• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengantar PLC (Pengontrol Logika yang Dapat Diprogram) untuk Otomatisasi Industri

N/A
N/A
Fahriza Mayrullah

Academic year: 2024

Membagikan "Pengantar PLC (Pengontrol Logika yang Dapat Diprogram) untuk Otomatisasi Industri"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

Introduction to PLC

Industrial Automation

• Automation is the use of control systems such as computers to control industrial machinery and processes, reducing the need for human intervention (from Wikipedia)

1

(2)

1 - 3

Why Industrial Automation ?

Industrial Automation Hierarchy

Operation Enterprise

Control

Device

3

(3)

1 - 5

PLC

• Programmable Logic Controller

• Merupakan “komputer khusus” untuk aplikasi di industri, digunakan untuk memonitor & mengontrol proses industri untuk menggantikan hard-wired control (rangkaian relay / kontaktor) dan memiliki bahasa pemrograman sendiri.

• Diperkenalkan pertama kali pada 1969 oleh

Richard E. Morley yang merupakan pendiri Modicon (sekarang Schneider Electric)

PLC

• Divais ini:

–Berbasis komputer –Standard industri

–Menggantikan divais elektro-mekanik dan rangkaian konvensional yang mengontrol mesin-mesin proses dan peralatan-peralatan.

• Pemrograman

–Dahulu : memerlukan alat pemograman khusus untuk setiap vendor –Sekarang : PC dengan software khusus

5

(4)

1 - 7

PLC

Input Unit pada PLC

• Mendeteksi ketika sinyal diterima dari sensor.

• Mengkonversi sinyal input menjadi level tegangan yang bisa diterima Processor.

• Mengisolasi PLC dari fluktuasi tegangan atau arus sinyal input.

• Mengirim sinyal ke indikator input PLC sehingga bisa diketahui input mana yang sedang menerima sinyal.

Unit input Vcc PLC

7

(5)

1 - 9

Output Unit pada PLC

• Output unit pada PLC juga berfungsi sebagai interface terhadap peralatan luar.

• Output PLC bertindak sebagai switch terhadap power supply untuk mengoperasikan peralatan output (misal : pilot lamp, relay, dll)

• Komponen yang biasa dipakai PLC sebagai bagian output unit adalah Relay untuk beban AC/DC, TRIAC untuk AC saja, dan Transistor untuk DC saja.

Contoh Aplikasi PLC

• Semen : Packing, Mill, Kiln

• Food : Process, Bottling, Conveyor, Packing

• Farmasi : Packing, Sterilization Process

• Oil and Gas : Pump, Process

• Mining : Conveyor, Crane

• Petrochemical : Tank Monitoring

• Otomotif : Robot, Conveyor, Inspection, Moulding

• Textile : Jet Dyeing

• Power Monitoring

• Water Treatment

9

(6)

1 - 11

Bahasa Pemograman PLC (IEC 61131-3)

Ada 5 bahasa pemrograman yang bisa digunakan, meski kadang tidak semua disupport oleh suatu PLC :

1. Ladder Diagram (LD)

2. Instruction List (IL) / Statement List (SL) 3. Function Block Diagram (FBD)

4. Sequential Function Chart (SFC) / Grafcet languages 5. Structured Text (ST)

Ladder Diagram (LD)

11

(7)

1 - 13

Instruction List (IL)

Function Block Diagram (FBD)

13

(8)

1 - 15

Sequential Function Chart (SFC)

Structured Text (ST)

15

(9)

1 - 17

Mengapa Ladder Diagram ?

• Ladder Diagram dinyatakan dalam suatu bentuk umum simbolik seperti rangkaian relay / elektrik

• Ladder diagram relatif paling mudah dipahami karena secara umum simbol yang digunakan mirip dengan gambar dalam rangkaian relay / kontaktor.

• Ladder Diagram adalah bahasa yang paling umum digunakan

Scan Time PLC

• Waktu yang dibutuhkan CPU dalam proses pembacaan input, mengeksekusi program, self check dan meng-up-date output

• Untuk PLC kecil, scan time max 250 ms

Update Outputs

Self Execute

Scan Inputs 17

(10)

1 - 19

Batasan Pemilihan PLC

 Pemilihan PLC diturunkan dari kebutuhan aplikasi

 Perhatikan batasan kemampuan PLC

• Jumlah dan jenis input / Output

• Jumlah memory yang tersedia

• Kecepatan PLC

• Komunikasi antar PLC

• Bahasa pemrograman

Keuntungan menggunakan PLC dalam Otomasi

Waktu implementasi proyek lebih cepat

Mudah dalam modifikasi

Kalkulasi biaya proyek lebih akurat

Memerlukan waktu training lebih pendek

Perubahan disain lebih mudah (dengan software)

Aplikasi kendali yang luas

Perawatan mudah

Reliabilitas tinggi

Relatif tahan terhadap kondisi lingkungan yang buruk

19

Referensi

Dokumen terkait