PENDAHULUAN
Rumusan Masalah
Adakah pengaruh positif dan signifikan kepemimpinan terhadap kinerja guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar. Variabel manakah yang paling dominan pengaruhnya terhadap kinerja guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar.
Tujuan Penelitian
Adakah pengaruh positif dan signifikan kepemimpinan, motivasi, budaya organisasi dan iklim sekolah secara simultan (bersama-sama) terhadap kinerja guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar. Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kepemimpinan, motivasi, budaya organisasi dan iklim sekolah secara simultan (bersama-sama) terhadap kinerja guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar.
Manfaat Penelitian
Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh positif dan signifikan iklim sekolah terhadap kinerja guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wacana yang positif bagi guru dan kepala sekolah serta menciptakan kepemimpinan, motivasi, budaya organisasi dan iklim sekolah yang kondusif untuk meningkatkan efektivitas guru.
KAJIAN PUSTAKA
Kepemimpinan
- Pengertian Kepemimpinan
- Teori Kepemimpinan
- Perilaku Kepemimpinan
Kekuasaan yang sah: bawahan melakukan sesuatu karena pemimpin memiliki kekuatan untuk meminta bawahan dan bawahan memiliki kewajiban untuk dipatuhi atau dipatuhi. Kekuasaan ahli: bawahan melakukan sesuatu karena bawahan percaya bahwa pemimpin memiliki pengetahuan dan pengalaman khusus serta mengetahui apa yang dibutuhkan.
Motivasi Kerja
Pengertian motivasi yang dikemukakan Terry lebih bersifat internal karena faktor pendorong muncul dari dalam diri seseorang yang mendorongnya untuk bertindak. Sedangkan perbedaan antara motivasi yang berasal dari seseorang dengan motivasi yang berasal dari luar adalah perasaan puas yang dimiliki oleh seorang karyawan.
Budaya Organisasi
Aspek ini mengacu pada pendapat semua anggota organisasi tentang hal-hal yang benar yang harus dilakukan orang untuk asumsi realitas, lingkungan dan sifat manusia ke depan, baik aktif, pasif, pengembangan pribadi. Dimensi utama dari aspek ini adalah sikap mental manusia terhadap lingkungannya, apakah proaktif, reaktif atau harmonis. Aspek ini mengacu pada pendapat para anggota organisasi tentang aturan bahasa dan perilaku yang menentukan apa yang bisa dan apa yang tidak, yaitu fakta, bagaimana kebenaran akhirnya ditentukan, dan apakah kebenaran itu diungkapkan atau diungkapkan. a) Realitas fisik berkaitan dengan soal kriteria atau fakta objektif.
Aspek ini mengacu pada pandangan manusia tentang apa yang dilihat sebagai cara yang tepat bagi orang untuk berhubungan satu sama lain, untuk mendistribusikan kekuatan atau cinta.
Iklim Sekolah
- Pengertian
- Dimensi dan Skala Iklim Sekolah
- Jenis-jenis Iklim Sekolah
Dimensi iklim sekolah dikembangkan berdasarkan dimensi umum yang dikemukakan oleh Moos dan Arter dalam Hadiyanto (2014), yaitu dimensi hubungan, dimensi pertumbuhan atau perkembangan pribadi, dimensi perubahan dan perbaikan sistem, dan dimensi lingkungan fisik. Skala iklim sekolah yang dapat diselesaikan dalam dimensi ini meliputi kepentingan profesional, hambatan, keyakinan, standar kinerja, dan orientasi tugas. Skala iklim sekolah yang termasuk dalam dimensi ini meliputi kebebasan staf, partisipasi dalam pengambilan keputusan, inovasi, tekanan kerja, kejelasan dan kontrol.
Banyak faktor yang menentukan perbedaan iklim sekolah individu, dan keseluruhannya dianggap kepribadian atau iklim sekolah.
Kinerja
- Faktor yang Mempengaruhi Kinerja
- Penilaian Kinerja Pegawai
Kinerja adalah perilaku yang diungkapkan oleh individu atau kelompok menurut Siagian (2015). Dikatakan bahwa, dalam hal keyakinan, kepribadian seseorang seringkali tampak dalam berbagai bentuk sikap, cara berpikir, dan cara bertindak. Sedangkan tanggung jawab yang menjelaskan ruang lingkup kinerja kegiatan organisasi publik dilakukan sesuai dengan prinsip implisit atau eksplisit. Kegiatan organisasi publik yang dilakukan sesuai dengan prinsip tata kelola, peraturan dan kebijakan organisasi, kinerjanya dinilai lebih baik.
Keduanya percaya bahwa kinerja merupakan parameter untuk mengukur tanggung jawab orang sesuai dengan wewenang yang diberikan.
KERANGKA KONSEPTUAL DAN HIPOTESIS
Hipotesis
Terdapat pengaruh positif dan signifikan kepemimpinan terhadap kinerja guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar. Terdapat pengaruh positif dan signifikan budaya organisasi terhadap kinerja guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar. Terdapat pengaruh positif dan signifikan kepemimpinan, motivasi, budaya organisasi dan iklim sekolah secara simultan (bersama-sama) terhadap kinerja guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar.
Variabel budaya organisasi paling berpengaruh terhadap kinerja guru di sekolah dasar negeri di Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar.
Definisi Operasional Variabel
Terdapat pengaruh positif dan signifikan motivasi terhadap kinerja guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar. Terdapat pengaruh positif dan signifikan iklim sekolah terhadap kinerja guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar. Terdapat pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar.
Terdapat pengaruh iklim sekolah terhadap kinerja guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar.
METODE PENELITIAN
Populasi dan Sampel
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru SD di Tinambung Kabupaten Polewali Mandar yang berjumlah 39 orang guru PNS dan tenaga honorer.
Jenis dan Sumber Data
Prosedur Pengumpulan Data
Dokumen yang dibutuhkan dalam penelitian ini adalah dokumen berupa bahan tertulis yang berkaitan dengan proses pengabdian kepada masyarakat, serta kegiatan yang dilakukan oleh unit pelayanan terpadu, sebagai sumber data yang berguna untuk pengujian, interpretasi bahkan prediksi. Ini merupakan pengamatan langsung di lapangan mengenai insentif, kedisiplinan, iklim sekolah dan etos kerja di sekolah dasar negeri di kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar dalam kaitannya dengan program MBS. Merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan secara langsung dengan tanya jawab langsung dengan pihak terkait.
Teknik Analisis Data
Menurut Sugiyon (2014), instrumen yang reliabel artinya instrumen yang akan menghasilkan data yang sama bila digunakan berulang kali untuk mengukur objek yang sama.
Uji Hipotesis
Karena thitung 2,791 lebih besar dari tabel 2,032 yang berarti variabel budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar. Guru SD Negeri di Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar sudah memiliki motivasi yang cukup untuk menjalankan tanggung jawabnya. Keempat variabel yaitu kepemimpinan, motivasi kerja dan budaya organisasi serta iklim sekolah juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar.
Terdapat pengaruh kepemimpinan, motivasi, budaya organisasi dan iklim sekolah secara simultan (bersama-sama) terhadap kinerja guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Gambaran Umum Objek Penelitian
Luas wilayah Polewali Mandar adalah 2.022,30 km2, dan secara administratif Polewali Mandar terbagi menjadi 16 kecamatan. dengan 109 desa dan 23 kelurahan, sehingga jumlah desa dan kelurahan yang ada sebanyak 132. Sedangkan kecamatan yang memiliki jumlah desa dan kelurahan paling sedikit adalah kecamatan Matangnga yang hanya memiliki 4 desa. desa dan kecamatan. Tugas wakil direktur adalah membantu direktur dalam menjalankan tugasnya dan dalam hal tertentu mewakili direktur baik secara internal maupun eksternal jika direktur berhalangan.
Ditangani oleh pegawai khusus BP atau guru mata pelajaran yang dinilai mampu menangani tugas ini.
Karakteristik Responden
Wali kelas dituntut untuk banyak memberikan masukan materi kepada guru BP bagi siswa yang diasuhnya. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di Sekolah Dasar Guru Kelurahan Tinambung Polewali Mandar sebagaimana dimaksud dalam metodologi penelitian terdapat beberapa karakteristik yang secara umum 39 orang responden sebagian besar berjenis kelamin perempuan yaitu 22 orang atau 56,41% dan sisanya 17 orang. adalah laki – laki atau 43,59%. Pada tabel di atas dapat dilihat bahwa pendidikan tertinggi guru di SD Negeri Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar adalah Sarjana (S1) sebanyak 31 responden atau sekitar 79,49 persen, sedangkan pendidikan Pascasarjana minimal 1 orang atau 2 orang. 56 persen.
Dilihat dari sebaran responden menurut masa kerjanya, masa kerja terlama adalah yang > 15 yaitu 17 responden atau 43,58%.
Uji Validitas dan Reliabilitas Data
Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Sumber: Data Diolah, 2019.
Uji Analisis Regresi Linear Berganda
Nilai koefisien regresi kepemimpinan (X1) sebesar 0,673 artinya ada pengaruh positif kepemimpinan terhadap kinerja guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar sebesar 0,673, sehingga jika skor kepemimpinan meningkat sebesar 1 poin, diikuti dengan peningkatan nilai kinerja guru SD Negeri di Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar sebesar 0,673 poin. Nilai koefisien regresi motivasi (X2) sebesar 0,388 artinya ada pengaruh positif motivasi terhadap kinerja guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar sebesar 0,388, sehingga jika skor motivasi meningkat sebesar 1 poin, akan diikuti dengan peningkatan skor kinerja guru SD Negeri di Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar sebesar 0,388 poin. Nilai koefisien regresi budaya organisasi (X3) sebesar 0,485 yang berarti terdapat pengaruh positif budaya organisasi terhadap kinerja guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar sebesar 0,485 sehingga diperoleh skor.
Nilai koefisien regresi iklim sekolah (X4) sebesar 0,324 artinya ada pengaruh positif iklim sekolah terhadap kinerja guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar yaitu sebesar 0,324 sehingga jika iklim sekolah skornya meningkat sebesar 1 poin, akan diikuti dengan peningkatan nilai kinerja guru SD Negeri di Kecamatan Tinambung. Kabupaten Polewali Mandar sebesar 0,324 poin.
Uji Asumsi Klasik
Pada tampilan scatter plot terlihat pola implementasi pada titik-titik dan tidak membentuk pola yang pasti, sehingga tidak mengandung heteroskedastisitas dalam penelitian ini. Jika nilai Durbin-Watson pada penelitian ini mendekati 2 (dua), maka dapat dikatakan penelitian ini tidak mengandung autokorelasi. Gambar 25 menunjukkan nilai Durbin-Watson sebesar 1,726, sehingga penelitian ini tidak dapat dikatakan mengandung autokorelasi.
Pada penelitian ini terlihat bahwa uji normal menunjukkan karakteristik normal dengan menampilkan diagram probabilitas stroke yang membentuk pola linier, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 5-2 di bawah ini:.
Pengujian Hipotesis
Ha : b1 ≠ 0, artinya X1 mempunyai pengaruh dan/atau pengaruh yang signifikan terhadap variabel kepemimpinan terhadap kinerja guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar. Karena thitung 3,653 lebih besar dari tabel 2,032 yang berarti bahwa variabel kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar. Karena thitung 2,046 lebih besar dari ttabel 2,032 yang berarti variabel motivasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar.
Ha : b3 ≠ 0 yang artinya X3 berpengaruh signifikan dan atau pengaruh variabel budaya organisasi terhadap kinerja guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar.
Pembahasan Hasil Penelitian
Koefisien determinasi (R-squared) sebesar 0,642 artinya variabel bebas/independen (X) yang meliputi kepemimpinan, motivasi, budaya organisasi dan iklim sekolah memberikan kontribusi terhadap kinerja guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar dengan 64,2%, sedangkan sisanya 35,8% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Karena tscore 2,108 lebih besar dari tabel 2,032, artinya variabel iklim sekolah berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel bebas (X) yaitu kepemimpinan, motivasi, budaya organisasi dan iklim sekolah secara simultan berpengaruh terhadap kinerja guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar sebesar 64,2%.
Penelitian ini hanya membahas faktor-faktor positif yang mempengaruhi kinerja guru sekolah dasar negeri di Kecamatan Tinambung Kabupaten Polewali Mandar yaitu kepemimpinan, motivasi, budaya organisasi dan iklim sekolah.
SIMPULAN DAN SARAN
Saran-saran
Keterbatasan Penelitian
Diharapkan perilaku yang dilandasi oleh kepemimpinan, motivasi, budaya organisasi dan iklim sekolah guru hendaknya selalu menitikberatkan pada peningkatan kegiatan atau pekerjaannya, sehingga penerapannya benar-benar dapat dilaksanakan di sekolah. Walaupun penulis melakukan serangkaian uji coba sebelum melakukan penelitian untuk mendapatkan instrumen yang valid dan reliabel, namun pengumpulan melalui kuesioner ini masih memiliki kelemahan seperti jawaban yang kurang akurat, responden yang menjawab acuh tak acuh dan tidak jujur, serta pertanyaan yang kurang lengkap. Sebagai pribadi, penulis memiliki keterbatasan dalam melakukan kajian penelitian, keterbatasan pengetahuan, keterbatasan literatur, waktu dan tenaga.