PENDAHULUAN
Latar Belakang
Rumusan Masalah
Tujuan penulisan
Manfaat Penelitian
TINJAUAN PUSTAKA
- Penelitian Terdahulu
- Teori Pengelolaan
- Konsep Smart City
- Teori Elektronik Government
- Terminal Parkir Elektronik
- Pendapatan Asli Daerah
- Kerangka Pikir
- Definisi operasional variabel
- Hipotesis
Hasil penelitian menunjukkan bahwa program terminal parkir elektronik masih kurang efektif dan kontribusinya terhadap PAD di Kota Bandung masih sangat kurang. Efektivitas program terminal parkir elektronik (TPE) di DKI Jakarta (studi kasus Jalan H. berlaku.
Pembayaran biaya parkir melalui Terminal Parkir Elektronik hanya dapat dilakukan dengan kartu uang elektronik atau e-money. Program Sistem Terminal Parkir Elektronik (TPE) merupakan program besar untuk meningkatkan pelayanan publik yang lebih modern dan mendorong pendapatan asli daerah (PAD) melalui PD Parkir Makassar Raya. Kebijakan manajemen parkir dalam realisasi manajemen yang baik dapat membuat perubahan baru dengan keberadaan terminal parkir elektronik sebagai inovasi dalam program layanan parkir.
Agar tercapainya pelaksanaan yang maksimal dan pelayanan pembangunan dapat terwujud, maka setiap daerah harus kreatif dan mampu mendorong terminal parkir elektronik sebagai program pelayanan parkir berbasis teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan mencegah kebocoran penerimaan asli daerah. Ho : Tidak terdapat pengaruh pengelolaan Terminal Parkir Elektronik terhadap pendapatan daerah Kota Makassar.
METODE PENELITIAN
- Waktu dan tempat Penelitian
- Jenis dan Tipe Penelitian
- Populasi dan sampel
- Teknik Pengumpulan data
- Teknik Analisis Data
- Teknik pengabsahan Data
Penelitian ini tentang dampak pengelolaan elektronik terminal parkir terhadap pendapatan asli daerah (PAD) di kota Makassar. Berdasarkan hasil survei di Kota Makassar sebesar 82,29% yang menunjukkan bahwa pelaksanaan program inovasi terminal parkir elektronik yang dikeluarkan oleh PD Parkir Makassar Raya berada pada kategori sangat setuju (SS). Berdasarkan hasil survei di Kota Makassar sebesar 84,62% menunjukkan bahwa pendapatan daerah dari sektor parkir dengan program terminal parkir elektronik yang dikeluarkan oleh PD Parkir Makassar Raya memilih kategori sangat setuju (SS).
Untuk mengetahui pengaruh pengelolaan terminal parkir elektronik terhadap penerimaan pendapatan asli daerah dapat dianalisis dengan menggunakan regresi sederhana. Hal ini dilakukan untuk menganalisis antara satu variabel bebas yaitu pengelolaan terminal parkir elektronik (X) dan variabel terikat yaitu penerimaan pendapatan utama daerah (Y) di kota Makassar. Artinya pengelolaan terminal parkir elektronik berpengaruh signifikan terhadap penerimaan pendapatan asli daerah Kota Makassar.
Pengelolaan penerapan program terminal parkir elektronik berpengaruh positif terhadap pendapatan asli daerah Kota Makassar dengan. Dengan dibangunnya program terminal parkir elektronik di kota Makassar, maka kemacetan dapat dicegah dengan lebih baik.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Deskripsi lokasi penelitian
- Gambaran umum lokasi penelitian
- Profil dan Sejarah singkat PD Parkir Raya Makassar
- Tujuan PD Parkir
- Nilai dan sasaran PD Parkir Makassar Raya
- Stuktur Organisasi
Pada tahun 1971 hingga 1999, Kota Makassar resmi bernama Ujung Pandang yang juga dikenal sebagai kotamadya dan ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan. Kota Makassar mempunyai posisi yang strategis karena berada pada persimpangan jalur lalu lintas dari selatan dan utara di Provinsi Sulawesi Selatan dari wilayah barat ke wilayah timur Indonesia dan wilayah utara hingga wilayah selatan Indonesia. Secara geografis wilayah Kota Makassar berada pada koordinat 199o Bujur Timur dan 5,8° Lintang Selatan, serta ketinggiannya bervariasi antara 1 hingga 25 meter di atas permukaan laut.
Kota ini tergolong salah satu kota terbesar di Indonesia dilihat dari perkembangannya, secara demografis, dengan berbagai suku bangsa yang tinggal di kota ini. Suku bangsa yang jumlahnya cukup banyak di kota Makassar adalah suku Makassar, Bugis, Toraja, Mandar, Buton, Jawa, dan Tionghoa. Perusahaan Daerah (PD) Parkir Kota Makassar didirikan pada tahun 1999 berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Daerah Tingkat II (DATI) II Ujung Pandang No. 5 Tahun 1999, tentang : Pendirian Perusahaan Daerah Parkir Makassar Raya Kotamadya Daerah Tingkat II Ujung Pandang (Lembaran Daerah DATI II Kotamadya Ujung Pandang Nomor 19 Tahun 1999 Seri D Nomor 6, kemudian diubah dengan Peraturan Daerah Kota Makassar Nomor 16 Tahun 2006).
Sebelum dibukanya PD Parkir Makassar Raya, parkir di Kota Makassar dikelola oleh Badan Penyelenggara Parkir (BPP) di bawah struktur organisasi satuan penindakan tetap Dinas Lalu Lintas Jalan. Pemerintah Kota Makassar telah mengusulkan pendirian perusahaan parkir daerah yaitu PD Parkir Makassar Raya di pangkalan kepada DPRD Kota Makassar. Selain itu, kegiatan parkir di Kota Makassar juga menjadi salah satu hal yang dapat menunjang pendapatan asli daerah (PAD) Kota Makassar, kami berharap dengan hadirnya PD Parkir Makassar Raya dapat mendukung pelaksanaan otonomi daerah dan dapat juga meningkatkan PAD Kota Makassar.
PD Parkir Makassar Raya disahkan pada tanggal 23 Agustus 1999, sesuai dengan perkembangan kondisi dan kebutuhan di daerah, berdasarkan Surat Keputusan Walikota Makassar No. 7040 Tahun 1999, susunan organisasi PD Parkir Kota Makassar diubah, masing-masing terdiri dari 3 orang direktur. , 4 kepala bagian dan 12 manajer bagian. PD Parkir Makassar Raya sebagai salah satu unit usaha di lingkungan Pemerintah Kota Makassar merupakan wujud dan perpanjangan tangan pemerintah kota dalam pengelolaan bidang parkir, untuk itu perusahaan telah merumuskan visi dan misi sebagai berikut. Meningkatkan dan mengembangkan fungsi satuan parkir tepi jalan (SRP) sepanjang tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
Dalam menjalankan tugas, tanggung jawab dan fungsinya sebagai perusahaan daerah, PD Parkir Makassar Raya senantiasa berpegang teguh pada prinsip dan nilai budaya perusahaan dengan berpegang teguh pada motto yang dimilikinya.
Gambaran Umum Responden
- Berdasarkan Jenis Kelamin
- Berdasarkan Usia
- Berdasarkan Tingkat Pendidikan
41 Lokasi yang dilaksanakan oleh PD Parkir Raya Makassar ditunjukkan pada tabel 3 sebagai berikut. Responden dalam penelitian ini adalah staf dan pramugari yang bekerja di PD Parkir Makassar Raya. Pada tabel di atas terlihat 100% atau 175 responden terdiri dari 140 laki-laki dan 35 perempuan.
Usia pegawai PD Parkir Makassar Raya dan Jukir di Kota Makassar berbeda-beda, terlihat pada tabel di bawah ini. Sehingga hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok usia 36 – 40 tahun lebih dominan karena PD Parkir Makassar Raya membutuhkan tenaga berpengalaman yang berpengetahuan dan ahli untuk meningkatkan pelayanan. Berdasarkan tabel di atas dapat disimpulkan bahwa jenjang pendidikan perguruan tinggi lebih banyak dibandingkan jenjang SMA/SMK dan magister.
Pada jenjang sarjana berjumlah 106 orang atau (60,57%) sedangkan pegawai yang bergelar magister sebanyak 6 orang atau (3,43%) karena Kantor PD Parkir Makassar Raya membutuhkan lebih banyak pegawai yang bergelar sarjana karena dianggap lebih berpengetahuan. untuk meningkatkan manajemen parkir.
Hasil Penelitian
- Pengelolaan Terminal Parkir Elektronik (Variabel X)
- Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Variabel Y
- Pengaruh Terminal Parkir Elektronik Terhadap Peningkatan Pendapatan
Berdasarkan tabel diatas indikator realisasi terminal parkir elektronik dengan 3 poin pertanyaan diperoleh rata-rata penilaian dari 175 responden sebesar 41,33% yang memilih kategori Sangat Setuju (SS) yaitu sebesar 50,47%. Inovasi terkini terminal parkir elektronik berpotensi meningkatkan dan mengoptimalkan pendapatan daerah. Berdasarkan hasil penelitian di Kota Makassar sebesar 79,81% yang menunjukkan bahwa indikator optimalisasi sistem pelayanan parkir dengan program terminal parkir elektronik berada pada kategori setuju.
Berdasarkan hasil survei di Kota Makassar sebesar 83,66% yang menunjukkan bahwa indikator peningkatan sistem pelayanan parkir dengan program terminal parkir elektronik berada pada kategori “baik”. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan program terminal parkir elektronik berjalan dengan baik dan mengalami peningkatan di kota Makassar. Berdasarkan hasil survei di Kota Makassar sebesar 84,61% menunjukkan bahwa indikator pengaturan kawasan sistem pelayanan parkir dengan program terminal parkir elektronik masuk dalam kategori “kesepakatan”.
Berdasarkan hasil penelitian di Kota Makassar sebesar 83,14% yang menunjukkan bahwa indikator pengembangan kerjasama sistem pelayanan parkir dengan program terminal parkir elektronik berada pada kategori sangat setuju. Hal ini menunjukkan bahwa dalam pengembangan kerjasama, program terminal parkir elektronik dapat mengurangi pengangguran di kota Makassar, dengan cara. Berdasarkan hasil penelitian di Kota Makassar sebesar 84,2% yang menunjukkan bahwa indikator peningkatan pendapatan dan pendapatan dengan sistem pelayanan parkir dengan program terminal parkir elektronik berada pada kategori sangat setuju (SS).
Berdasarkan hasil penelitian di Kota Makassar sebesar 84,25% yang menunjukkan bahwa indikator penghematan sebagai wujud sistem pelayanan parkir dengan program terminal parkir elektronik berada pada kategori sangat setuju (SS). Berdasarkan hasil penelitian di Kota Makassar sebesar 85,37% yang menunjukkan bahwa indikator peluang kerja pada sistem pengelolaan pelayanan parkir dengan program terminal parkir elektronik berada pada kategori sangat setuju (STS).
PENUTUP
Kesimpulan
Berdasarkan penelitian mengenai pengaruh pengelolaan terminal parkir elektronik terhadap pendapatan asli daerah di Kota Makassar dapat disimpulkan bahwa PD Parkir Makassar Raya sebagai perusahaan daerah yang mengelola tempat parkir pinggir jalan umum tidak melakukan kerjasama dengan pihak ketiga seperti pusat perbelanjaan dan pekarangan hotel. dan rumah, sakit. Oleh karena itu, dalam pembayaran retribusi parkir, pihak langsung mentransfernya ke Dispenda, dimana pendapatannya berupa pajak parkir, sedangkan retribusi parkir yang dikelola PD Parkir mentransfer 55% keuntungannya ke Dispenda. Pengumpul akan mengambilnya di lokasi mana pun dan mengirimkannya ke kantor pada pagi hari. Nominal pendapatan PD Parkir Makassar Raya berbeda-beda di setiap lokasi tergantung potensi lahan parkir yang dimilikinya. Hal ini kita lihat dari seluruh kegiatan dalam penerapan manajemen dapat berjalan dengan lancar.
Salah satu upaya untuk meningkatkan pendapatan asli daerah Kota Makassar adalah melalui pelayanan parkir dengan menerapkan program terminal parkir elektronik yang dapat meningkatkan kontribusi pelayanan parkir terhadap perekonomian daerah. Lalu ada 7,6% yang tidak terdampak akibat kebijakan lain yang dikeluarkan pemerintah terhadap pendapatan asli daerah Kota Makassar.
Saran
Pengaruh pendapatan asli daerah, dana alokasi umum dan jumlah penduduk terhadap belanja daerah kabupaten/kota di provinsi Jambi. Analisis Potensi dan Efektivitas Pemungutan Pajak Parkir di Kabupaten Minahasa Utara. Analisis Implementasi Kebijakan Terminal Parkir Elektronik di Kota Bandung Analisis Implementasi Kebijakan Terminal Parkir Elektronik di Kota Bandung Indonesia Jawa Barat Wiwik Sisto Widayat dan Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung.
Saya mohon kesediaan staf PD Parkir Raya Makassar dan juru parkir untuk mengisi kuesioner penelitian ini. Terima kasih atas kesediaan anda meluangkan waktu untuk mengisi kuesioner ini. Terciptanya PD Parkir Tol Makassar yang mampu memberikan pelayanan parkir kepada masyarakat secara optimal dan memuaskan 2.
PD Parkir dan pengendara saling bersinergi membentuk sistem parkir yang menunjang kelancaran arus lalu lintas 15. Salah satu unit usaha pemerintah sebagai wujud dan perpanjangan tangan dalam pengelolaan sektor parkir.