• Tidak ada hasil yang ditemukan

pengaruh kinerja keuangan dan corporate social

N/A
N/A
Nguyễn Gia Hào

Academic year: 2023

Membagikan "pengaruh kinerja keuangan dan corporate social"

Copied!
18
0
0

Teks penuh

(1)

SKRIPSI

Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Manajemen

Oleh :

LISFATIN NIHLA 21701081091

UNIVERSITAS ISLAM MALANG FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

PROGRAM STUDI MANAJEMEN 2022

(2)

perbankan konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2020. Metode untuk pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, yang menghasilkan sampel sebanyak 33 perusahaan perbankan. Metode analisis data yang digunakan terdiri dari uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji t, dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Return On Asset (ROA) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap nilai perusahaan, Return On Equity (ROE) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap nilai perusahaan dan Corporate Social Responsibility (CSR) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap nilai perusahaan.

Kata kunci: Kinerja Keuangan, Corporate Social Responsibility (CSR), dan Nilai Perusahaan

(3)

purposive sampling, which resulted in a sample of 33 banking companies. The data analysis method used consisted of classical assumption test, multiple linear regression analysis, t test, and coefficient of determination test. The results of this study indicate that Return On Assets (ROA) does not significantly affect firm value, Return On Equity (ROE) does not significantly affect firm value and Corporate Social Responsibility (CSR) does not significantly affect firm value.

Keywords: Financial Performance, Corporate Social Responsibility (CSR), and Firm Value

(4)

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

Bank adalah suatu lembaga yang kegiatan utamanya menghimpun dana dari masyarakat, mengirimkan dana kepada masyarakat, dan memberikan jasa- jasa lain dalam industri perbankan. Atau dengan kata lain, bank sebagai lembaga yang berperan sebagai financial intermediary, yaitu perantara antara pihak-pihak yang membutuhkan dana. Oleh karena itu, bank harus mampu menjaga kepercayaan masyarakat dengan memastikan tingkat likuiditas dan operasional yang efisien untuk mencapai keuntungan yang tinggi.

Dapat dilihat bahwa industri perbankan memainkan peran yang sangat penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Kesehatan dan stabilitas perbankan akan sangat mempengaruhi naik turunnya perekonomian.

Bank yang sehat sangat penting bagi perekonomian yang menginginkan pertumbuhan dan perkembangan yang baik.

Menurut Undang-Undang RI Nomer 10 Tahun 1998 tentang perbankan, bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak. Sebagai perusahaan jasa perbankan meliputi tiga kegiatan, yaitu menghimpun dana, menyalurkan dana, dan memberikan jasa bank lainnya. Kegiatan menghimpun dana dan menyalurkan dana merupakan kegiatan utama, sedangkan kegiatan

(5)

lainnya adalah jasa-jasa pendukung yang berfungsi mendukung kelancaran kegiatan utama.

Nilai perusahaan bisa dikatakan baik apabila kineja dari perusahaan tersebut juga baik. Nilai perusahaan yang baik dapat dilihat dari nilai saham perusahaan tersebut. Sebuah perusahaan dengan nilai saham yang tinggi dapat dikatakan memiliki nilai perusahaan yang baik. Tujuan perusahaan adalah untuk meningkatkan nilai perusahaan dan kemudian meningkatkan kemakmuran pemilik dan pemegang saham. Salah satunya adalah pandangan kreditur terhadap nilai perusahaan. Bagi kreditur, nilai suatu perusahaan berkaitan dengan likuiditas perusahaan, yaitu apakah perusahaan memiliki kemampuan untuk membayar kembali pinjaman kreditur. Sartono (2010:9) nilai perusahaan merupakan nilai jual sebuah perusahaan sebagai suatu bisnis yang sedang beroperasi. Maka dapat disimpulkan bahwa nilai perusahaan dapat didefinisikan sebagai sebuah persepsi atau penilaian yang diberikan oleh investor kepada emiten atau perusahaan yang bersangkutan.

Pada dasarnya, tujuan dari manajemen keuangan adalah untuk memaksimalkan nilai perusahaan. Namun dibalik tujuan tersebut, terdapat konflik antara pemegang saham dan manajer, serta konflik dalam penyediaan dana sebagai kreditur. Pemegang saham cenderung memaksimalkan nilai saham dan memaksa manajer untuk bertindak demi keuntungan mereka melalui pengawasan mereka. Disisi lain, kreditur cenderung melindungi dana yang sudah ditanamkan di perusahaan melalui penjaminan dan kebijakan regulasi yang ketat. Manajer juga memiliki motivasi untuk mengejar kepentingan pribadi. Faktanya, bahkan

(6)

jika investasi ini tidak memaksimalkan nilai pemegang saham, manajer juga dapat berinvestasi (Sari dan Priantinah, 2018).

Kinerja keuangan perusahaan ialah salah satu faktor yang dilihat oleh calon investor dalam menentukan investasi saham. Bagi perusahaan, menjaga dan meningkatkan kinerja keuangan merupakan sebuah keharusan agar saham tersebut tetap eksis dan tetap diminati oleh investor. Laporan keuangan yang diterbitkan oleh sebuah perusahaan adalah cerminan dari kinerja keuangan perusahaan. Laporan keuangan merupakan akhir dari proses akuntansi yang tujuannya untuk memberikan informasi keuangan yang dapat menjelaskan kondisi perusahaan dalam suatu periode. Informasi keuangan memiliki fungsi sebagai sarana informasi, alat pertanggungjawaban manajemen kepada pimilik perusahaan, penggambaran terhadap indikator keberhasilan perusahaan dan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan (Harahap, 2008:201).

Zuredah (2010) pengukuran kinerja keuangan merupakan salah satu faktor terpenting perusahaan, karena digunakan sebagai dasar untuk menyusun sistem penghargaan internal perusahaan yang dapat mempengaruhi keputusan di dalam perusahaan dan memberikan informasi yang membantu dalam pengambilan keputusan penting. Pengambilan keputusan yang sesuai dengan kepentingan perusahaan.

Kinerja keuangan perusahaan sangat penting bagi para investor dalam mempertimbangkan penanaman modal disuatu perusahaan. Untuk mengukur kinerja keuangan perusahaan biasanya menggunakan analisis rasio keuangan.

Rasio keuangan yang digunakan adalah rasio profitabilitas yaitu Return On Asset

(7)

(ROA), dan Return On Equity (ROE). Merupakan indikator yang sering digunakan oleh para peneliti untuk menilai tingkat profitabilitas suatu perusahaan.

Pada saat ini perusahaan tidak boleh hanya mengejar profit atau laba semata, tetapi juga harus memperhatikan tanggung jawab sosial. Dari segi ekonomi, perusahaan diharapkan memperoleh laba yang setinggi-tingginya.

Namun dari segi sosial, perusahaan harus memberikan kontribusi kepada masyarakat yaitu meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat dan kualitas lingkungan (Raharjho dan Murdani, 2016).

Corporate Social Responsibility (CSR) ialah suatu konsep organisasi, baik dari perusahaan yang memiliki tanggung jawab dan sikap kepedulian perusahaan terhadap pemangku kepentingan antara lain seperti karyawan, konsumen, pemegang saham, dan lingkungan dalam bentuk aspek operasional perusahaan yang mencakup dalam aspek ekonomi, sosial dan lingkungan. Selain itu Corporate Social Responcibility (CSR) merupakan gagasan yang membuat perusahaan tidak hanya bertanggungjawab dalam hal keuntungan saja, akan tetapi terhadap masalah ekonomi, sosial dan lingkungan terhadap perusahaan agar perusahaan tersebut dapat tumbuh secara berkelanjutan. Pelaksanaan dan pengungkapan CSR pada bidang industri perbangkan ialah sebuah komitmen perusahaan yang dimana dapat berperan dalam pembangunan bidang ekonomi, sosial dan lingkungan (Pangestu, 2019). Dalam hal ini pelaksanaan CSR di industri perbankan indonesia merupakan salah satu upaya untuk menjalin hubungan yang harmonis dengan para pemangku kepentingan dalam rangka membangun eksistensi perbankan di tengah masyarakat. Hal ini menjadi fokus

(8)

perhatian CSR dan diharapkan dapat terus memberikan nilai tambah bagi semua pihak.

CSR ialah bentuk program tanggung jawab perusahaan terhadap sosial dan lingkungan disekitar perusahaan. Pengungkapan CSR akan disajikan dalam laporan berkelanjutan yang dapat diterbitkan secara terpisah ataupun tergabung dalam laporan tahunan perusahaan. Melaui pengungkapan CSR tersebut stakeholder dapat melihat perhatian dan tanggung jawab perusahaan terhadap sosial dan lingkungannya dalam menjalankan bisnis. Semakin luas pengungkapan CSR, maka semakin tinggi juga penilaian stakeholder terhadap perusahaan dikarenakan citra perusahaan semakin baik (Rahayu dan Damayanthi, 2018).

Gambaran fenomena yang terjadi terkait dengan nilai perusahaan subsektor perbankan yang menggunakan pengukuran Price Book Value bersifat fluktuatif dan ada yang mengalami penurunan pada periode 2017-2020. Rasio nilai perusahaan Bank Agro Tbk. Pada periode 2017 adalah sebesar 2,36 terjadi penurunan di periode 2018 menjadi 1,34 dan di periode 2019 terjadi lagi penurunan menjadi 1,17 dan menurun lagi pada periode 2020 menjadi 0,79. Rasio nilai perusahaan bank Capital Indonesia Tbk. Pada periode 2017 adalah sebesar 1,00 terjadi kenaikan diperiode 2018 menjadi 1,14 namun terjadi penurunan di periode 2019 sebesar 0,94 dan di periode 2020 terjadi kenaikan sebesar 1,35.

Rasio nilai perusahaan bank Central Asia Tbk. Pada periode 2017 adalah 1,91 dan terjadi kenaikan pada periode 2018 sebesar 1,96 dan di periode 2019 terjadi kenaikan lagi sebesar 2,14 namun di periode 2020 terjadi penurunan sebesar 2,03. Rasio nilai perusahaan bank Bukopin Tbk. Pada periode 2017 adalah

(9)

0,75 terjadi kenaikan di periode 2018 sebesar 0,85 namun di periode 2019 terjadi penurunan sebesar 0,66 dan terjadi lagi penurunan di periode 2020 sebesar 0,36.

Rasio nilai perusahaan bank Mestika Dharma Tbk. Pada periode 2017 adalah 1,45 terjadi penurunan pada periode 2018 sebesar 1,39 dan terdapat keseimbangan pada periode 2019 sebesar 1,39 dan terjadi penurunan di periode 2020 menjadi 1,24. Rasio nilai perusahaan bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Pada periode 2017 adalah 1,14 terjadi keseimbangan pada periode 2018 sebesar 1,14 dan di periode 2019 terjadi penurunan sebesar 1,21 dan terjadi penurunan lagi di periode 2020 sebesar 0,87.

Rasio nilai perusahaan bank Rakyat Indonesia (persero) Tbk. Pada periode 2017 adalah 1,57 terjadi penurunan pada periode 2018 sebesar 1,44 dan terjadi kenaikan di periode 2019 sebesar 1,67 namun di 2020 terjadi penurunan sebesar 1,40. Rasio nilai perusahaan bank Tabungan Negara (persero) Tbk. Pada periode 2017 adalah 1,17 terjadi penurunan pada periode 2018 sebesar 1,07 namun di periode 2019 terjadi lagi penurunan sebesar 1,02 dan di periode 2020 terjadi penurunan lagi sebesar 0,87. Rasio nilai perusahaan bank Neo Commerce Tbk.

Pada periode 2017 adalah 1,67 terjadi penurunan pada periode 2018 sebesar 1,55 dan terjadi lagi penuruna pada periode 2019 sebesar 1,41 dan di 2020 terjadi lagi penurunan sebesar 1,33.

Penelitian yang dilakukan oleh Anwar (2016) tentang “Kajian Kinerja Keuangan dan Corporate Social Responsibility (CSR) Terhadap Nilai Perusahaan Pada Bank Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2011-2015”.

Menyatakan bahwa Return On Asset (ROA) mempunyai pengaruh signifikan

(10)

terhadap nilai perusahaan. Sedangkan penelitian yang dilakukan oleh Warti (2017) tentang “Pengaruh Kinerja Keuangan dan Corporate Social Responsibility Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Sektor Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2014-2015”. Menyatakan bahwa Return On Asset (ROA) tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan.

Penelitian yang dilakukan oleh Warti (2017) tentang “Pengaruh Kinerja Keuangan dan Corporate Social Responsibility Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Sektor Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2014-2015”. Menyatakan bahwa Return On Equity (ROE) tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Sedangkan penelitian yang dilakukan oleh Syukur, dkk., (2018) tentang “Pengaruh Kinerja Keuangan Dan Corporate Social Responsibility Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2016-2018”. Menyatakan bahwa Return On Equity (ROE) berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan.

Penelitian yang dilakukan oleh Anwar (2016) tentang “Kajian Kinerja Keuangan dan Corporate Social Responsibility (CSR) Terhadap Nilai Perusahaan Pada Bank Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2011-2015”.

Menyatakan bahwa Corporate Social Responsibility (CSR) tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Sedangkan penelitian yang dilakukan oleh Penelitian yang dilakukan oleh Astini dan Fitria (2018) tentang “Pengaruh Kinerja Keuangan dan Corporate Social Responsibility Terhadap Nilai Perusahaan”.

(11)

Menyatakan bahwa Corporate Social Responsibility (CSR) berpengaruh positif dan signifikan terhadap nilai perusahaan.

Berdasarkan penelitian-penelitian sebelumnya, penelitian ini mempunyai perbedaan yakni lebih menfokuskan pada kinerja keuangan dan Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap nilai perusahaan khususnya perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2020 yang belum diteliti oleh peneliti sebelumnya.

Berdasarkan penjelasan di atas, peneliti berinisiatif melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui nilai perusahaan dengan judul “PENGARUH KINERJA KEUANGAN DAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA BANK YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2017-2020”.

1.2 Rumusan Masalah

Dari uraian permasalahan tersebut dapat dirumuskan menjadi masalah sebagai berikut:

1. Bagaimana pengaruh Return On Asset (ROA) terhadap nilai perusahaan pada bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2020?

2. Bagaimana pengaruh Return On Equity (ROE) terhadap nilai perusahaan pada bank yang terdaftar di bursa efek indonesia periode 2017-2020?

3. Bagaimana pengaruh Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap nilai perusahaan pada bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017- 2020?

(12)

1.3 Tujuan Penelitian

Berdasarkan dengan rumusan masalah tersebut, maka tujuan dari penelitian skripsi ini sebagai berikut:

1. Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh ROA terhadap nilai perusahaan pada bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017- 2020.

2. Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh ROE terhadap nilai perusahaan pada bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017- 2020.

3. Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap nilai perusahaan pada bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2020.

1.4 Manfaat Penelitian 1. Manfaat Teoritis

Manfaat teoritis dari penelitian ini diharapkan bisa menambah pengetahuan dan wawasan pengembangan ilmu ekonomi dan bisnis.

Khususnya pada manajemen keuangan, serta dapat dijadikan sebagai bahan rujukan dan perbandingan dalam penelitian selanjutnya. Terutama mengenai pengaruh kinerja keuangan dan corporate social responcibility (CSR) terhadap nilai perusahaan pada bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2020.

(13)

2. Manfaat Praktis a. Bagi Peneliti

Sebagai salah satu syarat menempuh ujian sarjana Ekonomi program studi manajemen. Penelitian ini dapat memberikan pengetahuan dan wawasan bagi penulis dalam bidang manajemen keuangan, terutama yang berkaitan dengan kinerja keuangan dan corporate social responcibility (CRS). Dapat dijadikan bahan pembandingan teori-teori yang selama ini didapat dalam perkuliahan sehingga menambah pengalaman penulis dalam penerapan manajemen keuangan, baik dalam kehidupan sehari- hari maupun sebagai bekal memasuki dunia kerja.

b. Bagi Perusahaan

Penelitian ini dapat memberikan gambaran mengenai pentingnya tanggung jawab sosial perusahaan dan sebagai pertimbangan dalam pembuatan kebijakan perusahaan untuk lebih meningkatkan kepeduliannya terhadap lingkungan sosial.

c. Bagi Peneliti Lain

Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan tambahan referensi dan acuan penelitian terhadap mata kuliah manajemen keuangan khususnya dalam hal Kinerja Keuangan, Corporate Social Responsibility (CSR) dan Nilai Perusahaan.

(14)

5.1 Simpulan

Berdasarkan hasil analisis data yang telah diuraikan pada bab sebelumnya dari penelitian ini, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:

1. Return On Asset (ROA) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap nilai perusahaan pada bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2017-2020.

2. Return On Equity (ROE) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap nilai perusahaan pada bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2020.

3. Corporate Social Responsibility (CSR) tidak berpengaruh secara signifikan terhadap nilai perusahaan pada bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2020.

5.2 Keterbatasan Penelitian

Batasan dalam penelitian ini dapat dijelaskan sebagai berikut:

1. Subjek dalam penelitian ini hanya menggunakan perusahaan perbankan konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

2. Sampel yang digunakan tidak mencakup semua perusahaan perbankan konvensional yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia karena adanya perusahaan yang tidak sesuai dengan kriteria penelitian.

(15)

5.3 Saran

1. Berdasarkan hasil dari penelitian yang sudah dijelaskan, apabila peneliti selanjutnya tertarik pada penelitian ini, diharapkan untuk menambahkan variabel independen lain yang mungkin mempengaruhi nilai perusahaan, dan menggunakan periode penelitian yang lebih panjang dengan tujuan untuk memperoleh hasil yang lebih baik.

2. Bagi investor perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia diarapkan lebih teliti dalam memperhatikan informasi yang dikeluarkan oleh perusahaan, investor juga harus mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi nilai perusahaan dimasa depan sehigga bisa mendapat hasil yang sesuai dengan yang diharapkan.

3. Bagi perusahaan perbankan diharapkan untuk memperhatikan pentingnya tanggungjawab sosial perusahaan dan sebagai pertimbangan dalam pembuatan kebijakan perusahaan untuk lebih meningkatkan kepeduliannya terhadap lingkungan sosial.

(16)

Terhadap Nilai Perusahaan Pada Bank Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2011 – 2015.

Astini, Devi Tri dan Fitria, Astini. (2018). Pengaruh Kinerja Keuangan Dan Corporate Social Responsibility Terhadap Nilai Perusahaan. Jurnal ilmu dan riset akuntansi, 1-16.

Beny, Bevly. (2012). Corporate Social Responsibility. San Francisco.

Brigham, Eugene F. dan Houston, Joel F. (2010). Dasar-Dasar Manajemen Keuangan.

Edisi 11. Buku 2. Jakarta: Salemba Empat.

Christiawan, Yulius Jogi dan Tarigan, Josua. (2007). Kepemilikan Manajerial: Kebijakan Hutang, Kinerja Dan Nilai Perusahaan. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, pp. 1-8- 8.

Fahmi, Irham. (2013). Analisis Laporan Keuangan. Bandung: Alfabeta.

Fahrizal, Helmy. (2013). Pengaruh Return On Asset (ROA), Return On Equity (ROE), dan Investment Opportunity Set (IOS) Terhadap Nilai Perusahaan. Skripsi.

Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta.

Ghozali, Imam. (2016). Aplikasi Analisis Multivariete Dengan Program IBM SPSS 23 (Edisi 8). Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hadi, Nor. (2011). Corporate Social Responsibility. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Harahap, Sofyan Syafri. (2008). Analisis Kritis atas Laporan Keuangan. Jakarta: PT.

Raja Grafindo Persada.

Husnan, Suad. dan Pudjiastuti, Enny. (2012). Dasar-Dasar Manajemen Keuangan. Edisi Keenam Cetakan Pertama. Yogyakarta: UPP STIM YPKN.

Lisyanti, Saryati Endah dan Ukhriyawati, Catur Fatchu. (2015). Pengaruh Kinerja Keuangan, Corporate Social Responsibility Dan Good Corporate Governance Terhadap Nilai Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2013-2015.

Maimunah, Siti dan Fahtiani, Tasya. (2019). Pengaruh Npl, Roa, Dan Car Terhadap Pbv Pada Bank Bumn. Jurnal Informasi, Perpajakan, Akuntansi, Dan Keuangan Publik, 19.

(17)

Perusahaan Pada Subsektor Perbankan Yang Terdaftar Di Bei Pada Tahun 2015- 2017. Jurnal Sains Manajemen dan Kewirausahaan, 69-80.

Mursidah. (2011). Analisis Pengaruh Earning Per Share, Debt to Equity Ratio dan Return On Equity Terhadap Harga Saham PT. Unilever Indonesia TBK. Jurnal Manajemen dan Akuntansi, 12 (1): 45-50.

Pangestu, Yosi Yostanti. (2019). Pengaruh Corporate Social Responsibility Dan Good Corporate Governsnce Terhadap Nilai Perusahaan Pada Bank Umum Konvensional Go Public yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesi Tahun 2013- 2017. Skripsi. Fakultas Ekonomi, Universitas Islam Indonesia.

Raharjho, Budi Tri. dan Murdani, Ria. (2016). Pengaruh Kinerja Keuangan Dan Pengungkapan Corporate Social Responsibility Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Kasus Pada Perusahaan Bumn Yang Terdaftar Di Bei Tahun 2010-2014). Jurnal Akuntansi dan Bisnis Krisnadwipayana, 1-9.

Rahayu, Ni Made Muliastari dan Damayanthi, I Gst Ayu Eka. (2018). Pengaruh Corporate Social Responsibility dan Kinerja Keuangan Pada Nilai Perusahaan dengan Kepemilikan Asing Sebagai Variabel Moderasi. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana. Vol. 24, No. 1, Hal. 30-57., Universitas Udayana Bali.

Sabar, Rutoto. (2007). Pengantar Metedologi Penelitian. FKIP : Universitas Muria Kudus.

Safitri, Ruticha dan Asyik, Nur Fadjrih. (2018). Dampak Leverage Terhadap Pengaruh Corporate Governance Dan Social Responsibility Pada Nilai Perusahaan. Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi.

Sari, Putri Yunindha dan Priantinah, Danies. (2018). Pengaruh Kinerja Keuangan Dan Corporate Social Responsibility (Csr) Terhadap Nilai Perusahaan Pada Bank Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2011-2015. Nominal, Barometer Riset Akuntansi dan Manajemen.

Sartono, Agus. (2010). Manajemen Keuangan Teori dan Aplikasi. Yogyakarta:: BPFE.

Sembiring, Eddy Rismanda. (2005). Karakteristik Perusahaan dan Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Study Empiris pada Perusahaan yang Tercatat di Bursa Efek Jakarta. Simposium Nasional Akuntansi VIII, Surakarta.

Sudana, I Made. (2011). Manajemen Keuangan Perusahaan Teori dan Praktek. Jakarta:

Erlangga.

(18)

Warti, Rosa Lia. (2017). Pengaruh Kinerja Keuangan Dan Corporate Social Responsibility Terhadap Nilai Perusahaan Pada Perusahaan Sektor Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (Bei) Periode 2014-2015. Journal of Chemical Information and Modeling, 1689-1699.

Wibisono, Yusuf. (2007). Membedah Konsep Aplikasi CSR. Jakarta: Fashco Publishing.

Yuniasih, Ni Wayan dan Wirakusuma, Made Gede . (2009). Pengaruh Kinerja Keuangan terhadap Nilai Perusahaan dengan Pengungkapan Corporate Sosial Responsibility dan Good Corporate Governance Sebagai Variabel Pemoderasi. Universitas Udayana.Bali, 1-10.

Zuredah, Isnaeni Ken. (2010). Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Nilai Perusahaan Dengan Pengungkapan Corporate Social Responsibility Sebagai Variabel Pemoderasi. Skripsi. Skripsi Fakultas Ekonomi. Universitas Pembagunan Nasional, Jakarta.

Referensi

Dokumen terkait

KESIMPULAN Analisis dan pengujian data dalam penelitian berdasarkan Pengaruh Good Corporate Governance dan Corporate Social Responsibility terhadap Nilai Perusahaan dengan Kinerja