PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, MOTIVASI DAN PARTISIPASI GURU DALAM KEGIATAN MUSYAWARAH GURU
MATA PELAJARAN (MGMP) EKONOMI TERHADAP KOMPETENSI PROFESSIONAL GURU EKONOMI
SMA DI KOTA PADANG
JURNAL
Diajukan Guna Memenuhi Persyaratan Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Ekonomi (S1)
ARFITA LIDIA 10090143
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN EKONOMI
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (STKIP) PGRI SUMATERA BARAT
PADANG
2016
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, MOTIVASI DAN PARTISIPASI GURU DALAM KEGIATAN MUSYAWARAH GURU
MATA PELAJARAN (MGMP) EKONOMI TERHADAP KOMPETENSI PROFESSIONAL GURU EKONOMI
SMA DI KOTA PADANG
Oleh
Mahasiswa dan dosen, Arfita Lidia, Citra Ramayani, Nora Susanti
Pendidikan Ekonomi STKIP PGRI Sumatera Barat Jl. Gunung Pangilun No.1 Tlp (0751) 7053731 Fax (0751) 34311 Padang Sumatera Barat Email : [email protected] [email protected] [email protected]
Abstract
This study aims to determine the First Influence In Leadership Principal Teacher Professional Competency Enhancement. Second: Influence Motivation Against Teacher In MGMPs Following Teacher Competence (Economic) High School in the city of Padang. Third: Effect Partisipsi Master In Event Subject Teachers Council (MGMPs) on Professional Competence Master of Economics in the city of Padang. Fourth:
Influence Leadership Principal, Teacher Motivation In Following MGMPs, and Partisipsi Master In Event Subject Teachers Council (MGMPs) to the High School of Economics Teacher Professional Competence in Padang. This type of research is descriptive and associative. The population of this research is all economics teacher at the high school level city of Padang, totaling 125 people. The sampling technique incidental sampling with total sample of 95 teachers.
The results showed that: First: There is a positive and significant influence between Leadership Principal of the High School of Economics teacher professional competence in the field with the city obtained a value of (2425). Second: There is a positive and significant influence between Motivation Teacher In Working Group activity against professional kompatensi sma economics teacher in the town meadows obtained a value of (2480). Third: There is a positive and significant influence between Teacher Participation in Working Group activity on the professional competence of teachers with the obtained value of (12.041).
Fourth: There is a significant influence and jointly between Leadership Principal (X_1), Motivation Teacher In the Working Group activity (X_2), and Teacher Participation in Working Group activity (X_3) to the High School of Economics Teacher Professional Competence in Padang. It is shown from the test value of 61 817 F and R Square (671).
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pertama: Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Peningkatan Kompetensi Profesional Guru. Kedua: Pengaruh Motivasi Guru Dalam Mengikuti MGMP Terhadap Kompetensi Guru (Ekonomi) SMA di Kota Padang. Ketiga: Pengaruh Partisipsi Guru Dalam Kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) terhadap Kompetensi Profesional Guru Ekonomi di Kota Padang. Keempat: Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah, Motivasi Guru Dalam Mengikuti MGMP, dan Partisipsi Guru Dalam Kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) terhadap Kompetensi Profesional Guru Ekonomi SMA di Kota Padang. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dan asosiatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh guru ekonomi tingkat SMA di Kota Padang, berjumlah 125 orang. Teknik pengambilan sampel dengan sampling incidental dengan jumlah sampel sebanyak 95 orang guru.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama: Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara Kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap kompetensi professional guru Ekonomi SMA di kota padang dengan diperoleh nilai sebesar (2.425). Kedua: Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara Motivasi Guru Dalam Kegiatan MGMP terhadap kompatensi professional guru ekonomi sma di kota padang dengan diperoleh nilai sebesar (2.480). Ketiga: Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara Partisipasi Guru Dalam Kegiatan MGMP terhadap kompetensi professional guru dengan diperoleh nilai sebesar (12,041). Keempat: Terdapat pengaruh yang signifikan dan secara bersama-sama antara Kepemimpinan Kepala Sekolah ( ), Motivasi Guru Dalam Kegiatan MGMP ( ), Dan Partisipasi Guru Dalam Kegiatan MGMP ( ) terhadap Kompetensi Profesional Guru Ekonomi SMA di Kota Padang. Hal ini ditunjukkan dari nilai uji F sebesar 61.817 dan R Square (671).
Kata Kunci: Kepemimpinan Kepala Sekolah, Motivasi Guru, Partisipasi Guru Dalam MGMP, Kompetensi Professional Guru.
PENDAHULUAN
Mengingat peran pentingnya kehadiran seorang guru pada proses pendidikan, kemampuan-kemampuan yang seharusnya dimiliki sebagai fondasi profesinya merupakan tonggak awal bagi keberhasilannya dalam menjalankan tugasnya. Oleh karena itu maka profesional gurulah yang dituntut dalam pencapaian tujuan pendidikan, dan guru diharuskan untuk meningkatkan kompetensi guru, terutama kompetensi profesional guru melalui pelatihan untuk menunjang keberhasilan guru dalam proses belajar mengajar.
Kepala sekolah merupakan pendorong utama dalam peningkatan kompetensi profesional guru disekolah. Karena kedudukan kepala sekolah sebagai pemimpin tertinggi disekolah, maka kepala sekolah memiliki posisi yang strategis dalam terwujudnya setiap program pengembangan sekolah terutama pengembangan profesioanl guru. Peran kepemimpinan disekolah yaitu memberdayakan para guru untuk meningkatkan pembelajaran.
Menurut Sagala (2010:26): “kepala sekolah sesuai kewenangannya bertanggung jawab untuk menyediakan, merawat fasilitas dan sarana prasarana, menjalin hubungan kerja sama antar sekolah dengan masyarakat untuk kemajuan sekolah”. Sedangkan menurut Mulyasa (2011:30) kepemimpinan kepala sekolah adalah: “Kemampuan kepala sekolah untuk menggerakan, mengarahkan, memotivasi, mengendalikan sumber daya yang ada pada suatu sekolah, serta sebagai juru penengah bagi para bawahannya untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan”.
Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa, kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan motivasi guru, dan partisipasi guru dalam kegiatan MGMP sangat berperan karena kedudukan kepala sekolah sebagai pemimpin tertinggi disekolah yang merupakan pejabat formal sekolah. Selain meningkatkan motivasi guru dan partisipasi guru, kepala sekolah juga dapat memberikan pengaruh terhadap peningkatan kompetensi profesional guru.
Dimana seorang guru dikatakan profesional bila memiliki kemampuan tinggi (high level of abstract) dan motivasi tinggi (high level of commitment).
Hasanah (2012:49) berpendapat bahwa
”Kompetensi professional guru dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalah inisiatif guru sendiri, motivasi guru, kepala sekolah, komite sekolah, MGMP/KKG, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat”.
Dalam peningkatan kompetensi profesional guru melalui organisasi baik yang dibentuk oleh pemerintah maupun guru mata pelajaran, guru harus memiliki motivasi yang tinggi dalam kegiatan organisasi tersebut. Begitu juga dengan guru mata pelajaran Ekonomi SMA di Kota Padang yang mengikuti kegiatan MGMP, harus memiliki motivasi yang tinggi dalam kegiatan MGMP. Dengan motivasi yang tinggi maka peningkatan kompetensi profesional akan mudah meningkat secara baik.
Begitu juga alasan penulis dalam mengembangkan judul penelitian ini, untuk mengetahui pengaruh antara kepemimpinan kepala sekolah, motivasi dan partisipasi guru dalam kegiatan MGMP terhadap kompetensi professional guru ekonomi SMA di kota padang.
Penelitian ini bertempat di sanggar kegiatan MGMP di MAN 2 padang jalan Gajah Mada Padang.
Mulyasa dalam Musfah (2011:10), bahwa salah satu penyebab rendahnya profesionalisme guru adalah masih banyak guru yang yang tidak menekuni profesinya secara utuh, banyak guru yang bekerja diluar jam kerjanya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, sehingga waktu membaca dan menulis bagi peningkatan diri tidak ada, belum adanya N
no
Semester 1 Semester 2 Pertemu
an Ke
Kehadiran
Pertemu an Ke
Kehadiran Jumlah
(orang) % Jumlah
(orang) %
1 1 8 6,4 1 24 19,2
2 2 14 11,2 2 22 17,6
3 3 9 7,2 3 21 16,8
4 4 21 16,8 4 20 16
5 5 19 15,2 5 20 16
6 6 21 16,8 6 24 19,2
7 7 18 14,4 7 17 13,6
8 8 15 12 8 24 19,2
9 9 19 15,2 9 14 11,2
10 10 16 12,8 10 14 11,2
standar profesional guru sebagai mana tuntutan negara-negara maju, serta kurangnya motivasi kerja guru dalam meningkatkan kualitas diri.
Hasanah (2012:49) berpendapat bahwa: “Kompetensi professional guru di pengaruhi oleh beberapa faktor
diantaranya adalah inisiatif guru sendiri (motivasi guru), kepala sekolah, komite sekolah, MGMP/KKG, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat. Motivasi merupakan faktor instrinsik yang dapat meningkatkan kompetensi professional guru”.
METODE PENELITIAN
Penelitian ini akan dilaksanakan di sanggar MGMP yakni di MAN 2 Padang jalan Gunung Pangilun.
Berdasarkan rumusan masalah maka jenis penelitian ini tergolong pada penelitian deskriptif dan asosiatif.
Penelitian Asosiatif berguna untuk menganalisis pengaruh antara satu variabel dengan varibel lainnya.
Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa jauh variabel bebas mempengaruhi varabel terikat (Umar, 2005; 45). Penelitian ini menjelaskan dan menggambarkan pengaruh kepemimpinan kepala sekolah, motivasi dan partisipasi guru dalam kegiatan MGMP terhadap kompetensi professional guru ekonomi SMA di kota padang.
Sampel menurut Sugiyono (2010:81) adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Rumus yang dapat digunakanan dalam penelitian ini yaitu rumus Slovin (dalam Siregar 2013:61).
dengan menggunakan rumus Slovin dengan nilai krisis 5%, yaitu:
maka jumlah sampel yang diperlukan adalah 95.
Pada penelitian ini yang menjadi target sampel adalah beberapa orang guru yang mengikuti kegiatan MGMP pada satu kali seminggu.
Data penelitian ini diukur dengan menggunakan skala likert yang digunakan pada variabel lokasi (X1), kepemimpinan kepala sekolah, (X2) motivasi, (X3) partisispasi guru dalam kegiatan MGMP
Dalam penelitian ini, teknik analisis data yang digunakan analisis deskriptif, uji kelayakan model dengan menggunakan uji Likelihood Ratio dan uji Ramsey, uji penyimpangan asumsi
klasik, uji regresi berganda dan uji hipotesis.
PEMBAHASAN
1. Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah terhadap kompetensi professional guru ekonomi SMA di Kota Padang.
Berdasarkan hasil pengujian hipotesis yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh terhadap kompetensi professional guru Ekonomi SMA se-Kota Padang.
Hal ini dapat dilihat pada tabel 31 yang menyatakan bahwa nilai sebesar 2.425 thitung > ttabel sebesar 1.66105 dengan nilai signifikan 0,017
< 0,05 berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara kepemimpinan kepala sekolah terhadap kompetensi professional guru Ekonomi SMA di kota Padang. Hal ini berarti semakin baik kepemimpinan kepala sekolah dalam kegiatan MGMP maka akan semakin tinggi kompetensi profesional guru.
Kepemimpinan kepala sekolah menggambarkan karisma kepala sekolah, idealisme kepala sekolah, motivasi inspirasi kepala sekolah, dan kepedulian kepala sekolah terhadap individu guru, sehingga dengan adanya kepemimpinan kepala sekolah dapat mempengaruhi kompetensi professional guru Ekonomi SMA di Kota Padang.
Temuan penelitian ini didukung dengan teori yang dikatakan oleh Baas dalam Usman (2008:323) menyatakan proses seorang pemimpin mempengaruhi pengikutnya dengan emosi-emosi yang kuat dengan (kharisma), sehingga merasa kagum dan segan pada dirinya, selain itu
kepala sekolah memiliki idealism, motivasi inspirasi, intelektual, dan kepedulian terhadap individu guru.
Dari hal tersebut dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan agar tercapailembaga pendidikan yang bermutu dan dapat mewujudkan tujuan sesuai visi dan misi sekolah.
2. Pengaruh Motivasi Guru Dalam Kegiatan MGMP terhadap Kompetensi Professional Guru Ekonomi SMA di Kota Padang.
Berdasarkan hasil pengujian hipotesis yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa motivasi guru dalam kegiatan MGMP ekonomi berpengaruh terhadap kompetensi professional guru ekonomi SMA diKota Padang. Hal ini dapat dilihat pada tabel 32 yang menyatakan bahwa nilai thitung 2.480 > ttabel 1.66105 dengan nilai signifikan 0,015 < 0,05 berarti Ha diterima dan Ho ditolak dengan demikian dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara antara motivasi guru dalam kegiatan MGMP terhadap kompetensi professional guru ekonomi SMA di kota Padang. Hal ini berarti semakin tinggi motivasi guru dalam kegiatan MGMP maka akan semakin tinggi kompetensi profesional guru.
Berdasarkan hasil uji deskriptif menunjukkan bahwa variabel motivasi guru dalam kegiatan MGMP berada pada kategori sedang yaitu nilai TCR sebesar 66.38%. Motivasi guru harus ditingkatkan dengan sangat baik agar bisa meningkatkan kompetensi professional guru tersebut lebih baik lagi.
Temuan penelitian ini didukung dengan teori yang dikatakan oleh Gibson dalam Uno (2014:65) mengemukakan bahwa motivasi guru adalah dorongan internal dan eksternal dalam diri seseorang untuk mengadakan perubahan tingkah laku, dan kesediaan untuk mengeluarkan tingkat upaya yang tinggi kearah tujuan
organisasi, yang dikondisikan oleh kemampuan upaya untuk memenuhi kebutuhan individu.
Dari hal tersebut dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara motivasi guru dalam kegiatan MGMP terhadap kompetensi professional guru Ekonomi SMA di Kota Padang.
3. Pengaruh Partisipasi Guru Dalam Kegiatan MGMP terhadap Kompetensi Profesional Guru Ekonomi SMA di Kota Padang.
Berdasarkan hasil pengujian hipotesis yang telah dilakukan diperoleh hasil bahwa partisipasi guru dalam kegiatan MGMP tidak berpengaruh terhadap kompetensi professional guru ekonomi SMA se- Kota Padang. Hal ini dapat dilihat pada tabel 31 yang menyatakan bahwa nilai thitung 12.041 > ttabel sebesar 1.66105 dengan nilai signifikan 0,021 < 0,05 berarti Ha diterima dan Ho ditolak.
Dengan demikian dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara partisipasi guru dalam kegiatan MGMP terhadap kompetensi profesional guru.
Berdasarkan hasil uji deskriptif menunjukkan bahwa variabel partisipasi guru dalam kegiatan MGMP berada pada kategori baik yaitu nilai TCR sebesar 83.41%.
Dalam pelaksanaan kegiatan MGMP guru mata pelajaran ekonomi menerima hasil dan manfaat, penlaksaan program MGMP, pengaruh program atau kontrol partisipasi, serta tanggung jawab partisipasipan dalam kegiatan MGMP yang harus dirasakan, laksanakan dan diterima oleh para guru Ekonomi SMA tersebut dalam kegatan MGMP.
Hasil dari penelitian ini sejalan dengan penelitian Sukmandari (2012) menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan partisipasi dalam MGMP terhadap kompetensi profesional guru matematika SMP di Kabupaten Jepara. Hal ini berarti telah terjadi peningkatan kompetensi profesional guru matematika SMP di
Kabupaten Jepara sebesar 32% akibat variabel partisipasi dalam MGMP.
Dari hal tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan secara parsial antara partisipasi guru dalam kegiatan MGMP terhadap kompetensi professional guru.
4. Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah, Motivasi Guru Dalam Kegiatan MGMP, Partisipasi Guru Dalam Kegiatan MGMP terhadap Kompetensi Profesional Guru Ekonomi SMA di Kota Padang.
Berdasarkan pengujian hipotesis dengan menggunakan uji F maka secara bersama-sama (simultan) dapat dilihat bahwa ketiga variabel bebas yaitu Kepemimpinan Kepala Sekolah ( ), Motivasi Guru Dalam Kegiatan MGMP ( ), Dan Partisipasi Guru Dalam Kegiatan MGMP ( ) secara bersama-sama memiliki pengaruh terhadap kompetensi professional guru Ekonomi SMA di Kota Padang. Hal ini ditunjukkan dari nilai uji F sebesar 61.817 dengan angka sig sebesar 0,000
< 0,05.
Secara simultan kepemimpinan kepala sekolah ( ), motivasi guru ( ), dan partisipasi guru dalam kegiatan MGMP ( ) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kompetensi Profesional Guru Ekonomi SMA di Kota Padang. Bukti tersebut menunjukkan bahwa kompetensi professional guru sangat tergantung pada variabel kepemimpinan kepala sekolah, motivasi guru dalam kegiatan MGMP dan partisipasi guru dalam kegiatan MGMP. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik kepemimpinan kepala sekolah, motivasi guru dan partisipasi guru dalam kegiatan MGMP, maka akan semakin tinggi Kompetensi professional guru ekonomi SMA di kota Padang.
Banyak faktor yang dapat mempengaruhi tinggi rendahnya kompetensi professional guru. Hal ini perlu mendapat perhatian sehingga kompetensi profesional guru dapat ditingkatkan sefisien mungkin.
PENUTUP
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa:
1. Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan secara parsial antara kepemimpinan kepala sekolah terhadap kompetensi professional guru Ekonomi SMA di kota Padang.
Hal ini berarti semakin baik kepemimpinan kepala sekolah dalam kegiatan MGMP maka akan semakin tinggi kompetensi profesional guru.
Dengan rata-rata skor jawaban responden untuk variabel kepemimpinan kepala sekolah adalah 3,52 dengan tingkat pencapaian responden sebesar 70,50% dan termasuk kategori sedang dan diperoleh nilai sebesar -2.425 thitung >
ttabel sebesar 1.66105 dengan nilai signifikan 0,017 < 0,05 berarti Ha diterima dan Ho ditolak.
2. Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan secara parsial antara motivasi guru dalam kegiatan MGMP terhadap kompetensi professional guru ekonomi SMA di kota Padang.
Hal ini berarti semakin tinggi motivasi guru dalam kegiatan MGMP maka akan semakin tinggi kompetensi profesional guru. Dengan rata-rata skor jawaban responden untuk variabel motivasi guru dalam kegiatan MGMP adalah 4.32 dengan tingkat pencapaian responden sebesar 66.38% dan termasuk kategori sedang dengan diperoleh nilai sebesar 2.480 thitung > ttabel sebesar 1.66105 dengan nilai signifikan 0,015 < 0,05 berarti Ha diterima dan Ho ditolak..
3. Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan secara parsial antara partisipasi guru dalam kegiatan MGMP terhadap kompetensi profesional guru ekonomi SMA di kota Padang. Hal ini berarti semakin tinggi partisipasi guru dalam kegiatan MGMP maka akan semakin tinggi kompetensi profesional guru. Dengan rata-rata skor jawaban responden untuk variabel partisipasi guru dalam kegiatan MGMP Ekonomi adalah 4,17 dengan tingkat pencapaian
responden sebesar 83.41% dan termasuk kategori baik dan diperoleh nilai sebesar 12.041 thitung > ttabel
1.66105 dengan nilai signifikan 0,021
< 0,05 berarti Ha diterima dan Ho ditolak..
4. Secara simultan kepemimpinan kepala sekolah (X1), motivasi guru (X2), dan partisipasi guru dalam kegiatan MGMP (X3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kompetensi Profesional Guru (Y) Ekonomi SMA di Kota Padang. Hal ini ditunjukkan dari nilai uji F sebesar 61.817 dengan angka sig sebesar 0,000 < 0,05. Secara simultan kepemimpinan kepala sekolah (X1), motivasi guru (X2), dan partisipasi guru dalam kegiatan MGMP (X3) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kompetensi Profesional Guru (Y) Ekonomi SMA di Kota Padang.
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto. (2010). Arikunto 2010.pdf. In Prosedur Penelitian : Suatu Pendekatan Praktik (Edisi Revisi) (Rineka Cip). Jakarta.
Danang, S. (2011). danang suyonto.pdf. In Analisis Regresi dan Uji Hipotesis.
Yogyakarta: CAPS.
Depdikbud. (2003). undang-undang depdikbud.pdf. In Undang-Undang RI No. 20 tentang Sistem Pendidikan Nasional. jakarta: Lemhanas.
Hasanah, A. (2012). aan hasanah.pdf. In Pengembangan Profesi Guru. jakarta:
Prenada Media.
Jihad, S. dan. (2013). suyanto dan jihad.pdf.
In Menjadi Guru Profesional. Jakarta:
Erlangga.
Mulyasa. (2011). mulyasa.pdf. In Manajemen dan Kepemimipinan Kepala sekolah. Jakarta: Bumi Aksara.
Musfah, J. (2011). musfah jejen.pdf. In Peningkatan Kompetensi Guru (Jakarta). Kencana Prenada Media Grup.
Rusman. (2012). rusman.pdf. In Belajar dan Pembelajaran Berbasis Komputer.
Bandung: Alfabeta Bandung.
Sagala, S. (2010). Konsep Dan Makna Pembelajaran.pdf. In Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung:
Alfabeta.
Siregar, S. (2011). Statistik Parametrik Untuk Penelitian Kuantitatif.pdf. In Statistik Parametrik Untuk Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Rineka Cipta.
Sukmandari. (2012). Sukmandari. 2012.
Pengaruh Motivasi Berprestasi Dan Partisipasi Guru Dalam Mgmp Terhadap Kompetensi Profesional Guru Matematika Smp Di Kabupaten Jepara: JMP (Jurnal Pendidikan), Vol 1 No 3. Dipublikasikan. Semarang.
Pengaruh Motivasi Berprestasi Dan Partisipasi Guru Dalam Mgmp Terhadap Kompetensi Profesional Guru Matematika Smp Di Kabupaten Jepara: JMP (Jurnal Pendidikan), Vol 1 No 3, 1(3), 2012.
Sugiyono. (2012). sugiyono.jpg.pdf. In memahami penilitian kuantitatif (ALFABETA). Bandung: penilitian kuantitatif.
Uno, H. B. D. M. K. (2009). Uno, Hamzah B. Dan Masri Kuadrat 2009.pdf. In
Mengelola Kecerdasan
DalamPembelajaran (Bumi Aksar).
Jakarta.
Usman, M. U. (2005). menjadi guru Profesional.pdf. In Menjadi Guru Profesional. Bandung: Remaja Rosda Karya.