PENDAHULUAN
Latar Belakang Masalah
Oleh karena itu, Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading menerapkan metode Nubdzatul Bayan dalam pengajaran kitab kuning. Hubungan penerapan metode Nubdzatul Bayan dalam pengajaran kitab kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading Bangsalsari Jember dan PAI jika dilihat dari sudut pandang ini.
Fokus Penelitian
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
Kami berharap penelitian ini dapat memberikan kontribusi baru yang bermanfaat dan menjadi inovasi ilmiah mengenai penerapan metode Nubdzatul Bayan dalam pengajaran kitab kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading Bangsalsari Jember. Diharapkan penelitian ini dapat memberikan informasi terkini kepada masyarakat dan kesadaran masyarakat tentang penerapan metode Nubdzatul Bayan dalam pengajaran kitab kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading Bangsalsari Jember.
Definisi Istilah
Pembelajaran kitab kuning merupakan satu proses pengajaran dan pembelajaran yang bertujuan untuk memberi kefahaman dari segi pembacaan, menterjemah dan pemahaman kitab kuning yang isi kandungannya menerangkan ilmu agama yang dicetak dalam beberapa buah buku yang umumnya menggunakan kertas.kuning. Jadi, penerapan metode Nubdzatul Bayan dalam pembelajaran kitab kuning merupakan kegiatan proses pembelajaran yang memuat ilmu nahwu dan alat shorof untuk memberi makna kepada para santri dari segi membaca, menterjemah dan memahami kitab kuning sebagai hak dan betul. .
Sistematika Pembahasan
Penerapan Metode Nubdzatul Bayan Dalam Pembelajaran Kitab Kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading Bangsalsari Jember. Penerapan Metode Nubdzatul Bayan Dalam Pembelajaran Kitab Kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading Bangsalsari Jember.
KAJIAN KEPUSTAKAAN
Penelitian Terdahulu
Bedanya, penelitian sebelumnya menekankan pada pengajaran kitab kuning dalam meningkatkan pemahaman membaca kitab kuning, sedangkan penelitian ini menekankan metode Nubdzatul Bayan dalam pengajaran kitab kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading Bangsalsari Jember. Penelitian sebelumnya menekankan pada percepatan membaca kitab kuning Fathul Qorib, sedangkan penelitian ini menekankan pada metode Nubdzatul Bayan dalam pengajaran kitab kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading.
Kajian Teori
Penerapan metode Nubdzatul Bayan untuk pengajaran kitab kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading Bangsalsari Jember. Proses pembelajaran metode Nubdzatul Bayan dalam pengajaran kitab kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading Bangsalsari Jember.
METODE PENELITIAN
Pendekatan dan Jenis Penelitian
Penelitian kualitatif merupakan metode penelitian yang berlandaskan postpositivisme 64 Dalam penggunaannya, metode penelitian kualitatif digunakan untuk menyelidiki kondisi alam suatu objek. Jenis penelitian deskriptif adalah penelitian yang hasil datanya berupa kata-kata, gambar dan bukan angka-angka. Data tersebut dapat berasal dari transkrip wawancara, catatan lapangan, foto, dokumen pribadi, catatan atau memo dan dokumen resmi lainnya. 65 Oleh karena itu, jenis penelitian deskriptif kualitatif ini memuat kutipan data untuk memberikan gambaran mengenai penyajian laporan.
Lokasi Penelitian
Nubdzatul Bayan dalam pengajaran kitab kuning agar santri cepat membaca kitab kuning dalam satu tahun, metode ini jarang dilakukan di pesantren lain di wilayah Jember. Subyek penelitian ini menggunakan tujuan yaitu memperoleh informan dengan pertimbangan tertentu, memilih orang-orang yang dianggap lebih mengetahui data penelitian yang diinginkan. 66 Penggunaan teknik purposive sampling bertujuan untuk memperoleh beberapa responden informan yang berkaitan dengan permasalahan. untuk diteliti. Proses belajar mengajar penerapan metode Nubdzatul Bayan dalam pengajaran kitab kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading Bangsalsari Jember.
Faktor pendukung dan penghambat penerapan metode Nubdzatul Bayan dalam pembelajaran kitab kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading Bangsalsari Jember. Wawancara dapat dilakukan secara langsung maupun tidak langsung oleh perantara untuk memperoleh data.68. Faktor pendukung dan penghambat metode Nubdzatul Bayan dalam pembelajaran kitab kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading Bangsalsari Jember.
Foto terkait penerapan metode Nubdzatul Bayan dalam pembelajaran kitab kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading Bangsalsari Jember.
Analisis Data
Dalam penelitian kualitatif, data dikumpulkan dengan menggunakan observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi atau gabungan ketiganya (triangulasi). 72 Pengumpulan datanya memakan waktu berhari-hari, mungkin berbulan-bulan, sehingga banyak data yang terkumpul. Pada tahap awal, peneliti melakukan eksplorasi umum terhadap situasi sosial/objek yang diselidiki, segala sesuatu yang dilihat dan didengar dicatat. Reduksi cenderung memilah lalu memilih, sedangkan kondensasi menyesuaikan seluruh data yang ditangkap tanpa harus memilah (mereduksi) data tersebut.
Pada tahap ini dilakukan evaluasi terhadap data yang terkumpul, terutama yang berkaitan dengan kualitas dan kecukupan data. Dalam penelitian kualitatif, penyajian data dapat dilakukan dalam bentuk uraian singkat, grafik, hubungan antar kategori, diagram alir dan sejenisnya. 74 Yang paling sering digunakan untuk menyajikan data dalam penelitian kualitatif adalah teks deskriptif. Kesimpulan awal yang diambil masih bersifat tentatif, dan akan berubah apabila tidak ditemukan bukti-bukti pendukung yang kuat pada tahap pengumpulan data selanjutnya.
Tetapi jika kesimpulan yang dikemukakan pada peringkat awal disokong oleh bukti yang sah dan konsisten apabila penyelidik kembali ke lapangan untuk mengumpul data, maka kesimpulan yang dikemukakan adalah kesimpulan yang boleh dipercayai.
Keabsahan Data
Dari kesimpulan tersebut, peneliti menemukan temuan yang belum pernah diteliti sebelumnya. Seperti temuan berupa deskripsi atau gambar terhadap objek yang tadinya tidak jelas menjadi jelas setelah dilakukan penelitian. Triangulasi sumber untuk memverifikasi kredibilitas data dilakukan dengan cara memverifikasi data yang diperoleh melalui beberapa sumber.76 Misalnya saja untuk mengetahui data tentang metode Nubdzatul Bayan dalam pembelajaran kitab kuning, peneliti melakukan wawancara dengan pengurus kitab kuning. Nubdzatul Bayan maktab, kemudian dikroscek dengan hasil wawancara dengan Ustad dan Ustadzah, serta santri.
Ketiga data tersebut kemudian dideskripsikan dan dikategorikan, mana pandangan yang sama, mana pandangan yang berbeda. Triangulasi teknis dilakukan dengan cara memeriksa data dari sumber yang sama dengan teknik yang berbeda. Data yang diperoleh melalui wawancara kemudian diperiksa kembali dengan menggunakan observasi dan dokumentasi. 77 Contoh data uji terkait penerapan metode Nubdzatul Bayan dilakukan dengan menggunakan.
Tahap-tahap Penelitian
Faktor Pendukung Metode Nubdzatul Bayan dalam Pengajaran Kitab Kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading Bangsalsari Jember. Faktor Penghambat Metode Nubdzatul Bayan dalam Pengajaran Kitab Kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading Bangsalsari Jember. Kegiatan penerapan metode Nubdzatul Bayan dalam pengajaran kitab kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading Bangsalsari Jember.
Faktor penghambat penerapan metode Nubdzatul Bayan dalam pembelajaran kitab kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading Bangsalsari Jember. Bagaimana penerapan metode Nubdzatul Bayan pada pembelajaran kitab kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading Bangsalsari Jember. Bagaimana proses pembelajaran metode Nubdzatul Bayan pembelajaran kitab kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading Bangsalsari Jember.
Bagaimana sejarah metode Nubdzatul Bayan dalam pembelajaran kitab kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading Bangsalsari Jember.
PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS
Gambaran Objek Penelitian
Sejarah Singkat Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading yang terletak di Desa Langkap, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, didirikan oleh RKH. Pada tahun 1920 Masehi Pondok Pesantren Bustanul Ulum didirikan terletak di Desa Langkap, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Provinsi Jawa Timur. Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading, seperti halnya pondok pesantren lainnya, menempatkan Kyai pada posisi sentral dalam pengelolaan pondok pesantren.
Awal mula Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading Langkap Kecamatan Bangsalsari Kabupaten Jember mendirikan metode Nubdzatul Bayan yang dimulai dari dua ustad bernama Ustad Sholeh Ali Wafa dan Ustad Muhammad Mubassir. Sepulang dari pelatihan, Ustad Sholeh Ali Wafa dan Ustad Muhammad Mubassir langsung mempraktekkan sistem pendidikan metode Nubdzatul Bayan bersama santri Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading. Daftar Nama Ustadzah Nubdzatul Bayan Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading Bangsalsari Jember.82 No. Nama Ustadzah Jabatan.
Kegiatan belajar mengajar di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading akan berjalan maksimal apabila didukung dengan beberapa sarana dan prasarana yang memadai.
Penyajian Data dan Analisis
Apa saja faktor pendukung dan penghambat penerapan metode Nubdzatul Bayan dalam pembelajaran kitab kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading Bangsalsari Jember. Faktor Pendukung Penggunaan Metode Nubdzatul Bayan dalam Pembelajaran Kitab Kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading Bangsalsari Jember. Bagaimana langkah-langkah metode Nubdzatul Bayan dalam pembelajaran kitab kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading Bangsalsari Jember.
Kapan dibuka pendaftaran untuk mengikuti pendidikan Nubdzatul Bayan pada kajian kitab kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading Bangsalsari Jember. Apa saja faktor pendukung penerapan metode Nubdzatul Bayan dalam pembelajaran kitab kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading Bangsalsari Jember. Apa faktor penghambat penerapan metode Nubdzatul Bayan dalam pembelajaran kitab kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading Bangsalsari Jember?
Metode apa yang digunakan dalam proses pembelajaran metode Nubdzatul Bayan pembelajaran kitab kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading Bangsalsari Jember. Apa saja faktor pendukung penerapan metode Nubdzatul Bayan dalam pembelajaran kitab kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading Bangsalsari Jember. Apa saja faktor penghambat penerapan metode Nubdzatul Bayan dalam pembelajaran kitab kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading Bangsalsari Jember.
Pembahasan dan Temuan
PENUTUP
Kesimpulan
Penggunaan Metode Nubdzatul Bayan dalam Pembelajaran Kitab Kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading Bangsalsara Jember melakukan proses pembelajaran tatap muka sebanyak 4 kali sehari dengan menggunakan metode pengajaran yang berbeda yaitu metode sorogan, ceramah, tanya jawab, demonstrasi, latihan, tugas dan hafalan dan hafalan.
Saran-saran
Metode Pembelajaran Nubdzatul Bayan Untuk Meningkatkan Akselerasi Membaca Kitab Kuning Fathul Qorib di Madrasah Tsanawiyah Darul Lughah Wal Karomah Sidomukti Kraksaan Probolinggo Tahun Pelajaran 2016/2017. Penerapan Pembelajaran Metode Amsilati untuk Meningkatkan Keterampilan Santri Penguasaan Kitab Kuning di Pondok Pesantren Fathul Ulum Desa Klatakan Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember Tahun Pelajaran 2013/2014. Wawancara dengan ustadzah Hikmatul Hasanah tentang perbedaan metode mempelajari Kitab Kuning.
Wawancara dengan Ustadzah Nur Kholisah tentang proses pembelajaran metode Nubdzatul Bayan dalam mempelajari kitab kuning. Wawancara dengan Najmul Laili selaku santri tentang penerapan metode Nubdzatul Bayan dalam pembelajaran Kitab Kuning serta faktor pendukung dan. Wawancara dengan Nafiatuz Zahro selaku santri tentang proses pembelajaran metode Nubdzatul Bayan dalam mempelajari kitab kuning.
Dengan ini saya menyatakan bahwa isi skripsi yang berjudul “Penggunaan Metode Nubdzatul Bayan dalam Pembelajaran Kitab Kuning di Pondok Pesantren Bustanul Ulum Bulugading Bangsalsari Jember” adalah hasil penelitian/karya saya sendiri kecuali sebagian yang dirujuk sumbernya. .