PENDAHULUAN
Latar Belakang
Rumusan Masalah
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
TINJAUAN PUSTAKA
Kerangka Teori
- Desentralisasi
- Pusat Pertanggungjawaban
Organisasi yang terdesentralisasi adalah organisasi di mana pengambilan keputusan tidak diserahkan kepada beberapa manajer puncak, tetapi didistribusikan ke seluruh organisasi dengan manajer di berbagai tingkatan membuat keputusan kunci terkait dengan tanggung jawab mereka. Menurut Thomas Sumarsan, pusat pertanggungjawaban dapat diartikan sebagai setiap unit kerja dalam organisasi yang dipimpin oleh seorang manajer yang bertanggung jawab atas kegiatan di unit kerjanya. Menurut Kautsar Riza Salman dan Mochammad Farid, pusat pertanggungjawaban adalah “Setiap unit kerja dalam organisasi dipimpin oleh seorang manajer yang bertanggung jawab atas kegiatan yang dilakukan oleh unit organisasi yang dipimpinnya”.
Divisi berguna untuk mencapai satu atau lebih tujuan yang perlu dicapai oleh perusahaan.
Pusat Pendapatan
Tujuan umum organisasi biasanya ditetapkan dalam proses perencanaan strategis yang dalam hal ini diasumsikan telah ditentukan sebelum dimulainya proses pengendalian manajemen. 8 Menurut Kautsar Riza Salman dan Mochammad Farid pusat pendapatan adalah pusat pertanggungjawaban yang diukur dalam satuan nilai moneter, sedangkan input tidak. Di pusat pendapatan, output (pendapatan) diukur dalam satuan moneter, tetapi tidak ada hubungan yang erat antara input (biaya) dan output.
Kinerja manajer pusat pendapatan diukur dari pendapatan yang diperoleh oleh pusat pertanggungjawaban dan tidak bertanggung jawab atas input (biaya) karena tidak dapat mempengaruhi penggunaan input.
Pusat Biaya
9 Pusat biaya adalah pusat pertanggungjawaban yang memiliki tanggung jawab tunggal untuk mengendalikan semua biaya yang timbul di dalam wilayah pusat pertanggungjawaban, tanpa dikaitkan dengan pendapatan yang diterima atau diperoleh. Merupakan pusat biaya yang sebagian besar biayanya berupa biaya rekayasa, yaitu biaya yang inputnya mempunyai hubungan yang nyata dan erat dengan outputnya. Merupakan pusat biaya yang sebagian besar biayanya berupa biaya kebijakan, yaitu biaya yang input dan outputnya tidak memiliki hubungan yang nyata dan erat.
Contoh pusat biaya kebijakan adalah departemen akuntansi, departemen sumber daya manusia, departemen sumber daya manusia, departemen penelitian dan pengembangan, dan departemen hubungan masyarakat.
Pusat Laba
11 Bagi perusahaan yang memasukkan laba sebagai salah satu tujuannya, pusat laba termotivasi untuk berpartisipasi dalam pencapaian tujuan perusahaan. Perlombaan ini muncul akibat adanya profit center dimana peran pimpinan profit center dalam mencapai tujuan perusahaan menjadi lebih jelas. Manajemen sering menjadi tidak sabar dan kehilangan minat karena manajemen berharap terlalu banyak dalam waktu singkat.
Kekuatan ini termasuk perubahan teknologi, tindakan pesaing, demografi ekonomi dan preferensi konsumen, perilaku sosial dan faktor politik.
Pusat Investasi
- Harga Transfer
Jadi, di pusat investasi, kinerja manajer dinilai berdasarkan keuntungan dan investasi yang diperlukan untuk menghasilkan keuntungan. Sedangkan output dari pusat investasi diukur sebagai pendapatan dan dibandingkan dengan pengeluaran sehingga diketahui keuntungannya kemudian dibandingkan dengan investasinya sehingga dapat diukur efektivitasnya. Analisis laba atas investasi atau return on investment (ROI) adalah teknik analisis keuangan komprehensif yang sering digunakan oleh para pemimpin bisnis untuk mengukur efektivitas.
Tingkat pengembalian investasi atau return on investment merupakan salah satu rasio profitabilitas yang berfungsi untuk mengukur kemampuan perusahaan dengan seluruh dana yang diinvestasikan dalam aktiva yang digunakan dalam operasi perusahaan untuk menghasilkan laba, sehingga rasio tingkat pengembalian investasi atau pengembalian investasi.
Definisi Harga Transfer
Tujuan Dan Situasi Ideal Penetuan Harga Transfer
Banyak perusahaan menetapkan harga transfer berdasarkan biaya variabel atau biaya penuh yang dibebankan oleh departemen penjualan. 26 Sistem harga transfer berdasarkan harga pasar menggunakan harga yang ditentukan oleh mekanisme pasar untuk penawaran dan permintaan. Saat menentukan harga transfer berdasarkan harga pasar, harga transfer dihitung berdasarkan metode minus pasar.
Dalam menentukan harga transfer berdasarkan harga pasar, harga transfer juga dapat dihitung dengan menggunakan harga pasar berdasarkan harga sendiri. Oleh karena itu, biaya penuh sebenarnya tidak baik bila digunakan sebagai dasar penetapan harga transfer. Berdasarkan kerangka di atas, diduga metode transfer pricing digunakan di PT Bumi Sarana Beton.
Harga transfer berbasis biaya adalah harga jual barang yang ditransfer antar divisi berdasarkan biaya penuh dari produk yang ditransfer. Transfer pricing berdasarkan harga pasar adalah dengan menggunakan harga yang ditentukan oleh mekanisme penawaran dan permintaan di pasar. Prosedur formal penetapan harga transfer yang dilakukan oleh PT Bumi Sarana Beton didasarkan pada perhitungan biaya selanjutnya atau next costing, yaitu rencana biaya produksi ditambah biaya tambahan sebesar 10% dibagi volume produksi (m3).
Salah satu alternatif metode yang disajikan adalah metode transfer pricing berdasarkan metode dua langkah (double). Penerapan metode transfer pricing yang diterapkan unit Lanjoboko PT Bumi Sarana Beton sudah cukup baik dengan menghitung harga pokok standar pekerjaan produk untuk menghitung harga transfer. Metode penentuan harga transfer berdasarkan biaya penuh (full costing) yang diterapkan unit Lanjoboko selama ini mengandung beberapa kelemahan.
Katakanlah PT Bumi Sarana Beton Lonjoboko sedang mempertimbangkan untuk memperkenalkan transfer pricing berdasarkan metode dua langkah.
Metode Penerapan Harga Transfer
Kerangka Pikir
Hipotesis
METODE PENELITIAN
Lokasi Penelitian
Ruang Lingkup Penelitian
Metode Pengumpulan Data
Metode wawancara adalah memperoleh informasi yang berkaitan dengan masalah dengan cara bertanya langsung kepada narasumber. Dokumentasi, yaitu pengumpulan data dengan membaca buku, mencatat dan menyalin dokumen yang ada dalam suatu perusahaan yang berkaitan dengan transfer pricing.
Sumber Dan Jenis Data
Dalam penulisan skripsi ini peneliti menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif yaitu menjelaskan dan memberikan gambaran tentang penggunaan metode transfer pricing di PT Bumi Sarana Beton. Harga transfer yang disepakati adalah harga transfer yang disepakati antara departemen penjualan dan pembelian. 50 Konsep transfer pricing dapat diterapkan pada PT Bumi Sarana Beton jika kita menganggap bahwa PT Bumi Sarana Beton telah memperkenalkan konsep bisnis yang mengacu pada konsep bisnis yang berlaku umum seperti yang berlaku pada perusahaan swasta lainnya.
Dalam penentuan harga transfer berdasarkan biaya, maka harga transfer ditentukan oleh bagian penjualan yang memproduksi barang atau jasa, dalam hal ini bagian penjualan adalah unit cabang Lanjoboko dari PT Bumi Sarana Beton Kalla Mix. Sebagaimana telah dijelaskan, penentuan harga transfer dari satu unit ke unit lain ditentukan atas dasar biaya penuh (full costing), yaitu cara penentuan harga pokok produksi yang membebankan seluruh biaya produksi baik tetap maupun variabel ke produk atau seluruh biaya pembuatan bahan baku ditambah kenaikan harga (surcharge) sebagaimana tercantum dalam RKAP unit. Penerapan metode transfer pricing yang digunakan oleh unit Lanjoboko PT Bumi Sarana Beton sudah cukup baik dengan mempertimbangkan standar biaya tenaga kerja produk untuk menghitung harga transfer.
Sebagai bahan pertimbangan Anda, beberapa keuntungan transfer pricing berdasarkan metode dua langkah (double) akan dijelaskan di bawah ini, yaitu. Berbagai komponen biaya berubah secara berkala, sehingga perlu dilakukan penyesuaian harga transfer yang telah ditetapkan. Berdasarkan uraian di atas, tampaknya pendapatan transfer pricing dapat diterapkan pada unit Lanjoboko berdasarkan metode dua langkah (double).
Dalam praktiknya, penggunaan metode dua langkah sebagai dasar penentuan harga transfer jarang menimbulkan konflik di antara pihak-pihak yang terlibat. Metode penentuan harga transfer yang digunakan oleh PT Bumi Sarana Beton unit Lanjoboko adalah berdasarkan harga perolehan setelah semua direksi dan manajer yang terlibat melakukan dialog mengenai syarat dan besaran harga transfer. Harga transfer dari satu unit ke unit lain ditentukan berdasarkan biaya atau cost price, yaitu rencana biaya produksi ditambah biaya tambahan 10%.
65 yaitu harga transfer berdasarkan total biaya dan markup 10% tidak memenuhi kriteria ekuivalen.
Metode Analisa Data
Devinisi Operasional
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Gambaran Umum Perusahaan
- Sejarah Singkat PT.Bumi Sarana Beton
- Visi dan Misi PT.Bumi Sarana Beton
- Struktur Organisasi PT.Bumi Sarana Beton
Analisis Data dan Pembahasan
- Metode Penetapan Harga Transfer Dalam Perusahaan
- Prosedur Penetapan Harga Transfer
- Evaluasi Penerapan Harga Transfer
49 transaksi dilakukan oleh PT Bumi Sarana Beton unit Lanjoboko dengan unit usaha Kalla Mix atau Ready Mix. PT Bumi Sarana Beton Unit Lanjoboko merupakan unit usaha yang memasok bahan baku (agregat) yang berlokasi di Desa Lanjoboko, Kec. Seperti yang sudah dijelaskan, PT Bumi Sarana Beton Unit Lanjoboko memiliki hubungan transaksional dengan unit bisnis Kalla Mix.
Konsep harga transfer diterapkan ketika unit bisnis dalam perusahaan harus berbagi tanggung jawab atas keuntungan atau tingkat pengembalian modal yang diinvestasikan dalam unit bisnis tersebut. Harga transfer diterapkan pada transaksi antar unit dengan tujuan agar setiap unit dapat bertindak sebagai sub unit usaha yang membeli atau menjual bahan baku pembuatan beton dan menggunakan harga transfer sebagai sinyal pengambilan keputusan untuk menunjukkan kinerja keuangan dan sekaligus. kinerja operasional. perusahaan. Harga pengalihan dari satu unit ke unit lainnya ditentukan berdasarkan cost price atau harga pokok, yaitu biaya produksi yang direncanakan ditambah markup 10% dibagi volume produksi (m3) seperti yang tercantum dalam RKAP unit tersebut.
Mengingat kelemahan-kelemahan tersebut di atas, maka untuk memperbaiki dan menyempurnakan sistem pungutan khususnya dalam penetapan harga transfer di unit Lanjoboko, perlu dilakukan perbaikan penerapan konsep atau rumusan harga transfer di Lanjoboko - satuan. Namun, sebelum kita mempertimbangkan untuk menerapkan metode transfer pricing berdasarkan metode dua langkah, terlebih dahulu kita harus mempertimbangkan kondisi yang ada di perusahaan yang mendukung penerapan metode ini. Harga transfer dipengaruhi oleh komponen biaya yang fluktuatif, seperti harga BBM dan nilai tukar mata uang asing.
62 Jika perusahaan memenuhi persyaratan di atas dan kemudian memutuskan untuk menentukan harga transfer berdasarkan metode dua langkah, langkah selanjutnya adalah mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan metode ini. Namun jika perusahaan tetap menginginkan metode transfer pricing berdasarkan harga pokok atau harga pokok, perhitungan transfer pricing yang dilakukan oleh unit Lanjoboko yaitu PT Bumi Sarana Beton cukup baik dengan menghitung harga pokok standar pekerjaan produk untuk menghitung harga transfer. , tetapi pertama-tama harus ada negosiasi yang hati-hati dengan departemen pembelian tentang biaya yang masuk akal dan dapat diterima sebagai dasar untuk menghitung harga transfer, sehingga harga transfer yang berlaku cukup adil untuk kedua departemen.
KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
Biaya produksi suatu unit dihitung sedemikian rupa sehingga pembayaran biaya tetap yang diterima unit tersebut dapat menutupi biaya pengembalian modal (capital recovery) dan biaya tetap operasi dan pemeliharaan, sedangkan biaya non produksi ditentukan. sama dengan biaya variabel untuk memproduksi satu unit beton yang terdiri dari komponen biaya administrasi dan umum serta pemasaran dan penjualan. Jika dilakukan transfer internal, maka divisi Lanjoboko memiliki margin kontribusi yang lebih kecil dari unit Kalla Mix, maka seluruh biaya divisi penjualan akan dikontrol atau disetujui oleh divisi terkait sehingga ada biaya yang akan ditolak oleh divisi pembelian sebagai biaya. tidak efisien. dan sulit untuk menentukan laba atau ROI yang wajar untuk divisi penjualan.
Saran
Diharapkan masalah informasi biaya di PT Bumi Sarana Unit Beton dapat dipelajari bersama lebih mendalam untuk mencapai keselarasan definisi antara fungsi akuntansi dan fungsi operasional.
Skema pusat pendapatan
Skema pusat biaya
Skema Pusat Laba
Skema Pusat Investasi
Skema Kerangka Pikir
Struktur Organisasi PT.Bumi Sarana Beton