Tesis ini merupakan salah satu jenjang kualifikasi untuk memperoleh gelar Sarjana Ekonomi (SE) dari Jurusan Manajemen Keuangan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bosowa Makassar. Sahabatku sejak 4 tahun (Hasni, Syarifah Musdalifah, Anita, Astuti) yang selalu memberikan dukungan dan motivasi untuk menyelesaikan skripsi ini.
Latar Belakang Masalah
Menurut Alfa Hartoko, biaya operasional adalah semua biaya yang dikeluarkan dalam jangka waktu tertentu untuk memperoleh atau memproduksi suatu produk. Biaya ini nantinya akan dihitung dan dibebankan pada setiap barang yang diproduksi. Biaya yang dikeluarkan UD Sri Utami selama produksi dimana pada tahun 2017 biaya yang dikeluarkan sebesar Rp dan pendapatan yang diterima sebesar Rp sedangkan pada tahun 2018 biaya yang dikeluarkan sebesar Rp dan pendapatan yang diterima sebesar Rp.
Rumusan masalah
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
Berdasarkan latar belakang diatas maka peneliti tertarik untuk mengangkat judul “Biaya Operasional Peningkatan Pendapatan Pada Ud Sri Utami Kecamatan Wonomulyo Desa Lampa”. Sebagai bahan masukan untuk memperdalam pengetahuan dan wawasan serta sebagai bahan perbandingan antara teori yang diperoleh dari perkuliahan dan praktek di lapangan mengenai perencanaan dan pemantauan biaya operasional.
Kerangka Teori
Konsep Pendapatan
Bunga adalah pembayaran untuk penggunaan uang tunai atau dengan uang tunai atau jumlah yang terhutang oleh suatu entitas. Royalti adalah untuk penggunaan aset jangka panjang entitas, seperti paten, merek dagang, hak cipta, dan perangkat lunak komputer.
Proses Pendapatan
Proses realisasi pendapatan adalah proses pendapatan yang dikumpulkan setelah produk selesai dan dijual berdasarkan kontrak penjualan, sehingga pendapatan dimulai dengan tahap akhir dari kegiatan produksi, yaitu pada saat barang atau jasa diserahkan atau dialihkan ke pelanggan. . Jika akad jual beli mendahului produksi barang atau jasa, maka belum dapat dikatakan pendapatan telah dihasilkan, karena proses pengumpulan pendapatan belum terjadi.
Jenis-jenis Pendapatan
Pendapatan portofolio adalah uang yang diinvestasikan dalam aset kertas (saham, obligasi atau reksadana) yang berarti bahwa pendapatan portofolio bekerja dengan prinsip yang sama dengan pendapatan pasif.
Konsep Biaya
Setelah objek biaya dipilih, pengukuran biaya sangat bergantung pada kemampuan untuk melacak biaya ke objek biaya, kemampuan untuk melacak biaya menentukan seberapa andal suatu objek biaya, yang berarti ukuran biaya yang dihasilkan, dan seberapa yakin pengambil keputusan dalam memahami dan percaya pada ukuran biaya sebagai dasar untuk membuat prediksi dan membuat keputusan. Kemampuan untuk Menelusuri Biaya ke Objek Biaya dari Derajat yang Berbeda Cara umum untuk membedakan sifat biaya adalah dengan memberi label biaya langsung atau tidak langsung dari objek biaya tertentu seolah-olah hanya ada dua tingkat ketertelusuran, sebenarnya tingkat ketertelusuran ada pada sebuah kontinum.
Klasifikasi Biaya
Pengelompokan biaya menurut objek atau pusat biaya yang dibiayai. Di dalam perusahaan, objek ini dapat dikaitkan dengan produk yang dihasilkan oleh departemen di pabrik, area pemasaran, bagian organisasi atau individu. Penggolongan biaya ini dapat dibagi menjadi 2 yaitu biaya langsung dan biaya langsung.biaya tidak langsung adalah biaya yang timbul atau manfaat yang dapat diketahui untuk objek atau pusat biaya tertentu, sedangkan biaya tidak langsung adalah biaya yang terjadi atau manfaat yang tidak dapat diketahui pada objek atau biaya tertentu tengah. Klasifikasi biaya menurut tujuan pengambilan keputusan Pengambilan keputusan menurut pengelolaan data biaya dikelompokkan menjadi biaya relevan dan biaya tidak relevan Biaya relevan adalah biaya yang mempengaruhi pengambilan keputusan. oleh karena itu, biaya tersebut harus diperhitungkan dalam pengambilan keputusan.Sedangkan biaya tidak relevan adalah biaya yang tidak mempengaruhi.
Manfaat Biaya
Opportunity cost: nilai terukur dari manfaat yang dapat diperoleh dengan memilih serangkaian alternatif tindakan sehubungan dengan masa manfaatnya. Secara umum informasi dapat diartikan segala sesuatu yang dapat menambah pengetahuan, yang dibaca, dilihat, dirasakan, dipahami dan diketahui, dapat dijadikan informasi atau pedoman, sehingga informasi dapat menjadi pendorong bagi manajer untuk menjalankan fungsi manajemennya, sehingga Perlu diketahui bahwa terdapat empat manfaat informasi biaya. Dari keempat informasi diatas dapat disimpulkan bahwa keunggulan informasi biaya sangat penting bagi perusahaan, karena dengan adanya keunggulan biaya maka perusahaan dapat berkembang dengan baik.
Strategi Operasi
Setiap operasi harus memiliki misi yang terkait dengan strategi bisnis dan sesuai dengan strategi fungsional lainnya. Setiap orang pasti memiliki kompetensi yang berbeda dengan pesaing, artinya kompetensi yang berbeda adalah sesuatu yang bekerja lebih baik dari yang lain dan ini menjadi dasar pembedaan sumber daya.Kompetensi yang berbeda juga dapat menjadi dasar inovasi lain dalam operasi yang tidak mudah untuk ditiru dan dimiliki. kompetensi yang berbeda. harus konsisten dengan misi operasional seperti berbagai kompetensi harus konsisten dengan fungsi pemasaran dan keuangan. Elemen lain dalam model strategi operasi adalah input atau output dari proses pengembangan strategi operasional yang hasil dari proses tersebut adalah keputusan.
Konsep Biaya Operasional
Dari pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa biaya operasi terdiri dari biaya penjualan dan administrasi umum, dengan kata lain biaya operasi meliputi semua biaya yang dikeluarkan untuk keperluan operasi perusahaan, selain untuk kegiatan produksi, biaya operasi juga digunakan untuk mengukur pengorbanan. dilakukan untuk mencapai tujuan perusahaan yang menghasilkan laba.
Manfaat Biaya Operasional
Penentuan harga jual yang menguntungkan dapat dilakukan untuk jangka waktu yang diinginkan melalui pengetahuan data biaya historis dan volume penjualan. Dimana perhitungan laba rugi periodik suatu perusahaan dilakukan secara jelas dengan pendapatan yang direkonsiliasi dengan biaya yang terjadi atas dasar perhitungan yang sama dan konstan. Manajemen membutuhkan biaya dalam pengambilan keputusan tentang berbagai hal yang dibutuhkan dalam pengambilan keputusan dimana kita membutuhkan data yang dapat diukur, dianalisis dengan baik dan berpotensi untuk diimplementasikan.
Indikator Biaya Operasional
Misalnya, gaji karyawan pada divisi umum (yang tidak memasarkan barang produksi) ait.biaya telepon dan kantor. Jadi, menurut pernyataan di atas dapat disimpulkan bahwa biaya operasi adalah biaya yang terkait dengan operasi perusahaan, yaitu biaya yang tidak terkait langsung dengan produk perusahaan, tetapi terkait dengan kegiatan sehari-hari. perusahaan, termasuk biaya umum, penjualan, administrasi dan bunga pinjaman. Biaya operasional meliputi biaya tetap dan biaya variabel. Besarnya biaya variabel tergantung pada volume penjualan atau proses produksi, sehingga mengikuti kenaikan atau penurunan, sedangkan biaya tetap selalu konstan, meskipun volume produksi bertambah atau berkurang.
Beban Biaya Operasional
Kerangka Pikir
Hipotesis
Lokasi dan Waktu Penelitian
Jenis dan Sumber Data
Metode Pengumpulan Data
Mencari data kondisi berupa variabel atau catatan berupa catatan buku, surat kabar, majalah, agenda, dll. Observasi langsung di perusahaan untuk mendapatkan data terkait pembahasan penelitian yang dilakukan. Wawancara adalah teknik penelitian yang dilakukan dengan melakukan wawancara atau tanya jawab dengan perusahaan yang ditunjuk atau pejabat berwenang yang ada hubungannya dengan proses pembuatan data yang dibahas dalam penelitian ini.
Metode Analisis data
Uji-t bertujuan untuk mengetahui apakah variabel independen secara individual berpengaruh signifikan terhadap variabel dependen, dengan asumsi bahwa variabel independen lainnya dianggap konstan. Langkah-langkah pengujiannya adalah sebagai berikut. Variabel bebas adalah variabel yang sering disebut variabel bebas Variabel bebas adalah variabel yang mempengaruhi atau menyebabkan perubahan atau terciptanya suatu variabel terikat. Dalam penelitian ini terdapat satu variabel bebas yaitu biaya operasional (Y) yang merupakan variabel bebas yang akan diteliti.
Gambaran Umum Perusahaan .1 Tempat dan Kondisi Geografis
Sejarah Berdirinya Perusahaan
Penggilingan gabah di wilayah Sulawesi sangat banyak, karena Sulawesi kaya akan hasil pertaniannya terutama pada sektor beras, brand name produk yang dihasilkan oleh UD Sri Utami adalah teratai dengan ukuran 25kg dan 10kg. UD Sri Utami mengembangkan usahanya dengan mengikuti berbagai kegiatan baik dengan meniru usaha lain di berbagai kota bahkan dengan pembinaan dari keluarga sehingga usaha tersebut berkembang sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Sri Utami juga memiliki visi dan misi yang dilaksanakan untuk mencapai tujuan yang akan dilaksanakan sesuai dengan tujuan.
Visi Misi Ud Sri Utami Visi
Karyawan yang juga bekerja setiap bulan kecuali pada bulan Januari, Juni, Juli, November dan Desember karena pada bulan tersebut tidak ada panen dan masa kerja karyawan hanya 15 hari per bulan karena produksi gabah yang terbatas.
Struktur Organisasi dan Manajemen Perusahaan .1 Struktur Organisasi
Manajemen Perusahaan
Sumber daya Perusahaan .1 Sumber daya Fisik
- Sumber daya Manusia
- Pengolahan Gabah Menjadi Beras
- Jenjang pendidikan Yang Dimiliki Oleh UD Sri Utami
- Tanggungan Keluarga Usaha Pabrik Gabah di Kec Wonomulyo Desa Lampa
Ada juga lahan yang luas dan bagus untuk menjemur gabah dan bangunan khusus untuk menjaga keamanan UD Sri Utami. Tenaga kerja di UD Sri Utami terdiri dari 2 kelompok yaitu pekerja tetap dan pekerja tidak tetap. Rata-rata tenaga kerja yang dimiliki oleh UD Sri Utami adalah 5 orang laki-laki sebagai pemilik dan karyawan.
Analisis Biaya Usaha
Biaya Tetap
Biaya tetap adalah biaya yang harus dikeluarkan oleh pemilik usaha yang besarnya tidak dipengaruhi oleh produksi komponen dalam biaya tetap yang dikeluarkan oleh pemilik perusahaan Penggilingan Padi Kecamatan Wonomulyo Desa Lampa, termasuk biaya tenaga kerja tetap, dan pemeliharaan mesin dan pajak. Peralatan yang digunakan dalam proses penggilingan gabah di UD Sri Utami adalah mesin giling, penjahit karung, gerobak, timbangan dan pengayak beras. Dapat dijelaskan dari tabel di atas bahwa biaya tetap di perusahaan karyawan tetap UD Sri utami dibayar bulanan sekitar Rp. dengan karyawan tetap sebanyak 5 orang, maka perawatan mesin setiap bulan di tahun 2017 sebesar Rp Sedangkan di tahun 2018 perawatan mesin meningkat menjadi Rp 220.417, biaya perawatan mesin meningkat sangat drastis di tahun 2019 sehingga meningkat setiap bulan adalah Rp 238.000, jadi total biaya.
Biaya Variabel
Pendapatan
Berdasarkan hasil tabel diatas dapat disimpulkan bahwa pendapatan dan pendapatan yang dimiliki oleh UD Sri utami sangat bervariasi dari tingkat penerimaan tergantung dari hasil produksi padi yang mereka hasilkan, maka hasil pendapatan ini akan dikurangi dari segala macam biaya yang dikeluarkan oleh UD Sri Utami setiap bulan yang hasilnya diketahui maka inilah hasil pendapatan yang diterima dari penggilingan gabah tersebut. Berdasarkan hasil output di atas, ternyata jumlah N atau responden adalah 36 dan dari 36 responden nilai minimum (terkecil) yang diperoleh dari biaya operasional dan pendapatan adalah 0,00 karena bulan. Pada bagian output tabel ANOVA dapat dijelaskan apakah ada pengaruh yang nyata atau signifikan antara variabel biaya operasional (x) terhadap variabel pendapatan (y).
Kesimpulan
Pada tahun 2019 biaya operasional yang mereka keluarkan sebesar Rp. Tahun ini biaya yang mereka keluarkan meningkat dari tahun 2018 sehingga pendapatan yang diterima UD Sri Utami tahun 2019 adalah sebesar Rp.
Saran
Kuantitas 25kg Harga/kg Total Kuantitas 25kg Harga/kg Total Kuantitas 25kg Harga/kg Total.