dari eksploitasi rentenir dan pensiunan. Gharimin, yaitu orang yang memiliki hutang, sedangkan harta di luar hutang yang dimilikinya tidak memenuhi satu nishab sekalipun.
Adapun penyaluran zakat, yaitu dana yang digunakan untuk seseorang atau lembaga Islam yang bangkrut atau memiliki tanggungan hutang, sebagai melakukan kegiatan yang baik dan halal dari segi hukum. Adapun penyaluran zakat yaitu dana yang digunakan untuk segala keperluan ibadah, pendidikan, dakwah, penelitian, penerbitan buku, jurnal ilmiah.
Jenis-jenis Zakat
Pendayagunaan Zakat
- Penghimpunan Zakat
- Pengelolaan Zakat
- Pendistribusian Zakat
- Pendayagunaan Zakat
Badan Amil Zakat dalam melakukan kegiatan penghimpunan dana zakat, bagian penghimpunan dana zakat dapat menyelenggarakan berbagai jenis kegiatan. Ketika dilakukan kegiatan penghimpunan dana zakat maka yang dilakukan adalah kegiatan penghimpunan dana. Apabila dilakukan kegiatan penghimpunan dana zakat, maka hal yang dilakukan selain kegiatan penghimpunan dana dapat juga berupa kegiatan layanan donatur.
Kegiatan pelayanan donatur yang dapat dilakukan adalah kegiatan pengumpulan zakat melalui customer care (customer service). Sedangkan pengumpulan dana zakat dapat dilakukan melalui rekening bank, loket atau diambil langsung oleh Amil. Hal ini dimaksudkan agar pada saat pengumpulan dana zakat dapat memudahkan Muzakki menyalurkan dana zakatnya kepada Amil.
Sedangkan dalam pengelolaan dana zakat dapat dilakukan oleh Badan Amil Zakat yang mengetahui kegiatan yang berkaitan dengan operasional, investasi dan pembiayaan dalam pengelolaan dana zakat. Hal ini dimaksudkan agar dalam pengelolaan dana zakat dapat memudahkan para amil dalam mengelola dana zakat. Sedangkan penyaluran dana zakat dapat dilakukan oleh Badan Amil Zakat yang mengetahui bentuk-bentuk penyaluran dana zakat.
Hal ini dimaksudkan agar dalam pendistribusian dana zakat dapat memudahkan Amil dalam menyalurkan dana zakat kepada mustahiq yang tepat.
METODE PENELITIAN
Sumber Data
Sumber data primer adalah sumber pertama dimana data dihasilkan.”42 Menurut teori ini, yang dimaksud dengan sumber data primer adalah sumber data yang langsung diperoleh dari sumber utama (sumber aslinya). Sumber data primer dalam penelitian ini adalah subjek penelitian (informan) terkait pemanfaatan zakat di Masjid At-Taqwa Desa Campur Asri Kec. Berdasarkan hal tersebut maka sumber data primer dalam penelitian ini diarahkan kepada pengurus Badan Amil Zakat Masjid At-Taqwa Desa Campur Asri Kec.
Sumber data sekunder adalah sumber data kedua setelah sumber data primer.43 Berdasarkan pengertian tersebut, yang dimaksud dengan sumber data sekunder adalah sumber data yang diperoleh dan disarikan dari sumber data kedua. Sumber data sekunder adalah sumber data yang digunakan sebagai bahan penunjang suatu penelitian, dimana sumber data sekunder diperoleh dari berbagai sumber yang ada. Sumber data sekunder berupa dokumen berupa laporan, buku, jurnal, majalah, internet dan segala sesuatu yang berhubungan dengan penelitian.
Sumber data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini berupa buku-buku sebagai literatur utama atau pendukung, internet dan laporan penelitian yang relevan dengan penelitian. Buku-buku yang dijadikan literatur dalam penelitian ini adalah buku-buku tentang zakat, seperti buku Eri Sadewo berjudul Manajemen Zakat, dan buku M. Arif Mufraini berjudul Akuntansi dan Manajemen Zakat, serta buku-buku lain yang berkaitan dengan zakat.
Teknik Pengumpulan Data
Zainal Abidin, S.Ag selaku Bendahara Pengurus Badan Amil Zakat Masjid Et-Taqwa, Desa Campur Asri, Kec. Metode dokumenter adalah metode yang digunakan untuk menelusuri data historis.”46 Berdasarkan uraian tersebut, yang dimaksud dengan teknik pengumpulan data dokumenter adalah proses pemeriksaan data yang berkaitan dengan sumber dan cara memperoleh data. . untuk objek. belajar. Dokumen yang digunakan dalam penelitian ini disediakan oleh Masjid Et-Taqwa, Desa Campur Asri, Kec.
Teknik Penjamin Keabsahan Data
Triangulasi sebagai teknik pemeriksaan keabsahan data dengan menggunakan sesuatu selain data itu sendiri, untuk keperluan pengecekan data atau sebagai pembanding terhadap data tersebut. Berdasarkan hal tersebut maka teknik penjaminan keabsahan data adalah suatu cara yang digunakan untuk memastikan bahwa penelitian ini diperoleh dengan benar, dan keabsahan data yang diperoleh peneliti adalah untuk mengukur kepercayaan masyarakat terhadap pengumpulan data penelitian tersebut. Yang dimaksud dengan triangulasi sumber adalah triangulasi yang membandingkan informasi yang diperoleh melalui berbagai sumber, baik hasil wawancara maupun melalui dokumen.
Teknik Analisa Data
Kampung Campur Asri memiliki 3 masjid dan 7 mushola. Setelah menjadi Kecamatan Way Kanan, Masjid At-Taqwa mengalami perbaikan umum yang disetujui oleh Bupati Way Kanan yaitu Drs. Pengumpulan Harta Zakat dilakukan pada tanggal 1-15 Ramadhan, melalui Muzakki yang datang langsung ke Masjid At-Taqwa di Desa Campur Asri, Kec dengan membawa Zakat Fitrahnya.
Sembako dibagikan kepada seluruh masyarakat di Dusun I, baik kaya maupun kurang mampu, dan sembako lainnya dibagikan di Dusun II, Desa Campur Asri, Kec. Pendayagunaan zakat secara produktif tidak pernah dilaksanakan karena tujuan zakat di Masjid At-Taqwa, Desa Campur Asri, Kec. Way Kanan, khususnya Dusun I, kelompok muzakki memberikan zakat kepada Amil Zakat dan ada yang langsung memberikan zakat kepada Mustahiq.
70 Wawancara Mustahiq, Minggu, 10 Juli 2016 Pukul 16.00 WIB di Rumah Mustahiq, Desa Campur Asri, Kec. 71 Wawancara Muzakki, Sabtu 9 Juli 2016 Pukul 16.00 WIB di Rumah Muzakki Desa Campur Asri Kec. Metode Kanan menurut peneliti bahwa pendayagunaan zakat di Masjid Et-Taqwa di Desa Campur Asri Kec.
Selain itu, melihat cara muzakki membayar zakat, peneliti berpendapat bahwa masyarakat Desa Campur Asri Kec.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN